Rafa adalah seorang pelayan yang menyembunyikan identitasnya bahwa dia sebenarnya orang kaya.
Rafa sengaja menyembunyikan identitasnya untuk mengejar wanita yang di cintainya dan juga untuk mendapatkan cinta yang tulus.
Namun di sisi lain ayah Rafa telah menjodohkan Rafa.
Apakah Rafa akan mendapatkan wanita yang di cintainya?
Mendapatkan cinta tulus yang dia inginkan?
Lalu bagaimana dengan perjodohannya?
Apakah Rafa akan menerima perjodohan itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ding-dong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Asal
"Begini nak saya hanya ingin menyampaikan pesan ayahmu sebelum meninggal bahwa kamu harus menikah dengan anak temannya nanti" ucap ayah Rafa.
Rara pun terkejut mendengar ucapan ayah Rafa.
"Benarkah paman, tapi saya tidak tahu apa-apa mengenai itu, ayah tak pernah beritahu saya tentang itu" ucap Rara.
"Iya ayahmu mungkin belum sempat memberitahukan kepada kamu atau mungkin dia sengaja tidak memberitahukan kamu, karena dia saja memberitahukan kepada paman sehari sebelum meninggal, mungkin dia sudah ada firasat tapi bibimu tahu tentang itu kamu bisa bertanya langsung kepada bibimu nak" ucap ayah Rafa berusaha membuat agar Rara mempercayainya.
Ayah Rafa juga sudah mengajak kerjasama paman dan bibi Rara. Apabila Rara menanyakannya.
"Bagaimana nak apa kamu mau?" tanya Rara.
"Haa paman saya tidak tahu harus menjawab apa, ini sangat mendadak buat saya, dan teman ayah saya, saya tidak tahu yang saya tahu kan cuma paman majikan ayah saya dulu, begitupun dengan anak teman ayah saya" ucap Rara.
"Saya tahu mereka kok, mereka orang baik dan anaknya juga pasti mau hanya mereka orang yang tidak kaya tetapi hati mereka baik" ucap ayah Rafa.
"Saya tidak perduli dengan kekayaan mereka paman, saya hanya takut anak dari teman ayah saya tidak mau jika di jodohkan" ucap Rara.
Ayah Rafa pun tersenyum mendengar ucapan Rara.
"Anaknya pasti mau, tapi kalau kemungkinan anaknya tidak mau apa yang akan kamu lakukan nak?" tanya ayah Rafa.
"Paman apa ini benar-benar keinginan ayah saya?" tanya Rara serius.
"Iya nak ini keinginan ayah kamu" ucap ayah Rafa.
"Baiklah, saya akan menerima ini dan jika anak teman ayah saya tidak mau saya akan tetap menerima perjodohan ini dan berusaha menjadi istri yang baik karena ini keinginan ayah saya" ucap Rara yakin.
"Baiklah nak" ucap ayah Rafa bahagia.
Saya memang tidak salah memilih calon menantu batin Rafa.
"Paman apa paman tahu anak dari teman ayah saya?" tanya Rara.
"Tentu saja tahu, namanya Rafa dia kuliah di tempatmu kuliah dan juga kamu sekelas dengannya" ucap ayah Rafa yang membuat Rara bertambah terkejut.
Rara sudah tahu siapa yang di maksud ayah Rafa.
Takdir macam apa ini Tuhan batin Rara.
Setelah pertemuan itu, Rara pulang ke kosnya dengan di antar oleh sopir ayah Rafa, sepanjang perjalanan Rara hanya diam sambil teringat akan ucapan ayah Rafa, tapi mau bagaimana pun dia sudah mengiyakan perjodohan itu. Dia masih tidak habis pikir bahwa Rafa yang akan di jodohkan olehnya.
#####
Sedangkan di kosnya Rafa juga bingung harus berbuat apa, dia benar-benar tidak mau di jodohkan dengan Rara, tetapi satu-satunya cara supaya dia tidak menikah dengan Rara hanya jika Zahra menerima cintanya tapi melihat respon Zahra terhadapnya Rafa benar-benar ragu jika pernyataan cintanya nanti akan di terima oleh Zahra. Tapi Rafa akan tetap mencoba.
Malam harinya Rafa pun kembali pulang ke rumahnya walaupun sebenarnya dia agak malas, Fandi pun sudah tiba duluan di rumah Rafa, Fandi sudah yakin bahwa Rafa pasti datang.
Mereka pun makan malam bersama di dalam keheningan, setelah makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga.
"Gimana Rafa, kamu sudah menyatakan perasaanmu itu sama wanita yang kamu kejar-kejar?" tanya ayah Rafa.
"Belum ayah, tapi aku pasti akan menyatakannya dan pasti dia menerimaku sehingga perjodohan itu nggak akan terjadi" ucap Rafa.
"Yakin sekali kamu Rafa, menurut yang di beritahu Fandi wanita itu tidak menyukaimu, jadi lebih baik kamu persiapkan diri untuk menikah dengan Rara" ucap ayah Rafa.
"Fandi loe tukang lapor banget sih" ucap Rafa sambil melihat Fandi dengan tatapan tajamnya.
"Emang" ucap Fandi sambil nyengir kuda.
"Sudahlah Rafa, lebih baik terima saja perjodohan ini dengan lapang dada, Rara saja sudah menerima perjodohan ini" ucap ayah Rafa.
Mendengar ucapan ayah Rafa, baik Rafa maupun Fandi benar-benar terkejut. Mereka tidak menyangkah kalau ayah Rafa bergerak secepat ini, mereka memang tahu kalau tadi ayah Rafa mengajak Rara untuk bertemu tapi tidak di sangka mereka kalau ayah Rafa sudah membahas tentang perjodohan kepada Rara.
"Rara setuju, apa Rara tahu dengan siapa dia akan di jodohkan?" tanya Fandi.
"Iya dia sudah tahu kalau dia akan di jodohkan dengan Rafa dan dia menerimanya" jawab ayah Rafa.
"Apa ayah memberikan dia uang supaya dia mau di jodohkan dengan aku, atau ayah sudah memberitahu semuanya yang aku sembunyikan selama ini?" tanya Rafa.
"Sembarangan kamu bicaranya, dia tidak tahu kalau kamu anak orang kaya Rafa, jadi stop berpikiran seperti Rara wanita mata duitan, dia menerima perjodohan ini walaupun dia tahu kamu bukan orang kaya" ucap ayah Rafa.
Fandi tersenyum mendengar ucapan ayah Rafa.
"Benarkan Rafa dia itu bukan wanita mata duitan dan dia juga wanita yang baik Rafa" ucap Fandi namun tidak di perdulikan oleh Rafa.
"Kalau ayah tidak memberitahu Rara yang sebenarnya terus nanti aku nikahnya bagaimana, apa ayah nggak mau datang?" tanya Rafa.
"Itu gampang di atur, berarti kamu mau kan menikah dengan Rara" ucap ayah Rafa.
Rara memang mengetahui Rafindra, namun dia hanya tahu kalau Rafindra itu majikan ayahnya yang sangat baik yang selalu mau membantu Rara, dia tidak tahu apa-apa lagi tentang Rafindra, tentang seberapa kayanya Rafindra bahkan nama lengkap Rafindra pun dia tidak tahu dia hanya tahu nama Rafi.
"Aku cuma bertanya saja ayah, tidak bermaksud untuk setuju" ucap Rafa.
"Terserah kamu saja mau bilang apa, pada akhirnya kamu akan menikah dengan Rara" ucap ayah Rafa yakin.
"Sayang kenapa kamu sangat tidak mau di jodohkan dengan Rara, mama lihat dia wanita yang baik walaupun mama jarang bertemu dengannya tapi melihat keyakinan ayahmu sama Rara, mama sudah yakin kalau Rara itu pasti yang terbaik untuk kamu" ucap mama Rafa.
"Mama masalahnya aku sudah jatuh cinta sama wanita lain, cinta itu nggak bisa di paksakan" ucap Rafa.
"Cinta itu bisa tumbuh karena terbiasa, kamu hanya belum terlalu mengenal Rara, kalau kamu sudah mengenal Rara, kamu pasti lama-kelamaan akan mencintainya" ucap ayah Rafa. Lagian dia mau tuh hidup susah dengan kamu walaupun sebenarnya ayah pengen setelah kamu menikah dengan Rara, kamu mau pulang menjalankan tugas kamu pimpin perusahaan tapi kalau kamu masih belum mau dan masih betah hidup susah, ya udah nggak apa-apa, ayah akan tunggu sampai kamu mau pulang dan bersedia sendiri memimpin perusahaan sambung ayah Rafa lagi.
"Aku mau pulang kok ayah dengan senang hati asal aku tidak menikah dengan Rara, asal aku menikah dengan wanita pilihanku" ucap Rafa.
############
Mampir ke novelku yang lain juga yah judulnya...
- DENDAM DAN CINTA
- AKU BUKAN PELAKOR
- CINTA PRESDIR TAMPAN
klu nggak nemu di pencarian,, tinggal klik fotoku aja,, semuanya novelku ada di profil
Makasih sebelumnya buat yang sudah baca🙏😊😊😊
ini ni novel yang slalu di tunggu2.
apalagi citra sma fandi..
gimana thor kelanjutan nya.
apa fanda dan citra bersatu atau ngk....
semagat thor buat berkarya lagi💪💪💪