Steven Grayson Addison seorang pengusaha muda yang sedang naik daun saat ini , hingga namanya di kenal di berbagai macam negara , tapi di balik kesuksesan nya itu Steven tidak mempunyai niat sedikit pun untuk menikah karena ia masih mencintai sosok wanita yang berasal dari masa lalunya .
hingga ia bertemu dengan seorang wanita cantik di sebuah club malam , wanita itu sangat membutuhkan bantuan karena di jebak oleh seseorang " aku akan membantumu tapi kau harus menikah dengan ku " ucap Steven kepada seorang wanita cantik yang terlihat sangat gelisah itu
" hhhmmm .... baik lah tuan ... aku menerima tawaran mu tapi tolong aku .... saat ini aku di jebak " ucap wanita itu penuh dengan permohonan tanpa berpikir sedikit pun, Steven tersenyum tipis seraya ia menatap wajah cantik wanita itu .
kira-kira seperti apa kelanjutan kisahnya ..!? yang penasaran mampir ya guysss 🤗🥰 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Nenek Lampil
.
.
malam hari telah tiba , Tuan Attar dan nyonya Eudora di kejutkan dengan kedatangan putra , menantu dan juga cucu perempuan nya yang secara tiba-tiba .
" kenapa tidak mengabari mama jika kau ingin datang kesini " kesal nyonya Eudora kepada putrinya itu
" maaf ma , kami datang dengan cara yang mendadak karena Oma yang meminta nya " jawab Roger pria tampan yang kini sudah mempunyai seorang istri dan dua orang anak .
" Oma ....!? Apa Oma mu mengatakan sesuatu kepadamu " tanya tuan Attar
" tidak dia hanya memintaku datang kemari untuk mengurus masalah Pricilla ... memang nya masalah apa yang Pricil buat pa. ? " tanya Roger
tuan Attar dan Nyonya Eudora diam kedua pasangan paruh baya itu saling menatap satu sama lain . tapi tak lama kemudian Nyonya Eudora meraih lengan menantu nya dan mengajak nya untuk masuk kedalam Mansion .
" ini sudah malam dan cuaca mulai dingin ,lebih baik kalian masuk , lihat cucu dan menantu mama sudah kedinginan " ucap Nyonya Eudora menarik lengan menantu nya untuk segera masuk .
" Oma nya lambat lecpon ... Alana udah hampil menggigil ini , kenapa balu di culu macuk cekalang " suara seorang anak kecil yang berada di gendongan seorang wanita cantik itu terdengar mata bulat nya menatap nyonya Eudora dengan sangat kesal
nyonya Eudora tersenyum lembut kepada sosok mahluk kecil yang sangat menggemaskan yang berada di gendongan menantu nya itu .
" maaf sayang .... Maaf kan Oma ya .... Oma lupa soalnya Oma kaget melihat kedatangan kalian yang secara tiba-tiba .... " jelas Nyonya Eudora dengan lembut nya
Kini mereka sudah berada di ruang keluarga semuanya duduk di kursi sofa , bocah kecil yang bernama Alana itu meminta turun dari gendongan ibu nya .
" apa Alana lapar. ? Oma akan membuatkan makanan untuk Alana. ? " tanya Nyonya Eudora kepada cucu perempuan nya
" hhhmm .... memang Alana cangat lapal Oma tadi hanya di beli makan catu buah loti cama Papi , pelut Alana melaca macih kulang " ucap bocah kecil itu seraya mengelus perut buncit nya
Semuanya tertawa mendengar ucapan lucu dari Alana kecuali Roger , hingga Nyonya Eudora menghampiri nya dan menggandeng tangan mungil nya .
" nanti akan oma marahi papi mu itu , beraninya dia memberikan roti hanya satu kepada cucu kesayangan Oma .... " ucap Nyonya Eudora seraya menggandeng tangan mungil Alana menuju dapur
" papi memang halus di hukum , apa pellu telinga nya di jewel ya Oma cupaya gak membelikan loti catu aja kepada Alana yang hobby makan ini " ucap Alana lagi dengan khas bahasanya yang cadel tapi terdengar sangat menggemaskan
" ok Oma akan menghukum papi mu itu , sekarang Alana duduk diam dan jangan menganggu Oma ok " ucap Nyonya Eudora membawa Alana duduk di kursi meja makan
Bocah kecil yang menggemaskan itu menganggukkan kepalanya seraya duduk dengan anteng nya di atas kursi .
sedangkan di ruang keluarga saat ini suasana berubah sangat tengang saat nyonya Isabella datang menghampiri mereka . Aleta selaku istri dari Roger dan menantu dari tuan Attar dan Nyonya Eudora segera berdiri dan menghampiri nyonya Isabella yang berjalan seraya memegangi tongkat nya .
" pelan-pelan Oma. " ucap Aleta dengan sangat lembut
" terima kasih nak .... Kau pasti sangat lelah karena sudah menempuh perjalanan jauh , lebih baik kau istirahat " ucap Nyonya Isabella kepada cucu menantu nya itu
Aleta tersenyum " baik lah Oma aku akan melihat Alana dulu , setelah itu aku akan istirahat " ucap Aleta dan setelah nya ia melangkah pergi meninggalkan tiga orang yang kini sedang berada di ruang keluarga .
" Alana .... ? Apa itu anak perempuan mu Roger. ? " tanya Nyonya Isabella kepada cucu laki-laki nya itu
" bener Oma namanya Alana dan sekarang usianya baru empat tahun " jawab Roger
Nyonya Isabella diam seraya menganggukkan kepalanya , tapi tak lama kemudian Roger mulai membuka pembicaraan .
" ada masalah apa, kenapa Oma memintaku datang kemari dengan cara yang mendadak. ? " tanya Roger
Ekspresi nyonya Isabella langsung berubah menjadi datar , sedangkan tuan Attar ia menghela napasnya dengan cukup panjang " adik mu .... Dia membatalkan perjodohan nya dengan keluarga Vincent , dan bukan hanya itu dia diam-diam menikah tanpa persetujuan dari kita semua " ucap Nyonya Isabella
Roger yang mendengar itu terdiam ia menatap ayah nya yang hanya diam tanpa menatap nya " apa benar yang di katakan oleh Oma Pa. ? " tanya Roger
Tuan Attar masih diam ia mengangkat wajahnya dan menatap putranya itu " benar , tapi kau jangan khawatir papa dan mama sudah bertemu dengan pria itu , pria itu tidak buruk dan mereka juga sudah mengatakan alasannya kenapa mereka menikah dengan cara mendadak seperti ini " jelas tuan Attar
Tak
nyonya Isabella memukul kaki tuan Attar menggunakan tongkat nya hingga membuat pria paruh baya itu meringis kesakitan , dan apa yang di lakukan nya itu di lihat oleh Alana yang kini baru keluar dari dapur seraya menggendong botol susu nya , bocah kecil itu terdiam di ambang pintu dengan mata yang melotot menatap tongkat nyonya Isabella yang baru saja memukul kaki Opa nya .
" jadi kau mendukung apa yang sedangkan di lakukan oleh putri mu saat ini " ucap nyonya Isabella menatap tajam putranya
" bukan begitu ma , tapi Pricilla berhak memilih apa yang terbaik untuk nya apa lagi ini menyangkut masa depan nya , kita tidak bisa memaksanya untuk menikah dengan putra dari keluarga Vincent apa lagi mereka tidak saling mencintai , di zaman sekarang ini banyak terjadi perceraian apa mama ingin cucu perempuan mama satu-satunya menjadi seorang janda , dan itu akan menjadi perbincangan di kalangan masyarakat " jelas tuan Attar
Nyonya Isabella diam , tapi tak lama kemudian wanita tua itu kembali melempar tongkat nya di atas lantai begitu saja
Tak
" HHHHUUUUUAAAAAA ..... " Alana menangis dengan sangat kencang saat melihat tongkat milik nyonya Isabella di lepar di atas lantai
Seketika ketiga orang yang duduk di ruang keluarga itu menatap kearah bocah kecil yang berdiri seraya menangis dan memegangi botol susunya , sedangkan Nyonya Eudora dan juga Aleta segera berlari keluar dari dapur saat mendengar suara tangisan Alana yang sangat kencang .
Roger pria itu berlari kearah putrinya dan segera menggendong nya " ada apa. ? kenapa Alana menangis " tanya Nyonya Eudora
" aku tidak tau ma " jawab Roger menenangkan putri nya itu di dalam gendongan nya
" Hhhhuuuuaaaaa ..... Papi .... Alana mau pulang .... Hiks ... hiks ... " ucap Alana di dalam gendongan ayah nya
" pulang ... ? tadi kan Alana bersemangat sekali untuk bertemu dengan Oma opa , Grandma dan aunty Pricilla , lalu kenapa sekarang Alana meminta pulang Hhhmmm ... " tanya Roger dengan lembut nya ia mengelus kepala putrinya dengan lembut seraya ia kembali duduk di atas sofa di ikutin oleh Aleta istrinya .
" Dicini ada nenek lampil Alana takut papi ... Hiks ... hiks ... nanti Alana di pukulnya pake tongkat .... Hiks .. Hiks ... cama cepelti Opa hiks ... Hiks .... Alana gak mau " ucap Alana seraya menangis dan menyembunyikan wajah nya di dadah bidang ayah nya .
Seketika semua nya menatap kearah nyonya Isabella yang hanya duduk dengan santai " ada apa kenapa kalian menatap ku seperti itu "
.
.
.
Dua bab untuk hari ini ya guyss 🙏 besok kita lanjut lagi , maaf jika masih ada typo nya 🙏😊 .
jangan lupa Like , komen , vote dan berikan dukungan nya 🤗🥰
.
.
.