NovelToon NovelToon
Istri Yang Tertindas

Istri Yang Tertindas

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:17.3k
Nilai: 5
Nama Author: waseng

"Dia mencintaiku sampai mati, tapi justru membunuhku perlahan setiap hari."
Di balik kemewahan gaun sutra dan rumah bak istana, Yati hanyalah seorang tawanan yang jiwanya diremukkan oleh suaminya sendiri, Stevanus. Bagi dunia, Stevanus adalah pahlawan; bagi Yati, dia adalah iblis berwajah malaikat.
Puncak pengkhianatan terjadi saat Stevanus membuangnya dalam keadaan hancur demi kekuasaan dan wanita lain. Mereka mengira Yati sudah tidak berdaya dan terkubur bersama rahasia gelap mereka.
Namun, rasa sakit tidak mematikan Yati—ia justru melahirkan sosok baru yang kuat dan tangguh. Kini Yati kembali dengan identitas berbeda, menyusup ke jantung kehidupan Stevanus untuk merebut kembali hidup dan harga dirinya.
Ini adalah kisah tentang perjuangan Yati membuktikan bahwa dari kehancuran, ia bisa bangkit lebih kuat.
Bersiaplah, karena kisah ini akan membawamu pada perjalanan emosional yang penuh liku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon waseng, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 2

SECANGKIR KOPI PAHIT

Suara ketukan di pintu semalam masih terngiang di telingaku, namun pagi ini rumah terasa sunyi senyap seperti kuburan. Wanita yang semalam berteriak di depan pintu kamar yang ternyata adalah sekretaris pribadi Stevanus sekaligus sahabat lamaku, Maya telah pergi entah ke mana setelah percakapan berbisik yang kusamar-samar kudengar di balik pintu.

Aku terbangun di atas lantai marmer, bukan di atas ranjang. Tubuhku terasa kaku dan remuk. Saat aku mencoba bangkit, rasa perih menyengat di punggung dan pahaku, sisa-sisa "pelajaran" yang diberikan Stevanus sebelum dia membiarkanku jatuh pingsan karena kelelahan menangis.

Aku memandang cermin. Bayangan di sana bukan lagi wanita anggun di gala semalam. Rambutku kusut, sudut bibirku pecah, dan gaun putih mahal itu kini benar-benar menjadi sampah yang teronggok di sudut ruangan.

"Yati! Mana kopiku?!" teriak Stevanus dari lantai bawah.

Aku tersentak. Ketakutan adalah alarm alaminya. Dengan tangan gemetar, aku segera mengganti pakaian dengan daster lengan panjang untuk menutupi jejak-jejak kekerasan di tubuhku. Aku memoleskan bedak tebal pada sudut bibirku yang membiru. Aku tidak boleh terlihat hancur di depannya, atau dia akan semakin bersemangat meremukkanku.

Di dapur, aku menyeduh kopi hitam tanpa gula persis seperti yang dia suka. Tanganku bergetar saat menuangkan air panas. Pikiranku melayang pada Maya. Mengapa dia datang semalam? Dan mengapa suaranya terdengar begitu posesif terhadap suamiku?

Aku membawa nampan itu ke meja makan. Stevanus duduk di sana sambil membaca koran finansial, terlihat sangat rapi dan segar, seolah-olah dia tidak baru saja menyiksa istrinya beberapa jam yang lalu.

"Ini kopinya, Mas," ucapku pelan, meletakkan cangkir itu di hadapannya.

Stevanus tidak menoleh. Dia menyesap kopi itu sedikit, lalu tiba-tiba wajahnya berubah gelap. Dalam sekejap mata, dia menyambar cangkir itu dan menyiramkan isinya ke punggung tanganku.

"Aakh!" aku menjerit kecil, menarik tanganku yang kini memerah karena tersiram air panas. Rasa perihnya luar biasa, kulitku terasa seperti dikuliti hidup-hidup.

"Terlalu dingin! Kamu pikir aku suka minum air cucian piring?" bentaknya sambil membanting cangkir porselen itu ke lantai hingga hancur berkeping-keping. "Kamu sudah tidak bisa melayaniku di ranjang dengan benar, sekarang membuat kopi saja kamu tidak becus? Apa gunanya kamu di sini, Yati?!"

Aku menunduk, air mata jatuh mengenai tanganku yang melepuh. "Maaf, Mas... aku akan buatkan yang baru."

"Sudahlah! Nafsu makanku hilang melihat wajah melasmu itu," dia bangkit, menyambar tas kantornya, dan melangkah pergi tanpa sedikit pun rasa bersalah. "Bersihkan kekacauan ini. Aku tidak mau melihat ada satu serpihan pun saat aku pulang nanti."

Setelah suara mobilnya menjauh, aku terduduk di lantai dapur yang basah oleh kopi. Aku terisak, bukan hanya karena luka bakar di tanganku, tapi karena kehampaan yang mulai menggerogoti jiwaku. Aku mencintai pria ini. Dulu, dia adalah pelindungku. Mengapa cinta bisa berubah menjadi racun yang begitu mematikan?

Aku mulai memunguti serpihan porselen dengan tangan yang masih gemetar. Di sela-sela pecahan itu, mataku menangkap sesuatu yang berkilau di bawah meja makan. Sebuah benda kecil yang asing.

Aku merangkak dan mengambilnya. Itu adalah sebuah anting-anting mutiara. Jantungku berdegup kencang. Aku tahu anting ini. Ini bukan milikku. Aku tidak pernah memakai mutiara karena Stevanus bilang mutiara hanya untuk wanita tua.

Ini milik Maya.

Tiba-tiba, ponsel Stevanus yang tertinggal di atas meja bergetar. Biasanya, aku tidak pernah berani menyentuh barang pribadinya. Namun, rasa sakit di tanganku dan penemuan anting itu memberikan keberanian yang tidak pernah kupunya.

Aku mendekati meja, tanganku yang melepuh meraih ponsel itu. Layarnya menyala, menampilkan sebuah notifikasi pesan masuk dari kontak bernama "M".

“Mas, jangan lupa mampir ke apartemenku sebelum ke kantor. Aku masih tidak puas dengan 'penjelasan' singkatmu semalam di depan pintu kamar istrimu yang bodoh itu. Aku ingin hadiah yang lebih besar sebagai kompensasi karena harus berakting jadi sekretaris yang sopan setiap hari.”

Duniaku serasa runtuh. Napasku tercekat. Jadi, kecurigaanku benar. Mereka tidak hanya berselingkuh; mereka menertawakanku di belakang punggungku. Maya, wanita yang selama ini menjadi tempatku mengadu tentang kekejaman Stevanus, ternyata adalah orang yang menikmati penderitaanku.

Aku menggenggam ponsel itu begitu erat hingga tanganku yang terluka berdarah lagi. Rasa sakit fisik itu kini kalah oleh api yang mulai menyulut sesuatu di dalam dadaku. Sesuatu yang selama ini padam oleh ketakutan.

Tiba-tiba, suara pintu depan terbuka kembali. Langkah kaki berat Stevanus terdengar mendekat ke dapur. Dia kembali karena tertinggal ponselnya.

Aku terpaku. Ponsel itu masih ada di tanganku. Pesan itu masih terbuka di layar.

"Yati! Apa yang kamu lakukan dengan ponselku?!" geramnya dari ambang pintu dapur.

Wajahnya merah padam karena amarah yang memuncak. Dia melihat ponsel di tanganku, lalu melihat pesan yang terpampang jelas di sana. Untuk pertama kalinya, aku tidak menunduk. Aku menatap matanya dengan sisa keberanian yang hancur.

Stevanus melangkah maju dengan cepat, namun sebelum dia sempat meraih leherku, aku merasakan gelombang mual yang hebat menghantam perutku. Aku terjatuh berlutut dan muntah di depan kakinya. Di antara rasa sakit dan pengkhianatan, sebuah pikiran mengerikan melintas Apakah aku baru saja mengandung anak dari pria yang ingin membunuhku ini?.

1
Abang imbran
gak bertele" 👍
Abang imbran
kurang ngajer banget ni stevanus/Right Bah!/
grandi
up lagi thor/Kiss/
Chici👑👑
Kak kamu keren bisa up banyak, aku nulis 1 bab aja kelar nya 2 sampe 3 hari baru selesai🤧
christian Defit Karamoy
TRIMAKASIH SUDAH MAMPIR🙏
JANGAN LUPA UNTUK SELALU BAHAGIA🫰

Like Setiap Bab Kalau selesai 👍

Rate Bintang 5 🌟

Vote setiap hari Senin 🙏

Kalau Ada Poin Boleh Mawar sebiji🌹

Tinggalkan komentar, penyemangat, kritik & Saran, 🎖️

Makaseh banya samua 🙇🙏😇
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
christian Defit Karamoy: okey siap trimakasih🙏
total 1 replies
Bela Viona
wow lumayan cepat juga ya thor,dlm 3 bln op kelar,blm lagi merubah karakter seseorang. sebenar nya gak mudah. minimal setahun lh.
tapi ini kisah sat set beres. gak bertele tele. langsung pada inti nya...
christian Defit Karamoy: iya kak🙏
total 1 replies
Bela Viona
Iblis berbadan manusia.
semoga mati ny tdk mudah.
gila stevanus.
Bela Viona
sesekali klo bikin kopi,di kasih 3 tetes racun tikus kn gak masalah thor...
biar ad sensasi buih buih ny tuh lakik
Bela Viona
baru baca bab awal udh di suguh kn dgn sebuah pengkhianatan,kdrt,penipuan dan manipulatif.
sakit jiwa nih lakik...
Bela Viona
Mampir thor...
Bela Viona: siapppp
total 3 replies
grandi
ngeri
grandi
apakah aman Thor
grandi
kata kata yang terpaksa/Scowl/
Chici👑👑
Thor kamu kuat banget apdet nya bisa banyak...kalo aku udah kriting jempol nya /Hammer/
Chici👑👑
Semangat thor💞
Chici👑👑
Lanjut lagi semangat thor apdet nya
christian Defit Karamoy: siap kak ku🙏
total 1 replies
Chici👑👑
Lanjutkan thor
christian Defit Karamoy: siap kak🙏
total 1 replies
Chici👑👑
Kak aku mampir
christian Defit Karamoy: trimakasih🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!