NovelToon NovelToon
Salahkah Aku Selingkuh?

Salahkah Aku Selingkuh?

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Cinta Terlarang / Romansa / Fantasi Wanita / Balas Dendam
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

" kakak ipar, kamu baik baik saja?"
" menurut mu apa aku masih bisa baik-baik saja setelah melihat suami ku tidur dengan wanita lain?"
~~~~~
" jika kakak berselingkuh kenapa kakak ipar juga tidak melakukan hal yang sama biar adil?"
" apa kamu mau menjadi selingkuhan ku?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 9

" menurut yang kulihat sih standar, tapi apa kamu yakin itu asli? Siapa tahu kamu sengaja memakai bra yang besar " tuduh Naoki berpura pura tidak tahu padahal dia tahu dengan jelas jika saat ini Haruka tidak memakai bra

" ini asli yaa! Aku tidak memakai apapun sekarang!" seru Haruka kesal karena di tuduh seperti itu. itu sama sana merendahkan harga dirinya.

" masa? Tapi ko terlihat Palsu?" ujar Naoki tidak ingin mengakui nya. Dia sengaja ingin membuat Naoki kesal.

" ni, asli kan!"

Deg!

Naoki terkejut, benar benar terkejut dengan tindakan haruka. bagaimana tidak? Haruka meraih tangan nya dan meletakkan pada salah satu gunung kenyal itu. Sehingga Naoki dapat merasakan tekstur nya.

mata Naoki membulat menatap fokus pada benda yang digenggam oleh tangan nya. Sedangkan jantung nya berdegup kencang dia dengan susah payah meneguk ludahnya.

" keberuntungan tidak akan datang kedua kali nya Naoki. nikmati saja, ini rezeki mu" batin Naoki.

" aaah! Apa yang kau lakukan?" pekik Haruka terkejut kala Naoki meremas gunung kembar nya. bahkan dia langsung menepis tangan Naoki dari dadanya.

" so sorry!" ujar Naoki jadi canggung dan merasa bersalah.

Haruka ikut canggung, dia memalingkan wajahnya juga tidak Berani menatap Naoki. tapi jujur saja, Haruka menyukai sentuhan Naoki tadi. Hanya saja dia malu untuk mengatakan nya. Ini pertama kali bagi nya karena daiky tidak pernah menyentuhnya.

" tidak papa, ini salah ku juga" ujar Haruka gugup.

Naoki berdehem singkat lalu meraih kopinya untuk di minum berharap rasa gugup dan canggung nya hilang.

Hari sudah malam. Tapi mereka masih berada di villa itu. Hujan pun sudah reda , cuaca sudah membaik. Langit kini menampilkan banyak bintang dan bulan yang terlihat seperti indah.

" sayang" panggil Naoki yang berjalan menuju balkon dimana Haruka berada.

Haruka sedang duduk di balkon menikmati pemandangan alam pada malam hari. karena cuacanya masih terasa dingin jadi Haruka memakai jaket milik Naoki untuk menghangatkan tubuhnya.

" iyaa, kenapa?" tanya Haruka menatap Naoki yang berjalan menghampiri nya. Naoki duduk di samping nya dan ikut menikmati pemandangan nya.

" jika kita tidak pulang apa tidak papa? nanti kak daiky akan curiga?" ujar Naoki.

" tidak papa, daiky tidak akan peduli apa aku di rumah atau tidak. Palingan dia juga tidak ada rumah " jawab Haruka.

Yaa, daiky tidak akan peduli padanya. Mungkin daiky malah lebih suka dia tidak ada di rumah. Dengan begitu daiky bisa bebas membawa siapa pun ke rumah.

Lagian kemungkinan besar daiky juga tidak pulang. biasanya dia juga akan menghabiskan malam di luar bersama selingkuhannya.

" baguslah, jadi besok kita bisa ke danau. Aku yakin kamu pasti akan suka" ujar Naoki yakin.

Jika saat ini mereka sedang menikmati malam sambil bercerita dan menikmati suasana di luar. maka berbeda dengan daiky yang baru saja tiba di rumah.

Daiky memasuki kamarnya, dia menatap isi kamar yang kosong tanpa penghuni. Dia berfikir mungkin Haruka sedang di luar kamar.

1 menit, 2 menit, 5 menit hingga 1 jam. Rumah ini masih sepi tanpa ada orang lain selain daiky. Daiky binggung kemana Haruka ? Tidak biasanya Haruka tidak ada di rumah. Jika Naoki sih memang terbiasa keluar rumah.

" kemana dia?" gumam daiky lalu mencari Haruka di semua sudut rumah. Bahkan dia mencarinya di gazebo belakang rumah. namun tetap tidak ada siapapun.

Bertanya sama Hana pun tidak bisa karena jam segini hana sudah pulang kerumahnya.

" biarkan saja, mungkin dia sedang menginap di rumah temanya" gumam daiky tidak ingin ambil pusing. Lagian bukanya bagus jika Haruka menghilang? Dengan begitu dia tidak perlu mencemaskan apapun lagi.

*Dreet*

Ponsel daiky berdering menandakan ada panggilan masuk. Dia segera mengambil ponselnya dan melihat siapa yang menghubungi nya. Ternyata itu adalah kekasihnya.

" CK! Ganggu saja" keluh daiky lalu memilih mengabaikan panggilan itu dan kembali ke kamarnya.

Panggilan terus masuk membuat daiky terganggu dan kesal. Bunyi dering ponsel dan bunyi notif pesan masuk beriringan membuat daiky benar benar muak.

*angkat telpon ku atau aku akan ke rumah mu\_ haru*

*Baby, aku merindukan mu jawab panggilan ku\_ haru*.

Daiky hanya melihat nya saja lalu mematikan ponselnya dan memilih untuk tidur. Rasanya dia sangat lelah seharian ini berada di luar. Meskipun weekend namun daiky tetap memiliki banyak pekerjaan. Dia tidak bisa bersantai seperti Naoki yang bebas melakukan apapun.

perlahan daiky mulai tertidur, perlahan nafasnya mulai teratur. Namun Detik berikutnya nafasnya memburu, kepala nya bergerak gelisah. Keringat dingin mulai bercucuran di wajah dan lehernya.

" tolong... Tolong aku.... Tolong....." gumam daiky.

" haa!" tiba tiba daiky terbangun dan terduduk. Dia menyentuh dadanya yang naik turun. Nafasnya memburu dadanya berdegup kencang matanya terlihat gelisah dan takut.

Daiky membuka laci nakas lalu mengambil botol obat yang ada di sana mengambil 2 butir obat dan meminumnya.

Setelah itu dia berangsur angsur tenang dan matanya pun perlahan melemah hingga dia kembali merebahkan tubuhnya dan kembali ke tertidur.

pagi tiba, daiky terbangun dari tidur nya dengan kepala yang terasa sedikit pusing. Perlahan dia membuka mata dan menatap kasur kosong di sampingnya.

Perlahan daiky bangun dan berjalan ke kamar mandi. Dia mengetuk pintu itu berfikir mungkin di dalam ada Haruka. Namun tidak ada respon apapun dari dalam.

" apa dia tidak pulang?" gumam daiky menatap Seisi kamar yang masih kosong.

Tidak ingin terlalu berfikir, daiky memilih untuk segera masuk ke kamar mandi dan membersihkan dirinya. Setelah mandi dia segera berganti baju dan turun ke bawah.

saat tiba di ruang makan daiky binggung karena di saja tidak ada Naoki yang biasanya hadir lebih awal. Hanya ada Hana yang sedang menata makanan.

" apa Naoki sudah sarapan?" tanya daiky pada Hana.

" belum tuan, tuan daiky dan nyonya Haruka belum terlihat sedari tadi " ujar Hana Jujur.

Belum terlihat? tumben sekali. apa lagi Haruka yang biasanya jika nginap di rumah teman pun selalu pulang pagi. Ini malah belum terlihat sama sekali.

" coba cek Naoki di kamar" ujar daiky.

" baik tuan"

Hana segera bergegas menuju kamar Naoki. Sedangkan daiky memilih untuk duduk di meja makan dan menikmati sarapannya.

" tuan, tuan Naoki tidak ada di kamarnya" lapor Hana.

Tidak ada di kamar? apa semalam mereka berdua sama sama tidak pulang? tapi kenapa bisa barengan dan tumben? Ini tidak seperti biasanya.

" baiklah tidak papa, lanjutkan saja kerjaan mu" ujar daiky.

Daiky melanjutkan sarapannya. Setelah sarapan dia segera pergi. Dia tidak ingin memikirkan Haruka atau Naoki. biarkan saja mereka mau pulang atau tidak.

1
euryzaa momeena
ceritanya bagus ka 😍
Clarissa19: terimakasih kk
total 1 replies
Heni Mulyani
lanjut
Clarissa19: Ok kk, terimakasih
total 1 replies
euryzaa momeena
😍
euryzaa momeena
🤭
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani: sama2👍
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!