NovelToon NovelToon
PRESDIR GILA Itu AYAH ANAK-KU

PRESDIR GILA Itu AYAH ANAK-KU

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Anak Genius / Anak Kembar / Anak Yatim Piatu / CEO
Popularitas:10.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mom Ilaa

Alexandra Quina tak punya pilihan selain menerima tawaran gila Nenek Evelyn, majikannya yang lumpuh. Sebagai perawat yatim piatu, hidupnya berubah total saat diminta menikahi Nicholas—cucu Evelyn yang koma selama dua tahun hanya demi memberikan keturunan bagi keluarga Rich melalui prosedur medis.

Harta dan kehidupan layak sudah di depan mata. Namun, saat janin mulai tumbuh, Evelyn meninggal. Di tengah ancaman pembunuhan dari keluarga Nicholas, Alexa memilih lari dan menghilang tanpa jejak.

Lima tahun kemudian, Nicholas terbangun sebagai—Presiden Gila—yang arogan dan tak tersentuh. Hingga di sebuah kompetisi renang, seorang gadis kecil menarik jas mahalnya dengan berani.

“Om Plesdil, mau ndak jadi Daddy kita?”

“Aku sudah punya istri,” jawab Nicholas dingin.

“Buang aja istlinya, Om itu Daddy kita.”

Nicholas mengira itu lelucon, sampai empat anak lainnya muncul dengan wajah yang merupakan jiplakan dirinya. Saat ia berhasil menemukan Alexa, Nicholas mengira ia bisa mengatur wanita itu dengan mudah. Tapi ia salah.

“Kalau mereka anakmu, apa yang kau mau? Hak asuh?” tantang Alexa.

“Ayo menikah!” titah Nicholas.

“Jadi istri kedua? No way! Lebih baik aku menjanda selamanya daripada jadi madumu. Jangan kira aku lemah seperti dulu!”

Alexa yang dulu penurut telah berubah menjadi wanita cerdas dan tangguh. Itu membuat Nicholas justru makin tergila-gila.

Akankah Nicholas berhasil menaklukkan hati Alexa yang sedingin es dan sekeras batu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom Ilaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7. Akhirnya Sadar

Seminggu telah berlalu sejak kepergian Nenek Evelyn. Suasana mansion yang biasanya tenang, kini terasa mencekam bagi Alexa. Benar saja, kedamaian itu terusik saat Jessy dan Kattie tiba-tiba menerobos masuk ke dalam kamar yang tengah dibereskan Alexa bersama Mona.

“Heh, babu!” panggil Jessy dengan nada menghina.

Mona yang sedang melipat sprei sontak menoleh. “Ada apa Nona—”

“Diam kamu, Mona! Kami mau bicara sama dia, bukan kamu. Sana keluar!” bentak Kattie sembari menunjuk pintu, mengusir Mona tanpa ampun.

Mona enggan beranjak, kakinya seolah terpaku di lantai karena khawatir meninggalkan Alexa sendirian. Namun, melihat kode mata dari Alexa yang mengisyaratkan bahwa ia baik-baik saja, Mona terpaksa melangkah keluar dengan berat hati.

“Mengapa kalian datang kemari?” tanya Alexa datar, berusaha tenang meski jantungnya berdegup kencang.

“Kami mau kau pindah dari kamar ini!” jawab Kattie. 

“Nenek udah nggak ada, Alexa. Karena itu, kau harus balik tidur di kamar pembantu itu lagi, yang di sebelah gudang!” seru Jessy ketus.

Di luar kamar, Mona yang masih menguping merasa dadanya sesak. Ya Tuhan, mereka kejam sekali. Alexa lagi hamil besar, tapi mereka sungguh tega! batin Mona kesal.

Tanpa banyak bicara, Alexa memilih untuk patuh. Ia tidak ingin berdebat demi menjaga ketenangan bayi di kandungannya. Namun, sikap pasrah Alexa justru membuat Kattie semakin meradang. Kattie pun datang membawa keranjang besar berisi tumpukan jemuran kering yang sebelumnya dicuci oleh Mona.

“Jangan istirahat dulu, setrika semua ini!” perintah Kattie sembari melemparkan isi keranjang itu ke atas tempat tidur hingga semuanya berantakan.

“Ini bukan tugas saya,” tolak Alexa tegas.

“Bukan tugasmu? Terus, gunanya kau masih di rumah ini buat apa, bodoh? Cuma mau habisin beras kami?” hina Kattie dengan tawa mengejek. 

“Dengar ya... Karena Nenek udah nggak ada, sekarang statusmu turun jadi pembantu. Mungkin malah lebih rendah dari Mona. Haha!”

Alexa hanya terdiam sambil mengeratkan genggaman tangannya, menahan emosi yang nyaris meluap.

“Ck, malah diam saja! Buruan setrika semua itu! Ntar malam aku punya janji. Kalau belum selesai sampai aku kembali, awas kamu ya!” ancam Kattie sebelum keluar dan membanting pintu dengan keras. Ia bahkan menarik Mona untuk ikut belanja dengannya agar sahabat Alexa itu tidak bisa membantu.

Dengan sabar, Alexa mengerjakan tumpukan baju itu satu per satu. Namun, di tengah pekerjaannya, Jessy masuk dan menyuruhnya membuatkan jus untuk teman-teman ibunya yang datang bertamu.

Alexa pun beranjak ke dapur. Namun, saat ia baru saja menuangkan minuman ke dalam lima gelas, tiba-tiba terdengar teriakan histeris Jessy dari arah kamarnya.

“Mama! Papa! Kebakaran, tolong!”

Sontak semua orang, termasuk teman-teman Anggina, berlari menuju sumber suara itu. Setibanya di sana, mereka terperangah melihat api dari setrika yang tengah membakar tumpukan pakaian Kattie di atas tempat tidur.

“Astaga... kebakaran? Apa yang terjadi di sini?!” Anggina dengan sigap mengambil APAR dari gudang terdekat dan menyemprotkannya hingga api padam sepenuhnya.

“ALEXA!” bentak Anggina. Tatapannya diliputi amarah yang meluap, membuat Alexa yang berdiri di sebelah Jessy gemetar hebat.

“Dasar bodoh! Apa ini ulahmu?!”

Alexa menggeleng keras dengan wajah pucat pasi. 

“Bukan, Nyonya. Saya sudah melepas colokannya tadi.”

“Jangan percaya dia, Ma! Dia bohong! Ini jelas ulah dia yang mau mencelakai kita semua. Jessy lihat sendiri tadi dia sengaja bakar baju Kattie!” tuduh Jessy menunjuk tepat ke wajah Alexa.

Teman-teman Anggina mulai berbisik-bisik, menatap Alexa dengan pandangan menghakimi.

Sudah tertangkap basah, masih nggak mau ngaku?

Benar-benar nggak tahu malu ya.

Kayaknya orang tua dia nggak becus mendidik anak.

Atau… jangan-jangan memang benar dia mau mencelakai keluarga Robertho?

“Demi Tuhan, bukan saya, Nyonya!” Alexa membela diri dengan suara yang bergetar namun tegas.

"Kalau bukan kamu siapa lagi, haaa?"

"Kamu mau nuduh putri saya sendiri yang melakukannya??"

Alexa melirik Jessy yang tersenyum smirk.

Tentu saja ini ulah Jessy! Meskipun aku bilang gitu, kalian pasti tidak akan percaya, kan?

"Sa-saya tidak tahu, Nyonya. Tapi saya bisa membuktikannya lewat cctv." Tunjuk Alexa ke cctv terpasang di sudut lorong itu.

Anggina mengepalkan tangan kuat, muak mendengar pembelaan itu. Ia mengangkat tangannya ke udara, siap melayangkan hukuman, namun tiba-tiba Robertho datang menangkap pergelangan tangan istrinya.

“Ma, sudah.”

“Tapi, Pa—”

“Ma, apinya sudah padam. Tak perlu dibesar-besarkan lagi. Sekarang Mama ikut Papa ke rumah sakit,” ucap Robertho sembari melirik sekilas ke arah Alexa yang diam tertunduk gemetar. Sementara Jessy tampak kecewa melihat Robertho seolah melindungi Alexa.

“Barusan pihak rumah sakit telepon Papa. Ada kabar baik dari dokter yang menangani Nicholas.”

Suasana mendadak hening. Kabar tentang Nicholas seolah meredam keributan itu. Mereka semua bergegas pergi, meninggalkan Alexa seorang diri di depan kamar yang berbau sangit itu.

“Alexa...?”

Alexa mengangkat kepalanya. Mona yang baru saja kembali tampak terkejut melihat Alexa yang sudah sesenggukan. Dengan cepat, Mona merangkul bahu Alexa dari samping. Saat itulah, Alexa menangis sejadi-jadinya sembari menceritakan kejadian keji yang baru saja dialaminya.

“Mon... aku sudah nggak mau tinggal di sini. Tolong bawa aku pergi. Bantu aku...,” mohon Alexa sembari mencengkeram lengan Mona dengan kuat.

Mona mengangguk pasti. Ia membantu Alexa berjalan menuju pintu utama dengan hati-hati. Mereka sempat berpapasan dengan Kattie tapi wanita galak itu hanya melengos seolah-olah Alexa tidak ada.

Dari balik jendela, Kattie bersedekap dada. Sebuah senyum tipis tersungging di bibirnya saat melihat Mona membawa Alexa pergi menggunakan mobil pribadinya. 

_____

Di sisi lain, kondisi Nicholas menunjukkan kemajuan pesat. Jari-jemarinya mulai bergerak dan bibirnya tampak bergumam pelan, seakan ada sebuah nama yang ingin segera ia ucapkan.

A..a…

____

____

Jangan lupa like, komen, vote dan subscribed, supaya author semangat nulisnya sampai tamat. Terima kasih~

1
kalea rizuky
lanjut donk
kalea rizuky
Roberto knp dlu cerai ma istri pertama thor selingkuh kah
kalea rizuky
anak niko ne yg cwek Cecilia aja kah
kalea rizuky
Naira ni adik mona kah
Marya Dina
tar km ikut stress lho ris.ati2🤣🤣🤣
Huri Fah
ilmu membelah dirinya udah punah mangkanya kembali normal 🤣
Huri Fah
mau-maunya kau dikibuli si niko😅
Marya Dina
bikin ketawa kocak semua.
Iqlima Al Jazira
atu padamu cecilia👍
elief
ceritanya aku suka..
Mom Ilaa: trima kasih bintangnya kak /Smirk//Determined/😍
total 1 replies
elief
lanjut thor
Mom Ilaa: siap, akan author usahakan update tiap hari /Determined//Smile/
total 1 replies
Iqlima Al Jazira
ngakak thor🤩🤩
Mom Ilaa: /Smirk//Smirk//Smirk//Smirk/
total 1 replies
Iqlima Al Jazira
🤣🤣🤣🤣
Marya Dina
imi yg gila siala ya😁🫢🫢🫢
Naning Naning
lanjut...
Mom Ilaa: siap /Smile//Determined/ akan author usahakan update tiap hari
total 1 replies
Naning Naning
ngakak dengan kelakuan bocil2....🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Chici👑👑: Mampir juga yuk kak di novel ku judul nya Menikahi Tuan Muda Kejam🙏
total 1 replies
Naning Naning
thooor..,..... ngakak abis pokoknya......semamngat thooorrrr bikin pembaca hilang atreees nya
Mom Ilaa: siap, terima kasih dukungannya /Determined/ author bakal usahakan update tiap hari
total 1 replies
Nadira ST
gak tau aja istrinya itu kamu alexa🤣🤣🤣🤣🤣
Mom Ilaa: /Smirk//Smirk//Smirk//Smirk//Smirk/
total 1 replies
Nadira ST
kok bisu thorbapa Alexa bisu🤦🤦🤦🤦
Mom Ilaa: Bukan Alexa yg bisu kak, tapi Naira, adiknya Mona
total 1 replies
Anto D Cotto
menarik
Mom Ilaa: terima kasih bintangnya kk /Determined//Determined//Smirk/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!