NovelToon NovelToon
Pengkhianatan Dalam Pernikahan

Pengkhianatan Dalam Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Selingkuh / Identitas Tersembunyi
Popularitas:19.5k
Nilai: 5
Nama Author: elaretaa

Karina rela melepaskan identitas dan membuang kemewahan yang dimilikinya sebagai putri tunggal keluarga Wijaya hanya untuk bersama Agus, ia jatuh cinta pada Agus karena kebaikan dan kejujurannya.

Pernikahannya tampak begitu sempurna dan bahagia, hingga Agus pun sudah menjadi pria sukses berkat dukungan dan bantuan Karina. Sayangnya dengan kesuksesannya, Agus justru terlena dan mengkhianati pernikahan yang sudah terjalin selama bertahun-tahun itu.

Bagaimana kisah selanjutnya? Apa yang akan terjadi pada pernikahan Karina dan Agus? Apa yang akan dilakukan Karina?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elaretaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mantan Suami!

Keesokan harinya, Jakarta dikejutkan oleh sebuah pengumuman besar. Di layar-layar LED raksasa yang tersebar di sepanjang ibu kota, wajah Karina Wijaya terpampang dengan anggun. Bukan sebagai istri seorang pengusaha material, melainkan sebagai Chairwoman Grup Wijaya, pengambilalihan proyek Mega City secara resmi diumumkan dan pasar modal bergejolak menyambut kembalinya sang Putri Mahkota.

​Sementara itu, di sebuah sudut kumuh di pinggiran Jakarta, Agus sedang duduk di sebuah warung kopi kecil dengan pakaian yang sudah sangat kotor dan menatap layar televisi di warung itu yang menyiarkan berita tentang Karina.

​"Itu... itu istriku," gumam Agus dengan suara serak dan matanya menatap nanar ke arah layar.

​Orang-orang di warung kopi itu menoleh lalu tertawa terbahak-bahak, "Istrimu? Hei, bung! Itu Karina Wijaya, wanita terkaya di Jakarta. Kamu jangan mimpi di siang bolong, lihat saja tampangmu itu, mirip gelandangan!" ejek orang tersebut.

​Agus meremas gelas plastik di tangannya hingga rusak, rasa sakit di hatinya kian menjadi. Agus teringat bagaimana ia dulu membentak Karina di rumah mewah mereka dan memaki Karina sebagai wanita yang tidak punya selera hiburan. Sekarang, wanita yang ia maki itu berada di puncak dunia, sementara ia harus bersembunyi dari kejaran lintah darat.

Agus menatap layar televisi itu dengan napas yang memburu, setiap kali wajah Karina muncul dalam balutan busana mewah, setiap kali penyiar berita menyebutkan nilai aset Grup Wijaya yang melonjak, sebuah duri menusuk jantungnya.

Agus tidak bisa menerima kenyataan ini, wanita yang selama dua puluh tahun ia injak-injak harga dirinya, kini menjadi matahari yang menyilaukan mata seluruh negeri.

​"Dia pasti masih punya perasaan padaku, dua puluh tahun bukan waktu yang singkat. Dia hanya sedang marah, dia hanya sedang pamer kekuasaan agar aku memohon. Ya, benar. Dia menungguku memohon!" gumam Agus dan mengabaikan tawa mengejek orang-orang di warung kopi itu.

​Logika Agus yang sudah diisi oleh keputusasaan mulai membangun skenario baru, ia yakin bahwa seluruh kehancuran yang ia alami adalah cara Karina untuk menjemputnya kembali ke dalam kendalinya.

Dengan sisa uang beberapa puluh ribu di sakunya, Agus pergi ke sebuah pasar loak untuk membeli sebuah kemeja putih bekas yang tampak sedikit lebih layak dan berusaha merapikan rambut serta janggutnya dengan gunting seadanya di toilet umum.

​"Aku harus menemuinya sekali lagi. Bukan di parkiran, tapi di kantornya. Dia tidak akan tega mengusir Ayah dari anak-anaknya di hadapan publik," ucap Agus penuh percaya diri yang berlebihan.

​Keesokan paginya, Gedung Grup Wijaya tampak lebih megah dari biasanya. Karangan bunga ucapan selamat atas pengambilalihan proyek Mega City memenuhi lobi, Agus berdiri di seberang jalan dan menatap gedung itu dengan rasa haus yang membara.

Agus mencoba melangkah masuk, namun penampilannya yang masih terlihat kusam langsung dihadang oleh barisan petugas keamanan di pintu putar.

​"Saya suami Ibu Karina! Saya Agus Wijaya! Biarkan saya masuk!" teriak Agus saat petugas keamanan mencoba mendorongnya keluar.

​"Pak, tolong jangan membuat keributan. Nyonya Karina tidak memiliki janji dengan siapa pun hari ini, terutama dengan orang seperti anda," ucap kepala keamanan yang sudah mendapat instruksi khusus dari Yessi.

​"Orang seperti aku? Saya ini CEO Agus Materialindo! Saya yang membangun masa depan wanita itu!" teriaknya histeris hingga menarik perhatian para karyawan dan wartawan yang sedang meliput di area lobi.

​Ditengah keributan itu, tiba-tiba suasana lobi menjadi sunyi, suara denting sepatu hak tinggi bergema dari arah lift eksekutif. Pintu lift terbuka dan dan Karina keluar didampingi oleh Yessi dan Faisal yang berjalan di sisinya, Karina tampak luar biasa cantik dengan setelan jas formal berwarna putih gading, sementara Faisal mengenakan jas gelap yang sangat serasi.

​Melihat Faisal berada di samping Karina, amarah Agus memuncak. "Karina! Lihat aku!" teriak Agus dari balik barikade petugas.

​Langkah Karina terhenti, ia menoleh perlahan dan matanya yang dingin menatap Agus seolah-olah pria itu hanyalah debu yang mengotori lantai marmernya yang mengkilap.

​"Lepaskan dia," perintah Karina tenang kepada petugas keamanan.

​Petugas melepaskan cengkeraman mereka, Agus segera berlari mendekat, namun Faisal dengan sigap berdiri satu langkah di depan Karina untuk melindungi wanita itu.

​"Karina, sayang... lihat aku. Aku sudah sadar, aku meninggalkan semuanya demi menemuimu. Aku akan melakukan apa saja, Karina. Aku akan menjadi asistenmu, aku akan mencuci kakimu setiap hari, tolong... jangan biarkan aku hidup seperti ini. Aku mencintaimu, aku merindukanmu, Ella dan Aisha," ucap Agus sambil mencoba berlutut di tengah lobi.

​Karina menatap Agus lalu melirik ke arah kerumunan wartawan yang mulai mengarahkan kamera mereka, ia tidak tampak panik justru sebaliknya, ia terlihat sangat tenang.

​"Agus," panggil Karina lembut, namun suaranya membawa otoritas yang mematikan.

"Ya, Karina," jawab Agus.

"Kamu bilang kamu mencintaiku? Kamu merindukanku dan anak-anak?" tanya Karina.

​"Iya, Karina! Demi Tuhan, iya!" jawab Agus.

Karina pun tersenyum lalu berpura-pura seolah tengah muntah, sebuah gestur penghinaan hingga membuat beberapa wartawan di lobi tersebut menahan diri mereka untuk tidak tertawa.

Karina menutup mulutnya dengan punggung tangan yang dihiasi cincin berlian murni pemberian Faisal, kilauannya seolah mengejek kekumuhan Agus.

​"Maaf, Agus. Mendengar kata cinta dari mulutmu membuat lambungku bereaksi secara alami," ucap Karina setelah kembali tenang dan suaranya jernih dan terdengar ke seluruh penjuru lobi.

​"Karina, jangan lakukan ini di depan umum! Aku ini suamimu!" teriak Agus dan wajahnya memerah karena malu yang luar biasa.

​"Mantan suami! Dan tolong, jangan bawa-bawa nama Ella dan Aisha lagi. Setiap kali kamu menyebut nama mereka, kamu hanya mengingatkan mereka pada rasa lapar dan air mata yang mereka telan saat kamu mengusir kami demi membawa dan menikahi sekretarismu itu," ucap Karina.

​Karina melangkah satu langkah maju dan keluar dari perlindungan Faisal lalu menatap langsung ke mata Agus yang kini bergetar ketakutan.

​"Kamu ingin aku tidak membiarkanmu hidup seperti ini? Lalu bagaimana dengan dua puluh tahun hidupku yang kamu sia-siakan? Apa kamu pernah berpikir untuk memberiku satu hari saja tanpa cacian?" tanya Karina dengan nada yang rendah namun menusuk.

​Agus tergagap, "I-itu... aku hanya stres karena pekerjaan, Karina! Kamu harus mengerti!" jawab Agus.

​Karina tertawa, suara tawa yang begitu elegan namun terasa sangat dingin. "Stres pekerjaan? Pekerjaan yang seluruh laporannya aku yang buatkan? Strategi yang aku yang susun dari dapur rumahmu? Darimana stresnya?" tanya Karina.

Karina kemudian menoleh ke arah kerumunan jurnalis yang masih setia merekam setiap detik drama tersebut, "Teman-teman media, perkenalkan. Ini adalah Agus, pria yang mengklaim dirinya sebagai raja material Jakarta. Namun kenyataannya, dia adalah pria yang menggadaikan rumah masa kecil Ibunya di Solo demi membangun proyek gagalnya dan juga membayar utang judinya sendiri, lalu datang ke sini memelas meminta sedekah dari mantan Istrinya," ucap Karina.

.

.

.

Bersambung.....

1
Ariany Sudjana
good decision Karina and Faisal 😄
Ariany Sudjana
bagus Karina, masa lalu tidak bisa diubah, tapi masa depan masih bisa dilukis dengan baik, jangan terus terjebak dalam luka masa lalu, jadikan pelajaran berharga
Ariany Sudjana
ayo Karina, tunggu apa lagi, restu dari pa Wijaya sudah turun, anak-anak pasti tidak masalah, apalagi anak-anak juga kenal dengan Faisal
Naufal Affiq
khilaf kata mu,manusia gak jelas seperti mu,harus nya hidup luntang lantung aja lebih baik
Eva Tigan
aku mau muntah mendengar permintaan maaf Agus
Ariany Sudjana
Haha mampus kamu Agus 😂😂 kamu sudah membuang batu permata demi butiran drbi🤣🤣
Ani
lah kenapa malah jadi Ibunya yang difitnah.. bukankah Agus yang menggadaikan sertifikat rumah di Solo
Ani
preeet.. dari pada kembali padamu ayah yang tak berguna mendingan cari ayah baru 😛😛😛😛😛
Ariany Sudjana
berarti keamanan perusahaan lemah dong? kok bisa Agus menyelinap dalam mobil kurir, jangan mau dibujuk lagi Karina
Ariany Sudjana
harusnya Sabrina juga dibinasakan, jangan dibiarkan pergi, dia akan buat ulah lagi, seperti kata Faisal
Ma Em
Sabrina hdp nya sdh susah msh saja sombong , benar kata Karina temani si Agus yg sekarang hdp nya sdh jadi gembel , jgn mau senangnya saja susahnya juga hrs Sabrina temani si Agus karena Sabrina msh istrinya Agus .
Lisna Wati
lanjut ka
اختی وحی
jngn dbkin jd perempuan bego ya thor, males bacanya klw pemerannya oon
Ariany Sudjana
Sabrina kamu bilang Karina jalang? bukannya kamu yang jalang murahan yah? dan sekarang kamu mencari mangsa baru, yang bisa kamu kuras kekayaannya 😂😂🤭🤭
dyah EkaPratiwi
hemmm PD sekali anda Agus agus
Ariany Sudjana
hahaha ada yang ga rela jadi miskin 😂😂 Agus kamu bodoh, masih berharap jadi konglomerat lagi? kenapa ga kamu kejar jalang peliharaan kamu itu? kan kamu sudah menyia-nyiakan Karina demi jalang peliharaan kamu itu?
Ani
preeet itu dulu bro.. mungkin karena cinta buta makanya Karina selalu memaafkan dirimu.. kalau sekarang tidak ada kesempatan kedua meskipun Karina dan anak anak sudah memaafkan dirimu 😎😎😎😎
stela aza
wong gendeng 🤦
Naufal Affiq
manusia gak sadar diri,udah nyakiti hati orang,mau menampakkan wujud pulak kepermukaan
Sriati Rahmawati
istri bego
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!