NovelToon NovelToon
Cinta Di Kehidupan Kedua

Cinta Di Kehidupan Kedua

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Dijodohkan Orang Tua / Cintamanis / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:29.9k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HAZEL SETEVIANO sangat mencintai pria yang di jodohkan dengannya RONAlDO ALEXANDER, karan rasa cintanya pada Ronald sangat besar, Hazel selalu bersikap posesive, dia akan marah jika ada wanita yang mendekati Ronald, hingga bertambah hari Ronald semakin di buat muak dengan sikap Hazel yang menurutnya sangat cemburuan, bahkan Hazel juga selalu bersikap sinis pada LUNA MAHENDRA yang jelas jelas sudah bersahabat dengan Ronald sejak duduk di bangku SMP, karna Hazel merasa kalau Luna sudah merebut perhatian Ronald darinya.

Dan suatu hari tibalah acara peresmian pertunangan Hazel dan Ronald yang di gelar di hotel mewah, dan malam itu senyum Hazel terus mengembang, tapi senyum itu lenyap seketika saat Ronald membatalkan pertunangannya di depan para tamu undangan.
Hazel yang merasakan sakit di hatinya dia hanya bisa menangis dan berlari keluar dari hotel, dan naasnya saat menyebrangi jalan raya, sebuah truk
menghantam tubuhnya hingga terpental ke sisi jalan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

Malam hari hujan deras mengguyur kota Norda, membuat orang orang semakin lelap dalam tidur malamnya, namun di sebuah perusahaan besar ada dua orang yang masih terjaga, mereka terlihat sibuk dengan tumpukan berkas di atas meja.

Hazel duduk di sofa, sudut matanya berair karna sudah beberapa kali menguap, tapi dia masih berusaha untuk tetap terjaga, agar bisa segera menyelesaikan pekerjaannya.

Di depan Hazel ada Martin yang selalu setia di sampingnya, karna keberadaan Martin sangat di perlukan oleh Hazel, untuk membantunya jika ada sesuatu yang belum di pahaminya.

''Nona Muda, sebaiknya anda istirahat dulu, berkas berkas ini biar saya saja yang mengurusnya'' ucap Martin yang merasa kasihan menatap wajah lelah Nona Mudanya.

''Tidak bisa Paman, kalau terus terusan Paman yang mengurusnya, kapan aku bisa paham dengan berkas berkas ini'' timpal Hazel tanpa menatap lawan bicaranya. ''Lebih baik, sekarang Paman buatkan aku minuman vanila late aja, sekalian bawakan air putih'' imbuhnya.

Martin menganggukkan kepalanya, dan segera bangkit menuju pantry.

Di dalam pantry Martin dengan telaten membuat minuman vanila late dingin.

''Ternyata anda masih suka vanila late'' gumam Martin tersenyum.

Martin pria lajang berusia tiga puluh lima tahun, dia adalah putra dari mendiang kepala pelayan di rumah Ayah William atau Kakek Hazel.

Martin tumbuh besar di keluarga William, bahkan semua biaya pendidikannya juga di tanggung oleh ayah William, dan ketika usia Martin menginjak dua puluh lima tahun Martin di angkat menjadi sekertaris sekaligus orang kepercayaan oleh William.

Selama ini Martin menyaksikan sendiri tumbuh besarnya Hazel, bahkan Martin juga tahu makanan dan minuman yang di sukai dan tidak di sukai oleh Hazel, dan jika Hazel di tinggal oleh William untuk perjalanan bisnis, maka Martin akan menjadi sebagai sosok Ayah kedua untuk Hazel.

Tapi dalam setahun ini Martin merasa hidupnya hampa, saat Hazel melanjutkan studynya di kota Lacosta, dan katanya tinggal di rumah calon suaminya.

Setelah selesai membuat minuman vanila late, Martin segera membawanya ke hadapan Nona Mudanya, dan tak lupa membawa air putih seperti yang di pinta oleh Nona Mudanya.

''Nona, ini minuman anda'' ucap Martin meletakkan minuman yang di bawanya di atas meja.

''Terimakasih Paman''

''Sama sama Nona''

Tepat jam tiga pagi Martin yang baru kembali dari toilet, melihat Nona Mudanya sudah berbaring di atas sofa dan terlelap.

Dengan langkah hati hati Martin mendekat, lalu menutup kaki Hazel menggunakan jasnya, setelah itu Martin berjongkok di anatara meja dan sofa, dan menatap lekat Hazel yang terlelap sangat nyenyak.

''Nona, bagaimana kabar anda selama ini di kota Lacosta?, apa Tuan Ronald selalu membuat anda bahagia?, sampai sampai anda tidak pernah memberi kabar sekalipun pada saya'' gumam Martin.

Waktu itu dua hari sebelum Hazel berangkat ke kota Lacosta, Hazel dengan wajah gembiranya menemui Martin di ruang kerjanya, Martin juga masih ingat betul, wajah Hazel yang berseri seri saat menceritakan prihal perjodohannya dengan Ronald, dan saat itu Martin hanya bisa menanggapinya dengan senyuman yang di paksakan.

Dan yang membuat Martin tidak rela, ketika Hazel berpamitan padanya kalau akan melanjutkan studynya di kota Lacosta.

''Apa Nona akan melupakan saya?'' tanya Martin saat itu menatap lekat Hazel.

Hazel terkekeh kecil. ''Tentu saja enggak, nanti di sana aku akan sering memberi kabar pada Paman'' tukas Hazel saat itu.

Saat itu Martin sangat percaya dengan apa yang di katakan oleh Nona Mudanya, setiap hari Martin selalu menunggu kabar dari Nona Mudanya, bahkan saat bangun tidur pun hal yang pertama Martin lakukan adalah melihat ponselnya, berharap ada pesa masuk dari Nona Mudanya, tapi semuanya hanya tinggal harapan Nona Mudanya tidak pernah sekalipun mengirim pesan padanya, hingga saat Tuan dan Nyonyanya pergi ke kota Lacosta untuk acara peresmian pertunangan Nona Mudanya dan Ronald, saat itu juga Martin mulai sadar kalau dirinya sudah lancang karna berharap bisa selalu ada di kehidupan Nona Mudanya, padahal dirinya hanya anak dari seorang kepala pelayan yang beruntung mendapat fasilitas pendidikan hingga selesai, dan masih manjadi orang kepercayaan Tuannya.

Tapi beberapa hari yang lalu, saat melihat kembali Nona Mudanya di bandara kota Lacosta, Martin merasakan jantungnya berdetak lebih cepat, dan seperti ada sesuatu yang meledak dalam dirinya, mungkin itu semua perasaan rindu yang sudah ia tahan setahun lamanya.

Kembali ke masa kini, Martin yang semula berjongkok perlahan bangkit, lalu mengambil remot kontrol pendingin ruangan dan mengatur suhu ruangan presdir agar Nona Mudanya bisa terlelap dengan tenang, sebenarnya Martin sangat ingin memindahkan Nona Mudanya ke ruang istirahat Tuannya yang ada di pojok ruangan, tapi Martin tidak memiliki keberanian sebesar itu, apa lagi saat ini Martin menyadari kalau Nona Mudanya sudah tidak bersikap manja lagi padanya.

Setelah mengatur suhu ruangan presdir, Martin perlahan meninggalkan ruangan presdir dan masuk ke ruangannya yang berada di sisi kanan ruangan presdir, Martin juga ikut menginap di perusahaan karna tidak mungkin dirinya membiarkan Nona Mudanya menginap di perusahaan seorang diri.

Siang hari setelah rapat, karna sudah tidak terlalu sibuk jadi Hazel pergi ke rumah sakit untuk menjenguk Ayahnya, Hazel pergi di antar oleh sopir pribadi Ayahnya, sedangkan Martin dia masih di perusahaan untuk mengerjakan pekerjaannya.

Setiba di rumah sakit, para petugas rumah sakit yang berlalu lalang mulai bersikap sopan pada Hazel, saat mengetahui kalau Hazel ternyata putri dari William.

Hazel segera menuju ruang VIP tempat Ayahnya di rawat, dan saat masuk ke dalam ruangan VIP Hazel menarik nafasnya perlahan, saat melihat Ayahnya masih setia memejamkan matanya.

''Sayang, kamu datang''

Hazel tersenyum dan menghampiri Ibunya yang duduk di kursi samping brangkar Ayahnya, lalu memeluk leher Ibunya dari belakang.

''Bagaimana kabar Ayah, Bu?, apa ada kemajuan?'' tanya Hazel sembari menatap sang Ayah.

Rahel menggelengkan kepalanya sembari mengelus lengan putrinya.

Hazel langsung terdiam dan tidak bertanya lagi, lalu bangkit dan mendekat ke arah Ayahnya, lalu meletakkan kepalanya di samping Ayahnya dan memeluk Ayahnya, lalu berbisik pelan di telinga Ayahnya

''Ayah, sebentar lagi Hazel akan menikah dengan Kak Ronald, Ayah cepat bangun ya, agar Ayah bisa mengantarkan Hazel ke altar nanti''

Rahel menundukkan kepalanya dalam, dadanya terasa sesak mendengar apa yang di gumamkan oleh putrinya, dia berharap cukup dirinya saja menikah tanpa ada sosok Ayah di sampingnya, jangan sampai putrinya juga mengalami hal yang serupa dengannya.

"Sayang, ayo bangun, kamu tidak ingin kan membuat putri kita sedih di hari pernikahannya" batin Rahel menggenggam tangan William dengan penuh harap.

1
aku
liatin apa pak martin?? ronald kah?
Gustinur Arofah
typo harusnya kenzo
JasmineA
Ronald sih baik utk alur kehidupan kedua....tp ngak tau knpa rasanya kurang sreg gitu sm Ronald😂 aduhhh apa perasaanku saja ya...kalo mau jodohnya hazel sm martin bisa ngak?
Noey Aprilia
Mngkn krna trbiasa brsma,jd rsa cnta mlai tmbuh d hti martin....tp jgn smp mlkukn brbgai cra buat mrebut hazel dr ronald y martin,nnti km akn mnyesal....
Lilydale
martin semoga waras sampai akhir yaa. walaupun belum tau bentuk konflik yang akan terjadi, sejauh ini menangkap paman martin ada benang kusut kepada hanzel. semoga tidak semakin drama ceritanya🙃🙏
Noey Aprilia
Hikksss....
ikutn sdih...pdhl hazel lg bhgia,tp ada aja ujian dlm hdp....mga ayhnya hazel baik2 aja...
Yuli Yanti
thor maaf sebelum nya kmu k'biasan deh,kmu buat novel bru yg lma ga d'tamatin dlu nnti yg ini d'gantung juga padahal novel kmu pda bgs semua loh
EembuL
waaallaaah llaah laaaah ternyata oh ternyata Clara benar2 diatas rata2.. 😃😃😃 Luna bagaikan semut di atas tumpukan pasir 😂😂😂😂😂
Noey Aprilia
Mkin berat aja nih lwan'nya luna....
stlh kmrn klah sm hazel,skrng pun klh sm clara...abs ni d jmin bpknya kenzo lngsng ngsih rstu.....
Noey Aprilia
Laahhhhh.....
kirain luna udh wras,taunya msih gila...
stlh d tndang sm ronald,skrng ngarep sm kenzo....emng ga tau malu....😫😫😫
EembuL
sa suka banget kalau Clara & Kenzo.. biar Clara yg lawan lalat tu. kalau Hazel orangx terlalu pemaaf banget, rasane inginku benturkan kepalax sekali sja agar bisa sedikit tegas 😠👊
Lilydale
apakah ada part 2 dengan julukan "Clara VS Laura? "🤣🤣
Noey Aprilia
Mstinya luna tau diri.....udh mnding d ajk sm mreka,mlah brsa bgt pgn jd psat prhtian....bkin sbel aja....
Bhgianya kl jd hazel.....d syang clon suami,smp udhd siapin rmh buat msa dpn plus krtu jg....
Noey Aprilia
Blng aja dlu smngt krja krna bs dkt sm ronald,glirn d twrin krja d tmpt lain ga smngt...pdhl mh gra2 spa cba dia d pcat....
Queen AL
lebih bagus lg kalau ronald mengulang waktu juga biar dia tau rasanya menyesal
Dian Fitriana
update
EembuL
semoga lgsg mati di t4.. aaaaammiiiiiiin 🙈😎
Noey Aprilia
jgn2 cma drama buat nyri prhtian..
luna kn ppb...😝😝
Wulan Sari
ceritanya menarik cip 👍 trimakasih salam sukses untuk Thor nya 💪 ❤️🙂🙏
Inez Putri
semga bagus crita,. tdk mengecewakan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!