NovelToon NovelToon
Istri Yang Diremehkan: Dokter Jenius

Istri Yang Diremehkan: Dokter Jenius

Status: tamat
Genre:Dokter Genius / Penyesalan Suami / Menyembunyikan Identitas / Tamat
Popularitas:642.3k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Di mata keluarga suaminya, Arunika hanyalah istri biasa. Perempuan lembut yang dianggap tak punya ambisi, tak punya pencapaian, dan terlalu diam untuk dibanggakan. Setiap hari ia diremehkan, dibanding-bandingkan, bahkan nyaris tak dianggap ada dalam rumah tangganya sendiri.

Suaminya, seorang pengusaha ambisius yang haus pengakuan, tak pernah benar-benar melihat siapa wanita yang berdiri di sampingnya. Ia mengira Arunika hanya bergantung pada namanya. Padahal, tanpa seorang pun tahu, Arunika menyimpan identitas yang tak pernah ia pamerkan.

Di balik jas laboratorium dan sorot mata tenangnya, Arunika adalah dokter jenius, ahli bedah berbakat yang namanya disegani di dunia medis internasional. Tangannya telah menyelamatkan banyak nyawa, dan keputusan-keputusannya menjadi penentu hidup dan mati seseorang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter — 8.

Surat itu datang pagi hari, amplop resmi berlogo Rumah Sakit tempat dia bekerja. Riana membukanya dengan tangan yang berusaha tetap tenang, namun kalimat pertama sudah cukup membuat wajahnya pucat.

Penonaktifan sementara dari seluruh tindakan medis hingga investigasi kode etik selesai.

Ia membaca sampai akhir.

Bukan hanya evaluasi teknis operasi yang gagal, keluarga pasien mengajukan gugatan resmi. Mereka menuntut transparansi rekam medis, rekaman ruang operasi, hingga rekam komunikasi internal sebelum tindakan.

Riana terduduk lesu, ini surat resmi.

Dua hari kemudian, ruang sidang etik rumah sakit terasa lebih dingin dari biasanya. Beberapa anggota dewan duduk tanpa ekspresi.

“Dokter Riana,” salah satu dari mereka membuka berkas, “Keputusan Anda melakukan ligasi darurat tanpa memastikan kontrol perdarahan total menjadi penyebab utama kegagalan stabilisasi.”

“Itu situasi darurat,” jawab Riana, mencoba mempertahankan nada profesionalnya. “Saya mengambil keputusan terbaik dengan waktu terbatas.”

“Namun Anda mengabaikan rekomendasi asisten senior untuk konversi teknik.”

Riana terdiam sepersekian detik terlalu lama, dan keheningan itu berbicara lebih banyak dari pembelaan apa pun.

Di luar rumah sakit, keluarga pasien tidak tinggal diam.

Wawancara eksklusif ditayangkan.

“Kami hanya ingin tanggung jawab Dokter Riana,” ujar putra almarhum dengan suara tertahan. “Jika memang ada kelalaian, jangan ditutup-tutupi.”

Nama Riana disebut jelas, dan reputasinya kini benar-benar runtuh di ruang publik.

Seminggu setelahnya, keputusan final keluar. Pemutusan hubungan kerja secara resmi atas pelanggaran standar prosedur dan kegagalan etika profesional. Tidak ada kompromi, bahkan tak ada perlindungan apapun lagi dari Simon.

Riana berdiri di luar ruangan rumah sakit tempat dirinya bekerja dulu dengan kotak kecil berisi barang pribadinya, beberapa perawat menunduk menghindari tatapannya.

Tak ada yang berani mendekat, apalagi membelanya. Ia kini bukan lagi dokter berbakat yang dielu-elukan, dia adalah... aib.

Malam itu, Riana datang ke rumah Simon.

Simon membuka pintu dengan wajah lelah.

“Aku dipecat,” ucap Riana tanpa basa-basi.

Simon memejamkan mata sejenak, seolah ia sudah menduganya.

“Kasusnya terlalu besar,” lanjut Riana. “Mereka butuh kambing hitam.”

“Kau memang membuat kesalahan,” jawab Simon datar.

Riana menatap pria itu dengan tajam. “Aku melakukannya untuk membuktikan diri, untuk kelancaran proyekmu.”

Simon tertawa pendek, tanpa humor. “Jangan bawa namaku ke dalam setiap kegagalanmu.”

Kalimat itu dingin, jaraknya terasa jelas. Dan Riana merasakannya, Simon mulai menjauh darinya. Bahkan sebelum Simon tau, jika Arunika adalah sang Dokter Jenius yang sedang pria itu cari.

____

Beberapa hari berlalu, Simon semakin jarang menghubungi Riana. Teleponnya sering tak dijawab, pesan-pesannya hanya dibalas singkat. Ia tahu tanda-tanda ini, ia sedang dipinggirkan. Dan Riana tidak pernah membiarkan dirinya dibuang begitu saja.

Dia datang lagi pada Simon, namun kali ini bukan dengan wajah rapuh, melainkan dengan ketenangan yang berbahaya.

“Aku dengar proses perceraian mu belum selesai,” ucapnya pelan sambil duduk di sofa ruang tamu Simon.

“Itu bukan urusanmu.”

“Justru itu urusanku.” Riana menatapnya lurus. “Secara hukum, kau masih suami Arunika.”

Wanita itu tersenyum menyeringai, seperti jiwanya terganggu. “Bayangkan jika media mengetahui hubungan kita… sebelum perceraian mu sah.”

Simon mendekat satu langkah. “Apa maksudmu?”

“Aku tidak punya apa-apa lagi untuk dilindungi,” jawab Riana tenang. “Tapi kau masih punya nama, saham perusahaanmu bisa anjlok.”

Riana mengeluarkan ponselnya, beberapa foto muncul di layar. Foto-foto yang diambil diam-diam, saat mereka tanpa busana di ranjang atau terkadang di dalam mobil.

Simon merasakan sesuatu yang jarang ia rasakan—terpojok.

“Kau mengancamku?” suara pria itu rendah.

“Aku menyelamatkan diriku sendiri,” balas Riana tanpa emosi. “Kau tidak bisa meninggalkanku sekarang, bukan setelah semua yang terjadi padaku karena aku mencintaimu!”

Simon tiba-tiba tergelak pelan, tawa getir yang terdengar nyaris sinis. Ia benar-benar tidak menyangka Riana akan berbalik menyerangnya.

Dari semua kemungkinan yang ia perhitungkan, pengkhianatan wanita itu adalah yang paling tidak ia duga. Riana yang selama ini berdiri di sisinya, berbicara lembut, menatapnya dengan mata penuh arti—ternyata menyimpan pisau di balik senyum.

Yang membuat darahnya mendidih bukan hanya serangan itu. Tapi alasan yang dibawanya... Cinta.

Simon menggeleng pelan, sudut bibirnya terangkat miring. “Cinta?” gumamnya lirih, seolah mengejek kata itu sendiri.

Baginya, itu bukan cinta. Itu obsesi yang dibungkus pengorbanan palsu, itu adalah ambisi yang disamarkan dengan pengakuan perasaan. Dan lebih dari apapun, itu adalah penghinaan. Karena Riana seakan ingin membenarkan setiap langkah liciknya… dengan mengatasnamakan sesuatu yang suci.

“Dan apa yang kau mau?” Simon menghela nafas beratnya.

“Status dan perlindungan. Dan juga pengakuan... sebagai Nyonya Simon.”

Simon menatap wanita ular itu dengan tatapan tajam, Riana berubah menjadi ancaman.

Beberapa hari kemudian, laporan audit yayasan akhirnya bocor ke beberapa media investigasi.

Judulnya tajam.

“Dana Amal atau Jalur Gelap? Indikasi Penggelapan di Yayasan Wijaya.”

Nilai transfer, perusahaan cangkang, dokumen mark-up. Semua mulai terurai. Investor memanggil rapat darurat, saham perusahaan turun drastis.

Simon duduk sendirian di ruang kerjanya, layar televisi menyala tanpa suara. Satu masalah belum selesai, masalah lain datang beruntun. Perceraian, skandal medis dari Dokter yang dia dukung. Dugaan perselingkuhan, dan penggelapan dana.

*****

Di ruang kerjanya, Angkasa menerima laporan terbaru.

“Dokter Riana sudah dipecat, dan kini tinggal di kediaman Simon hampir setiap hari.” Lapor sang asisten.

Angkasa mengangguk tipis. “Tekanan akan membuat mereka saling mencabik.”

“Apakah kita perlu bertindak lebih jauh?”

“Belum.”

Ia berdiri, menatap lampu kota dari balik kaca. “Orang yang merasa terpojok biasanya membuat kesalahan terbesar.”

“Dan tentang identitas Dokter Arunika yang sedang digali oleh Tuan Simon?”

Angkasa tersenyum samar. “Selama mereka sibuk menghancurkan satu sama lain… tak seorang pun akan melihat ke arah bayangan.”

Di apartemennya, Arunika menutup laptop setelah membaca berita terbaru tentang yayasan. Tak ada senyum kemenangan, hanya ketenangan. Perceraian masih berjalan, namanya tetap bersih. Dan proyek pusat jantung justru semakin kuat setelah badai menerpa pesaingnya.

Permainan belum selesai.

Namun kini papan catur mulai seimbang, dan beberapa bidak sudah tumbang. Tanpa pernah menyadari... siapa sebenarnya Ratu di balik layar.

1
Anre1201
Orang cerdas / jenius, kadang buta saat melihat character seseorang
Deera__
Aiiihhh Othor Daebak... GK nyangka Veronica malah dijodohin ma Kenzo 🤣🤣🤣
Deera__
benar... dunia kalu dibikin serius monoton GK asikk... harus sedikit menggila makin asyiikk 🤣🤣🤣🤣🤣
Deera__
oalah rupanya Kenzo tidak berbahaya dan jahat... akuu minta maaf sering seudzon padamu Kenzo.. dan cepat nuduh ke kamu lagi.. aduh aku malu 🙈🙈🤭🤭
Deera__
nah kan benar... banyak yg penasaran, ingin tau, mendekat lalu kagum kemudian timbul rasa rakus dan iri dengki serta dendam.
Deera__
emak e wes gendeng dan pembunuh darah dingin psycho
Deera__
masih penasaran .. Kenzo ini dri keluarga mana????
Deera__
dia dalang dan pelaku semua masalah . Ati² kamu sedang diadu domba supanya membenci keluarga Wiratama dan wijaya
Deera__
dia ini dri keluarga mana ya???
Deera__
astaghfirullah ngeri merinding aku 😰😰 anak 18 taun jdi pembunuh, biasa aja setelah itu dan malh manusia dibuat eksperimen dn mainan. GILA ITU ORANG..
Deera__
gila manusia sinting psycho ... kek di China, negeri barat dan india itu ya.. tubuh dan organ dibuat eksperimen.
Deera__
jadi Pelaku ini namanya Kenzo... dn kejutannya ortu Veronika masih hidup cuma di sekap untk dijadikan babu meracik obat²an.. karna ortu Veronika juga orang hebat
Deera__
keknya dia sama jenius kek Arunika dan ortu Arunika. Cuma dia GK suka ada orang yang menyaingi dia. makanya dia akan melenyapkan semua orang yg menghalangi langkah hidup dia. DENGAN KOTOR DAN KEJAM
Deera__
dia sangat kenal banget dan dekat ma arunika dan orangtua Arunika. apakah dia salh satu sahabat atau rekan ortu Arunika yg berkhianat?
Deera__
Arunika jelas utama yg di cari musuh bahkan orang yg iri pdanya bakal makin banyak 🤣🤣🤣
Deera__
super jenius keturunan emak dan bapaknya ini 😍😍😍😍😍😍😍
Deera__
nah loh perlu dipertanyakan dan dites ulang dia 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Deera__
si mata batin yang tajam dan instingnya kuat . peka akan sekitar /Good//Good//Good//Smile//Smile//Smile/
Deera__
jenius. real anaknya pasangan doktor Arunika ini 😍😍😍😍😍😍😍
Deera__
in You're Dream!!!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!