NovelToon NovelToon
IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

IRENE ( Wanita Pemuas Presdir )

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Nikahkontrak / Mafia / CEO / Tamat
Popularitas:17.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Tessa Amelia Wahyudi

Irene, Sebuah nama yang entah sejak kapan menjadi pemuas Presdir nya sendiri, Hidup hanya dengan ayah nya, Dan ibu nya adalah mantan Pelacur, Hingga akhir hayat nya terus di kucilkan dan di rendahkan.

Bahkan sampai pada kehidupan Irene sendiri, Dia sekolah dan kuliah dengan biaya nya sendiri, Sampai bisa menjadi sekertaris pribadi seorang pemilik perusahaan Terbesar di kota yang baru di datangi nya.

Namun nasib tidak adil pada nya, Dia terpaksa menjadi pemuas bagi dahaga birahi nya sang Presdir.

Dario Max Anderson.

Presdir sekaligus pemilik perusahaan besar, Yang sangat membenci yang nama nya wanita. Namun tetap menjerat wanita dengan berbagai pesona nya, Hingga dia memilih wanita bernama Irene untuk menjadi pemuas hasrat nya, Dan setiap kali dia menginginkan nya, Irene harus datang dan siap melayani diri nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Luluh

Irene melakukan tugas nya dengan sangat baik, Berusaha untuk tidak membuat kesalahan yang bisa saja membuat nya kembali tersakiti atau bahkan bisa saja di sakiti oleh Max.

Tangan mungil serta jari jari lembut nya membantu lelaki itu mandi dengan baik.

Bahkan Irene melakukan nya dengan penuh senyuman, Berharap pria berhati batu itu Lulu pada nya.

Boleh kah Irene berharap sedikit saja untuk luluh nya hati Max ? sedikit saja untuk melihat nya sebagai wanita, Bukan sebagai Jallang pemuas ranjang nya.

" Sudah Tuan, Apa anda bisa membilas nya sendiri ? " Max keluar dari dalam bathub tanpa rasa malu sedikit pun.

Dia dalam keadaan full naked, Tapi tidak terganggu sedikit pun dengan Irene yang berada di dalam kamar nya.

Sementara Irene sendiri, Dia mengalihkan pandangan wajah nya saat melihat Max keluar dari dalam bathub tanpa rasa malu nya sedikit pun.

Walau dia sudah sering melihat nya,Tapi tetap saja, Irene merasa malu untuk itu semua.

Irene pun memilih menunggu Max di ruangan ganti nya saja, Menyiapkan pakaian santai untuk pria yang telah mencuri sebagian hati nya.

Irene hanya berharap, Ketulusan yang di lakukan nya pada Max bisa membuat pria itu sadar akan hadir diri nya.

" Tuan---"

" Aku bisa sendiri !" Max langsung mengambil pakaian nya dari tangan Irene dan memakai nya.

Walau sedikit sulit tapi dia tidak ingin terus bergantung pada wanita tawanan nya itu.

Dia terlihat seperti pria lemah jika di perlakukan seperti ini oleh Irene, Maka dia menolak nya.

Lagi pula hanya luka tembak bukan ? itu sudah biasa bagi nya.

Tubuh nya seperti sudah kebal dengan hal berbau senjata api.

Jadi ya biasa saja menurut nya walau dia tidak memungkiri nya, Bahwa rasa sakit dan berdenyut itu ada.

" Tapi jangan mengenakan baju dulu, Kita harus mengganti perban nya. " Max hanya diam saja.

Seperti biasa nya, Dia memang tidak banyak bicara, Tapi sekali bicara, Bisa saja lawan bicara nya akan kejang kejang karena kata kata yang keluar dari bibir nya.

Lebih baik dia diam bukan ? Tidak juga, Karena diam nya Max itu sulit di mengerti.

Irene pun membantu Max membersihkan luka nya.

Membuka balutan kain kasa yang membungkus luka nya.

" Astaga...Kenapa bisa sampai seperti ini ??" Tanya Irene yang sedikit takut kala melihat luka di bahu kanan Max.

Bolong seperti itu, Dan luka nya cukup dalam.

" Cepat selesaikan dengan baik !!" Irene pun tersadar dan mengangguk.

Dia membersihkan luka nya dengan sangat hati hati, Bahkan dia juga beberapa kali mengusap sekitar luka nya dan meniup luka tersebut.

Ada rasa sedih di hati Irene saat melihat Max terluka seperti itu.

" Sudah Tuan, Apa ingin makan sekarang ? Aku rasa sup nya mulai dingin dan bisa di makan. " Max langsung menuju balkon, Karena tadi dia melihat beberapa pelayan masuk ke kamar nya dan membawa sarapan mereka ke balkon.

Max sudah duduk di kursi nya dan Irene mulai menyiapkan sarapan nya.

" Aku membuatkan Sup ikan Tuna, dan salad sayur kesukaan Tuan, Ada Puding keju dan Jus Sayur, Sawi di campur nenas, Apa ingin mencoba nya ??" Irene memberikan segelas jus tadi pada Max dan Max juga mengambil nya.

" Sssshh...." Desis Max saat merasakan nyeri berlebih di punggung nya saat dia kembali menggerakkan tangan nya untuk makan.

Mihat itu dengan sigap Irene meletakan kembali sendok nya dan mengambil alih makanan Max.

" Biar saya suapi, Tangan anda masih sakit. "

" Aku bukan orang lumpuh !!" Ucap Max begitu saja.

Dia merasa lemah sekali saat ini, Apalagi Irene yang menyuapi nya makan .

" Tapi tangan Tuan masih sakit. "

" Aku bisa sendiri ! Berhenti memberi ku perhatian lebih ! Itu memuakkan !"

Deg !

Jantung Irene seperti berhenti berdetak saat ini, Perhatian yang di berikan nya memuakkan bagi Max ?

" Sebegitu hina kah aku di mata mu Tuan ?" Batin Irene menjerit.

Rasa nya sesak sekali dada nya, apa yang di lakukan nya tidak pernah sedikit pun menyentuh hati Max.

Jangan kan menyentuh hati nya, Berharap Max menerima perlakuan nya saja itu sulit dan seperti sangat mustahil.

Lalu apa lagi yang harus di lakukan Irene untuk Max ? Agar pria itu tau bahwa dia melakukan ini dengan tulus.

" Saya hanya menjalankan tugas saya sebagai pelayan anda Tuan, Anda membayar saya sangat mahal, Maka saya harus bekerja dengan maksimal bukan ? agar anda tidak rugi ?" Ingin sekali Irene menangis saat ini.

Tapi tidak, Dia tidak ingin Max melihat nya menangis, Irene tidak ingin Max mengetahui hati nya saat ini.

Biar lah dia memendam nya sendiri, Sampai batas waktu yang dia sendiri juga tidak tau kapan berakhir nya.

Dan semoga Tuhan selalu menguatkan hati nya untuk itu.

" Apa Tuan ingin makan sendiri ??" Tanya Irene lagi mencoba sebisa mungkin untuk biasa saja.

Ayo Irene kau kuat, Kau bisa dan kau tidak boleh menangis di depan nya.

Jangan lakukan hal bodoh yang akan menyulitkan diri mu sendiri, Tanpa di sadari nya dia sudah melakukan kebodohan itu sendiri.

Kebodohan karena telah jatuh hati pada pria kejam itu.

Dan jika jatuh hati dan mencintai Max sebuah kebodohan, Maka biarlah dia melakukan kebodohan ini untuk diri nya sendiri.

Walau harus tersakiti untuk yang kesekian kali nya.

" Mari Tuan..." akhir nya Max membuka mulut nya menerima setiap suapan dari tangan Irene.

Kali ini tidak ads keluhan apapun, Karena sup nya pas, Dia menyukai nya, Setidak nya itu lah yang di pikirkan Irene saat ini.

Irene terus saja menampilkan senyuman di wajah nya menatap Max, Tapi berbanding terbalik dari Max.

Bahwa pria tak berhati itu menatap tajam dan datar pada wanita cantik yang telah sangat baik mengurus diri nya.

Luar biasa sekali bukan ? Entah terbuat dari apa hati pria ini, Entah lah.

Sekeras itukah hati mu Max ? Hingga tidak bisa merasakan ketulusan yang begitu besar nya dari Irene ?

Lain Max dan Irene yang tengah sarapan, Lain pula Jonathan di Paris.

Dia tengah berusaha mencari informasi tentang Irene.

Kenapa nomor wanita cantik yang telah mencuri hati nya itu tidak bisa di hubungi lagi ? Apa dia mengganti nomor ponsel nya, Atau memblokir nomor nya ??

" Aahhkk...Irene kenapa sulit sekali menjangkau mu ? Apa aku harus ke Canada ? Bukan kah akan ada pertemuan selanjutnya antara Natha Inc Direction dan Anderson Group ? Ya aku akan pergi ke Canada. " Imbuh Nathan.

Ponsel nya berdering dan itu panggilan dari anak buah nya.

Nathan mendengarkan setiap informasi yang di berikan anak buah nya hingga selesai sampai akhir nya dia kembali mendesah kecewa pada diri nya sendiri.

" Nia, Dimana kamu ?? I Miss You My Lovely Girl. " Gumam nya lagi sambil melihat foto yang selalu tersemat di ponsel nya dsn di setiap hari hari nya.

Entah lah, Dia selalu merindukan gadis kecil nya, Gadis kecil yang selalu merengek pada nya dulu.

Saat mereka tinggal di Canada.

Apakah dia harus kembali ke Canada untuk bertemu Irene ? Lalu bagaimana dengan Taruma masa lalu nya ??

Bagaimana jika dia mengingat Trauma nya lagi disana ?? Apakah Nathan akan siap ??

Semoga saja Nathan kuat untuk itu semua.

...🔥🔥🔥 ...

1
Nursia Musa
bgmn carax jg mau melolos kan diri
Neneng Lesmana
🥰🥰🥰
Zerazat
Nathan kamu jangan begitu se sayang sayang nya adikmu dia sangat mencintai Max jangan pisahkan dia lagi padahal aq Udah baca waktu korona ini cerita termasuk ada part nya Alexander Klan yang selalu ditakuti dia punya istri juga orang Korea
Ning Suswati
dasar wanita iblis, sok sok sosialita tapi memeras anak sendiri, untuk menjadi pencetak uang dlm pergaulan bebas
Ipeh Saripeh
Max kebangetan.menyekap orang sampai gak tau dimana tempatnya
maryani
nangis lagi nih baca kedua kalinya
maryani
kata terakhir buat aku merinding🥺
Ning Suswati
tuhkan karma cinta sdh datang, rasain kau max, dg rasa bersalhmu nikmatilah
Bunny🥨: “Ketika tubuh jadi taruhan untuk keadilan. Mampir juga yu di ceritaku berjudul "kesepakatan di Atas Ranjang.” ditunggu kehadirannya ❣️
total 1 replies
Ning Suswati
untunglah otaknya sdh geser dikit dan bisa berkata manis
Ning Suswati
nah kan enak mulutnya bisa berkata kata baik, kan bisa, kemana aja selama ini kau itu sakit max tp tdk kamu sadari sehingga sakitnya tambah parah, sakit jiwa dan trauma yg dlm oleh ibu mu sendiri
Ning Suswati
sadarlah max, dari hati iblismu, kau sdh mengalami banyak hal2 buruk yg tanpa kamu sadari, bangunlah dg hati yg bersih dan penuh cinta, biarkan otaknya geser dikit, tapi gesernya untuk cinta dan mencintai hhhhh
Ning Suswati
semoga saja kalau memang jodoh tak kan kemana, akan dipertemukan kembali dg keadaan dan kondiri saling mengasihi dan saling melengkapi
Ning Suswati
apa benar max mau menerima kehamilan irene, apa benar max bisa mengucapkan kata maaf, semoga saja semuanya bisa berdamai seandainya memang benar2 mereka berjodoh, dan kata2 maaf dari bibir max tdk hanya untuk menguasai tapi menyadari siapa dirinya selama ini
Ning Suswati
orang kaya mah apa saja bisa, menghilang jejak apapun bisa dilakukan dg kekuasaan dan uang
Ning Suswati
semoga dg hilangnya irene membuat max sadar siapa dirinya selama ini yg telah berbuat seperti iblis dan menyakiti irene
Ning Suswati
kadang2 otak mafia oon nya juga banyak, pasti ada cctv yg namanya di hotel mewah, selalu berasumsi diluar nulur
Ning Suswati
yang benar yg mana sih, nathan tania atau max tania, kok kadang kacau gk karuan jadi ikutan bingung
Ning Suswati
gimana caranya agar max bisa mempunyai hati sebagai manusia y, bisa menghargai dan punya perasaan, minimal punya rasa kasihan dan iba, karena irene melakukan ini demi kesehatan ayahnya,
Ning Suswati
semoga saja otak nya max berubah dg perlakuan dan pelayanan yg dilakukan oleh irenne, walaupun irene melakukan dg keterpaksaan
Ning Suswati
semoga karma cinta akan datang pada mu max, gk usah sok arogan,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!