NovelToon NovelToon
Benih Yang Tak Diakui

Benih Yang Tak Diakui

Status: tamat
Genre:Single Mom / Cerai / Penyesalan Suami / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: Anny Djumadi

Follow FB Author : Novel by Anny/ Anny Djumadi
Penyesalan selalu datang belakangan. Inilah yang berlaku buat si cantik Anggita. Karena percaya dirinya yang terlalu tinggi dia berusaha menggapai cinta Byantara, seorang CEO yang dingin dan kejam. Anggita berpikir dengan segala yang dimilikinya dia akan membuat Byantara akan mencintainya suatu hari. Tapi apa yang terjadi ketika ayah Byantara yang selalu menginginkan Anggita sebagai menantunya itu akhirnya meninggal? Anggita sama sekali sudah tidak memiliki orang yang berpihak padanya. Anggita harus pergi dari kehidupan Byantara bahkan membawa benih yang tidak pernah diakui Byantara.
Bagaimana perjalanan hidup Anggita selanjutnya? Buat yang penasaran ayo lanjut baca, ditunggu dukungan komentar, like dan votenya.
Semoga terhibur selalu, walau ceritanya akan menguras emosi🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anny Djumadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Takut ditertawakan

Berkali-kali Byantara pernah bertanya pada Theo, apakah Theo pernah bertemu dengan Anggita, dan seperti biasa Theo selalu menjawab tidak pernah bertemu Anggita lagi sejak terakhir kali hadir di pernikahan Byantara dan Anggita.

"Aku ingin tahu, sebenarnya kau yang menceraikan Gita atau Gita yang ingin bercerai dari mu?", tanya Theo suatu hari karena sudah tidak bisa lagi menahan rasa ingin tahunya.

"Kau terlalu menghina ku Theo, mana mungkin ada perempuan yang berani meminta bercerai dari ku. Sudah pasti aku yang menceraikan Anggita!", sahut Byantara dengan angkuh.

"Berarti kalau suatu hari aku bertemu dengan Gita, bolehkah aku mendekati Gita dan menjadikan Gita sebagai istri ku?", pancing Theo.

"Apa maksud mu Theo?", tanya Byantara yang wajahnya langsung berubah suram dan bertanya dengan suara tidak senang mendengar pertanyaan Theo.

"Kau kan tahu aku sejak dulu sangat menyukai adik angkat mu itu, kau juga sudah tidak menginginkannya, harusnya tidak masalah kalau aku ingin menikahinya bukan?", tanya Theo yang akhirnya memberanikan diri.

"Kau jangan coba-coba Theo! Kalau kau berani, kau akan tahu sendiri akibatnya!", ancam Byantara kala itu.

"Tapi mengapa? Bukankah kau sudah tidak menginginkannya lagi?", tanya Theo merasa aneh dengan sikap Byantara.

"Memang! Aku ingin memberikan pelajaran padanya agar jangan pernah memaksakan kehendaknya pada ku. Aku masih menunggu suatu hari dia kembali berlutut dan memohon pada ku untuk kembali menjadi keluarga Darmawan! Aku ingin memberikan pelajaran pada wanita sombong itu. Kalau kau menikahinya, bagaimana aku bisa memberi pelajaran padanya. Bahkan sebelum dia pergi, dia masih berani menyumpahi ku dan mengancam ku! Dia pikir aku ini hewan peliharaannya, yang bisa jinak padanya.seperti ayah dan ibu ku itu!", ujar Byantara dengan emosi.

"Aku tidak pernah bertemu dengan Gita dan kau tidak perlu emosi Byan, tadi aku hanya berkata andaikata. Kini aku sudah tahu, tentu aku tidak berani menentang mu!", sindir Theo mengakhiri pembicaraan itu, Theo tahu percuma dia adu mulut dengan Byantara, pada akhirnya keputusan tetap berada di tangan Byantara dan dia ada di pihak yang kalah.

Dasar sakit jiwa, apakah dia merasa puas dengan menyiksa Gita? katanya dulu gak suka, tapi dulu aku mau ngajak Gita nonton juga tidak boleh! Lucu lagi malah akhirnya menikahi Gita hanya untuk diceraikan. Dasar Psikopat!Untung Gita sudah pergi darinya, gerutu Theo dalam hati.

********

"Paman Te, Paman Te!", panggil Benji berlari terpincang-pincang mendekati Theo ketika melihat di atas meja Theo tergeletak satu kantong plastik.

Benji yang kini berusia tiga tahun lebih, termasuk anak yang cerdas, Benji sering dibelikan mainan oleh Theo. Jadi ketika melihat di dekat Theo ada kantong plastik, Benji sudah menebak kalau kantong plastik itu berisi mainan.

Walaupun Benji memiliki otak yang cerdas, tapi kalau bicara Benji masih sering salah, ada beberapa huruf yang belum bisa Benji ucapkan, bahkan kadang-kadang ada huruf-huruf tertentu yang dikorupsi oleh Benji, seperti Theo, dipanggil menjadi paman Te.

Theo langsung tersadar dari lamunannya dan mengalihkan pandangannya dari Anggita ke arah Benji yang mendekatinya.

"Astaga Benji, mengapa kaki mu pincang seperti itu?", tanya Theo yang segera berjongkok dan melihat kaki Benji yang masih terlihat sedikit bengkak.

Anggita yang sudah selesai membereskan kue buatannya segera menghampiri Theo dan Benji, kemudian meletakkan piring yang berisi kue itu ke atas meja kecil.

"Nakal mas Theo, sudah dibilang jangan panjat pohon mangga, masih saja nekad manjat! Untung saja hanya kakinya yang terkilir dan jatuhnya tidak terlalu tinggi", ujar Anggita yang langsung memandang kesal ke arah Benji.

"Yang nakal cemut! Gala-gala digigit cemut", sahut Benji yang tidak mau disalahkan.

"Ini buat ku paman Te?", sambung Benji lagi sambil menunjuk kantong plastik di dekat Theo. Melihat itu Theo tersenyum, mengangguk dan mengambilkan plastik itu untuk Benji.

"maacih (terimakasih) paman Te", ujar Benji mengambil kantong itu dan langsung duduk di atas rumput dan mulai membuka kantong plastik itu.

Sebetulnya Anggita mau tertawa mendengar ucapan Benji, Benji masih tidak bisa menyebut huruf s, huruf j, huruf r, dan masih beberapa huruf lagi, jadi akibatnya mendengar Benji bicara Anggita sering merasa lucu. Dan sepertinya Benji juga sangat irit kalau bicara, karena dia tahu sang ibu sering menertawakannya. Hanya dengan orang-orang tertentu saja Benji baru mau bicara.

"Kau terlalu memanjakannya Mas Theo, nanti jadi kebiasaan! Mainan di kamarnya saja sudah banyak", tegur Anggita yang merasa tidak enak.

"Aku membelikannya mainan edukasi Gita, jadi bagus buat perkembangan otaknya. Kau kan jarang keluar Mansion, biar Benji ada kegiatan mengisi waktu", jawab Theo.

"Baiklah mas Theo, terimakasih. Mas Theo cobain kue ini ya, ini model baru lagi. Ada sebagian yang aku taruh di toples, nanti mas Theo bawa pulang ya!", ujar Anggita tersenyum.

"Sudah ku bilang, gak perlu repot-repot Gita, nanti kalau ke sini aku malah jadi gak enak, selalu membuat mu menjadi repot saja", protes Theo.

"Gak repot mas, aku kan sekalian bikin untuk nenek Tang dan Benji juga, jadi sekalian bikin buat Mas Theo!", ujar Anggita tersenyum lagi.

"Baiklah kalau begitu Gita", sahut Theo memandang wajah cantik di depannya, wajah yang selalu dia rindukan itu, tapi masih belum bisa dia miliki saat ini, dan entah sampai kapan dia baru bisa melawan Byantara.

*********

"Huh! Lihat tuh sekretaris mu mulai unjuk gigi! Masak aku mau masuk ke ruangan mu saja ditahan-tahan dia dan pakai acara harus melapor segala!", omel Sella yang langsung nyelonong masuk ke ruang Byantara. Dan dengan wajah cemberut, Sella menunjuk ke arah Robby, sekretaris Byantara yang sudah lima tahun bekerja buat Byantara, sejak Anggita resign dari perusahaan karena menikah dengan Byantara.

"Lagipula ngapain kau datang ke tempat kerja ku?", tegur Byantara dengan wajah tidak senang, sama sekali tidak berniat menegur sekretarisnya.

"Ada yang ingin ku bicarakan dengan mu Byan", ujar Sella yang segera menghampiri Byantara dan memeluk Byantara dari belakang tanpa merasa malu, padahal Robby masih berada di ruangan itu.

Byantara saat itu sedang duduk di kursi kebesarannya dan sedang serius memandang ke layar di depan mejanya. Byantara langsung menarik lepas tangan Sella yang memeluknya dari belakang itu.

"Kalau ada yang perlu kau bicarakan pada ku, mengapa harus di sini? Bukankah di rumah bisa? Apakah sebegitu sibuknya kau, bahkan kesibukan mu melebihi aku?", tanya Byantara dengan marah dan langsung bangun dari kursinya itu.

Sejak diprotes oleh ibunya dan melihat kesedihan ibunya, Byantara menjadi marah dan kesal pada Sella. Sebetulnya sebelum itu, Byantara sudah mulai merasa tidak senang dengan tingkah laku Sella yang semakin menjadi sejak berkarier menjadi model dan aktris, hanya saja Byantara menutupi hubungannya yang buruk dengan Sella. Bukankah akan jadi bahan tertawaan, kalau orang-orang yang tahu dia sudah menceraikan Anggita, tapi ternyata hubungannya dengan istri pilihannya sendiri buruk. Yang pasti ibunya akan menyalahinya lagi kalau tahu, dan yang paling memalukan kalau sampai ketahuan Anggita, Byantara yakin Anggita pasti akan menertawainya sampai sakit perut, bila tahu!

Bersambung......

1
Norma Panjaitan
Luar biasa
Nok Denok
dari sekian banyak nama ngapain namanya aneh di pakai,,benci,,ada2 aja
Ririn Nursisminingsih
hadech thor cepet bongkar kebusukan shela semoga bryan sadar...
Ririn Nursisminingsih
seru thor sampek bingung mau komentar apa🤗🤗
Ririn Nursisminingsih
mkanya boss selidiki semuanya...cerdas tapi boding
Ririn Nursisminingsih
bryan ini co kok boding mudah dikibulin selidiki dululah sebelum ambil keputusan
Ririn Nursisminingsih
hadech kasian byantara...dapat berlian pilih batu kali
Ririn Nursisminingsih
ayo thor jadikan anggita sukses biar byan mnyesal...
Ririn Nursisminingsih
sombong kmu bryan kau buang berlian demi sela yg hanya manfaatin kmu aja...
Haerul Anwar
lo anjing byan goblok taik jahanan
Sukliang
emang montel
emang iblis
Sukliang
licik
Shifa Burhan
kalian mungkin bisa bangga karena novel kalian bagus dari sisi, ide kreatif, jalan cerita menarik, penulisan rapi, dan moment pentingnya dapat, tapi ada yang kalian lupa yaitu keadilan dan keegois

novel kalian ku akui bagus tapi sangat2 tidak adil dan egois
ini buktinya
*pelakor kalian laknat dan binasakan tapi pebinor kalian puja2 dan semua perbuatannya kalian benarkan, padahal faktanya samue dan The banyak melakukan kesalahan fatal dan licik, samuel mendekati istri orang hingga membuat fitnah dan salah paham (aslinya samuel dan theo biang masalah) licik, bersikap baik dan menolong punya maksud licik ingin membuat salah paham dan akhir bisa mendekati istri orang (buktinya samuel dan theo melakukanya)

*intraksi suami dengan wanita lain kalian laknat dan pandang menjijikan tapi intraksi istri dengan pria lain kalian bela dan benarkan dengan alasan nolong lah, padahal faktanya samuel tidak ikhlas bantu Gita, sampai ada maunya, samu licik ingin membuat rumah tangga Gita hancur dan dia bisa merebut Gita

*kesalahan byan semua sudah pasti tau, dan kalian tegas itu kesalahan fatal dan kalian buat byan dapat karma, dia menyesal, dan berjuang sangat keras untuk mendapat kesempatan (adilkan) tapi ini semua kesalahan Gita kalian tutup mata dan kalian benarkan semuanya
Shifa Burhan: adil dalam berkarya dan buang jauh2 sifat egois wanita dalam berkarya
*adilah terhadap pelakor dan pebinor
*adilah terhadap intraksi istri dengan pria lain dan suami dengan wanita lain
*adilah terhadap kesalahan, bisa suami salah ya salah dan jika istri salah ya salah
total 1 replies
Sukliang
thor mau tanys, sella itu manusia ato binatang
binatang aja ada yg punya hati lho
Sukliang
jahatnya sela lebih dr ular
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
gimana kalo Gita tau ternyata di kamar nya tetep ada cctv ... dan Byan bisa seenaknya "menonton" aktivitas Gita di kamar ?
apa Gita akan tenang2 aja krn merasa itu sbg perhatian Byan ?
padahal itu sudah pelecehan ....
hadeeeuuh ... Gita ini banyak banget dilecehkan yaaa ... tp krn Byan yg melakukan, jd dianggap oke2 aja ....
gedeg banget sama sosok Byan ... dan pada akhirnya Byan pun bahagia krn pelecehan2 yg dilakukannya berhasil membuat Gita menjadi istri ....
dan Gita sbg orang yg dilecehkan pun tersenyum bahagia ...
huehuehe ....
꧁🍒𝕬𝖓𝖓ꪗ_𝖉𝖏𝖚𝖒𝖆𝖉𝖎🍒꧂: ,🙏😘😘😘
total 3 replies
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
nah kan ... kelakuan Byan ...
udah tindakannya malam itu melecehkan Gita ...
trus pertanyaan "anak siapa" ... itu juga pertanyaan melecehkan .... dlm arti, dia menganggap Gita wanita yg tidur dgn banyak laki2 ...
hadeeeuuuh .... dan Gita tetep santai aja ... "cuma marah sebentar" ... dan trus luluh ... 🤦‍♀️
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
tapi kamu suka laki2 licik, ya ... 🤪
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
beneran Sam cuma dilewatin doank sama Byan ???
gak ada ucapan terimakasih ?????
ck..ck..ck...
beneran Byan ini manusia gak ada akhlak ya ...
dan ternyata manusia spt itu yg dipilih Gita ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
Byan ini bener2 gak punya perasaan ya ...
gak ada empatinya liat kondisi Gita ... cuma gara2 cemburu sama Samuel ...
gak ada terimakasih nya juga ke Samuel .. padahal udah dibantu ..
beneran pengen Byan tuh sengsara deh ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️: 🤪🤪😅😅😘😘🌹🌹
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!