NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:64k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Lanjutan dari "Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)"

Rachel dan Ronand menapaki jenjang pendidikan kuliah. Jurusan yang mereka ambil pun berbeda. Ronand dengan sifat serius dan sikap misteriusnya membuat banyak orang penasaran. Sedangkan Rachel, dengan gaya selengekannya namun selalu mencengangkan tentang prestasinya.

Di balik gerbang kampus, mereka mengukir cerita yang baru. Dimulai dari kekeluargaan, persahabatan, dan percintaan yang rumit. Semua akan menjadi satu padu dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mika Ngomel

"Onty boncel ndak jaga sepedanya Mika dengan baik. Macih untung Mika kasih pinjam kok malah dilusak sih? Pokoknya Onty boncel halus ganti lugi," omel Mika saat tadi memeriksa sepeda kecilnya.

Dua roda kecil yang dipasang pada sepeda, retak dan hampir lepas. Tak lupa dengan stang yang sedikit bengkok. Itu adalah sepeda kesayangannya karena hadiah dari Mama Martha dan Papa Fabio saat dia ulangtahun. Namun sepeda itu kini rusak, entah karena apa. Mika merasa bahwa Rachel tidak bertanggungjawab atas apa yang dipinjamnya.

"Bukan Onty yang rusak itu sepeda, kurcaci cadel. Tapi seniornya Onty di kampus. Jadi Onty nggak harus ganti rugi," jelas Rachel dengan tatapan lelahnya.

"Kok bisa? Memangnya meleka ngapain? Seniolnya pasti tendang ini sepeda mahalnya Mika," celoteh Mika yang kini penasaran dengan kejadian apa yang menimpa Rachel di kampus. Mika menunjuk pada ban bantuan kecil pada sepedanya.

"Biasa. Orang itu mau bully Onty ini. Tapi Onty lawan. Tapi ya gitu, sepedanya Mika jadi sasaran. Dia juga kesal karena Onty bawa sepeda kecil," Rachel meringis pelan mengingat tentang sepedanya Mika.

"Apa yang salah sama sepeda Mika? Kan sama-sama sepeda. Belalti yang halus ganti lugi itu..."

"Ya seniornya Onty dong. Kan yang rusakin bukan Onty. Besok Mika minta ganti rugi aja sama seniornya Onty," sela Rachel sambil tersenyum penuh kemenangan.

Rachel sengaja mempermainkan perasaan tak tega dari Mika agar dirinya tak diomeli lagi. Pasalnya Rachel hari ini sudah teramat lelah dengan drama di kampus, jika harus mengurus Mika lagi sepertinya dia tak punya tenaga. Lihat lah sekarang, Mika tak tega dengan ceritanya yang sedang dibully kakak tingkat. Mika pun mendekati Rachel kemudian mengelus pundaknya. Bahkan Mika memijat bahu Rachel dengan tangan kecilnya itu. Tidak berasa bagi Rachel, namun dia sangat menikmatinya.

"Onty boncel pasti capek banget ya hali ini?" tanya Mika dengan tatapan sendunya.

"Iya. Badan Onty juga pegal-pegal semua," Rachel mengulurkan tangannya sebagai pertanda bahwa dia ingin dipijat oleh Mika.

"Pegal? Copot caja semua badan Onty boncel itu. Enak saja minta Mika pijitin. Dasal memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan," seru Mika membuat Rachel menatapnya sinis.

"Sekali aja bantu Ontynya kenapa sih?" ucap Rachel dengan raut wajah memelasnya.

"Kalau sudah dibantu, satu hal yang pelu Onty ingat. Tahu dili itu penting. Hampil setiap hali minta Mika pijitin badannya, ndak ingat itu?"

Rachel hanya bisa cengengesan mendengar ucapan Mika. Sepertinya Mika baru saja tersadar kalau selama ini dimanfaatkan kepolosannya oleh Rachel. Bahkan hampir setiap hari, Rachel mengeluhkan badannya pegal dan Mika diminta untuk memijat.

"Pokoknya Onty halus ganti lugi itu sepeda Mika. Itu lantai sepedanya Mika telbuat dali emas, mahal. Ndak bisa kalau lusak begitu," Mika ternyata masih mengingat tentang ganti rugi untuk sepedanya. Ia masih tak terima jika sepedanya rusak.

"Pedalnya yang jadi miring itu dali belian. Jadi jangan sembalangan. Dikasih pinjam, halus dijaga." lanjutnya.

"Pedal apa yang cuma diinjak kaki begitu dibuatnya dari berlian? Ini bocah lebay amat. Dasar sosialita kecil menyebalkan. Keturunan Nenek gayung, pantas sombong." gumam Rachel sambil menggelengkan kepalanya.

"Iya. Onty ganti tuh semua sepedanya nanti terbuat dari batu kali. Biar beda dari yang lainnya. Sekalian tuh batu kali bisa buat bikin rumah. Dapat sepeda sekalian rumahnya sekalian," serunya yang kesal dengan ucapan Mika.

Batu kali?

Apa itu?

Mika terdiam beberapa saat setelah mendengar ucapan Rachel. Batu kali? Dirinya belum pernah melihat atau dia yang memang tidak tahu. Yang dia tahu, batu bata dan batu batako. Sepertinya Mika memang harus menanyakan hal ini lebih lanjut pada Rachel. Namun saat tersadar dari lamunannya, Rachel telah pergi. Meninggalkan Mika yang tadi sedang berpikir.

Onty boncel kok ninggalin Mika sih?

Soalnya Onty udah biasa ditinggalin. Jadi sekarang maunya meninggalkan saja,

Eh...

Kok malah culhat itu Onty boncel? Om Lucky memangna meninggalkan Onty boncel? Wah... Ndak bisa Mika bialkan.

Sudah ndak lolos uji coba jadi calon pacalnya Onty boncel, sekalang malah pelgi.

***

Huh...

Brugh...

Susan membanting tubuhnya di kasur setelah sampai di kamarnya. Rumah itu sangat sepi karena hanya ada dia dan Ronand yang menempati. Padahal Amalia dan Chiara sudah meminta mereka agar tinggal bersama orangtua saja. Bagaimana pun juga, keduanya masih sangat muda. Mungkin masih harus membutuhkan arahan dalam menyiapkan segala sesuatu oleh orangtua.

Namun keduanya menolak karena ingin hidup mandiri. Apalagi mereka selama ini hanya dekat, tidak pacaran dan langsung menikah. Harus beradaptasi menjadi suami istri dan ingin saling mengenal dulu. Tentu saja itu akan menimbulkan kecanggungan dan pasti dikomentari orangtua jika melihat interaksi keduanya. Hal itu tentu akan membuat mereka tidak nyaman dan bebas.

"Langsung mandi, Sayang. Habis dari luar, banyak kumannya. Apalagi keringat tadi saat berjemur seharian di lapangan," suruh Ronand saat melihat Susan malah memejamkan matanya di atas kasur.

"Malas. Airnya lagi nggak temenan sama Ucan," ucap Susan yang kini malah tidur tengkurap untuk menyembunyikan rona pada kedua pipinya. Panggilan "sayang" itu membuat Susan salah tingkah.

"Kenapa kamu itu sama kaya Achel? Mandi aja susah banget. Padahal air juga gratis," ucap Ronand mengomentari kebiasaan Rachel yang sama dengan Susan.

"Kita kan memang sehati dan satu belahan jiwa. Harus sama dong," ucap Susan yang tampak biasa saja disamakan dengan Rachel.

"Abang mau mandi memangnya?" tanyanya pada Ronand yang sedang mengambil handuk di dekat pintu kamar mandi.

"Iya. Apa kita mandi bareng aja?"

Ronand langsung menatap Susan yang seketika terduduk mendengar ucapan suaminya. Ya, suaminya. Susan masih sering lupa kalau Ronand sudah menjadi suaminya. Kini Ronand malah bersandar di pintu kamar mandi dengan tangan bersidekap dada. Tak lupa kakinya bersilang sambil menatap Susan dengan senyum menggoda. Dua kancing atas kemeja putih Ronand sudah terbuka, membuat Susan tambah salah tingkah.

"Abang..."

"Kenapa ganteng banget? Kaya CEO yang nyamar-nyamar itu," ceplos Susan yang malah membahas hal lain.

"Kebanyakan nonton drama. Mending lihat suaminya sendiri yang udah jadi CEO ini," ucap Ronand sambil terkekeh sombong.

"Jadi mau mandi bareng nggak? Semalam kan kita ketiduran karena capek. Ya itung-itung sekarang kita buka..."

Dugh...

Huaaa...

Ucan malu, Abang. Kenapa masih diingat juga sih? Kan semalam emang kecapekan,

Hahaha...

Ngapain malu-malu? Kita udah suami istri,

Ayo mandi,

Hap...

Turunin Ucan, Abang.

Mama, tolongin anakmu ini yang mau diunboxing sama Abang Onand.

Ctakkk...

Paket kali ah, pakai diunboxing segala. Apa perlu dibuat video unboxing juga?

Dugh...

************************

Hari ini belum tahu bisa double update apa enggak, habis kecelakaan jatuh dari motor guys. Tangan dan kaki masih nyeri semua, mohon dimaklumi 🙏

1
Ayudya
akh kurcaci cadel gemesin banget si
Iqlima Al Jazira
GO.. GO.. mika🤩
Rani R.I
nahhh bnrr tuu kata teman teman Loe tuu,, mending cari cewek lain dan minta maaf tuu sama Rachel...agar hidup loe tenang,,baek baek tuu sama Rachel dan Susan serta Ronan,,,jgn jahat 🤭
Diah Susanti
👍👍👍👍
Atik Kiswati
ikutan gemes yg bc.....
Ridwani
👍👍
Sani Srimulyani
udah bener punya temen yang cerdas dan waras, eh si kutu kupret malah ga sadar diri, siap2 aja kalo ronand udah beraksi, habis kamu sama dia....
Dewi kunti
naaaahhh dengar tu klo teman ngasih saran
Ita Xiaomi
Nak pakai sepeda Mika dah rusak pula😁
Ita Xiaomi
Abang Lonand menyayangi dgn caranya sendiri👍
Dewiendahsetiowati
Chiara kalah ma Mika bisa membedakan mana yang baik dan gak.
ririen handayani
goodddd 👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 cerdas👍👍👍
ririen handayani
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 dasar si julian
ririen handayani
😄😄😄😄😄
Atik Kiswati
jaman skrg jangan polos2 bgt....kesannya mlh jadi blo on bin oon entar......
muhammad ibnuarfan
gak suka nya di sini tu...Chiara terlalu bodoh jadi emak...insting keibuan nya gak tajam sama sekali...boleh positif thinking...tapi juga harus waspada dong...😤
Sani Srimulyani
wow pasti kali ini ronand yang bergerak.
Atik Kiswati
next....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!