Di Benua Mendalam, seni bela diri telah mencapai puncak kejayaannya. Xiao Xuan, leluhur tua Keluarga Xiao, memiliki sebuah cheat yang mampu mereplikasi segala sesuatu tanpa batas. Dengan kekuatan ini, dia memimpin keluarganya mendominasi seluruh langit berbintang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wusan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mereformasi seluruh klan
"Astaga! Kau sudah berada di alam Grandmaster Bela Diri?"
Xiao Yun menatap Xiao Xuan tak percaya.
"Hahaha, selamat, Kak! Kamu sudah menerobos ke alam Grandmaster Bela Diri. Kelak keluarga ini akan menjadi tanggunganmu," kata Xiao Dao.
"Itu wajar, kan? Aku adalah bagian dari Klan Xiao. Jika bukan aku, siapa lagi yang menanggungnya?" Xiao Xuan berkata dengan murah hati.
"Kalian juga harus menerobos. Ini, aku kasih kalian."
Lalu Xiao Xuan melempar 5 cincin ke arah mereka masing-masing.
Xiao Dao terkejut. Dia melihat isi cincin itu. Dia melihat ada beberapa ratus miliar batu roh tingkat tinggi, dan ramuan roh, dan berbagai obat roh kelas 7 dan kelas 6. Lalu sebuah buku kuno yang bertuliskan Seni Kultivasi Hukum Tanpa Akhir.
Dia terpana dan merasa haru. Menatap Xiao Xuan dengan mata yang berkaca-kaca. Akhirnya dia bisa punya kesempatan untuk meningkatkan kekuatannya dan bisa melindungi klan mereka.
"Itu juga ada?" 4 orang lainnya menatap Xiao Xuan dengan haru.
Xiao Xuan menatap mereka, terkekeh dan berkata bercanda, "Tingkatkan kekuatan kalian, ya. Jangan sampai mempermalukan di depan generasi muda nanti. Oh ya, aku ke sini juga mau mengganti seluruh perpustakaan klan kita."
Lalu Xiao Xuan masuklah ke dalam perpustakaan. Mulai mengganti-ganti seluruh kitab-kitab tingkat rendah itu menjadi kitab-kitab kultivasi tingkat tinggi. Dari tingkat Bumi sampai ke tingkat Surga, itu berada di lantai 1 dan 2. Lalu tingkat Kekaisaran berada di lantai 3.
Xiao Dao dan lainnya mulai pergi berkultivasi. Dengan sumber daya ini, mereka bahkan yakin bisa menerobos ke ranah Raja Bela Diri. Xiao Xuan keluar dari perpustakaan dan pergi.
——
Hari ini, seluruh anggota Klan Xiao dipanggil menuju ke Klan Xiao. Mereka menutup seluruh klan dari dunia luar dengan mengatakan pengasingan diri.
Keesokan paginya,
Di dalam pengasingan, Xiao Xuan membuka matanya. Dia menghembuskan qi keruh.
Dia akhirnya berhasil menerobos ke Grandmaster tingkat 7 dengan banyak sumber daya. Niat pedangnya meningkat mencapai level 4—10 persen. Dia bahkan bisa menyaingi alam Leluhur Bela Diri tingkat pertama dengan niat pedangnya.
Juga, Xiao Xuan belajar berbagai teknik pedang. Seni Kultivasi Tubuh Pedang Segala Zaman mempraktikkan seluruh teknik pedang seperti mainan dan secara instan mencapai kesempurnaan. Ini lah curangnya seni kultivasi ini.
Lalu dia mendapat sebuah pesan lagi dari seni ini.
Niat Pedang Pikiran: Satu pikiran memadatkan niat pedang tak terhitung jumlahnya. Mau apa pun jenis niat pedang itu, selama pengguna mau, semua bisa dipraktikkan.
Jadi Xiao Xuan bisa dengan pikirannya, niat pedangnya berubah sesuai kemauannya.
"Heheh... ayo pergi."
Xiao Xuan bangkit dan menuju lapangan bela diri.
Lapangan bela diri.
banyak murid-murid klan sudah berkumpul di lapangan bela diri. Para tetua dan kepala klan juga sudah di sini. Juga berbagai generasi muda.
Banyak murid-murid menatap para tetua mereka yang tersenyum berseri-seri seperti mendapatkan berkah dari langit.
"Ada apa? Para tetua ini kok mereka tersenyum seperti itu?"
"Ya benar. Padahal klan kita sedang kesusahan. Banyak sumber daya dan para murid-murid teman kita sudah dilumpuhkan oleh dua klan bajingan itu."
"Aduh, sumber daya kita sedikit. Mungkin kita akan mendapatkan 5 pil pemulihan energi dan beberapa batu roh tingkat rendah saja nanti. Palingan ini."
"Ya, kau benar."
Banyak murid berdiskusi di lapangan.
Di antara anak-anak muda ini, ada satu anak muda mengenakan jubah hitam dan sebuah pedang besar panjang. Dia bernama Xiao Yan. Orang yang diputuskan pertunangannya oleh Nona muda Klan Nalan. Dulunya seorang jenius di klan, tapi karena tiba-tiba kehilangan semua kekuatan spiritualnya, menjadi Murid Bela Diri tingkat 1. Dicap sebagai sampah.
Lalu dengan bantuan cincin kuno di jarinya—peninggalan ibunya—ada seorang ahli yang sangat kuat. Dia menjadi meningkat lagi ke alam Murid Bela Diri tingkat 9 dalam 3 bulan. Itu kecepatan yang sangat cepat, bahkan setara dengan jenius tingkat tinggi.
Dia menatap ayahnya, Xiao Zhan.
"Ayah, kenapa hari ini berkumpul dan kepala klan menyuruh pengasingan seluruh klan?"
Xiao Zhan hanya menatap anaknya dengan tersenyum tipis.
"Nanti kamu lihat saja. Pengaturan leluhur."
Di atas awan, sebuah pedang berdering terdengar. Membuat seluruh murid di lapangan terdiam.
Awan terbuka dan garis qi pedang membelah langit tak terbatas, turun ke Klan Xiao. Tangga pedang terwujud dan seorang lelaki tua bungkuk dengan pakaian lusuh turun. Langkahnya membuat teratai pedang di tangga pedang. Bahkan di lapangan, banyak murid-murid mulai tertekan.
Xiao Yan menatap sosok tua itu dengan kagum.
"Sungguh niat pedang yang luar biasa."
Di dalam cincinnya, suara tua terdengar.
Xiao Yan bertanya, "Guru, seberapa kuatkah niat pedang ini?"
"Aku tidak tahu. Tapi aku belum pernah melihat niat pedang semurni ini."
Yao Lao, di dalam cincin tua itu, menatap Xiao Xuan dengan serius.
"Salam Leluhur Xiao Xuan!"
Para tetua membungkuk melihat sosok itu. Membuat murid di lapangan terkejut tak percaya.
"Astaga, itu leluhur kita?"
"Wah, hebat sekali! Leluhur kita ternyata seorang Master Bela Diri? Lihat, dia bisa terbang!"
"Huhu... akhirnya penderitaan ditindas Klan Tian dan Klan Hu akan berakhir."
Kesunyian.
Suara Xiao Xuan bergema.
Lalu 5 sosok muncul di belakang Xiao Xuan. Aura mereka sangat dahsyat, menembus alam Grandmaster tingkat 4.
"Astaga! Leluhur 2 sampai Leluhur ke 6 juga seorang Master Bela Diri?"
Banyak murid tercengang. Leluhur mereka begitu kuat, kenapa tidak membantu mereka membalas dendam kepada kedua klan itu? Sungguh membuat mereka menderita.
Xiao Yan tercengang, tidak tahu bahwa leluhur mereka sekuat ini.
Xiao Xuan terkekeh melihat 5 saudaranya. Memang dia memberi teknik kultivasi yang tidak ada peringkat di cincinnya semalam. Teknik ini ada di kantong tas warisan dan dibuang karena tidak bisa dipraktikkan, alasan sumber daya. Sama dengan Xiao Xuan juga—Tubuh Pedang Segala Zaman. Tapi Tubuh Pedang Segala Zaman miliknya lebih kuat.
Dia juga membaca teknik kelima saudaranya.
Milik Xiao Dao — Seni Kultivasi Hukum Tanpa Akhir
Seni kultivasi ini dikenal sebagai salah satu teknik paling misterius karena tidak terikat oleh satu dao tertentu. Praktisinya mampu memahami dan menyerap berbagai hukum langit dan bumi, lalu menggabungkannya menjadi kekuatan baru. Seiring meningkatnya kultivasi, pengguna dapat mengembangkan dao agung, bahkan melampaui batas dao yang sudah ada. Pada tingkat tertinggi, semua hukum akan melebur dan membentuk Tubuh Dao Tabu, tubuh yang tidak lagi terikat oleh aturan alam semesta.
Milik Xiao Yuan — Seni Pohon Tertinggi
Seni ini menumbuhkan sebuah pohon dao di dalam dantian praktisi. Akar pohon akan merambat ke seluruh tubuh, menyatu dengan meridian dan jiwa. Batang pohon menjadi penghubung antara tubuh dan roh, sementara setiap daun yang tumbuh melambangkan bakat, potensi, dan pemahaman baru. Semakin banyak daun yang muncul, semakin besar bakat dan kekuatan pengguna. Karena daun dapat tumbuh tanpa batas, seni ini memungkinkan praktisinya mengembangkan bakat dan potensi tanpa akhir, bahkan menyatukan berbagai kekuatan menjadi satu kesempurnaan.
Milik Xiao Dong — Seni Sumber Asal Tanpa Awal
Teknik ini berfokus pada penciptaan inti asal di dalam dantian, sebuah sumber energi purba yang diyakini sebagai asal dari segala hukum dan kekuatan. Dari inti tersebut dapat lahir berbagai bentuk energi—qi, elemen, hukum langit, bahkan dao baru. Semakin kuat inti asal itu berkembang, semakin dekat praktisi dengan sumber awal alam semesta. Pada tingkat tertinggi, pengguna seni ini mampu menciptakan hukum baru dan menjadi asal dari berbagai dao.
Milik Xiao Lie — Seni Kitab Dao Tanpa Akhir
Seni ini menciptakan sebuah kitab dao di dalam kesadaran praktisi. Setiap pengalaman, pemahaman, dan pencerahan akan berubah menjadi halaman baru yang tercatat dalam kitab tersebut. Setiap halaman berisi satu hukum, satu teknik, atau satu dao yang dipahami. Seiring waktu, kitab itu terus berkembang tanpa batas. Pada tahap tertinggi, kitab dao ini mampu memuat seluruh hukum alam semesta, menjadikan penggunanya sebagai penjaga dan penguasa berbagai dao.
Milik Xiao Yun — Seni Alam Semesta Dalam Tubuh
Seni kultivasi ini mengubah tubuh praktisi menjadi miniatur alam semesta. Dantian menjadi inti dunia, meridian berubah menjadi sungai energi, dan jiwa menjadi langit yang menaungi semuanya. Seiring peningkatan kultivasi, bintang, ruang, dan energi kosmik mulai terbentuk di dalam tubuh. Pada tingkat tertinggi, praktisi tidak hanya mengendalikan kekuatan alam semesta di dalam dirinya, tetapi juga mampu menciptakan dunia baru dan mengatur hukum yang berlaku di dalamnya.
Teknik kultivasi itu langsung menuju evolusi tak terbatas. Membuat Xiao Xuan puas, karena akhirnya 5 saudaranya mengejar mimpi mereka, yaitu puncak seni bela diri.