NovelToon NovelToon
Istriku Yang Manja

Istriku Yang Manja

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Cinta Murni / Mengubah Takdir
Popularitas:706
Nilai: 5
Nama Author: Parhusib

Liam, adalah anak terbuang. dari kecil hingga dewasa, dia tidak pernah merasakan memiliki keluarga. bahkan di masa tua nya, dia belum pernah merasakan cinta.
Walaupun memiliki harta yang berlimpah, namun kekayaan itu terasa tidak berguna. hingga akhirnya dia meninggal, dan terlahir kembali.
dia terlahir kembali ke umur dua puluh tahun. namun yang aneh adalah, dia terlahir kembali, dan langsung di nikahi oleh seorang gadis cantik dan manis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Parhusib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bangsawan dari mana ini?

Setelah mematikan ponselnya, Liam menatap Hartono dengan acuh tak acuh. Dia menelepon di depan Hartono, jadi Hartono juga mendengar semua yang Liam katakan.

Meski tidak mengerti apa yang Liam katakan, tapi dia tau, kalau Liam sedang mengancam ayah nya.

Melihat itu, dan mengingat kekacauan keluarga Arison. Hartono tau, kalau Liam sangat bisa di andalkan, dalam mengulik rahasia seseorang.

Meski dia tidak tahu, rahasia apa yang Liam katakan. Yang jelas, Liam tidak akan mengancam, hanya menggunakan rahasia yang sangat sepele.

Memikirkan semua itu, Hartono mulai takut. Saat itu juga, telpon yang ada di dalam saku celananya, bergetar.

Getaran itu membuat dia semakin takut, bukankah ini sangat tepat. Dia tahu, bahwa yang menelponnya itu, pastilah ayahnya.

Dengan tangan yang gemetar, Hartono mengangkat telponnya. "Ha, halo ayah?," tanyanya takut takut.

"Kau bajingan!!.. Masalah apa lagi yang kau perbuat di luar sana?!," teriak dari balik ponsel, menggetarkan hati Hartono.

"Ayah, ini hanya kesalahpahaman, aku tidak bermaksud seperti itu," ucapnya dengan gemetar.

"Ayah tidak peduli. Saat ini juga, kamu harus minta maaf, jangan buat semuanya menjadi kacau. Kalau ini tidak bisa selesai, jangan harap bisa kembali ke rumah!!," teriak ayahnya, dan langsung mematikan telpon.

Saat telpon mati, wajah sombong Hartono, telah digantikan. Kini hanya rasa takut yang tampak di wajahnya.

"Tu...Tuan Liam, to, tolong maafkan saya," ucap Hartono gemetar.

"Kenapa kamu minta maaf pada ku?," tanya Liam dengan nada main-main.

Mengetahui maksud perkataan Liam, Hartono menoleh kearah Arya Wiguna. "Tuan Arya, tolong maafkan kecerobohan saya, saya terlalu impulsif," ucapnya, tapi wajahnya sudah memunculkan kembali ke sombongnya.

Di depan Liam, mungkin dia kalah. Tapi di depan Arya, dia masih memiliki kesombongan. Tapi dia lupa, kalau Arya itu, adalah ayah mertua Liam.

"Apakah kamu lupa?, tadi ku katakan, kalau kamu tidak meminta maaf, sebelum saya menelpon ayahmu, maka itu tidak akan hanya sekedar minta maaf. Saya mau, kau berlutut di depan ayahku," ucap Liam dengan dingin.

Suara dingin bak suara iblis yang keluar dari neraka itu, membuat semua kesombongan Hartono yang tersisa, runtuh sepenuhnya.

Dia terjatuh, sekujur tubuhnya lemas. Semua kesombongan nya hilang, digantikan rasa malu yang sangat mendalam.

Setelah berlutut, dia langsung beranjak dan melarikan diri. Dia takut, kalau Liam akan mengajukan permintaan lain, yang akan semakin membuatnya malu.

Melihat nya yang lari dengan terbirit-birit, Liam tidak melanjutkan tindakannya. Lagipula, Liam tidak memiliki bukti akan kejahatan keluarga itu.

Semua masalah yang dia ungkapkan, hanyalah kasus yang dia ingat di kehidupan pertamanya.

Jika di hitung, waktu sekarang dan kehidupan sebelumnya itu, kasus ini baru terungkap, enam tahun lagi.

Jika Liam terlalu memaksa keluarga itu, Liam hanya akan menambahkan satu musuh lagi, yang sungguh tidak menguntungkannya untuk saat ini.

Setelah semua masalah selesai, Liam dan Arya, menyapa para tamu yang masih tinggal.

Para tamu yang memutuskan untuk tinggal ini, adalah tamu yang ingin melakukan investasi atau kerja sama.

Melihat Liam saat ini, semua tamu yang tinggal, mulai berubah pikiran.

Mereka awalnya berfikir, kalau Arya hanya beruntung, mendapatkan tanah yang menjadi berharga. Mereka berpikir kalau ini akan mudah, mereka akan mendapatkan yang mereka inginkan, hanya dengan menekan Arya sedikit.

Tapi, setelah melihat Liam muncul, semua pemikiran buruk itu sirna. Mereka hanyalah orang kaya, yang status nya, jauh dari keluarga-keluarga besar itu.

Keluarga besar yang tidak Liam takuti, apalagi mereka, orang kaya yang hanya memiliki uang lebih. Mereka yakin kalau Liam, tidak memasukkan mereka kedalam pandangan ketertarikan.

Setelah waktu berlalu beberapa saat lagi, semua acara pun berakhir. Liam sekeluarga, memutuskan untuk kembali. Tapi Arya Wiguna tidak ikut, dia mengatakan kalau perusahaan nya masih sangat sibuk.

"Ayah, kalau kamu seserius ini, cepat atau lambat, perusahaan mu ini, akan berubah menjadi perusahaan Real estate terbesar di Neo Tech City," ucap Liam.

"hahah, itu masih terlalu jauh untuk kita capai," ucap Arya yang terhibur dengan perkataan Liam.

Dia pikir, kalau Liam hanya sedang menghibur nya saja. Dia tidak tahu, jika Liam mau, hanya butuh satu tahun saja, Liam bisa membuat perusahaan ini, menjadi perusahaan Real estate terbesar di Neo Tech City.

Setelah perbincangan beberapa saat lagi, akhirnya Liam dan Arya berpisah. Arya kembali disibukkan dengan bisnis yang akan berjalan. Sementara Liam, Yuna, Mulan, dan Alisia, pergi dengan koenigsegg gemera yang sangat berharga ini.

Yuna yang duduk di kursi depan, memandang Liam yang sedang mengemudi. Dia semakin kagum dengan suaminya ini, dia menyaksikan semua kejadian tadi.

Hanya dengan satu panggilan dari suaminya, Liam mampu membuat anak orang kaya itu bertekuk lutut.

"Apakah kita akan langsung kembali?," tanya Yuna pada Liam.

"Kamu maunya gimana?," tanya Liam kembali.

"Gimana kalau kita shoping?," ucap Yuna.

"Apa ibu mau?," tanya Liam lagi.

Mendengar itu, Yuna menatap kearah kursi belakang mobil, dia menatap Mulan dan Alisia yang mengangguk setuju.

"Mereka setuju, jadi sudah di putuskan, kita pergi belanja," ucap Yuna senang, lalu membuka ponselnya, ingin melakukan siaran langsung.

Mengingat kembali waktu Liam dan Yuna berbelanja, Liam agak takut dengan hal ini. Dia tidak ingin, kepalanya pusing dengan pilihan-pilihan yang tidak jelas itu lagi.

Tapi melihat ibu dan ibu mertuanya juga ikut, Liam menghela nafas. Mungkin ini tidak akan seribet itu lagi. Pikirnya.

Setelah mobil melaju beberapa lama lagi, akhirnya mobil tiba di mal terbesar Neo Tech City. Koenigsegg gemera yang mewah, menarik perhatian setiap pejalan kaki yang mondar-mandir.

Mobil berhenti di tempat parkir khusus, orang-orang di sekelilingnya berhenti sejenak. Mereka penasaran, siapa orang yang memiliki mobil semahal ini.

Saat Liam sekeluarga keluar, semua orang kembali takjub. "keluarga bangsawan dari mana ini?," gumam mereka semua.

Karna tempramen mereka semua, membuat sosok mereka menyerupai bangsawan yang sangat elegan.

Ketiga perempuan berjalan di depan dengan anggun, Yuna yang cantik, sangat menarik perhatian. Meski Mulan dan Alisia sudah tampak lebih tua, tapi kecantikan mereka masih terpancar. Dan tempramen itu, tempramen seorang ratu dingin, masih terpancar di wajah mereka.

Sementara Liam, berjalan sendiri di belakang. Dengan gagahnya seorang pria, membuat semua wanita yang melihatnya, tidak dapat memalingkan wajahnya, sampai Liam tidak terlihat lagi.

Mereka berempat berjalan ke dalam mal, memulai hari borosnya. Dengan segala hal yang ada di dalam mal, dan segala hal yang mereka inginkan, mereka berjalan-jalan mengelilingi mal.

Sambil memegang hp yang sedang melakukan siaran langsung, Yuna menatap Liam. "Sayang, menurutmu baju mana yang bagus," ucapnya sambil menunjuk baju yang tergantung di depannya.

Wajah Liam dipenuhi kedutan frustasi, dia tidak menyangka, bahwa hal ini akan terulang kembali. Para penonton juga bersorak senang, melihat penderitaan Liam.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!