NovelToon NovelToon
Lusy Ratu Peri Terkuat

Lusy Ratu Peri Terkuat

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Pembaca Pikiran / Fantasi Isekai / Peramal / Cinta Istana/Kuno / Mengubah Takdir
Popularitas:766
Nilai: 5
Nama Author: Nadia Papendang

Lusy peri muda yang tidak memiliki sihir seperti peri lainnya. Dia berkeinginan menjadi ratu peri yang melampaui ratu peri generasi sebelumnya.

Lusy di remehkan oleh kaumnya sendiri. Namun, suatu ketika dia menemukan sebuah teknik terlarang dan sebuah pedang leluhur peri yang membuatnya bisa membangkitkan kekuatan sejatinya.

Lusy bangkit menjadi peri terkuat tanpa sihir, tapi banyak orang yang masih tidak menerima sebuah kenyataan kalau Lusy adalah peri terkuat di alam Peri.

Akankah Lusy berhasil menjadi Ratu Peri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemampuan Baru Lusy 2

Fire dengan sigap langsung memberikan Lusy pil penyembuhan yang dia dapatkan ketika menghadapi para Monster lantai sembilan.

Fire membiarkan Lusy beristirahat dulu di tempat tersebut, dia juga tidak lupa membuat sebuah api unggun untuk menghangatkan tubuh Lusy.

Dungeon di kaki gunung kematian memiliki seratus lapisan, setiap lapisan semakin masuk ke dalam tanah, semakin dalam lapisan yang bisa di lewati, maka semakin banyak juga manfaat untuk para penjelajah, bukan hanya mereka akan bertambah kuat, tapi mereka juga akan mendapatkan beberapa artefak ataupun benda berguna lainnya ketika mengalahkan raja monster yang berada di setiap lapisan, atau menemukan ruang harta.

Lusy dan fire juga sudah mendapatkan beberapa benda yang berguna, meskipun baru masuk lapisan sepuluh, tapi mereka sudah banyak mendapatkan ke untungan di sana.

...****************...

"Ahh... Kepalaku."....

Lusy bangun sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit.

"Tuan Anda sudah bangun." fire langsung menghampiri Lusy yang baru bangun dari pingsannya setelah hampir dua hari dia jatuh pingsan.

"Fire Mana Monster nya?!" Lusy baru bangun dari pingsannya setelah hampir dua hari dia jatuh pingsan.

"Eh... Mana Monster nya?!" Lusy baru mengingat kalau dia belum mengalahkan Raja monster lapisan ke kepuluh, karena waktu itu kesadarannya di ambil alih pedang legenda.

Fire tersenyum "Anda sudah mengalahkannya tuan, tidak perlu khawatir lagi." Ucap Fire

"Aku mengalahkan-nya? Bagaimana mungkin Fire? Kita berdua saja sulit sekali mengalahkan dirinya." Lusy tidak percaya kalau telah menaklukkan Monster' tersebut.

"Kenyataan-nya memang anda yang mengalahkannya tuan, dan ini benda yang kita dapatkan dari mengalahkan Monster tersebut."

Fire menyerahkan sebuah kotak hitam seukuran telapak tangan pada Lusy.

Lusy mengerutkan keningnya, karena lawannya sangat kuat tapi dia hanya mendapatkan kotak usang berwarna hitam yang membuatnya sedikit kesal.

Padahal sebelumnya hadiah yang di berikan Dungeon sangatlah berguna.

Lusy terdengar menghela napas, dia dengan terpaksa membuka kotak tersebut, saat dia baru membuka sedikit saja.

Sebuah cahaya hitam langsung melesat masuk ke dalam kepalanya.

Arghhh.....

Satu tarikan napas kemudian setelah cahaya hitam masuk ke dalam tubuhnya, Lusy memegangi kepalanya dan merintih kesakitan.

Dia berguling-guling di tempatnya sambil meraung-raung.

"Tuan, Anda kenapa?" fire khawatir dengan kondisi Lusy. Tapi dia tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan Lusy.

Lusy masih merintih kesakitan, ketika berbagai pengetahuan sebuah teknik terlarang masuk dalam pikirannya dan di tanamkan secara paksa disana.

Siluet orang menggunakan Pukulan sepuluh peri Kematian terlihat jelas di pikiran Lusy, pukulan pertama yang bisa mengeluarkan puluhan tinju tangan dengan ukuran sangat besar.

Kemudian memerlihatkan, pukulan kedua, ketiga dan seterusnya, hingga pukulan kesepuluh.

Otak Lusy serasa mau pecah saja. Karena saking banyaknya ada pengetahuan baru yang masuk ke dalam kepalanya.

Lusy terlihat terengah-engah, ketika semua pengetahuan yang masuk dalam pikirannya sudah tertanam sepenuhnya.

Fire melihat tuannya yang sudah mulai berangsur-angsur membaik, dia langsung memapahnya untuk duduk.

"Anda tidak apa-apa tuan?" tanya Fire

Khawatir karena Lusy baru saja terbangun dari pingsannya.

Lusy mengangguk "Aku tidak apa-apa." ucap Lusy lirih, meskipun sebenarnya kepala dia masih sakit.

"Tuan makanlah dulu, anda sudah dua hari tidak mengisi perut anda." fire mengambilkan semangkuk sup yang dia masak.

Lusy dengan senang hati menerimanya, dia langsung memakan sup tersebut dengan lahap, sup buatan Fire memang sangat di sukai Lusy yang notabenenya masihlah anak kecil.

Fire yang melihat Lusy makan dengan lahap, dia merasa iba dengan tuannya itu, anak seusianya harus di buang ke hutan kematian tanpa ada yang menjaganya sama sekali.

Jika saja dia tidak bertemu dengan dirinya, entah apa yang akan terjadi pada nasib Lusy.

Fire yakin Lusy tidak akan bertahan sampai sekarang, Fire hanya bisa berharap kelak Lusy bisa membalaskan semua yang telah membuatnya seperti sekarang ini.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!