NovelToon NovelToon
Mencuri Benih Mafia Mandul

Mencuri Benih Mafia Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Single Mom / Anak Genius / One Night Stand / Hamil di luar nikah
Popularitas:134.7k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Ava Seraphina Frederick (20) memiliki segalanya kekayaan, kekuasaan, dan nama besar keluarga mafia. Namun bagi Ava, semua itu hanyalah jeruji emas yang membuatnya hampa.

Hidupnya runtuh ketika dokter memvonis usianya tinggal dua tahun. Dalam putus asa, Ava membuat keputusan nekat, ia harus punya anak sebelum mati.

Satu malam di bawah pengaruh alkohol mengubah segalanya. Ava tidur dengan Edgar, yang tanpa Ava tahu adalah suami sepupunya sendiri.

Saat mengetahui ia hamil kembar, Ava memilih pergi. Ia meninggalkan keluarganya, kehidupannya dan juga ayah dari bayinya.

Tujuh tahun berlalu, Ava hidup tenang bersama dengan kedua anaknya. Dan vonis dokter ternyata salah.

“Mama, di mana Papa?” tanya Lily.

“Papa sudah meninggal!” sahut Luca.

​Ketika takdir membawanya bertemu kembali dengan Edgar dan menuntut kembali benihnya, apakah Ava akan jujur atau memilih kabur lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 2

Ava meneguk habis sisa minumannya. Rasa alkohol yang membakar tenggorokannya dengan cepat menyebar menjadi kehangatan yang menyesatkan di kepalanya.

Kesadarannya merosot tajam, meninggalkan hanya insting dan dorongan liar. Dengan langkah sedikit limbung dan mata sedikit buram, ia berjalan lurus ke arah pria asing itu, siap untuk menukar sisa hidupnya dengan konsekuensi terburuk.

Pria yang memancarkan aura bahaya yang terkontrol, sedang memegang gelas whisky di tangannya.

Ava tak menyia-nyiakan waktu. Ia berhentak tepat di hadapannya, mendongak sedikit karena perbedaan tinggi yang signifikan.

“Tuan, berapa hargamu semalam?” sapa Ava, suaranya kini terdengar serak, jauh dari keanggunan seorang Frederick.

Ava melingkarkan kedua tangan di pundak pria itu dengan gerakan yang terang-terangan menggoda. Mata Ava yang biasanya tajam kini berkaca-kaca karena alkohol.

Tatapan pria itu seketika berubah. Dingin, menusuk, seolah Ava baru saja mengucapkan penghinaan terburuk. Pria bernama Edgar itu idak bergeming. Ia hanya menatap lekat-lekat pada wajah Ava yang kini sangat dekat, menahan bau alkohol yang menusuk.

“Kau tak mengenaliku, Nona?” tanya Edgar dengan suara rendah seperti gerungan predator.

Ava terkekeh pelan, tawa yang terdengar sangat palsu dan liar. Ia memainkan dada bidang Edgar dengan jari telunjuknya, melingkari bentuk otot yang terasa keras di balik kemeja mahalnya.

“Tidak. Sama sekali tidak. Lagipula, pria mana yang mau repot-repot mengenali gadis angkuh dan sombong sepertiku? Anak seorang mafia pula,” racau Ava, matanya terpejam sejenak, menikmati kebebasan dari label keluarga Frederick yang selama ini membelenggunya.

Tangan Ava mulai nakal dan berkeliaran kemana-mana, seolah tubuh Edgar adalah mainan baru yang harus segera ia eksplorasi.

Edgar menghela napas, tangannya yang besar dengan cepat mencekal pergelangan tangan Ava, menghentikan gerakan liar itu.

“Hentikan, Ava,” desis Edgar mulai bereaksi dengan sentuhan itu.

Tanpa berpikir panjang, Edgar menarik Ava memekat ke tubuhnya. Dengan satu gerakan kuat, ia membopong Ava yang ringan.

“Kau mau membawaku kemana, tampan?” Ava mengusap bibir Edgar dengan ibu jarinya.

Pria itu mengabaikan protes kecil Ava dan terus melangkah keluar.

*

*

*

Di luar klub, Jeremy berdiri di samping mobil. Ia terkejut setengah mati melihat pemandangan di depannya.

“Tuan apa anda sudah selesai?”

“Ya!”

“T-tunggu, bukankah dia nona Ava? Anda mau membawa kemana? Bagaimana bisa dia bersama anda?” tanya Jeremy dengan bibir menganga, meski matanya hampir keluar melihat Edgar membopong sepupu istrinya sendiri.

“Apartemenku! Jangan banyak bertanya dan pulang sekarang!” titah Edgar dingin dan tak menerima bantahan.

Jeremy mengangguk kaku dan buru-buru membuka pintu mobil.

Sementara itu, di dalam gendongan Edgar, Ava bertingkah semakin liar. Ia meronta kecil, mencari kenyamanan yang salah.

“Hentikan, Ava! Kau seharusnya tidak bersikap seperti ini padaku,” ucap Edgar sembari masuk mobil. “Atau aku akan memakanmu sampai habis!”

Alih-alih takut, Ava malah merespons dengan tantangan. Begitu Edgar menurunkannya sebentar di untuk menutup pintu mobil, Ava dengan cepat menggigit leher Edgar.

Gigitan itu tidak menyakitkan, tapi cukup untuk meninggalkan bekas kepemilikan. Tidak hanya di leher, Ava juga menciumi dan meninggalkan banyak tanda di dada bidang Edgar.

“Aku mau ini, ini, dan ini. Apa boleh?” tanya Ava sambil merengek seperti anak kecil yang meminta permen. Sikapnya yang biasanya sekeras baja kini berubah total saat di bawah pengaruh alkohol.

Edgar hanya tersenyum tipis, sebuah ekspresi yang jarang terlihat di wajahnya. Entah apa yang terjadi pada gadis cerdas ini sampai membuatnya harus minum alkohol, padahal setahu Edgar, Ava sama sekali tidak bisa toleransi dengan cairan memabukkan itu.

“Boleh,” jawab Edgar, suaranya melembut, seolah berjanji pada anak kecil. “Kau bisa melakukannya sepuas hatimu setelah kita sampai di apartemenku.”

Malam ini, Edgar punya alasan lain untuk luluh. Dibalik sikap dingin dan arogannya, dia adalah pria yang hancur.

Selama pernikahannya dengan Ivy, gadis itu tak pernah mau disentuh olehnya. Hubungan mereka seperti sebuah hubungan di atas kertas. Padahal dulu Ivy yang mati-matian mengejar Edgar.

Ditambah lagi, kenyataan pahit di mana dokter pagi tadi, dimana dokter memvonis dirinya mandul dan tidak bisa memiliki keturunan.

Hancur sudah harapan Edgar.

Putus asa, malamnya Edgar memutuskan untuk menghabiskan sisa hidupnya yang tak sempurna itu dengan bersenang-senang dengan wanita bayaran.

Siapa yang menyangka jika ia malah bertemu dengan Ava, gadis yang selama ini secara diam-diam ia incar, namun tak pernah bisa ia sentuh karena status mereka.

Jeremy menelan ludah dengan susah payah melihat Ava yang dengan berani naik ke atas pangkuan Edgar. Tuan mudanya hanya diam saja, bahkan tak terlihat terganggu.

“Tuan Edgar, ada apa dengan anda? Bukankah seharusnya anda menghindari nona Ava?” gumam Jeremy dalam hati.

Seakan tahu apa yang Jeremy gumamkan, Edgar menatap dingin sang asisten melalui kaca spion.

“Katakan pada Ivy kalau malam ini aku pergi ke luar kota. Dan jangan ada satu pun laporan yang bocor tentang kejadian malam ini,” titah Edgar, tanpa mengalihkan pandangannya dari Ava yang kini bersandar di dadanya dan menciumi lehernya dalam diam.

“Baik, Tuan.”

1
Jj^
semangat update nya thor 🤗
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
partini
kata orang darah lebih kental dari pada air and then buah tidak jauh jatuh dari pohonnya so kita lihat apa Cleopatra ini jadi baik atau iblis
Sri Rahayu
bener kata Edward dan Ava....Cleo masih anak2 masih bisa dibimbing ke jln yg baik...tdk seperti yg diajarkan ibu dan nenek nya yg menjadikan Cleo anak egois, menipulatif, licik...kasihan Cleo hrs ada yg bimbing dan menyayangi nya...lanjut Thorr 😘😘😘
Sri Rahayu
Lily dan Luca bener2 anak jenius yg menggemaskan....pantas Edward minta Edgar memberi nya lagi cucu kembar jenius 🤩🤩🤩🤩🤩...lanjut Thorr😘😘😘
Marya Dina
semangat edg pasti bisa
pelan2 aja
Leny Wijaya
smoga cleo bisa sadar dan menjadi ank seperti luca dan lily bukn ank kecil manipulatif😃
Leny Wijaya: semoga ja kita lihat end nya🤣🤣🤣
total 2 replies
Retno Palupi
semoga usaha mu berhasil Ed, Cleo benar benar jadi baik
Wulan Sari
semoga Cleo sadar dan mau menerima keadaannya dan bisa berbaur dengan kelg semangat ayo Edgar bisa merubah semuanya ..
lanjut Thor semangat 💪 salam sehat selalu ya ❤️🙂🙏
Syarifah
kasih teguran halus gpp kan luca
Marya Dina
hebat si luca,
semangat kak senja.
up lagi😃😁😁
Leny Wijaya
wah hebat luca, kau tau klo cleo menghubungi org mistrius buat selamatin ibunya atau menghancurkan kluarga mu💪💪jgn lengah luca terus pantau cleo yg licik dan manipulatif🤣
Marya Dina
kok kok belum up lagi
Karsa Sanjaya
koq GK bisa d like ya beberapa kali coba gagal terus
Senjakala: Iya suka eror kak skrg😭
total 1 replies
Karsa Sanjaya
harusnya kasihin aja sama neneknya ibunya s maxim
Karsa Sanjaya
Thor s ava ini anak mafia udah tau siapa keluarganya dn jg tau siapa Edgar bahkan selama 7thn dia bekerja sebagai pencuri tpi kenapa dia syok mengetahui semuanya harusnya dia biasa saja krna dh terbiasa dengan dunia mafia beda lagi ceritanya kalo dia orang biasa GK tau apa apa
Karsa Sanjaya
s Daniel kemana ya
Karsa Sanjaya
udah tau anaknya sakit masih mikirin gengsi harusnya minta bantuan orang tua nya seorang ibu pasti melakukan apa saja demi anak nya
Andriyati
aku rasa cleo anak jeremy,,, dasar penghianat kau jeremy
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!