NovelToon NovelToon
I Want Bunda

I Want Bunda

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Contest / CEO
Popularitas:13.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ralia Imutz

Menceritakan tentang seorang anak berumur 4 tahun bernama Aydin yang membutuhkan sosok Bunda. Aydin selalu diatur sang Ayah bagai robot, segala sesuatu yang dijadwalkan untuknya harus dilakukan tepat waktu. Karena sifat perfeksionis waktu sang Ayah yang merupakan seorang CEO perusahaan besar dan tidak bisa mempercayakan anaknya diasuh oleh keluarga maupun orang lain, karena kekayaan yang dimilikinya menjadi incaran mereka yang menginginkannya membuat Aydin selalu dalam bahaya. Mereka dipertemukan dengan Nayyara seorang mahasiswi semester akhir yang ceria, suka alam dan fotografi.


"Brukkk..." bunyi sesuatu jatuh

"Ah, apa ya ?" kaget Naya kemudian langsung berbalik dan melihat seorang anak kecil terduduk dilantai karna terjatuh

"Adek tidak apa-apa ?" Kata Naya sambil berlutut didepan anak kecil tersebut dan membantunya berdiri

"Bunda ? " kata anak tersebut

"Aydin ingin Bunda" sambung anak tersebut sambil menunjuk Naya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ralia Imutz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 8

Anton berjalan mendekati Naya dan Aydin yang asyik bermain.

“Aydin, kita makan siang yuk ! kan seharusnya jam segini kamu sudah makan siang. Katanya mau makan Aglio olio di restoran dekat sini, yuk kita berangkat !“ kata Anton saat sudah didekat mereka

“Nanti saja om makannya, Aydin mau main ini sama Bunda” saat ini Aydin sedang berada diatas kuda-kudaan, Naya membantu menggerakkan kuda-kudaanya dan itu sangat mengasyikkan menurut Aydin.

“Aydin, kita makan dulu yuk !“ ucap Naya membantu membujuk Aydin

“Gak mau Bunda, Aydin mau main ini. Ayoo dorongin lagi kudanya, pleaseee…” rengek Aydin dengan pupple eyesnya yang menggemaskan

“Sayang, kakak sebenarnya juga lapar nih jadi kita makan dulu ya, hehe” ucap Naya sambil mengusap pucuk kepala Aydin

“Bunda lapar ? “ tanya Aydin dengan imutnya

“Iya sayang, kan ini sudah masuk jam makan siang jadi kita makan dulu yuk ! mainnya udahan” Ucap Naya mensejajarkan tinggi dengan Aydin

“Kenapa Bunda manggil diri Bunda dengan Kakak ? Ini Bunda bukan Kakak “ kata Aydin pada Naya saat ini Aydin sudah turun dari mainan yang ditungganginya

“Emm, anu.., Wah ternyata Aydin fasih banget ya ngomongnya enggak cadel, hehe…” ucap Naya mengalihkan pembicaraan.

Naya bingung harus menjelaskan seperti apa, jika dia sebut dirinya memang bukan Bunda Aydin Naya takut anak itu mengira Naya tidak menyukainya dan malah tidak ingin dekat lagi dengan Naya padahal Naya sudah sangat menyayangi anak mochi didepannya ini.

Namun, jika Naya mengiyakan bahwa dirinya Bunda Aydin itu berarti Naya membohongi anak mochi yang menggemaskan ini dong, Naya tidak sanggup mengecewakan hati anak kecil yang polos ini.

“Iya dong, kan Aydin pintar Bunda, jadi Aydin bisa bicara dengan baik “ Ucap Aydin semangat karena sudah dipuji.

Sejak umur 3 tahun Aydin memang sudah dilatih agar berbicara tidak cadel lagi, apalagi itu tuntutan dari sang Ayah yang sulit mengerti apa yang dibicarakan Aydin saat Aydin masih bicara cadel, sehingga Aydin dipaksa untuk tidak cadel lagi dalam berbicara. Hal itulah yang membuat Aydin semakin berbeda pada anak-anak umumnya yang masih manja dan lucu dengan suara cadel yang dimiliki mereka.

“Wah, begitu ya ? Karena Aydin anak pintar kita makan dulu ya sayang” Ajak Naya sambil menuntun Aydin keluar dari play ground

“Oke Bunda” ucap Aydin yang sudah tidak ingat lagi dengan pertanyaannya tentang Naya yang memanggil dirinya dengan sebutan kakak.

“Terimakasih Mbak Nayyara, sudah mau membujuk Aydin. Bisa kena pecat saya mbak kalau Aydin tidak makan tepat waktu, hehe” ucap Anton berterimakasih

“Bos Bapak ternyata kejam juga ya langsung main pecat gitu” jawab Naya

“Ya, gak terlalu sih Mbak. Cuma ya gitu orangnya segala sesuatu itu harus tepat waktu termasuk tentang kegiatan anaknya” jawab Anton apa adanya

“Ada yah gitu bos yang overprotektif banget sama waktu ?” jawab Naya bingung karena baru mengetahui ada orang yang seperti itu

“Ada mbak, itu buktinya ayahnya Aydin bos saya, hehe. Mbak Nayyara ikut makan siang dengan kami kan ?“ tanya Anton karena kini mereka sudah berada didepan mobil Anton

“Hm, saya hanya ikut mengantarkan Aydin ke restoran saja ya Pak. Saya kesini dengan motor saya, jadi nanti saya mengikuti dibelakang saja ya Pak” jawab Naya yang baru teringat dengan motornya

“Kenapa tidak ikut sekalian makan siang saja mbak, Aydin pasti senang kalau mbak Naya ikut makan siang bersamanya” bujuk Anton supaya Naya mau ikut makan siang bersama mereka.

“Nanti saja kapan-kapan, soalnya setelah ini saya harus bekerja Pak” ucap Naya

“Emangnya mbak Naya kerja apa ? bukannya tadi mbak baru wawancara ya di perusahaan M“ tanya Anton, saat melihat penampilan Naya didalam lift tadi Anton sudah dapat menebak kalau Naya ikut wawancara di perusahaan tersebut.

“Saya kerja paruh waktu Pak, sebagai fotografer lepas.“ jawab Naya

“Hmm, begitu ya “ kata Anton

“Bunda, kok lama sih diluar. Aydin tunggu-tunggu tau ayo masuk bunda “ Ucap Aydin memunculkan kepalanya di jendela mobil yang setengah terbuka.

“Eh, Aydin nungguin ya. Maaf sayang tadi ngobrol sebentar dengan Pak Anton” jawab Naya

“Om, om bicara apa sih dengan Bunda. Kok bicaranya lama sekali ?” tanya Aydin kepada Anton

“Hmm,, ternyata anak mochi ini rasa ingin tahunya besar sekali” batin Naya sambil melihat Aydin berbicara dan pipi mochi nya bergerak menggemaskan.

“Tadi Om nanya sama kakaknya mau ikut makan siang atau tidak “ jawab Anton

“Bukan kakak om Bunda Aydin…” ucap Aydin yang protes saat ada yang memanggil Naya dengan kakak

“Oh iya Bunda Aydin, tapi katanya Bunda Aydin gak bisa menemani Aydin makan siang soalnya Bunda Aydin ada kerjaan” jawab Anton mengalah, dia tidak ingin berdebat dengan anak bosnya yang kini berubah menjadi anak yang cerewet dan banyak tanya saat bersama dengan Naya. Hal ini membuat hawa anak-anak terasa kental dalam diri anak bosnya tersebut.

.

.

.

See you next episode ya 😉~~~

1
sakura
....
Nisa Ulfathonah
/Good//Good/
Sulainiothman Sulainiothman
Luar biasa
Sulfia Nuriawati
anton geblek🤣🤣🤣🤣
Sulfia Nuriawati
🤣🤣🤣🤣🤣kolaborasi tuyul dg mbak kun
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
ada yg tau judul novel yg crta nya SMA" cwe desa ngasuh anak duda tp duda nya awal nya lumpuh
Sinar Mentari
ada ajaa modusnya tuh duda..😆😆 semangat thor
sakura
..
Aliyah Rengat
lanjut Thor cerita nya jgn nangung
cita puhaci
ceritanya menarik
Mutia
revisi

Buna => bunda
Adelia ZahrotusShifa
terus semangat berkarya thoooor
rena
Luar biasa
Jalan Lurus
ikut meniknati saja...membayangkan ada org yg sprt itu...semangat thor
Naraland
Sa Ae pak Duda satu nih... 🤣🤣🤣
Naraland
anton ini kayaknya anak sultan deh... udah tau kalo iseng bakal potong gaji.. tapi masih aja suka isengin keluarga mochi 🤣🤣🤣
tapi.. tak apa Ton lanjutkan 🤣🤣🤣🤣
yhoona
ok az...malah hot sama yg lebih dwwasa😆😆😆...gua sama suami juga jauh...
Ema
bagus
Tri Budiarti
berangkaaaaaat🥰😂😂😂😂suami istri lucu
Tri Budiarti
unyu bingit sih si kembar🥰🥰🥰🥰😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!