NovelToon NovelToon
Melodi I Love You

Melodi I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Patahhati / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: mety

Ini karya ku yang ke 4 ya sista... masih bergendre dewasa dan romantis..so Akan ada beberapa eps yang sedikit vulgar. Pembaca harap bijak memilih bacaan.. sesuaikan dengan gendre umur kalian.

Mengisahkan seorang gadis lulusan smu yang bekerja sebagai ob ...ia bernama Melodi, gadis polos nan riang.

Melodi bekerja di Perusahaan milik Samudra... seorang Duda berumur 35 tahun yang senantiasa berganti wanita karena ia tak suka berkomitmen.... Namun Ia tak pernah menyentuh pekerjanya apalagi kategori remaja... Ia menyukai wanita dewasa yang mengerti keinginannya dan bisa memuaskannya

Trauma karena di hianati oleh istrinya 3 tahun yang lalu membuat Samudra hanya memandang wanita sebagai alat pemuas hasrat belaka.
Namun keanehan terjadi pada Samudra... Saat ia semakin hari semakin memperhatikan Melody yang notabene bahkan tak pernah menatapnya Apalagi mengodanya seperti wanita2 lain... mengapa ia suka memperhatikan semua tingkah laku gadis remaja itu???
Apakah seorang Melody mampu menjamah hati seorang Samudra?

Baca kelanjutannya di novel aku yang ke 4 ini sista, kalian bisa baca juga 3 Karya aku sebelumnya
1. Akhir Pelarian
2. My Starla
3. Aku Tidak Mandul

Jangan lupa untuk like komen dan terutama memberi vote pada karya ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mety, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

08. Kepo

Jam makan siang.. Samudra bersiap ke hotel yang telah di pesankan Ryan. Samudra pergi di antar supir sedangkan Ryan memilih tinggal di kantor karena masih banyak kerjaan.

Sepeninggal Samudra... Ryan mengambil lagi berkas Melody... ob si bocah lucu. Ia memandangi foto Melody yang memakai seragam smu nya.. rambut panjang dan senyumnya begitu manis. Ia melihat cv nya dan terkejut bahwa Melody sebenarnya mendapatkan beasiswa di sebuah universitas terkenal karena nilainya yang sangat bagus dan juga prestasi ekschool nya yaitu di bidang bahasa inggris dan seni.

Rasa penasaran membuatnya menelfon Kartika

" Hallo ya Ryan ada apa?? " tanyanya

" Panggilkan Ob Melody ke kantorku!! " titahnya membuat Kartika mengerutkan alisnya

" Ada apa memangnya? ia tidak dalam Masalah kan ?? " kepo Kartika

" Kerjakan saja perintahku.. kepo!! " sahut Ryan kesal, dasar perempuan umpatnya dalam hati

Kartika memelototi telfon di tangannya

" Huh kepo.. kepo.. ya kepo lah, ngapain coba memanggil Melody ke ruangannya, kebetulan Melody dan Joko sedang mendorong troly hendak menyiapkan makan siang

" Mel.... sini, kau di panggil asisten ceo, pak Ryan!! " seru Kartika membuat Melody dan Joko saling pandang, keduanya langsung mendekati Kartika

" Memangnya ada apa mba.. kok Melody di panggil tuan Ryan? " tanya Joko, ia cemas jika Melody kenapa-Kenapa

" Entahlah... sudah masuk saja Mel, sini mba antar ya, ngak usah takut ya " ucap Kartika lalu membawa Melody ke ruangan Ryan.

" tok tok tok... Ryan... ini Melody " ucap Kartika di depan pintu

" Masuk!! " sahut Ryan dari dalam, Kartika membukakan pintu untuk Melody

" Sudah masuk... ngak papa kok, mba kan ada di luar " bisik Kartika, Melody pun masuk dengan gugup.. ada masalah apa hingga ia dipanggil oleh seorang asisten ceo

" Assalamu alaikum, selamat siang tuan.. saya Melody ob lantai 15 " sapa Melody begitu masuk.. ia melihat seorang pria dewasa nan tampan sedang duduk di meja kerjanya

Ryan mengangkat wajahnya mendengar suara merdu Melody, ia pun tersenyum melihat wajah pucat Melody, ia memandangi bocah itu dari atas sampai bawah.. rambutnya di gelung rapi.. wajah tanpa riasan hanya lipgloss tipis, tubuhnya lumayan berisi dengan kulit putihnya...basicnya bocah ini cantik

" Silahkan duduk... jangan takut, aku tak akan memakanmu " ucapnya sambil tersenyum.. Melody lalu mendekat dan berdiri di depan meja Ryan

" Silahkan duduk saja "

" Tidak apa-apa tuan, saya berdiri saja " ucapnya sambil menunduk.. sungguh ia kini sangat takut mengapa ia dipanggil, rasanya ia tak ada melakukan kesalahan

" Melody... tak boleh menolak perintah atasan " ucap Ryan lagi, akhirnya Melody pun duduk. Ryan membuka kembali berkas cv Melody

" Melody berdasarkan cv mu, kau mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan ke PT namun kau menolaknya.. benar begitu? " tanyanya membuka percakapan

" Ya tuan... "

" Mengapa? jelaskan!! " Melody terdiam.. pertanyaan serupa sudah pernah di ajukan saat interviuw, mengapa kini di tanyakan kembali

" Apakah salah jika saya menolak tuan? " tanya Melody balik

" Tidak... hanya aneh saja Melody, semua anak lulusan smu sejatinya ingin melanjutkan ke PT namun kau malah menolaknya, saya hanya ingin mendengar alasanmu saja " jawab Ryan

" Karena kami orang miskin tuan, saya kasihan dengan kedua orang tua saya... walaupun uang sekolah tidak bayar, mereka pasti tetap harus mengeluarkan uang untuk biaya transportasi.. makan.. kos dan sebagainya. Lebih baik saya bekerja agar tidak lagi menyusahkan keduanya " sahut Melody dalam satu tarikan nafas... matanya memandang sendu pada Ryan..terlihat ketulusan di wajah bocah itu... ia benar-benar menyanyangi kedua orangtuanya

" Jika kau kuliah Melody... saat bekerja gajimu juga akan berlipat-lipat besarnya, tidak seperti sekarang. Dengan gaji yang besar kan orang tuamu juga akan senang pada akhirnya " kekeh Ryan

" Siapa yang bisa menjamin bapak dan ibu masih hidup saat saya lulus kuliah nanti tuan, saya sudah bersyukur walaupun hanya bisa memberi mereka separuh dari gaji saya yang sekarang tuan, setidaknya saya sudah tidak merepotkan bapak ibu secara finansial " jawabnya lagi

" Kau tidak sayang dengan potensimu? kau juara lomba bahasa inggris se Jakarta, masa depanmu pasti cerah jika kau kuliah Mel... " ucap Ryan lagi

" Yang utama bagi saya adalah meringankan beban bapak dan ibu , kasihan mereka sudah tua dan masih harus bekerja... saya serahkan masa depan saya pada Allah " jawab Melody lagi

Sebuah sisi kehidupan yang baru saja di lihat Ryan dari seorang anak smu membuatnya speccles , ternyata di zaman sekarang masih ada anak yang berfikiran seperti Melody

" Kau tak malu menjadi seorang Ob? " selidiknya lagi... Melody mengeleng

" Mengapa kau melamar di perusahaan ini di antara perusahaan yang lain? "

" Karena perusahaan ini mencari lulusan Smu dan dekat dari rumah, bisa menghemat biaya transport tuan " jawab Melody, masuk akal... ucap Ryan dalam hati

" Kau sudah punya pacar?? " tanya Ryan

" Haaaa.... " Melody terkejut dengan pertanyaan Ryan... ia akhirnya hanya mengeleng, melihat wajah lucu Melody Ryan pun tergelak

" Biasa aja dong tu muka.. ha ha ha " gelaknya membuat wajah Melody memerah seketika

" Habisnya tuan nanya nya kok gitu, kan ngak ada sangkutannya ama pekerjaan.. itu urusan pribadi " sungutnya pelan

" Baiklah.. sekarang pertanyaan terakhir, kenapa kau belum punya pacar... secara kau basicnya cantik pasti banyak lelaki yang naksir " tanya Ryan penasaran... bocah yang unik pikirnya

" Ngak papa tuan.. saya belum ada pikiran untuk memiliki teman spesial, bapak sama ibu bahagia sudah cukup buat saya " jawabnya lagi

" Kalau sudah tidak ada pertanyaan lagi.. saya permisi tuan, saya mau membantu pak Joko " pamit Melody

" Ya silahkan... Oh ya Melody ingat pesan saya ya... kalau kau sudah kepikiran punya teman spesial beritahu saya " pesan Ryan... membuat Melody bingung mendengar pesan Ryan tersebut, namun karena ia banyak kerjaan ia hanya mengangguk saja

Melody bergegas keluar hendak membantu pak Joko.. ternyata pak Joko sudah selesai menata makan siang di ruang makan. Kartika yang melihat Melody langsung memanggilnya

" Mel.. sini!! " panggilnya, Melody pun mendekat

" Ya mba.. ada apa?? "tanyanya

" Apa yang di mau sama si Ryan? nanya apa dia?? " tanyanya kepo

" Sama aja sama pertanyaan interviuw mba " jawab Melody singkat

" Hei ratu kepo... mau tau aja!! " suara Ryan tiba-tiba terdengar di belakang Melody , Melody pun langsung ngacir kembali ke ruangan ob

" Ya iyalah... jangan sampai Melody kenapa-Kenapa , dia anak yang baik " sahut Kartika sambil memonyongkan mulutnya yang penuh makanan

" Memangnya menurutmu mau ku apain tu bocah Hah...?! " ucap Ryan kesal

" Ya mana kutau... secara tu bocah cantik.. lugu.. dan polos, ntar malah kamu makan lagi "

" Hei sekertaris kepo... aku bukan pemakan segala, jaga mulutmu!! mau kupecat kamu " tegur Ryan tak terima

" He he maaf.... bercanda aja " ucap Kartika cengegesan

" Dasar perempuan, kepo aja kerjaannya " sungutnya kesal

See you next eps

Jangan lupa like komen dan votee nya

1
Lenny Setiamuni
aku suka cerita yang menghibur ini
Siti Safura Abdullah
saya ada keraguan ... bolehkah lelaki sewenangnya melepas nafsunya dgn sebarangan wanita atau begitu selerakah lelaki dgn wanita yg byk dipakai....selerakah mereka dan tidak takutkah penyakit HIV. M'sia ada tapi % nya kecil tapi byknya wanita Indonesia jugsk
SisAzalea
typo thor,bukan Naura tapi Nadia
SisAzalea
VVIP kah?
Lutfi
astoge knp aku baru tau ada cerita sebagus ini,ga bosen bacanya biarpun bab nya bnyk
Maria Mahdalena Manalu
Luar biasa
Fatikhul Alim
udah baca ke 5 kali thor yg ini pakek akun suami karna hpq rusak/Grin/
mety
Luar biasa
mety
Lumayan
mety
Biasa
mety
Kecewa
mety
Buruk
ollyooliver🍌🥒🍆
emng belum move on, kalau udah moveon berubah lebih baik, kegagalan kemarin dijadikan pelajaran bukan malah memperburuk diri😌
As Ngadah
enak banget tinggal pencet 2
As Ngadah
ulet bulu keluar
As Ngadah
duuhhhh bahasamu Thoorr, bikin bengek😃😃😃
As Ngadah
aduh perutku sakit, ngakak terooooossssss
As Ngadah
WA ha😂😂😂, romantis amat kingkong dan cendol
As Ngadah
aduuhhh bengek 😃😃😃
As Ngadah
busyet s nasgor 200 ribu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!