NovelToon NovelToon
JULIA

JULIA

Status: tamat
Genre:Ketos / Teen Angst / Teen School/College / Keluarga / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Nisa saumatgerat

Sinopsi cerita
Gadis cantik yang bernama Julia anita, putri dari seorang pengusaha hebat sanjaya kusuma, diasingkan oleh keluarganya sedari kecil. Ia sedari memasuki dunia pendidikan, kedua orang tuanya, saudara ataupu saudarinya, kakek neneknya bahkan keluarga besarnya tidak mermperdulikan dirinya. Ya, walaupun secara finansial, hidunya juga ditanggung, namun biaya yang diberikan tak sama dengan saudarnnya yang lain. Ia juga tak pernah mendapat kasih sayang dan perhatian dari keluarganya.

karena merasa lelah dengan perlakuan kedua orang tuanya dan keluarganya itu, akhirnya Julia memutuskan untuk menyerah dan fokus pada hidupnya sendiri. ia berhenti mengharapkan kasih sayang keluarganya dan memilih untuk menjauh.

Lalu, bagaimanakah kisah selanjutnya ? di kepoin aja..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisa saumatgerat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. jahat pada anak sendiri

Ia tahu, dirinya telah menelantarkan anak tengahnya tersebut. Tuan Sanjaya mendengar penuturan sang istri sontak saja terdiam. Karena apa yang disampaikan oleh istrinya benar adanya. Tuan Sanjaya pun menarik nafasnya dengan dalam. Tiba-tiba muncul rasa takut dalam hatinya. takut anaknya benar-benar berubah dan tak bersifat seperti biasanya lagi.

"Sudahlah ma. Nanti kita pikirkan lagi. Ini sudah malam sebaiknya kita beristirahat saja. Palingan besok pagi Julia sudah kembali seperti semula.." ujar Tuan Sanjaya menenangkan istrinya.

Nyonya Ratih pun menganggukkan kepalanya tanda setuju. Iya juga tidak ingin egois, pasti sang suami sudah kelelahan akibat seharian bekerja di kantor. begitu juga dirinya yang seharian berada di butiknya.

"Baiklah kalau begitu Pa." Akhirnya mereka mengakhiri obrolan mereka dan memilih untuk beristirahat. Berharap ke esok harinya tidak terjadi hal-hal yang tidak mereka inginkan.

tetapi tuan Sanjaya malah sedikit kepikiran dengan kata-kata istrinya. Ia juga takut kalau anaknya kembali membalas perlakuan mereka, dengan tidak memperdulikan siapa keluarganya lagi.

(Ya Tuhan. Apakah aku sebegitu jahatnya kepada anak tengah ku. aku tidak menyadari karena kalau aku sudah melangkah sejauh ini. aku juga tidak sadar kalau telah mengabaikan anak tengahku bertahun-tahun lamanya.) batin Tuan Sanjaya. Tuan Sanjaya kembali memejamkan matanya, tapi bukan untuk tertidur melainkan menyelami kejadian-kejadian masa lalu bersama dengan Julia.

nyatanya semua ingatan tentang Julia tak ada yang manis. melainkan hanya teriakan dan hukuman darinya untuk Julia. Ia juga mengingat Bagaimana anak-anaknya saling berselisih. seharusnya sebagai orang tua yang baik, Tuan tidak perlu melakukan berat sebelah melainkan mendamaikan kedua belah pihak.

(maafkan papah nak. papa janji, papa akan berubah dan kita mulai semuanya dari awal.) batin Tuan Sanjaya. akhirnya Tuan Sanjaya memejamkan matanya dan terlelap.

***

Ternyata kondisinya tak jauh berbeda dengan raka dan dan Ridho. Raka yang tiba-tiba kepikiran Julia yang hanya bersikap acuh kepada mereka itu, langsung menghentikan aktivitasnya yang sedang mengerjakan beberapa pekerjaan kantor yang ia bawa ke rumah. padahal dulu Julia begitu gigi mengejar kasih sayangnya dan bermanja-manja dengannya. tatapannya juga begitu lucu karena ingin menghibur dirinya.

"Kak Raka mau ke mana..?? kok Sudah siap dan rapi begini..?? Kakak mau pergi main golf ya..!! Julia ikut ya Kak..!!"

"kak tolongin Julia dong.. hehehe.."

"Kak bagi uang jajan dong..!!"

"Kak ini minuman buat kakak..!! kakak pasti capek kan..!!" tapi Raka selalu menolak Apa yang dilakukan adiknya untuk dirinya. ia selalu mengatakan tidak usah repot-repot menyiapkan semuanya untuk kakak. Ia juga selalu mengatakan kepada Julia agar berhenti mengganggu dirinya.

namun sekarang Raka tak melihat itu lagi di mata sang adik. yang ada hanya tatapan sayu dan juga sikap yang sudah acuh Tak acuh itu. tak ada tatapan antusias lagi ketika melihat dirinya seperti yang terjadi sebelum-sebelumnya.

"Apa yang terjadi dengan Julia ya.. Kenapa hari ini rasanya aneh sekali. Dia tak lagi membuat ulah atau drama seperti biasanya. Ck. Anak itu bikin orang penasaran saja. Udahlah, sebaiknya Aku selesaikan pekerjaan ini terlebih dahulu." Ujar Kakak sang kakak pertama.

Ia mengacak-acak rambutnya karena merasa tidak tenang dengan hatinya. Otaknya juga selalu memikirkan wajah Julia yang acuh tak acuh pada mereka. Memikirkan hal itu lagi, Raka memilih untuk menyandarkan dirinya kesandaran sofa.

"Ck.. sudahlah jangan terlalu dipikirkan Raka. Adik mu tidak apa-apa. Pasti besok semuanya akan kembali seperti semula." Ujar Raka kepada dirinya sendiri.

Keadaan Ridho pun tak jauh berbeda dengan sang kakak. Dia juga ikut memikirkan perubahan sikap Julia hari ini. Biasanya saat Ridho mengatakan hal yang menyindir terhadap Julia, Ia pasti akan merengek dan meminta atau mencari pembelaan dari kedua orang tuanya atau Kakak pertamanya. Namun malam ini di meja makan ia tak mendapatkannya.

"Aduh kenapa jadi kepikiran lagi... Sudahlah sebaiknya aku tidur saja, besok aku masih ada jadwal kuliah pagi." Gumamnya kepada dirinya sendiri. Setelah itu ia pun langsung terlelap. sebenarnya ia belum terlelap, hanya saja memilih untuk meminjamkan matanya.

***

Ke esok harinya seperti biasa, Julia bangun pagi melakukan aktivitas mandinya dan menyiapkan perlengkapan sekolahnya sendiri. Kemudian setelah itu ia akan turun untuk sarapan bersama dengan keluarganya itu. Ya walaupun tak pernah terlibat dalam masalah keluarga apapun.

Sesampainya di meja makan, di sana sudah ada nyonya Ratih yang sedang mempersiapkan sarapan bagi suami dan anak-anaknya. Julia yang melihat hal itu Dan yang bersitatap dengan nyonya Ratih hanya tersenyum saja. Iya tak lagi menyapa manja seperti biasanya, karena sang mamah pasti akan menegurnya dan bahkan tak akan mengubrisnya.

Julia pun membawa dan memasukkan satu botol minuman miliknya yang ia isi dengan air putih. Setidaknya kalaupun tak makan di kantin sekolah, Ia masih memiliki air minum untuk pengganjal perut. Sementara nyonya Ratih yang melihat kedatangan Julia ikut membalas senyuman Julia walaupun terasa canggung.

"Selamat pagi nak .." sapa nyonya Ratih dengan Ramah. menyerah hati mencoba untuk memulai pendekatan kepada anak tengahnya ini.

Tapi Julia yang mendengar sapaan nyonya Sanjaya, hanya memberikan senyum lagi dan menganggukkan kepalanya saja, ia lupa bagaimana caranya bereaksi kepada ibunya.

Tapi itu tidak masalah bagi nyonya Ratih. Sepertinya memang ada sesuatu dari sifat Julia. Kemudian nyonya Ratih berjalan menjauh dari meja makan, tak lama punya Ratih pun kembali dengan sesuatu di tangannya.

"Ini uang jajan mu untuk minggu ini nak.". Ujar nyonya Ratih sambil menyerahkan uang agak sedikit tebal kepadanya.. nyatanya uang itu berjumlah 2 juta. Julia tidak berani menghitung jumlah uang itu di depan mata sama mama.

Seperti hal-hal yang sering ia lakukan biasanya. Jika kurang ia pasti akan merengek karena uang jajannya tidak sama dengan saudara-saudaranya yang lain. Tapi sekarang ia memilih untuk pasrah saja. Berapapun yang dikasih akan tetap ia terima.

"Terima kasih.." jawab Julia sambil menerima uang tersebut dan langsung menyimpannya ke dalam sakunya. Ucapan terima kasihnya pun tak menyertakan kata Mama di dalamnya. Sekali lagi Julia barangkali sudah lupa Bagaimana cara berekspresi kepada kedua orang tuanya.

Nyonya Ratih yang hanya mendengar sekilas ucapan terima kasih itu tanpa menyertakan panggilan di dalamnya, sontak pembuat nyonya Ratih kembali waspada. Namun ia tak menunjukkan hal itu di depan putrinya.

"Sama-sama nak." Ujar nyonya Ratih. Akhirnya tak lama anggota keluarga yang lain pun menyusul mereka di meja makan. berharap hari ini mereka dapat melihat sifat asli Julia.

"selamat pagi Mama cantik...!!" terus digambar sambil menengadahkan tangan mereka meminta uang jajan kepada sang mama. nyonya Sanjaya pun tersenyum dan menyerahkan segepok uang di tangan anak-anaknya itu.

"ini uang jajan kalian untuk minggu ini. ingat untuk berhemat ya.." ujar nyonya Sanjaya kepada putri kembarnya itu. sementara Julia hanya memilih untuk diam saja.

"makasih Mama cantik..." seru Mereka lagi dan langsung mengambil tempat duduk masing-masing. Begitu juga dengan yang lain.

1
Nindi Maylawati
crtanya bgus
Itoh
kalau tau critanya bgini AQ jngn pke skincare dluuu.
Nia Risma
tiap chapter selalu bisa buat kita ikut ke dlaam alur cerita
Nia Risma
satu kata untukmu tuan Sanjaya "TERLAMBAT"
Marie Louis AK
orang tua macam apa itu. karma baru tahu rasa.
Nia Risma
mampir Thor,,,
baru baca udah nyesek banget
Fatima
nangis aku Thor🥲
Yuni Ngsih
Authooooor ceritramu hebat banget ,bagiku yg baca banyak contoh" yg positipnya ,satu kata buat B.Ratih keu Anaknya dzolim . pasti bakal ada karma sekarang jg dah ditinggal sm suaminya ,untuk Julia smg Sucses bahkan lebih sucses .......tetap semangat ....lanjut Thor 👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Yanti Uud
banyak bawang ceritanya
Memyr 67
𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗄𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗍𝗂𝗁. 𝗌𝖺𝗇𝗃𝖺𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗍𝖺𝗉 𝗆𝖾𝗆𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗍𝗂𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗃𝖺𝗒𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗃𝗎𝗀𝖺. 𝗉𝗂𝗄𝗂𝗋𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝖺𝖽𝖺 𝖡𝖤𝖪𝖠𝖲 𝖺𝗇𝖺𝗄, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖡𝖤𝖪𝖠𝖲 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂𝗉𝖺𝖽𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺, 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗉𝖾𝗋𝗅𝗎 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗅𝗂 𝗄𝖾 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀𝗍𝗎𝖺𝗇𝗒𝖺.
Wulan Dy
🐕🐕🐕
Wulan Dy
🐒🐒🐒
Sapna Anah
😭😭😭 jdi terbawa sedih
Muffin🧚🏻‍♀️: ✨ Halo Sahabat Pembaca! ✨
Aku baru saja merilis cerita terbaru berjudul “SCARLET MEMORIES” 🖤

Kisah tentang Diana Rosemary Falika— yang diusir oleh orang tuanya, dikhianati, dihancurkan, dan ditinggalkan dalam kondisi hamil.

Saat ia mulai sembuh karena satu pria yang dia anggap tulus.

lelaki dari masa lalunya kembali, membawa rahasia yang bisa membuat Diana hancur dan memilih pergi jauh membawa bayinya .

✨ Baca SCARLET MEMORIES sekarang.

Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa❤️
total 1 replies
Hannoy Rz
mataku jadi sembab menangisi nasib juliaaa oh juliaa ku sayangg😭
Noneng Nurhasanah
g bisa nhan air mata... terjun deras sndiri 😭😭😭
Noneng Nurhasanah
aku sampe nangis sesegukan,,, krna pa yh d alami julia ak alami...
Salsa aja
ceritanya ringan.. enak alurnya.. menghibur..
/Good/
Ermi Yenti
mantapppppp ....heppy....... semua.....
Erlina Ibrik
Kota Cilegon gk ada Bandara.adanya Pelabuhan kapal laut 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!