NovelToon NovelToon
Lahir Kembali Dari Dendam

Lahir Kembali Dari Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Balas dendam pengganti / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Tamyst G

Elara mengira pernikahannya adalah akhir dari semua penderitaan.
Namun malam itu, ia justru menemui akhir hidupnya—dikhianati, dijebak, lalu dibunuh oleh suaminya sendiri dan wanita yang ia percayai sebagai sahabat.
Saat membuka mata, Elara kembali hidup.
Ia terlahir kembali ke masa sebelum semua pengkhianatan itu terjadi.
Rambut putihnya menjadi saksi kelahirannya yang kedua.
Mata pink-nya menyimpan dendam yang tak lagi bisa dipadamkan.
Kali ini, Elara bukan wanita polos yang mudah diinjak.
Ia mengingat setiap pengkhianatan, setiap rencana keji, dan setiap kebohongan yang pernah merenggut nyawanya.
Bukan untuk memohon keadilan.
Bukan untuk meminta belas kasihan.
Elara kembali…
untuk membalas semuanya, satu per satu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tamyst G, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 9: Aliansi di Balik Bayangan

Pagi setelah pertemuan di kediaman Ravenstein, Elara tidak membuang waktu untuk bersedih. Jika Isabella menganggapnya sebagai kelinci, maka Elara akan memastikan bahwa kelinci ini telah menyiapkan lubang yang cukup dalam untuk menenggelamkan seluruh keluarga Ravenstein.

Di ruang perpustakaan yang kini menjadi pusat komandonya, Elara membentangkan peta politik kekaisaran. Ia tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan militer Alaric. Kekaisaran ini dijalankan oleh opini publik dan pengaruh di meja perjamuan. Jika ia ingin menjatuhkan Isabella, ia harus mencabut dukungan dari klan-klan bangsawan yang selama ini terpaksa tunduk pada sang Mawar Hitam.

"Martha, kirimkan undangan ini secara pribadi," perintah Elara, menyerahkan tiga pucuk surat dengan segel lilin berwarna perak. "Hanya kepada para istri dari klan yang wilayahnya berbatasan dengan Ravenstein. Pastikan tidak ada satu pun pelayan pria yang melihatnya."

"Baik, Nona. Tapi, apakah Anda yakin mereka akan datang? Mereka sangat takut pada Nyonya Isabella," tanya Martha ragu.

"Ketakutan adalah rantai yang kuat, Martha. Tapi kebencian yang terpendam jauh lebih berbahaya jika diberi jalan keluar," jawab Elara tenang.

Strategi "Jaring Sutra" Elara

Sore harinya, tiga wanita bangsawan berpangkat tinggi tiba di kediaman Lane secara rahasia. Mereka adalah wanita-wanita yang suaminya telah diperas oleh Isabella atau yang anak-anaknya "dihilangkan" karena menentang kebijakan Ravenstein.

Nama Bangsawan Latar Belakang Dendam terhadap Ravenstein

Countess Elena Istri penguasa tambang emas Anaknya dipaksa menikahi Julian Ravenstein hanya untuk hartanya.

Baroness Vera Pemilik jalur perdagangan darat Bisnis keluarganya disabotase hingga hampir bangkrut.

Marchioness Selina Sahabat lama mendiang ibu Elara Mengetahui rahasia tentang racun yang digunakan Isabella.

Di meja teh yang kali ini benar-benar berisi teh murni, Elara memulai langkahnya. Ia tidak menggunakan ancaman, melainkan empati yang tajam.

"Kita semua tahu apa yang Isabella lakukan," ucap Elara, menatap mereka satu per satu. "Dia mengambil apa yang kita cintai dan menyebutnya sebagai 'biaya perlindungan'. Aku di sini bukan untuk meminta bantuan kalian secara gratis. Aku di sini untuk menawarkan kebebasan."

Marchioness Selina, yang paling tua di antara mereka, meletakkan cangkirnya dengan tangan gemetar. "Elara, kau masih sangat muda. Isabella memiliki mata-mata di mana-mana. Apa yang membuatmu yakin kau bisa menang?"

Elara tersenyum—sebuah senyuman yang mengingatkan Selina pada ibunda Elara, namun dengan kilat mata yang jauh lebih berbahaya. "Karena kali ini, dia tidak berhadapan dengan wanita yang memohon ampun. Dia berhadapan dengan wanita yang sudah tahu bagaimana cara dia membunuh. Dan aku... memiliki Grand Duke Alaric sebagai perisaiku."

Mendengar nama Alaric, suasana ruangan sedikit mencair. Dukungan dari "Anjing Gila Kekaisaran" bukanlah hal yang bisa diremehkan.

Hadiah dari Sang Grand Duke

Malam harinya, saat Elara sedang meninjau daftar tamu untuk Pesta Musim Dingin, Alaric datang. Kali ini ia membawa sebuah kotak kayu yang lebih panjang dari sebelumnya.

"Persiapanmu berjalan lancar?" tanya Alaric, berdiri di belakang Elara. Kehadirannya selalu memberikan sensasi hangat yang menjalar di punggung Elara.

"Jaringku sudah terpasang, Alaric. Para wanita itu akan menjadi telinga dan mataku di dalam pesta nanti. Isabella tidak akan menyadari bahwa pelayannya sendiri adalah orang-orangku," jawab Elara.

Alaric meletakkan kotak itu di meja. "Ini untukmu. Gunakan ini di balik gaunmu saat pesta nanti."

Elara membuka kotak itu. Di dalamnya terdapat sebuah belati kecil yang indah. Gagangnya terbuat dari gading putih dengan permata pink yang senada dengan warna mata Elara. Namun, yang paling menarik adalah bilahnya yang berwarna hitam kusam, tidak memantulkan cahaya.

"Ini terbuat dari baja obsidian hitam," jelas Alaric. "Sangat ringan, tapi cukup kuat untuk menembus zirah ringan. Dan yang terpenting..." Alaric mengeluarkan sebuah botol kecil berisi cairan bening. "...oleskan ini di bilahnya. Ini bukan racun untuk membunuh, tapi untuk melumpuhkan syaraf dalam hitungan detik."

Elara mengambil belati itu, merasakan keseimbangan yang sempurna di tangannya. "Kau benar-benar tidak ingin aku terluka sedikit pun, ya?"

Alaric menarik Elara ke dalam pelukannya, membenamkan wajahnya di leher Elara yang harum. "Aku sudah melihatmu terluka terlalu banyak di masa lalu, Elara. Di kehidupan ini, jika ada darah yang harus tumpah, itu bukan darahmu. Itu adalah darah siapa pun yang berani menatapmu dengan niat jahat."

Elara memutar tubuhnya, menatap Alaric dalam-dalam. "Kau bilang kau mengingat semua kehidupanmu. Apakah ada satu pun kehidupan di mana kita... bahagia?"

Alaric terdiam sejenak. Matanya yang gelap tampak menyimpan ribuan tahun kesedihan. "Ada satu, Elara. Di sebuah garis waktu yang sangat jauh, di mana tidak ada kekaisaran, tidak ada Ravenstein. Kita hanya dua orang biasa yang hidup di kaki gunung. Kau adalah seorang pelukis, dan aku... aku hanyalah pria yang sangat mencintaimu. Kita menua bersama di sana."

Air mata menggenang di mata Elara. "Aku ingin kehidupan itu kembali, Alaric."

"Kita akan mendapatkannya," janji Alaric, suaranya parau. "Setelah mawar hitam itu tercabut sampai ke akarnya."

Gaun Perang Sang Ratu

Tiga hari sebelum Pesta Musim Dingin, penjahit terbaik kekaisaran mengirimkan pesanan Elara. Sesuai instruksi Elara, gaun itu bukan berwarna putih atau pink seperti biasanya.

Gaun itu berwarna Merah Marun Gelap, hampir menyerupai warna darah yang sudah mengering. Bagian bawahnya berlapis-lapis sutra hitam yang akan berkilau saat ia berjalan. Tidak ada bunga lili; motifnya adalah duri-duri perak yang melilit pinggang, melambangkan bahwa ia bukan lagi mangsa, melainkan mawar yang memiliki duri mematikan.

Elara berdiri di depan cermin, memegang belati pemberian Alaric di balik lipatan kain gaunnya.

"Adrian sudah jatuh. Sera sudah hancur," gumam Elara pada pantulannya sendiri. "Sekarang, Isabella. Aku akan memastikan pesta musim dingin ini menjadi musim dingin terakhir bagi kejayaan Ravenstein."

Tiba-tiba, sebuah surat pendek tiba melalui burung merpati. Surat itu tidak memiliki nama pengirim, hanya sebuah simbol mawar hitam yang dicoret dengan tinta merah. Isinya singkat:

"Isabella telah menyiapkan racun gas untuk disebar di aula pesta melalui sistem pemanas. Berhati-hatilah."

Elara menyipitkan mata. Pengirimnya adalah seseorang dari dalam kediaman Ravenstein. Seseorang yang juga menginginkan kehancuran Isabella.

"Sepertinya aku punya sekutu baru di dalam sana," ucap Elara dengan seringai licik.

1
Tamyst G
Semangattt
Kustri
pemuda cantik?
qu membayangkan opa"😂
Kustri
alaric jg terlahir kembali
Kustri
tulisan'a rapi, enak dibaca
lanjuuut
Tamyst G: Terimakasih atas supportnya kak
total 1 replies
Kustri
awal yg menarik
ini 2024 tp msh ada kereta kuda yaa🤔
Tamyst G: ini konsep alternate timeline, jadi 2024 versi dunia yang berbeda🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!