NovelToon NovelToon
Dikira MONTIR Ternyata SULTAN

Dikira MONTIR Ternyata SULTAN

Status: tamat
Genre:Konglomerat berpura-pura miskin / Pernikahan Kilat / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Moms TZ

Merasa ditikung saudara kembarnya, Darren memilih keluar dari rumah mewah orang tuanya, melepas semua fasilitas termasuk nama keluarganya.

Suatu hari salah seorang pelanggan bengkelnya datang, bermaksud menjodohkan Darren dengan salah satu putrinya, dan tanpa pikir panjang, Darren menerimanya.

Sayangnya Darren harus menelan kekecewaan karena sang istri kabur meninggalkannya tepat di hari pernikahan mereka.

Bagaimana nasib pernikahan Darren selanjutnya?
Apakah dia akan membatalkan pernikahannya dan mencari pengantin penganti?

Temukan jawabannya hanya di sini

"Dikira Montir Ternyata Sultan" di karya Moms TZ, bukan yang lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moms TZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

09. Semuanya sudah berakhir

Suasana mall ternama di bilangan Jakarta Barat itu tampak ramai seperti biasanya, meskipun weekday. Mami Mia dan sang menantu, Zeya, bersama kedua anaknya memasuki mall tersebut.

"Mami, kita makan siang di sini saja, ya? Kayaknya enak," kata Zeya sambil menunjuk sebuah restoran Italia.

Mami Mia mengangguk. "Boleh juga, Sayang. Mami juga lagi pengin makan pasta."

Mereka pun berjalan menuju restoran tersebut. Namun, langkah Mami Mia tiba-tiba terhenti. Matanya menyipit, menatap ke arah restoran Jepang di seberang.

"Itu... Nancy, kan?" gumam Mami Mia pelan.

Zeya mengikuti arah pandang Mami Mia. "Iya, Mi. Loh, tapi dia sama siapa?"

Di dalam restoran itu, Nancy, calon menantu Mami Mia, tampak sedang duduk berdua dengan seorang pria yang tidak mereka kenal. Keduanya terlihat sangat akrab dan tertawa bersama.

Mami Mia mengerutkan kening. "Kok, mereka tampaknya akrab sekali. Apa Abang Rel juga kenal dengan pria itu?"

Zeya mengangkat bahu. "Mungkin teman kantor, Mi."

Mami Mia menggeleng pelan. Pikirannya mulai tidak tenang. "Kalau teman kantor seharusnya jam segini masih berada di kantor. Kok, perasaan Mami jadi nggak enak gini, ya?"

Ia menghela napas dan mengeluarkannya kasar. "Menurutmu, apa mami salah telah menjodohkan Nancy dengan Bang Rel? Padahal sepertinya abang mulai membuka hatinya pada Nancy."

Zeya, lagi-lagi hanya mengangkat bahunya saja tanpa menjawab.

Dengan cepat, Mami Mia mengeluarkan ponselnya. "Mami foto aja deh, buat bukti. Nanti mami kirim ke abang."

Klik!

Sebuah foto berhasil diambil Mami Mia, tetapi ia tidak langsung mengirimkannya pada Darrel. Wanita itu masih ingin tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Sementara itu di dalam restoran Jepang yang ramai, Nancy bersama seorang pria, tidak menyadari keberadaan Mami Mia dan Zeya yang terus mengawasi mereka. Keduanya tampak asyik makan sambil mengobrol serta sesekali tertawa. Mami Mia yang merasa penasaran, memutuskan masuk ke restoran tersebut dan duduk di belakang tempat duduk Nancy yang kebetulan kosong.

"Nan, gue masih bingung sama lo. Bukannya Darren itu cinta sama lo? Kenapa lo tolak dan malah milih Darrel?" tanya pria tersebut.

Deg

Jantung Mami Mia berdegup kencang mendengar nama Darren disebutkan.

"Lo nggak ngerti, Ndre. Gue emang dekat sama Darren, tapi..." Nancy menghentikan ucapannya, tangannya mengaduk minuman lalu menyesapnya.

"Tapi apa, Nan? Darren itu baik, perhatian, sayang banget sama lo. Kurang apa, coba?" tanya Andre.

Nancy menatap pria di depannya dengan pandangan serius. "Gue butuh lebih dari sekadar cinta, Ndre. Gue butuh masa depan yang terjamin. Dan Darrel itu... dia punya segalanya."

"Maksud lo, karena Darrel lebih kaya, begitu?" tanya Andre lagi.

Nancy menghela napas. "Ya, salah satunya itu. Gue nggak munafik, gue pengen hidup enak, Ndre. Sedangkan lo tahu sendiri kan, Darren itu cuma montir? Berapa sih, gaji seorang montir, emang cukup buat menghidupi gue?"

Andre mengerutkan kening. "Itukah sebabnya lo nolak dia?"

Nancy mengangguk. "Iya lah. Gue nggak mau hidup susah. Gue pengen punya rumah bagus, mobil mewah, bisa shopping sepuasnya. Semua itu cuma bisa gue dapetin jika gue nikah sama Darrel."

"Dan, apa lo tahu? Seolah semesta mendukung, kedua orangtua kami ternyata telah mengatur perjodohan gue sama Darrel. Bahkan kami sudah bertunangan." Nancy kemudian menunjukkan cincin berlian yang melingkar indah di jari manisnya.

Andre menggelengkan kepala. "Gue nggak nyangka lo segitunya, Nan. Jadi, cinta nggak berarti apa-apa buat, lo?"

"Bukan gitu, Ndre. Cinta itu penting, tapi materi juga nggak kalah penting. Gue harus mikirin masa depan gue juga." Nancy berusaha membela diri.

Di tempat duduknya Mami Mia langsung syok mendengar kata-kata Nancy. Ia lantas berdiri dengan dada bergemuruh menahan emosi. Bahkan ia sampai lupa mematikan perekam di ponselnya lalu berbalik dan menatap Nancy dengan pandangan tajam.

"Ooh, jadi begitu rupanya?" ucap Mami Mia dingin sambil menyilangkan kedua tangannya di dada.

Meski amarahnya meletup-letup, ia cukup tahu tempat di mana dirinya berada, sehingga tidak membuat malu dirinya sendiri.

Nancy terkejut dengan wajah pias melihat calon mertuanya tiba-tiba telah berada di dekatnya. "T-tante...? Ta-tante ada di sini?"

Mami Mia tersenyum sinis. "Saya bahkan mendengar semua yang kamu ucapkan."

"Tante, s-saya, bisa jelaskan..." Ucapan Nancy menggantung, kerena Mami Mia dengan cepat memotongnya.

"Apa yang mau kamu jelaskan? Apa kamu pikir setelah ini masih bisa berharap bahwa pertunangan kamu dan Darrel akan berlanjut ke jenjang pernikahan?"

"Jangan harap, karena saya pastikan pertunangan kalian dibatalkan!" lanjutnya dengan suara pelan, tetapi sangat tegas dan penuh penekanan.

Setelahnya Mami Mia langsung mengajak Zeya dan kedua cucunya pergi dari restoran tersebut, meninggalkan Nancy yang membeku di tempat duduknya dengan pandangan kosong.

"Nan... Lo nggak papa?" tanya Andre seraya menggoyangkan tangannya di depan Nancy, membuat gadis itu mengerjap, seolah tersadar dari apa yang baru saja terjadi.

Namun, Nancy tidak menjawab. Ia langsung pergi begitu saja tanpa memperdulikan Andre yang menatapnya sambil menggelengkan kepalanya.

Nancy mengedarkan pandangannya berusaha mencari keberadaan Mami Mia, hingga ia keluar dari mall. Lalu matanya menangkap sosok yang dicarinya berada di area parkir dan memasuki mobil.

"Tante... Tante Mia, tunggu!" Nancy berteriak sambil berlari mengejar dan berusaha menghentikan mobil yang perlahan mulai berjalan.

Nancy berlari sekuat tenaga, air mata mulai membasahi pipinya. "Tante Mia, saya mohon berhenti! Biarkan saya menjelaskan semuanya!" teriaknya putus asa.

Mobil yang ditumpangi Mami Mia terus melaju, tak menghiraukan Nancy yang berusaha mengejar. Hingga akhirnya, mobil itu berhenti di loket parkir. Nancy berlari mendekat, lalu mengetuk-ngetuk kaca jendela mobil Mami Mia.

"Tante. Ini semua salah paham. Saya bisa jelaskan!" Nancy terus berteriak, suaranya serak dan tercekat.

"Saya mohon buka pintunya, Tante!" Nancy memohon dengan air mata yang semakin deras.

Kaca jendela mobil perlahan terbuka. Mami Mia menatap Nancy dengan pandangan dingin dan menusuk. "Apa lagi yang mau kamu katakan, Nancy? Semua sudah jelas. Saya tidak butuh penjelasan apapun!"

"Maaf, Tante, saya khilaf. Saya tidak bermaksud seperti itu. Saya hanya..." Nancy berusaha mencari kata-kata yang tepat, tetapi lidahnya terasa kelu.

"Cukup, Nancy! Saya tidak mau mendengar alasan apapun lagi. Kamu pikir saya bodoh? Saya mendengar semuanya dengan jelas. Apa kamu pikir saya akan membiarkan kamu menikahi anak saya setelah mengetahui semuanya?"

"Saya mohon, jangan batalkan pertunangan kami. Saya... Saya sangat mencintai Darrel, Tante." mohon Nancy.

Mami Mia tersenyum sinis. "Mencintai Darrel atau hanya mencintai hartanya? Apa kamu akan menerima Darrel, jika ternyata dia juga miskin seperti Darren?"

Nancy terdiam, tak mampu menjawab pertanyaan Mami Mia.

"Sudahlah, Nancy. Semuanya sudah berakhir. Dan mulai saat ini jangan pernah lagi menghubungi Darrel ataupun mencoba merayunya!"

Mami Mia menatap Nancy sekali lagi dengan tatapan penuh kekecewaan, lalu menutup kaca jendelanya. Mobil itu melaju meninggalkan Nancy yang terduduk lemas di pinggir jalan, menangis tersedu-sedu.

.

.

.

Jangan lupa like dan komen ya 🤗

1
Naufal hanifah
menarik/Good//Good//Good/
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terima kasih bintang 5 nya🫰🫶
total 1 replies
Rino Wengi
harusnya dijelaskan mereka berapa saudara... semuanya dipanggil bang jadi bingung siapa adik siapa abang...
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: dibaca aja, nopel ini sudah tamat kok
total 1 replies
Rino Wengi
yg kakaknya Daniel apa Darren? membingungkan
Makmur Djajamihardja
Damai selalu bersama Ramadhan
Makmur Djajamihardja
belah durennya kapan bro
Makmur Djajamihardja
oh teganya dirimu tega banget bosqu
Makmur Djajamihardja
cinta itu ada 3 demvinisi 1.ciuman yg utama 2. cincin. di jari manis yg diminta 3.cincin bawah yg disita.
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: apa itu cincin bawah yg disita? tak paham author🤭
total 1 replies
Makmur Djajamihardja
terpana dan tersihir dewa asmara
Makmur Djajamihardja
Rony. Sianturi adalah anggota trio libels
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: waaah, itu grup musik favorit author,
total 1 replies
Makmur Djajamihardja
fitnah itu lebih. kejam dari pembunuhan bosqu
Makmur Djajamihardja
si nancy harusnya di perkaos rame rame
Lala lala
jadi ingat yutuber yg antar istrinya mau lahiran malah brojol di mobil, si suami yg bantu narik bayi keluar dr jln lahir 😄
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: gak tahu malah
total 1 replies
Lala lala
bahagia koq dgn jalan iblis jkn dasim
Lala lala
baru ini suami keceplosan zinah malah pembaca tak ngamok didukung cerai pulak haha
Lala lala
memang salah panji mabok dan ke maya.. tapi jika dia menikahi maya mgkin pembaca pun lega..ajeng ud kyk istri setan
Lala lala
bosen ah..ajeng malah ngomong kyk gitu
Lala lala
10 digit besar bgtt..super trilyunan 😄
Maksud digit itu
1 digit 1 juta - 9.000.000
2 digit 10 jt - 99.000.000
3 digit 100 jt - 999.000.000
4 digit 1.000.000.000 milyaran ke atas 🙏
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: iya kah, gak tahu, ibu cuma ambil di gugel aja klo salah ya harap maklum🤭
total 1 replies
Lala lala
bengkel di t4 ku selalu rame tak prnh sepi..pdhl toko biasa dan lantai butek kena oli. pagi² ud buka bpk² antar anak skolah ada aja yg mampir
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: alhamdulillah kak
total 1 replies
Lala lala
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kaqen lageee
umi istilatun
👍
〈⎳ 𝕄𝕠𝕞𝕤 𝕋ℤ ✍️⃞⃟𝑹𝑨: terima kasih bintang 5 nya🫰🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!