Memiliki pasangan menjadi impian Citra selama ini, tidak menyangka laki-laki yang mengajak nikah selama 10 tahun memiliki niat buruk terhadap Citra. Apa yang akan dilakukan Citra untuk membalas dendam dan sakit hatinya terhadap suami tidak setia dan memanfaatkannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 8
Senyum sinis melihat Angga memasuki lobi kantor membuat Alex jalan menuju Angga sekaligus menegur Angga yang seenaknya kemarin tidak kerja sama sekali.
"Anda jangan seenaknya meninggalkan pekerjaan begitu saja, apa anda sudah bosan kerja disini dan berencana cari kerja ditempat lain? " tanya Alex secara tidak langsung usir Angga dari kantor.
"Suka-suka saya dong, saya suami Citra punya hak sama disini mau kerja atau tidak urusan saya mengerti, kamu cuman asisten pribadi saat di kantor tidak ada hak menegur saya seperti itu mengerti apa lagi bicara saya cari kerja ditempat lain mimpi kali iya." ucap Angga kesal baru saja sampai kantor sudah diuji kesabarannya sama Alex, sadar jabatan Alex sama seperti Citra yang punya wewenang memberhentikan karyawan tapi Angga tidak ingin terlihat takut sama ucapan Alex barusan.
"Iya status suami, tapi anda disini karyawan dan wajib ditegur jika anda seenaknya dan saya tahu Bu Citra menurunkan jabatan anda jadi jangan seenaknya disini jika anda masih butuh pekerjaan harus ikutin peraturan mengerti Pak Angga yang terhormat. Oh sama anda jangan lupa pindahkan barang-barang anda dari ruangan lama karena sekarang jabatan anda sudah staff biasa jadi tidak pantas menempatkan ruangan itu lagi mengerti! " tegas Alex sengaja mengingatkan Angga, tidak ingin membuat Citra kesal karena membiarkan Angga masih simpan barang bawaannya di ruang bendahara sedangkan Citra sudah pindahkan Angga menjadi karyawan biasa.
Balik badan setelah selesai ngobrol sama Angga, melanjutkan langkahnya menuju ruangannya untuk mulai bekerja.
"Sial orang itu, ini semua karena wanita itu membuat saya masih pagi sudah di bully seperti ini sial-sial." sambung Angga geram, bagaimana bisa asisten pribadinya Citra bisa seenaknya bicara bahkan tidak menghargai dirinya seperti ini.
Mengepalkan kedua tangannya geram melihat Alex pergi setelah selesai bully dirinya barusan, tanpa mau minta maaf sama sekali.
**
Setelah selesai merapikan kamarnya Citra mulai siap-siap untuk kerjain pekerjaan kantor, yang sudah diberikan Alex lewat Email kemari.
"Enak juga kerja di rumah seperti ini, bisa sedikit santai bahkan sambil ngemil tidak seperti di kantor yang harus fokus dan terlihat profesional bekerja tanpa ada makanan sama sekali harus bersih dan rapih." ucap Citra langsung menyalakan laptop nya untuk mulai bekerja.
Bekerja santai bukan lah impiannya tapi kenyataan yang harus dijalankan dirinya karena belum waktunya kembali ke kantor sebelum misinya selesai menghancurkan suami yang tidak punya hati.
**
Diam-diam Alex akhirnya mendapatkan alamat rumahnya Angga, menjadi tempat tinggal istri sirihnya Angga yang selama ini disembunyikan Angga dari Citra.
"Saya tidak akan biarkan kalian terlalu lama sakiti perasaan Citra, sudah waktunya kalian hancur enak saja ajak nikah Citra saya kira kamu tulus mencinta Citra ternyata menikahi perempuan baik seperti Citra untuk menguras hartanya demi istri kamu yang tidak tahu malu itu, perlahan-lahan tapi pasti kalian akan hancur bahkan malu." ucap Alex menatap rumah mewah yang di sewa Angga selama ini, untuk tempat tinggal bersama perempuan yang tega membiarkan Angga memanfaatkan Citra bahkan rela dimadu demi harta.
Puas melihat langsung tempat tinggal Angga membuat Alex langsung melajukan mobil nya, punya banyak rencana untuk menghancurkan Angga dan istrinya bahkan Alex mau mempermalukan istrinya Angga sebelum meninggalkan tempat tinggalnya bahkan tidak bawa apapun.