NovelToon NovelToon
Cintanya Sang Ketua BEM

Cintanya Sang Ketua BEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author:

Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.

episode 9 CSKB

"hAhhh.. " sontak membuat anggi, ella, dan ke empat pria itu terkejut setengah mati.

"Apa lo gak salah orang vel?" ucap  ella.

"Lo kira gue buta hah! ni abang gue yang study di luar negri" ucap vely membuat mereka terkejut.

"Heh, he..he..bang maaf ya kita salah orang. si sih vely tidak bilang bilang" ucap anggi malu malu karna tadi sempat menggoda abang sahabatnya itu.

" iya "ucap yang lainnya juga

𝙈𝙖𝙢𝙥𝙪𝙨 𝙜𝙪𝙚 batin endrik.

" eh, abis gue belum siap ngomong udah dipotong mulu"kesal velycia

"Ehm" berdehem raffi dan melirik ke arah empat pria itu.

"Hehehe maaf bang kita gak tau kalau abang, kakaknya vely kita kira bajingan bejat yang bawa vely kabur gitu" ucap endrik sambil nyengir kuda. raffi menatap tajam kearah endrik

"Ampun bang" ucapnya lagi sambil salam ke arah raffi.

" ehm.. Jadi saya bisakan bawa vely pergi" berdehem raffi.

"Eh bisa bisa banget malah sok atuh sama abang aja biar lebih aman dari mahabayara " ucap endrik raffi yang mendengar itu mengerutkan keningnya.

"Maksudnya? " ucap raffi.

"Marabahaya i-iya, itu maksudnya hehehe maaf bang kecepit lidahnya" ucap endrik lagi dengan senyum selebar. raffi hanya menganggukkan kepalanya paham.

"Oke kalau begitu sama bawa vely, velpamitan sama mereka abang tunggu di mobil" ujar raffi  berpamitan pada mereka dan merka meminta maaf pada raffi yang membuat mereka salah mengira orang yang akan berbuat jahat.

Raffi tidak mau memperpanjang masalah toh mereka melakukan itu juga untuk melindungi vely sang adik, jadi raffi tidak mempermasalahkannya mungkin jika  dia ada di posisi itupun akan melakukan hal yang sama .

"Oke sip" setelah mendapatkan ijin dari velycia raffi pun langsung menuju parkiran.

"Wah, vel abang lo ganteng banget kaya oppa oppa korea ah jadi kepincut sama abang lo"ucap anggi.

" eee sekarang anggi yang udah ketempelan setan endrik"ucap dika dan di tertawakan  sama semua orang yang ada di meja itu, anggi langsung memajukan bibirnya kedepan.

"Eh beneran vel itu abang lo kok gue gak pernah nampak ya... kalau gue main ke rumah lo" ucap ella penasaran.

"Iya abang gue emang jarang di rumah cuman sekali kali gitulah ni baru pulang karna urusan mendesak, dia mengambil S2nya di negri orang katanya pengen cari pengalaman baru gitulah"tutur velycia panjang lebar menceritakan abangnya.

" kita kirain sapa untung aja gue gak jadi tonjok tuh abang lo vel, abis dah gue gak bisa dapet restu dari abangnya vely "ucap endrik.

Plak wawan langsung menggeplak kepala endrik dengan kuat.

" sakit bangsat, lo kira kepala gue gong apa"mengadu endrik.

"Abisnya lo mikirin kesana mulu masih mending abang vely tidak membesar besarkan masalahnya kalau tidak bisa berabe kita " ucap dika dan di angguki oleh wawan.

"Vel kita minta maaf ya...sama lo dan abang lo atas kelakuan kita tadi, kita tidak maksud gitu kok tadi? " ucap rangga agak sedikit bersalah.

"Agh.. udah kak rangga gak papa abang gue juga tidak mempermasalahkan jadi santai aja " ucap velycia yang tidak mempermasalahkan kejadian tadi.

"Oh iya vely pamit duluan ya semuanya abang gue udah nungguin dari tadi kasian kalau lama lama " ucapnya sambil berpamitan.

"Iya vel hati hati ya..." ucap rangga.

"Cieeeeee" ucap semua orang yang ada dimeja itu.

"Kuy kuy ada mulai terang terangan ini" goda dika. Velycia yang tidak menghiraukan itupun langsung berjalan menuju parkiran dimana raffi sudah menunggu.

"Sudah selesai ngobrolnya" ucap raffi dan dianggukki oleh velycia yang sudah masuk mobil dan memakai seltbet.

"Temen kamu? " hanya raffi.

"Heheh iya bang maaf ya  emang mereka suka ada radak radak" ucap velycia kepada raffi sambil nyengir kuda.

"Radak apa? "

"Radak gila hahahaha"tertawa velycia dan raffi hanya bisa menggelengkan kepalanya dan melajukan mobilnya.

Disepanjang perjalanan velycia mau pun raffi saling berbagi cerita dan tertawa bersama dan terkadang mereka menyanyi bersama dan bersenandung bersama.

Hidup kan lagi mimpi mimpi cita cita

Cita cita

Yang lama kupendam sendiri

Berdua

Kubisa

Percaya

Ku bahagia kau telah terlahir didunia

Dan kau ada  diantara miliaran manusia

Mereka menyanyikan lagu perahu kertas yang dinyanyikan oleh tulus,mereka memang kakak adik yang sangat akrab walaupun terkadang mereka sering sekali bertengkar jika bertemu bahkan pernah aduh jotos yang membuat winda pusing melihat tingkah anak mereka, satu suka cari gara gara dan yang satu tidak mau ngalah. Tetapi walaupun begitu mereka saling menyayangi satu sama lain. dan raffi sangat menikmati momen momen seperti ini yang membuat merasa bahagia penuh tawa.

sampai membuatnya melamun sejenak membayangkan jika velycia sudah menikah mungkin dirinya tidak dapat merasakan momen momen seperti ini lagi raffi membayangkan tidak ada lagi teman untuk diajak curhat, teman di ajak bercanda. hingga yang terkadang membuatnya ingin menolak perjodohan adiknya karena raffi sempat marah saat tahu jika adik kesayangannya itu di jodohkan sama anak dari sahabat papanya itu. dirinya sempat memberontak saat itu tapi winda yang menenangkan anak sulungnya itu akhirnya raffi luluh.

Apakah laki-laki itu bisa melindungi adiknya! membuat adiknya merasa aman sama saat bersama dirinya. atau malah membuat adiknya tidak aman bersama laki laki itu walaupun dirinya tahu laki laki itu tapi raffi masih meragukannya ada banyak pikiran dikepala raffi.

"Bang...  Kok melamun sih gak baik loh hayo mikirin apa  hayo mikirin pacarkah?" ucap velycia menggoyang badan raffi sambil menunjuk kearahnya. Raffi Hanya bisa tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.

"Mikirin apa sih bang? " ucap velycia penasaran.

"tidak dek, abang cuman mikir terakhir kali abang potong rambut kapan ya kok udah panjang aja" ucapnya sambil mengacak-acak rambut ke samping.

"Emm bilang dong udah kalau gitu gimana kalau adek temen abang ke babersoap tapi beli vely es cappucino, cilok, bakso goreng, emm apa lagi ya  oh sama es krim rasa coklat gimana" ucap velycia sambil menaik turunkan alisnya. Yang membuat raffi gemes langsung mengusap rambut velycia sambil terkekeh.

" oke, tapi Kamu mau mukbang atau mau jualan sih dek, banyak banget muat tuh perut? " ucap raffi.

"Ih abang ni sepelein adek walaupun perut ni kecil tapi bisa muat banyak bahkan yang adek sebut tadi aja masih kurang ni untuk ngisi perut sampai penuh" ucapnya. Raffi yang melihat itu tertawa dan melihat tingkah adiknya.dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!