Tidak semua raja menaklukkan dunia dengan pedang.
Sebagian hanya meninggalkan jejak—di tanah yang pernah mereka pijak, di sumpah yang tak pernah ditarik, dan di kisah yang terus dibisikkan dari generasi ke generasi.
Di tengah zaman yang bergejolak, nama Prabu Munding Jayananta mulai disebut-sebut.
Bukan sebagai penakluk yang haus kuasa, melainkan sebagai raja yang menyatukan kerajaan-kerajaan kecil di bawah satu panji,
Namun semakin luas persatuan terbentuk, semakin besar ujian yang datang.
Musuh tidak selalu datang membawa pasukan.
Sebagian hadir sebagai ambisi, dendam lama, dan kebenaran yang diperdebatkan.
Jejak Sang Raja adalah kisah tentang persatuan, legenda, dan harga yang harus dibayar ketika seorang raja memilih untuk dikenang—bukan sebagai penguasa mutlak, tetapi sebagai jejak yang mengubah arah sejarah.
Jejak sang raja adalah seri ke tiga, lanjutan dari 2 kisah sebelumnya ;
Tahta berdarah sang pangeran
Pendekar mesum berambut perak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lintang88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Basura
Siang sebelum terjadi nya malam mencekam di istana Martapura
Seorang lelaki setengah tua, berambut panjang yang dibiarkan tergerai lepas berjalan keluar dari pelabuhan Martapura.
Lelaki ini baru turun dari sebuah kapal berbendera negri Tiongkok.
Kapal ini satu satunya yang berani berlabuh,itupun tidak lama
Walau dasym telah di tangkap, aktifitas di pelabuhan Martapura belum kembali.
Para saudagar kapal memandang Permasalahan dengan sekte nirwana belum selesai, ancaman masih mengintai negri Martapura.
Lelaki itu berjalan santai, dia seperti sudah tidak asing dengan situasi kota Martapura.
Di sebuah rumah sederhana, lelaki itu mengetuk pintu.
Pintu terbuka , lelaki itu masuk..
" bruk...bruk..bruk...!! "
Sepuluh orang berlutut di hadapan lelaki yang baru datang itu..
" guru...!! "
" hmppp..ya..bangunlah...
bagaimana...apa semua sudah siap..??"
" sesuai arahan guru...semua siap...!"
" bagus ...malam ini kita balaskan sakit hati kelompok kita....!!"
Lelaki itu bernama Basura, dia adalah pimpinan tertinggi sekte nirwana.
Entah bagaimana caranya,basura bisa lolos dari pemeriksaan penjaga pelabuhan Martapura yang masih sangat ketat.
Umur sebenarnya dari basura ini sudah seratus tahun, berkat ilmu hitam nya, dia seperti lelaki berumur lima puluhan tahun saja..
Musnahnya pasukan dasym tentu membuat dia marah besar...
kehilangan lima ratus orang bukan kerugian yang sedikit...!!
Tapi basura bukan dasym, dia tidak sembrono, dia tau..tidak mungkin membalas dendam terang terangan...
Jika dia nekat membawa ribuan orang sekte nirwana pun hasil nya sama...mereka akan dibantai.
Mereka itu bukan sekte seperti Shaolin atau kun lun, mereka hanya sekte sesat berkedok agama,
Sekte nirwana tidak punya pelajaran beladiri, sekte nirwana hanya punya pelajaran tentang sihir , pemanggilan roh dan setan.
Sekte nirwana hanya bisa melakukan serangan Sihir, bukan serangan terbuka.
Hari ini basura telah datang, tumbal nyawa pun telah siap...basura tinggal menunggu waktu untuk menyerang.
Sekarang sudah malam, basura telah duduk bersila, semenjak senja ,
dia meletakkan nampan berisi batu hitam.berlumur darah di pangkuan nya.
Malam semakin larut, lolongan anjing liar terdengar pilu.
basura membuka mata, dia mengguyurkan darah yang ada di mangkuk ke atas batu,
Darah itu berasal dari serangga yang kemarin telah melahap habis orang orang di rumah tahanan kota Martapura .
darah itu berisi jiwa yang di rampas paksa
Jiwa yang tidak tenang inilah yang di manfaatkan basura.
" cesss...!!! "Seperti benda panas tersiram air, batu mengeluarkan suara mendesis ketika disiram darah .
Asap mengepul, naik ke atas , anehnya asap itu tidak buyar, asap itu malah berkumpul di atas atap menyerupai awan kecil.
basura mengangkat batu ,kemudian menyiram kan sisa darah yang ada di mangkuk .
" blarrr...!! "
Tiba tiba batu , terbungkus kobaran api ,.batu itu naik melayang,di atas kepala.
" pergilah...!! "
basura berkata, tangan nya membuat gerakan mendorong.
, batu yang terbakar melesat terbang menjebol atap rumah
Di atas atap...batu seperti meteor melesat cepat ke arah Istana Martapura.
Batu berapi ini yang kemudian.banyak dilihat orang saat melintas di langit malam dan meledak di atas kubah istana Martapura.
Batu yang berasal dari basura inilah yang menyebabkan huru hara di istana Martapura.
basura menatap langit malam ,dia telah menyerang Martapura dengan sihir tukar jiwa
Wajah nya menyeringai,basura puas dengan hasil kerjanya.
" ... Martapura ... terima hadiah kecil dariku...'
" ayoo pergi , sebentar lagi tempat ini akan jadi neraka...!'
***
Di istana Martapura, tragedi masih berlanjut
" uhuk...uhuk...!"
pangeran giri tiba tiba saja batuk batuk dalam lelap tidur nya.
Asap jahat sihir tukar jiwa yang dikirim basura sampai juga di kediaman pangeran giri dan putri Nawang.
Batuk nya pangeran giri membangun kan Nawang,
"ah..maaf ..maaf Dinda..entah kenapa tiba tiba saja dadaku sesak..
Pangeran giri bangun dia menuju meja, dia mengambil segelas air dan meminum nya.
" gubrak...!! "
Tiba tiba saja pangeran giri menabrak meja dia terjatuh , kesadaran nya hilang
Kejadian tiba tiba ini tentu saja membuat Nawang terkejut, buru buru dia bangun,
," kanda...kanda..!! "
Nawang bangkit dari ranjang, bergegas menghampiri suaminya,
" uhuk..uhuk.."
Nawang juga batuk-batuk, tiba tiba dia merasakan pandangan mata nya mendadak gelap... kepalanya berdenyut sakit..
" gubrak...!"
Nawang jatuh ,dia kehilangan kesadaran juga , terkulai di samping tubuh suaminya.
Tidak berapa lama Nawang sadar, mata indah nya telah menjadi merah Semerah darah
, dia celingukan, tempat ini asing...dia lalu melihat ada seseorang yang tertidur di dekatnya.
Orang itu lelaki !! Bertelanjang dada..!!
pikiran Nawang langsung kacau, dia berprasangka telah terjadi sesuatu yang tidak baik pada dirinya.
Lelaki bertelanjang dada inilah penyebabnya.
" aghhhh...!!! "
Nawang menjerit...dia langsung berdiri, memeriksa sekujur tubuh nya, dia hanya memakai gaun tidur tipis..!
" bajingan....siapa kamu...!! Apa yang kau perbuat padaku??
Nawang meraung marah, kaki nya berkelabat menendang sosok pria yang masih tertidur
" buk...!! "
Tendangan sepenuh tenaga membuat tubuh pangeran giri mencelat terbang, hingga membentur tembok kamar..!!
" brak... ...!! "
akibat tendangan Nawang, pangeran giri tersadar , dia memegangi pinggang nya yang sakit,
Matanya melotot memandangi Nawang, mata itu merah.. Semerah darah..
" bangsat... perempuan jalang!!! siapa kamu..!
Namun makian nya terhenti, seberkas sinar menerpa wajahnya.
Sinar itu datang dari tebasan pedang yang berkelebat ganas mengarah lehernya.
Pangeran giri jumpalitan menghindar
" huahhhhhh !! "
pangeran giri meraung marah, Bertelanjang dada dia berkelebat kian kemari bagai elang menyambar mangsa, menghindari serangan ganas putri Nawang.
Secara reflek dia menyiapkan ilmu andalan nya..
" tinju bledek..badai petir hyattt .."
Saat dia menggunakan ilmu itu, seharusnya kedua tangannya akan bersinar ,
Tapi sekarang tidak reaksi itu..
pangeran giri tidak bisa mengerahkan tenaga dalam, tinju Bledek nya tidak bisa di panggil !
Mata pangeran giri melotot,dia kebingungan.
Saat itu kembali serangan pedang datang.
Dengan dirasuki nya tubuh mereka, Semua ilmu kesaktian dan kepandaian hilang tak berbekas.
Mereka berkelahi sesuai dengan kepandaian roh sesat yang merasuki tubuh mereka.
Tujuan roh sesat ini hanya satu, saling bunuh secepatnya
dia tak memberikan kesempatan untuk tubuh yang di rasuki nya sadar .
Ajian hebat pastilah berlandaskan kebersihan jiwa , jika dibiarkan sedikit saja, jangan jangan pemilik tubuh dapat segera sadar , jiwa nya akan melawan, kan bisa berabe...
Pangeran giri dan Nawang benar benar hilang kendali, mereka bertempur habis habisan.
Ruang tidur pribadi hancur berantakan, mereka sekarang bertarung di halaman.
Tapi Keduanya adalah pendekar yang berlatih semenjak kecil , sampai detik ini entah telah mengalami berapa banyak pertarungan.
Semua jurus telah mendarah daging walau terkekang karena kendali kekuatan lain, terkadang secara tidak sadar , kepandaian asli mereka keluar juga .
" bledarrrr...! "
dua tinju bertemu, dua tenaga luar biasa bentrok, menciptakan ledakan dan efek gelombang kejut yang menghancurkan halaman istana.
pangeran giri terlempar ..putri Nawang jatuh terhempas .
" ... perempuan siluman. !!! " pangeran giri menggeram marah, dia luka dalam.
Nawang tak terima di sebut perempuan siluman..dia berteriak keras .
" ...kamu yang siluman..kamu harus mati....!
Penuh emosi nawang melompat, jurus pedang bayangan,tiba tiba keluar dengan sendirinya.
Tusukan pedang mengincar dada pangeran giri.
Pangeran giri terjepit ,.serangan ini sangat cepat dan ganas , dia tak mampu menghindar.
" jleb...! "
Dada nya tertusuk pedang, tembus sampai punggung.
Nawang melanjutkan serangan dengan menendang perut pangeran giri
" Duar..."
Pangeran giri.terbang, tusukan pedang di dada menyemburkan darah..
nantikan kisah selanjutnya pd episode yg akan datang
SAMPAI JUMPA.....