NovelToon NovelToon
Menikahi Adik Ipar Bos

Menikahi Adik Ipar Bos

Status: sedang berlangsung
Genre:Pernikahan Kilat / Nikahmuda / Perjodohan
Popularitas:5.6k
Nilai: 5
Nama Author: Dini ratna

Ini Kisah Essa dan Alex, adik dari Sera dan Darren di novel Godaan Cinta Ibu Susu

~~
Tidak Pernah Menyangka, diusia matangnya Alex, akan menikahi gadis kecil yang selalu membuatnya kesal siapa lagi jika bukan adik ipar bosnya. Karena satu insiden memaksa mereka untuk menikah.

Vanessa tidak mau menikah diusia muda apalagi dengan laki-laki menyebalkan seperti Alex, tapi karena satu insiden memaksanya untuk menerima lamaran itu.

BAGAIMANA KISAH MEREKA YANG TIDAK PERNAH AKUR? AKANKAH BENIH-BENIH CINTA TUMBUH DIANTARANYA?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini ratna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepergok Sama Istri

"Sudah cukup Heyra!" sentak Alex. "Kamu sudah di luar batas."

Alex, langsung merapihkan semua barangnya dan hendak pergi meninggalkan ruang meeting. Tetapi Heyra, wanita itu selalu bisa menahannya. Heyra, berdiri dari duduknya menarik tangan Alex, agar berhenti bergerak.

"Apanya yang di luar batas Alex? Apa aku tidak boleh bicara padamu. Setelah lima tahun kita tidak saling bertemu tapi kamu tidak merindukanku?"

"Tidak." Alex, berkata dengan tegas. Ia berbalik menghadap Heyra, melepaskan tangan yang digenggam wanita itu, memundurkan langkahnya beberapa senti hanya untuk menjauh.

Heyra, nampak terkejut ia bingung dengan sikap Alex, yang jauh berbeda dengan yang dulu. Alex, yang selalu ingin dekat dengannya, memeluknya, dan selalu tersenyum saat melihatnya. Tapi sekarang, yang Heyra lihat tidaklah seperti itu, Alex yang begitu dingin, tegas, dan sinis. Bahkan tatapan cinta itu sudah tidak ada lagi, Alex, hanya menatapnya penuh kebencian.

"Alex, tunggu."

Heyra kembali menahan Alex, ia kini menghadang jalanan pria itu agar tidak bisa keluar dari ruang meeting.

"Berhenti menghalangiku Heyra, kita hanya sebatas rekan kerja sekarang tidak lebih. Jadi yang kita bicarakan hanya seputar pekerjaan bukan hal lain."

Heyra tersenyum sinis. Entah, kenapa hatinya merasa terluka. Ketika Alex, bersikap dingin padanya.

Tubuh Alex terpaku, matanya terbelalak ketika Heyra, tiba-tiba saja memeluknya. Wajahnya tenggelam dibalik leher jenjangnya, karena tinggi badan Heyra tidak jauh berbeda dengannya. Alex hanya bisa memejamkan mata, bukan tidak ingin berontak melainkan hatinya yang tidak sejalan.

"Heyra ...."

"Biarkan seperti ini Alex, izinkan aku memelukmu sebentar saja."

Alex, hanya diam. Seharusnya ia melepaskan Heyra, dan pergi dari sana tapi Alex membiarkan itu seolah nyaman dengan keadaan itu. Seseorang di luar berhasil menangkap momen itu dengan ponselnya.

Alex, hanya diam tidak melepaskan aku itu artinya Alex, masih mencintaiku.

Senyum Heyra mengembang sempurna. Setelah merasa lama, Heyra pun melepas pelukannya, menatap Alex, yang tidak mengekspresikan apa pun. Alex, hanya diam sambil memalingkan wajahnya ke sembarang arah, laki-laki itu sama sekali tidak menatapnya.

"Terima kasih Alex, terima kasih sudah mengizinkan aku memelukmu."

"Alex, tunggu jangan dulu pergi. Setelah hubungan yang selama ini kita jalani, tidak adakah yang ingin kamu katakan Alex?"

"Tidak ada yang ingin aku katakan. Dan tidak ada yang perlu aku jelaskan."

"Ada Alex. Tentang hubungan kita."

Alex, hanya diam.

Ya, benar. Banyak sekali yang harus dibahas, hubungannya yang menggantung selama lima tahun, tanpa putusan apa pun. Apa ada yang berkata putus? Tidak ada, tidak ada satu diantara mereka mengatakan putus, mereka terputus karena Heyra yang tidak memberikan kabar.

"Aku kembali kesini, ingin berbicara denganmu. Bisakah kita bicara sebentar saja? Ayolah Alex, sebentar lagi jam makan siang, kamu tidak ingin makan siang bersamaku? Setelah lama tidak bertemu." Heyra, seperti memohon tapi Alex, tampak biasa saja.

"Aku ada janji lain," balas Alex lalu pergi dari sana.

Alex, tidak berbohong dia memang ada janji untuk menjemput Essa dari sekolah. Gadis itu sudah membereskan semua bukunya pertanda sebentar lagi akan pulang, karena hari ini semua guru ada meeting jadi sekolah dibubarkan lebih awal dan Essa sudah mengabari Alex satu jam yang lalu.

Entah kenapa Essa tidak sabar dan ingin dijemput oleh suaminya itu. Padahal ketika bertemu, mereka selalu bertengkar bagaikan Tom & Jerry. Film kartun legendaris yang dimana kedua tokohnya tidak pernah akur.

"Teman-teman aku keluar duluan. Seseorang sudah menjemputku," bisik Eva.

"Siapa?" tanya kedua temannya. "Siapa lagi jika bukan sugar daddy ku."

Mata Essa, terbelalak seketika tetapi Micha gadis itu hanya tersenyum. Micha, sudah tahu apa yang akan Eva lakukan, dia akan jalan-jalan bersama sugar daddy nya. Menikmati indahnya hari di bawah remang-remang.

"Eva, siang-siang begini?" protes Essa.

"Kenapa? Apa yang kamu pikirkan Essa," katanya yang tersenyum menggoda Essa. Eva pikir teman kecilnya itu kini sudah dewasa, sudah membayangkan hal-hal yang dewasa pastinya.

Ya, semua itu karena Alex. Setelah menikah dan tinggal bersama Alex, pikiran Essa jadi melayang kemana-mana.

"Ya, sudah aku pergi dulu. Bye!" Eva, melambaikan tangan lalu menghilang dari pandangan. Kini tinggal Micha dan Essa yang tersisa.

"Sudah berapa lama Eva melakukannya? Apa ibu dan ayahnya tidak marah?"

Essa, sangat menyayangkan saja. Masa depan temannya hancur karena hubungan se**** Eva, memberikan keperawanannya kepada setiap lelaki yang ia temui. Mungkin karena uang tapi haruskah seperti itu.

"Essa, apa kamu tidak tahu? Banyak yang Eva sembunyikan dari kita. Dia melakukan itu demi masa depannya, demi lulus sekolah dan bisa kuliah. Juga, demi membiayai adiknya dan juga ibunya. Kita tahu yang dilakukannya itu salah, tapi Eva terpaksa."

Essa, menghela pelan nafasnya cerita Eva sungguh menyedihkan. Tidak ada bedanya dengan dirinya hanya saja hubungannya dengan Alex terikat pernikahan dan dia tidak menyerahkan keperawanannya. Prinsipnya sangat kuat Essa, tidak akan menyerahkan kehormatannya sebelum mencintai lelaki itu.

"Ok lupakan Eva, tapi bagaimana denganmu? Micha, ayahmu sangat kaya dan ibumu juga lalu apa yang kamu cari dari Om-om itu."'

"Kehangatan," jawab Micha membelalakan mata Essa.

"Kau tidak tahu Essa, hanya dia laki-laki yang memberiku kehangatan, perhatian dan kasih sayang. Aku punya segalanya termasuk uang tapi aku tidak punya cinta, mereka tidak memberikanku itu."

Tidak heran Micha berkata demikian. Karena dia terlahir dari keluarga broken home. Kedua orang tuanya bercerai dan mereka tidak mempedulikannya.

"Tapi Micha ...."

"Sudahlah Essa, jangan khawatir. Dia bilang mencintaiku, dan kami akan menikah setelah aku lulus kuliah. Kamu jangan pikirkan aku, sekarang ayo kita pulang. Apa kamu dijemput?"

"Ya, aku dijemput kakak iparku," bohong Essa. Hanya kakak ipar yang bisa dijadikan alasan.

"Ck, Essa kau membuatku takut. Akhir-akhir ini banyak kasus ipar adalah maut. Kamu jangan terlalu dekat dengan kak Darren, jangan sampai kamu mengkhianati kak Sera nanti."

"Micha!" sentak Essa, memukul Micha dengan tasnya. "Kamu terlalu banyak nonton film atau baca novel tentang pelakor jadinya seperti ini. Otak mu itu benar-benar sudah kacau karena sugar Daddy, sudah sana pergilah."

Micha tertawa. "Hahaha ... iya aku maaf. Cuman bercanda, jangan marah." Katanya sambil mencolek dagu Micha.

"Aku duluan, ya Essa. Bye!"

Micha akhirnya pergi, kini Essa tinggal sendiri. Di kelas pun sudah tidak ada siapa-siapa, Essa, bangkit dari bangkunya, menggendong ranselnya lalu pergi meninggalkan kelas.

Di bawah sana, Essa masih menunggu Alex. Gadis itu sudah berapa kali melakukan call pada nomor suaminya tetapi tidak ada jawaban. Essa, berdecak kesal sambil berjalan ke sana kemari.

"Berapa lama lagi aku harus menunggu, dasar! Bilangnya mau jemput tapi tidak datang-datang, dasar PHP," umpatnya kesal. Essa melipat tangan dibawah dada ia berkacak pinggang sambil menghentakkan sebelah kakinya ke jalanan.

Sementara, di tempat lain Alex, berada di sebuah cafe bersama Heyra. Pria itu sudah sangat gelisah, ingin menjemput Essa tetapi tidak ada alasan yang diberikan. Heyra akan bertanya-tanya jika Alex bilang akan menjemput seseorang di sekolah. Sementara Heyra, tahu silsilah keluarganya, Alex tidak memiliki seorang adik, sepupu atau keponakan.

"Alex, kenapa kamu terus menatap ponselmu? Kau ditunggu seseorang?"

"Ya, aku harus pergi."

"Tunggu." Lagi-lagi Heyra menahannya. "Kita belum bicara Alex, berikan waktumu untukku dan batalkan janjimu itu."

Alex, tercengang. Ia menatap tangannya yang digenggam Heyra, Alex tahu betul seperti apa Heyra, wanita itu tidak akan pernah menyerah sebelum kemauannya terwujud. Dan Heyra, akan terus menahannya sebelum apa yang ingin dia sampaikan belum diucapkan. Seperti saat ini Alex berada di cafe karena paksaan Heyra dan anehnya Alex tidak bisa menolak.

"Duduklah Alex."

Alex, kembali duduk dengan perasaan yang tidak menentu. Pandangannya mencoba teralihkan ke sudut yang lain, tapi siapa sangka matanya menemukan sosok gadis remaja berkuncir dua, dengan seragam sekolah, yang kini duduk di sebrang sana sambil menatapnya tajam.

Mata Alex membola dengan sempurna, ketika Essa mengacungkan jari telunjuk lalu membalikkannya. Matanya, menatap tajam dengan tangan yang meremas cup jus sampai remuk.

Entah, sejak kapan Essa ada di cafe itu yang jelas gadis itu terlihat sangat marah. Dan Alex, hanya bisa menelan salivanya.

...----------------...

Alex siap-siap perang ini. 😉

Author sudah double up tidak adakah yang berikan semangat? Like, Vote, Hadiah dan komentarnya mana dong.

1
Khoirun Nisa
lanjutkan kakak ceritanya,
Inez Putri
sudah 3hari gak up, kok cm 1 up nya thour..
thour buat essa kuat gak mudah di tindas ma pelakor, buat jd essa wanita kuat.
Inez Putri
semangat thour
panjul man09
uh , cerita yg sama
panjul man09
jangan tumbuhkan rasa suka alex pada essa, tunggulah sampai essa tamat smu ,beri kesempatan essa kuliah dulu.
panjul man09
jangan terlalu banyak konflik seperti cerita di novel lain , alex harus lebih sabar menghadapi essa ,selalu mengalah , walaupun tidak saling cinta ,alex harus memperlihatkan keromatisannya pada essa
Dini_Ra
Jangan lupa komentar like dan Vote 💪🙏
Dini_Ra
Jangan lupa like dan Vote komentarnya🙏
Dini_Ra
Ayo dong like dan komentarnya 🙏
Dini_Ra
Tinggalkan jejak sedikitlah 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!