NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh / Tamat
Popularitas:76.3k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 4 mulut kurang ngajar

" Kamu nggak perlu bilang terimakasih, karena ini semua memang tanggungjawab Om bagaimanapun Om sudah berjanji pada Papa untuk menjaga kamu " ucap Hans mengelus kepala Ayra dan mengajaknya kembali berjalan .

" Selain itu , sedari kecil Om nggak punya siapa-siapa dan Papa datang memberikan segalanya untuk Om sampai sekarang , teruntuk kamu tidak ada yang perlu di takutkan Om ada untuk kamu " ucap Hans yang sangat paham perasaan Ayra selama ini.

" Jangan pernah merasa sedih dan sakit sendirian, kamu bisa bagi semua rasa sakit sama Om serta minta segalanya Om akan selalu ada untuk kamu " diluar dari tanggungjawab Hans murni menyayangi Ayra melebihi dirinya sendiri .

Mungkin karena sedari Ayra bayi sudah bersama membuat rasa sayang di hati Hans tumbuh untuk Ayra dan Hans juga tidak punya seorang pun keluarga selain Ayra.

" Om , kok tuhan kasih kita takdir kayak gini sih?" pertanyaan Ayra dengan lirih , mengapa mereka berdua bernasip sama yaitu ditinggal kedua orang tua mereka disaat kecil .

" Karena tuhan merasa kita kuat dan sanggup , tidak ada yang perlu disesali dalam takdir harus bersyukur karena setidaknya walaupun mungkin orang tua kita sudah tidak ada tapi kita masih bisa hidup dengan layak " Hans selalu mengajarkan Ayra bersyukur agar dia tidak membandingkan takdir nya dengan orang lain.

" Mmmm, iya juga tapi semua karena ada Om makanya aku bisa hidup dengan tenang" kata Ayra yang tidak bisa membayangkan bagaimana hidupnya tanpa Hans , walaupun ditinggalkan dengan warisan banyak namun ketika itu Ayra masih sangat kecil .

..........

Ayra menatap deretan tas dalam etalase namun tidak menemukan tas yang dia cari .

" Mengapa cemberut? katanya pengen beli tas ?" tanya Hans yang duduk menunggu disofa ketika Ayra menghampiri nya setelah cukup lama.

" Hmmm, tas nya udah habis Om " sedih Ayra memandang foto tas yang dia sukai di ponsel dengan lirih .

" Habis? Kamu mengincar tas best seller Ay?" pertanyaan Hans .

" Ya enggak lah Om, itu tas ekslusif cuma ada 5 di pasaran " lesu Ayra .

Hans meminta bodyguard nya memanggil manager " Tunjukkan padanya tas yang cuma ada 1 dipasaran" kata Hans yang membuat Ayra melotot .

4 hari kemudian.

Hans yang sudah sampai diruang makan untuk makan malam menatap kesekitar karena tidak melihat Ayra .

" Non Ayra masih tidur sejak pulang kuliah tuan" ucap salah satu pelayan yang tau siapa yang dicari Hans.

" Bangunkan dia , sudah waktunya makan malam " ucap Hans yang diangguki pelayan .

Setelah beberapa saat.

" Maaf tuan Non Ayra sangat mengantuk , katanya makan besok pagi saja" ucap pelayan .

" Dia sudah makan tadi?" pertanyaan Hans lagi .

" Belum tuan , Non Ayra sangat sibuk di kampus bahkan tadi cuma makan es krim " jawab bodyguard yang bertugas menjaga Ayra .

" Astaga , gadis itu " ucap Hans mengisi piring nya dengan makanan lalu mulai makan .

Selesai makan Hans duduk diruang tengah membuka laptop nya untuk melanjutkan pekerjaan nya yang masih tertinggal.

" Ini teh nya tuan" ucap pelayan menaruh nya di atas meja .

" Teh?" Hans menatap pelayan itu dengan datar , mengapa dia tidak tau dengan apa yang biasa Hans minum padahal sudah lama bekerja disini .

" Maaf tuan , Non Ayra berkata kalau sudah malam tuan tidak boleh lagi minum kopi nanti susah tidur dan asam lambungnya naik " kata pelayan itu rada takut .

" Dia mengatakan itu pada kalian semua?" pertanyaan Hans menatap beberapa pelayan lain yang mengangguk .

" Pergilah" ucap Hans akhirnya memilih meminum teh saja dari pada Ayra merepet padanya nanti .

Ayra cerewet-cerewet gitu , dia sangat menyayangi Hans dan akan mengomel panjang setiap kali Hans melanggar aturan baik yang dia buat untuk kesehatan Hans yang menderita penyakit asam lambung .

2 Jam kemudian terdengar langkah kaki Ayra menuruni tangga " Om kok kerja disini mengapa tidak diruang kerja?" tanya Ayra menghampiri Hans .

" Ingin disini saja " jawab Hans menahan tawa melihat Ayra yang berdiri didepan nya dengan rambut berantakan begitupun bajunya yang sangat kusut .

" Mmmh, Om nggak usah ketawa , aku lapar " rengek Ayra merasa Hans sedang mengejek nya .

" Katanya mau makan besok pagi saja " ucap Hans menatap dengan geli Ayra yang bahkan belum mandi .

" Mana ada bilang gitu " suara kecil Ayra rada malu dan berlari keruang makan .

Ayra mengisi piring dengan makanan dan juga segelas air lalu duduk disebelah Hans yang sedang menyelesaikan pekerjaan nya .

" Mengapa makan disini?" tanya Hans menatap Ayra yang baru makan suapan pertama.

" Mau dekat Om, malas makan sendiri " jawab Ayra meletakkan piring di pangkuan nya dan menyuap nasi dengan cepat karena lapar .

" Makan yang banyak " ucap Hans setelah beberapa saat mengelus kepala Ayra dengan senyum tulus .

" Nggak ahhh nanti gendut " kata Ayra meminum beberapa teguk air putih.

" Lah sejak kapan kamu kurus " ucapan spontanitas Hans.

" Hwaaaa, jadi Om bilang aku gendut " suara melengking Ayra berhenti mengunyah.

" Enggak, enggak , kamu kurus ayo makan lagi " kata Hans dengan wajah cool nya walaupun sedang menahan tawa .

" Awas aja Om bilang aku gendut " kata Ayra lanjut makan .

" Tidak, kamu sexi " ucap Hans karena Ayra memang cantik dan punya tubuh ideal .

" Beneran Om, emang cewek sexi itu sebenarnya katagori nya apa Om ?" tanya Ayra dengan excited karena Ayra tidak sepenuhnya tau tentang kategori sexi itu apa.

" Ya, kayak, kayak kamu lah " jawab Hans dengan gelagapan.

" Aku nanya kategori nya apa Om?" tanya Ayra penasaran.

" Tinggi dan berat badannya ideal " jawaban sederhana Hans yang membuat Ayra langsung paham .

" Aku tinggi kan Om?" tanya Ayra yang membuat Hans langsung tergelak mendengar pertanyaan itu.

" Iya , tinggi dari sapu lidi" jawab Hans yang membuat Ayra langsung memukul lengannya .

" Mulut Om benar-benar kurang ngajar , jahat " umpat Ayra memukul Hans dengan bantal sofa .

" Ay , astaga, ampun-ampun, Om becanda " ucap Hans kewalahan menghindari pukulan Ayra .

Drettt

Drettt

Hans mengambil ponselnya yang berdering diatas meja lalu menjawab telfon nya .

" Iya , kamu tunggu saja besok jam 12" ucap Hans setelah mendengarkan cukup lama .

" Om Hans mau kemana ya besok?" kata Ayra yang duduk di sebelah Hans .

" Iya baiklah" ucap Hans tersenyum diakhir kalimat lalu menutup telfon .

" Cieeee, gebetan baru ya Om?" tanya Ayra mengedipkan sebelah matanya.

" Iya , besok first date " senyum lebar Hans yang sedang mencoba membuka hatinya untuk seorang wanita karena berpikir terlalu lama melajang juga tidak baik .

Selain itu Ayra juga sudah mulai dewasa bahkan perlahan bisa mengurus semuanya sendiri jadi tidak akan terlalu membutuhkan Hans di samping nya lagi .

" Aku mau ikut first date dong Om"

1
namia khira
ceritanya keren /Good/
Nia Nara
Dibuat terbiasa ya 🤣
Nia Nara
Kok jadi ngeri yaaa 😄
Nia Nara
Ambigu yaa 🤣
Widia Aldiev
so sweet 😍😍😍 terimakasih Thor ceritanya bagus banget dan Happy ending ❤️❤️❤️
Nasyya
akhir yang bahagia 🥰🥰
Nasyya
serasa ciptain saingan sendiri ya wkwk🤣
Nasyya
bisa2 ny cemburu pada anak sendiri 🤣🤣
Nasyya
astagoeeeh makin berani y kamu ayra goda baba hans 🤣🤣🤣🤣
Nasyya
nah lohh marah kan istrinya mkaknya cepat di resmikan 🤣🤣🤣
Nasyya
menang banyak baba ni mah 🤣🤣🤣🤣
Nasyya
ahh baba 🤣🤣🤣
Nasyya
🤣🤣🤣🤣
Nasyya
hamil juga gpp kalo di kasih anak cewek mah senang bgt om hans dapat sepasang 🤣
Nasyya
sampai kencanduam ya om hans, otw bucin ayra
Nasyya
akhirnyooooo kalian bergulat lagi 🤣🤣🤣
Nasyya
kamu berhasil om hans 😂😂😂
Nasyya
dasar ayra mau kamu apa sihhh
Nasyya
hedeuhhh 😂😂😂😂
Nasyya
🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!