NovelToon NovelToon
MENGEJAR CINTA ALENA

MENGEJAR CINTA ALENA

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:216.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Vera Ferdina

JANGAN DI TUNGGU..
UPDATE TIDAK MENENTU KAPANNYA.. KARENA KESIBUKAN...


Saat SMA di pandang sebelah mata, di permalukan oleh orang yang disukai,di jadikan bahan tawaan karna penampilan yang culun dan di anggap miskin .

hingga memilih pergi, dan melupakan.

kembali dengan identitas asli, dan membuat banyak orang kagum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vera Ferdina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MCA Ep7

Dan tiba tiba pintu rawat julian terbuka, alena datang dengan membawa buah buahan, sebelum sampai di rumah sakit alena mampir ke supermarket untuk membeli buah, karna tidak mungkin datang menjenguk seseorang dengan tangan kosong.

"Maaf mengganggu" kata alena merasa canggung.

"Alena.." ucap helen yang langsung memeluk alena dengan senyuman.

"Alena.. Kau datang" kata julian tersenyum senang melihat alena.

Sedangkan elin menatap alena tajam ,dan merasa tidak suka dengan kehadiran alena .

"Aku kesini hanya ingin meminta maaf, karna semalam kau menjadi sakit, sekali lagi maafkan aku ,julian tante helen, dan nona elin" kata alena dengan sungguh sungguh.

"Ohh jadi maksudmu tunanganku seperti ini karna kau?, asal kau tau, julian tidak pernah sakit sebelumnya, dan karnamu dia harus di rawat di rumah sakit ini... Dasar wanita tidak tau malu" ucap elin.

"Ya... Julian kehujanan semalam karna aku, karna ingin membantuku, aku kesini dengan niat baik untuk menjenguk dan meminta maaf" kata alena masih dengan batas kesabarannya.

"Enak sekali kau minta maaf, kau fikir siapa dirimu hah, pergi dari sini, kami tidak ingin melihatmu" kata elin menunjuk pintu, agar alena segera pergi.

"huhh.. baiklah, aku akan pergi, tolong terima ini lebih dulu" alena langsung menyerahkan bawaannya pada helen.

"ya sana sana... kami juga tidak membutuhkanmu disini" elin semakin menjadi membuat julian meradang

"Hentikan elin, siapa kau berani mengusirnya dari sini" teriak julian.

Elin terkejut mendengar teriakan julian ,begitu juga dengan alena dan helen.

"Elin... Dia tamu tante, jangan seenaknya mengusir orang yang tante kenal"helen juga ikut geram karna kelakuan elin.

"Tante kenapa belain dia, kenapa tante berpihak sama wanita itu, inget ya... tante sudah janji sama elin buat jodohin aku sama julian" kata elin.

Alena hanya diam mendengarkan ucapan elin, mereka memang sudah dijodohkan batin alena.

Julian mengepalkan tangannya, dan melihat wajah alena yang hanya diam tanpa mau ikut campur.

"Keluar kau sekarang juga" teriak julian namun tatapannya masih pada alena.

Sehingga alena mengira ucapan itu untuknya.

Alena memundurkan langkahnya dan ingin keluar ruangan, namun lagi lagi ucapan julian membuat alena mengurungkan niatnya.

"Aku tidak menyuruhmu alena, tetaplah disini, dan kau elin, pergi dari sini dan jangan pernah menemuiku lagi" kata julian.

Elin meneteskan air matanya, ia berlari keluar ruangan dengan rasa kecewa juga emosi.

Bahkan kecewanya juga pada helena, mama julian.

"Maaf jika kedatanganku membuat keributan," kata alena merasa bersalah.

"Tidak perlu minta maaf, aku yang harusnya minta maaf, karna kau harus melihat hal seperti ini" ucap julian.

"Duduklah dulu alen, tante keluar sebentar untuk mencari makan, kalian berbicaralah" kata helen. Ia ingin putranya dekat dengan wanita seperti alena.

Setelah kepergian mama helen, julian duduk dari tempat tidurnya, sedangkan alena duduk di kursi samping ranjang julian.

"Alena, terimakasih sudah mau melihatku kemari, aku sangat senang" kata julian tersenyum dengan wajah pucatnya.

"Ini semua salahku, kau masuk rumah sakit karna berniat menolongku semalam, jadi aku kesini untuk meminta maaf dan melihat keadaanmu" kata alena.

"Aku tidak apa apa, kau tidak perlu hawatir" ledek julian.

Wajah alena langsung memerah karna malu, apa lagi julian bisa mengetahui jika dirinya hawatir. Namun alena berusaha untuk menyangkalnya.

"Aku tidak hawatir padamu tuan julian, kau jangan salah paham" elak alena.

Julian hanya tersenyum...

"Baiklah, aku hanya bercanda, kau kesini bersama siapa alen?" tanya julian.

Alen adalah panggilan orang orang terdekatnya, namun alena malas untuk berdebat hal hal kecil sehingga membiarkan julian memanggilnya seperti itu.

"Seperti yang kau lihat, aku sendiri disini"

"Ohhh, kemana tunanganmu?, kenapa tidak sekalian menemanimu kesini?" tanya julian seolah ingin tau.

"Dia sedang sibuk di kantor, next aku akan mengajaknya bertemu denganmu" kata alena.

"Hmmm.. Iya aku menunggu hari itu," kata julian dengan senyum paksanya.

"Lebih baik aku tidak bertemu kalian berdua" batin julian.

Mereka saling diam satu sama lain, alena juga merasa bingung, apa yang harus di bicarakan olehnya, apa lagi ia dan julian tidak akrab dan tidak saling mengenal. Dulu maupun sekarang.

"Kenapa kau diam saja?" tanya julian.

"Tidak, aku hanya bingung saja"

"Bingung?" ulang julian lagi.

"Iya kenapa sekarang kau berubah ,bukannya dulu kau sangat tidak suka denganku" ucap alena menatap julian.

Julian membalas tatapan alena, namun dengan cepat alena memutuskam pandangan mereka.

"Itu dulu, masa remaja kita, aku akui jika dulu aku adalah pria nakal dan playboy, tapi sekarang semua itu sudah berubah, aku tidak mungkin menjadi diriku yang dulu" kata julian.

Alena hanya menganggukan kepalanya ..

"Baguslah, aku harap kau tidak pernah menindas orang lagi, karna takut jika kau kena karmanya" kata alena tertawa kecil.

Ini pertama kalinya melihat alena tertawa karnanya, prasaan senang dna bahagia menjalar di hati julian.

Ia sangat tenang melihat senyuman alena,.

"Apa ada yang salah?" tanya alena yang melihat julian menatapnya sambil tersenyum senyum.

"Tidak" sahut julian

"Lalu kenapa kau melihatku begitu, aku tau aku sangat cantik, sangat berbeda saat dulu bukan, jadi kau terkejut" kata alena lagi lagi menampilkan tawanya.

Sontak julian tertawa lepas mendengar penuturan alena. Walaupun yang dikatakan alena benar, tapi julian juga sudah tau dari dulu jika alena gadis yang sangat cantik.

Walaupun julian tidak tau alasan kenapa alena merubah dirinya menjadi gadis biasa dan cupu saat itu.

"Kau benar, kau sangat cantik alena" ucap julian sambil mengacak rambut alena.

Alena tentu saja langsung malu, terlihat jelas raut wajahnya yang memerah, apa lagi ini pertama kalinya julian seakrab ini dengannya.

"Kenapa jatungku berdetak cepat" batin alena.

"Kenapa wajahmu memerah?, kau sangat menggemaskan saat ini" kata julian.

Lagi lagi perkatan julian membuat alena malu.

"Ekhem... Sepertinya aku harus pulang, kedua orang tuaku sudah menunggu, juga...."

"Tunanganmu..." kata julian memotong perkataan alena.

Alena mengerutkan keningnya, padahal ia ingin bilang opa dan oma nya. Bukan tunangan atau romi kakak sepupunya itu.

"Iya kau benar... Mereka sudah menungguku untuk melihat gaun pengantin kami" kata alena sengaja berbohong.

"Gaun... Pengantin" ucap ulang julian lirih.

"Iya tuan julian, aku permisi dulu" pamit alena.

Alena beranjak dari duduknya dan ingin keluar ruang rawat, namun berpasan dengan nyonya helen, ia sudah membawa banyak makanan ,dan itu sudah pasti untuk alena.

"Kau sudah ingin pulang?" tanya helen pada alena.

"Iya tante, aku harus pulang" ucap alena.

"Aku baru saja membeli banyak makanan untukmu, apa tidak bisa makan bersama lebih dulu" pinta helen dengan wajah memeles.

Alena sangat tidak tega melihat orang tua memelas, apa lagi usia mama julian sama dengan mamanya maria.

"Baiklah tante, ayo kita makan" alena membantu helen membawakan makanan yang dibelinya..

Julian sangat senang melihat kedekatan mamanya dan juga alena. Andai saja alena belum bertunangan, mungkin julian akan langsung melamarnya.

1
RINAWATI AZZA
kok bnyk pelakor bertebaran ya
skali2 pebinor lah stlh Yudis munculkan lagi Sam buat Julian cemburu masak Alena trs yg cemburu
RINAWATI AZZA
ada typo Thor...seharusnya Romi kok ganti sam
Mmh Arya Mmh Arya
end nya gitu doank,ga seru thor hmm
gillar nurj🤣🤣🤣🤣
ngakak thor sama endnya terlalu gantung itu gimana nasib si pelakornya coba
Taz
Papanya Julian keren habis dengan jawabannya yang membuat melongo dan mematahkan semagat Elin
Taz
Thor, Elin ditendang jauh jauh bisa?
Taz
Elin ngakunya tunangan.
Elin hanya mau hartanya saja, tidak mau Prianya
Rini Haryati
bagus ceritanya
sukses...semangat
mksh
Erfina Dwi Rahayu
Sayang banget si kak,
Sinta anti
ko dah tamat aja sih kan pelakor talita blm dpt blasannya.msa dah tamat aja..
Amirah iz
dah gini doang🤪🤪🤪trus nasib pelakor2 gmn🙉🙉🙉
Amirah iz
secantik ape sih thor
Nayra Syafira Ahzahra
oke😊😊😊
Nayra Syafira Ahzahra
resiko orang tampan😊😊😊 pelakor ada dimana"🤣🤣🤣🤣
rekha keysha
nggak seru cerita nya,,,soalnya alena belum nikah.....lanjut lah thor...
Nayra Syafira Ahzahra
org yg dendam sama elin....klu gak salah, yg tunangannya bunuh diri itu ya Thor 🙏🙏🙏
Nayra Syafira Ahzahra
gak sadar diri.....
Nayra Syafira Ahzahra
baru baca thor 😊😊
Entin Fatkurina
siap meluncur. 😊😊😊😊😊
Kiki yulia Putri
tadinya aku pikir author up cerita ini,, taunya cma pengumuman
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!