NovelToon NovelToon
Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Uncle Dokter, JODOHKU!!!

Status: tamat
Genre:Romantis / Dokter / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 5
Nama Author: Annisa Niswa

"Uncle Dokter! Aku mencintaimu."

"Aku tak peduli! Jaga batasan mu Airin! Kau hanya pacar kontrakku! Tak lebih!"

"Jangan panggil aku Airin! Jika tak mampu membuatmu bertekuk lutut mencintaiku!"

"Ku pastikan itu hanya sia-sia." Tawa remeh di layangkan Angga Yudistira, penolakan cinta semasa sekolah membuatnya memilih hidup menyendiri hingga memasuki usia 40 tahun.

Desakan orang tua untuk segera menikah membuat dirinya harus terlibat kontrak perjanjian dengan gadis ingusan demi menghindari perjodohan.

"Papa! Airin rindu papa! Apa Papa dan Mommy bahagia di sana!" Lirih nya menatap nisan kedua orang tuanya, hanya untuk mengungkapkan kata rindu.

Gadis 18 tahun, yang melibatkan perasaan pada kontrak yang tak seharusnya.

Mampukah Airin membuat Angga melupakan masa lalunya dan menerima cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UDJ-7

"Sebaiknya kau istirahat!"

"Tiap aku pengen liat Si Mbok!"

"Hah, makanlah dan minum obat terlebih dahulu, setelah itu kau boleh melihatnya."

"Airin gak mau!"

"Jangan keras kepala! Jika kau tak makan kau akan menyusulnya."

"Airin pengen sama Si Mbok... hiks... hiks... "

"Oke-oke jangan menangis kau bisa melihatnya, tapi makan lah terlebih dahulu. sudah ada pihak rumah sakit yang akan mengurusnya," Pengertian keberapa sudah di layangkan Uncle Angga kala Airin tersadar dari pingsan nya dan terus memangil nama Si Mbok.

Hah, bocah ini sangat keras kepala sekali. Gumam Angga, cara lembut hingga sedikit mengancam sudah di lakukan, namun ia masih kekeh dengan pendirian nya bahwa ia tak mau makan.

Hingga menit ke selanjutnya, pintu terbuka menampilkan pria yang mungkin sebaya dengannya.

"Airin!"

"Si Mbok... hiks... hiks... " Tangisnya kembali pecah sambil memeluk laki-laki yang ku yakini adalah kekasihnya. Monolog Uncle Angga.

"Buat dia minum obat dan makan walau hanya beberapa suap!" Kataku dengan setengah berbisik di telinga kekasihnya itu.

"Airin, pengen liat Si Mbok kan?" Anggukan kepala kuat di layangkan Airin ketika pertanyaan Elang di lontarkan padanya, "Airin makan dulu ya, Airin harus kuat. Biar bisa liat Si Mbok! Airin ga mau kan? Liat Si Mbok sedih karena liat Airin sakit begini!" Ucap Elang dengan lembut memberikan pengertian.

"Ya, aku tak mau membuat Si mbok sedih, Airin mau makan!" Ucap Airin yang masih menyeka ingus yang ada di hidung nya.

Dengan penuh telaten, beberapa suap nasi sudah masuk dalam mulut Airin tanpa adanya adegan menolak, semua lolos dan obat sudah di minum olehnya.

Cih, remaja zaman sekarang giliran kekasihnya saja mau menerima makanan. Dasar cewe! padahal yang diucapkan saka dengan apa yang aku ucapkan! Sinis Dokter Angga yang masih berdiri tak jauh dari keduanya, ada rasa jengkel dan kesal dalam hatinya karena Airin menolak nya, Ah menolak untuk makan dan minum beberapa obat untuk dirinya sendiri.

🎶

Pemakaman benar-benar di lakukan, dan untuk kesekian kalinya tangis Airin kembali pecah kala melihat orang yang selama ini menjaganya sedari kecil di masukkan kedalam liang lahat.

Dua sahabat yang selalu ada di sampingnya saat ini menguatkan Airin, "Ikhlasin Si Mbok ya, biarkan dia tenang di sana, jangan sedih gini! Nanti si mbok juga ikut sedih!" Ucap Shinta dengan menepuk lembut punggung belakang Airin yang masih terisak.

Elang juga berusaha menenangkan Airin dan setia ada di sampingnya.

"Gue nginep rumah lu ya!" Ucap Shinta pada Airin kala keduanya sudah sampai di rumah Airin, untuk Elang ada urusan mendadak katanya hingga ia harus pulang dan tak punya waktu untuk mampir.

"Gak usah Shinta, aku gak papa!" Ucap Airin memaksakan tersenyum.

"Udah deh, gak ada tapi-tapian pokonya aku nginep disini! Nemenin kamu!" Ucap Shinta kekeh.

"Makasih Shinta, hiks.. hiks..."

"Lo kok nangis, gak boleh cenggeng gitu dong ah, senyum ya!" Ucap Shinta, yang dibalas anggukan lemah oleh Airin.

🎶

Seminggu berlalu, Esok adalah hari dimana Airin harus memulai perkuliahan nya, masih ada rasa sedih, Hah, kadang Airin berfikir? Tuhan terlalu jahat padanya mengambil semuanya dari tangan Airin hingga menyisahkan dirinya disini dengan sendiri.

Meski seminggu ini Shinta selalu menemaninya, tapi rasanya masih terasa beda. Ada ruang hati dalam dirinya yang kosong dan hampa.

"Udah dong! Jangan sedih! Kan besok udah harus berangkat kuliah!" Goda Shinta.

"Hah, makasih ya Shinta, maaf merepotkan mu!"

"Aish! Kau selalu mengulang kata itu, aku merasa tak di repot kan oleh mu!"

"Tapi? Apa kedua orang tuamu tak khawatir? kau sudah seminggu ini menemaniku?"

"Mama tak masalah untuk itu."

"Papa mu?"

"Dia akhir-akhir ini tampak sibuk, jarang sekali pulang ke rumah jadi tak masalah! Sudah, jangan merasa tak enakan! Kedua orang tuaku tak apa jika aku menemani mu disini!"

"Makasih ya Shinta, kamu udah selalu ada buat aku!"

"Ah makasih mulu! Tambah satu dapet mangkok cantik tuh!"

"Ah kamu ini... " Ucap Airin tersenyum.

"Nah gitu ding, senyum. Dari kemarin cemberut mulu! Ntar cantiknya ilang lo!"

"Apaan sih! Udah tidur yuk! Udah malem!"

🎶

"Ayo ikut!"

"Uncle! Kau..." Pekik Airin kaget kala tangan nya di tarik oleh Uncle Angga secara tiba-tiba.

"Kau masih punya hutang kepadaku! Apa kau mau lari janjimu!"

"Masuk! Tak ada bantahan!" Ucap Uncle Angga langsung membuka kan pintu mobilnya dan menyuruh Airin masuk kedalam.

Mobil melaju keluar dari area kampus, namun tiba-tiba handphone milik Airin berbunyi dengan nama "Elang" yang muncul di layar ponselnya.

"Halo! Kau dimana Airin! Aku sudah mencari mu ke sana kemari! Kau dimana! Kau tak apa-apa kan?" Tanya Elang dengan nada khawatir di ujung telfon sana.

"Aku tak apa! Maaf aku ada urusan!"

"Urusan apa! Kemana! Kenapa tak memberitahu ku!"

"Tak apa, Aku bisa mengatasi nya sendiri!"

"Baiklah! Kalau ada apa-apa kabari aku!"

"Ya!"

"Kekasih mu!" celetuk Uncle Angga.

"Penguping!"

"Hey! Aku tak menguping, kekasihmu berbicara sangat keras sehingga aku bisa mendengar nya!"

"Mendengar hingga akhir! Kau kepo sekali agaknya Uncle!"

"Terserah apa katamu!"

"Hem," Ucap Airin acuh.

Sialan! Hah, kenapa harus menemukan wanita yang keras kepala seperti nya! Mama.... kau menyusahkan ku! Kenapa kau selalu menjodohkan ku!

"Turun!"

"Untuk apa! Kau kedalam saja jika ingin membeli baju! Aku disini!" Ucap Airin yang nampak malas kala mobil yang di kendarai keduanya sudah berhenti di depan butik.

"Apa kau tak bisa melihat! Jika yang di jual di sana adalah pakaian wanita?"

"Oh!"

"Astaga Airin! Turun!"

"Untuk apa Uncle? Jika kau ingin memberi hadiah kekasih mu kau pilih saja sendiri jangan melibatkan ku! aku malas berdebat dengan mu!"

"Untukmu, karena malam ini kau akan bertemu dengan Mama dan Papaku!"

"Apa! Kenapa? Aku?"

"Kau lupa jika kau telah menandatangani kontrak itu?"

"Tapi kan..."

"Tak ada tapi-tapian, kau harus mau! Jika kau ingin kontrak itu batal kau harus membayar sejumlah uang kepadaku!"

"Pemaksa! Pemeras!"

"Hey! Kau sudah setuju bukan?"

"Ah aku menyesal setuju kala itu, jika ku tahu kau manusia yang paling menjengkelkan!"

"Memang! Dan kau keras kepala! Dan sekarang turun! Kita tak punya waktu lebih banyak lagi!"

🎶

Happy Reading guys❤

1
Lilisdayanti
entah lah,,bagi aqu sih,,tapi maaf ya thur,, ceritanya ga masuk di akal qu,,para sahabat,,kandidat tapaun asisten,, tidak mungkin tidak ada yg tau,, Airin,,toh selama ini kan Airin tinggal di rumah,,tanpa terkecuali Airin tinggal di asrama jauh dari orang tuanya,,mungkin,, masalahnya bukan waktu yg singkat loh,,bukan setahun atau 2thn ,,ga masuk akal aja,,kalau sampai ga ada yg tau Airin 🤔
Lilisdayanti
pertemuan 2 sahabat,,
Lilisdayanti
kan emang anaknya bege 🤪
Lilisdayanti
aqu bingung antara kata dialog sama penjelasan nya,,kaya lompat²😌
Lilisdayanti
lieerrrrr pokonamah,, sebenernya sih ceritanya bagus,,tapi pas loncatan nya yg bikin mumet,,kaya kurang nyusun,,jadi bikin lieerrrrr 🤭
Lilisdayanti
hayo dokter kenapa dengan jantung mu,ada love love nya kah,,dan itu mata kenapa ada love love nya juga 😍😍😍🤣🤣🤣🤣
Lilisdayanti
astoge 🤣🤣🤣 ngakak aqu itu baru jodoh,,bertengkar mulu 🤣🤣🤣🤣
Lilisdayanti
ya bener kan,,ga dapet mamanya anaknya pun jadilah 🤭🤭
Lilisdayanti
wah sadis juga thur,,kan kasian si baby Ay 🤭
Lilisdayanti
baru nyadar kamu uncle kalau udah tua 😂😂😂
Lilisdayanti
ikuti saja alurnya angga,,nanti Arthur akan kasih kesempatan buat kamu ketemu baby Ay 🤭🤭
Lilisdayanti
jangan²keluarga Clara yg ngancurin dan ngebunuh orang tuanya Ririn 🤔🤔pirasat aqu aja yah 🤭
Lilisdayanti
astoge 🤣🤣 dokter 40 tahun,,masih di jewer,,ga ke tua an tu kuping 🤣🤣🤣
Lilisdayanti
masih nyimak,,dan belum masuk di otak aqu,, maksudnya uncle angga itu lelaki yg mencintai senja,, ibu nya baby Ay,,dan baby Ay,,itu Arini,,dan nantinya akan menikah sama uncle angga,,jadi ni cerita,,uncle angga menikahi anak dari mantan kekasihnya gitu 🤔🤔
Lilisdayanti
mampir aqu thur,,dan nyimak dulu 🤭🤭
Muara Lombok
laaahh...tu si WWH knpa nyangkut d situ sich ...ayo balik kerumaahh..🤭🤭
Puput
Saran thor, pake "Ciiiittt" aja, aku tadi ngira kalau Angga mengumpat thor🙏
Puput
Menunggu adalah hal yang membagongkan thor🙄, untung aku nemu novel ini pas udah tamat hehe😅
Kak Jum
Luar biasa
Mak mak doyan novel
kok paruh baya? typo ya kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!