NovelToon NovelToon
I LOVE YOU, BULE

I LOVE YOU, BULE

Status: tamat
Genre:CEO / Romansa / Diam-Diam Cinta / Cinta Terlarang / Tamat
Popularitas:645k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nona Fi

Sosok gadis manja dan ceria berubah menjadi gadis yang bersikap sangat dingin saat ayah yang begitu dia sayangi menyakiti hati ibunda tercinta. Ara menjadi gadis yang dewasa, bertanggung jawab pada keluarga dan sangat menyayangi keluarganya. Itu sebabnya Ara berusaha melakukan apapun untuk membahagiakan ibu dan kedua adiknya, termasuk menjadi wanita simpanan dari seorang bule tajir.

Seorang Bule yang Ara sendiri tidak tahu siapa namanya, karena yang Ara tahu hanya nama panggilan pria itu, yaitu Al.
"Jangan tanya namaku! Dan jangan mencoba mencari tahu siapa aku! Hubungan antara kita hanya sebatas ranjang, selebihnya aku tidak mengenalmu dan kau tidak mengenalku."

Ucapan bule tajir itu saat dulu membuat kesepakatan dengan Ara, menjadi hal yang selalu Ara ingat untuk membentengi hatinya.

Bagaimana kelanjutan kisah Ara?
Masukan buku ini ke rak baca kalian, ikuti ceritanya dan dukung selalu authornya. Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Fi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bule 8

Senja di ujung Barat sudah mulai nampak. Anak-anak yang sedang bermain di taman segera berpamitan satu sama lain untuk kembali ke rumah masing-masing sebelum wanita yang melahirkan mereka memanggil dan menceramahinya karena main seharian sementara tugas sekolah belum dikerjakan.

Bersamaan dengan berhamburannya anak-anak itu, si kembar ikut berpamitan pada teman-temannya, mereka berjanji akan bermain lagi esok hari setelah pulang sekolah.

"Keisha! Ayo, pulang!" ajak Khansa, menyadarkan sang kembaran yang sedari tadi sibuk dengan buku bacaan. Keisha memang ikut bermain di taman, tapi dia fokus sendiri dengan buku, sementara kembarannya bermain dengan teman-teman lainnya. Itu memang sudah menjadi kebiasaan, Keisha tidak terlalu suka bermain layaknya anak-anak, dia lebih suka diam dan membaca. Buku yang dibacanya pun bukan komik, cerita pendek, atau novel. Melainkan buku pengetahuan. Pantas saja Keisha juara di kelasnya.

"Keisha! Ayo!" Kembali Khansa memanggil kembarannya yang masih terduduk di kursi dengan anggunly.

Setelah mendengus kesal, Khansa mendekati Keisha lalu menepuknya pelan. "Ayo!" pekiknya sembari merapikan buku-buku yang dibawa Keisha, kemudian dia masukkan ke tote bag yang dibawanya, lalu menjinjingnya sembari menuntun Keisha supaya segera beranjak pulang. Jika tidak begini, maka Keisha akan tetap fokus membaca bahkan hingga malam tiba. Mungkin.

"Bunda, Kakak ada di mana?" tanya Khansa ketika sudah sampai di rumah beberapa menit yang lalu. Di tangannya kini ada setumpuk buku dan alat tulis.

"Sepertinya ada di kamar, ada apa, Sayang?" tanya Diana yang sedang menyapu halaman. Padahal tadi pagi sudah dia sapu, tapi akibat cuaca hari ini begitu berangin, membuat banyak daun-daun kering berserakan. Diana tak suka melihat sesuatu yang kotor atau tak rapi, alhasil dia langsung menyapunya dengan suka cita. Hal yang disebut Diana dengan mengisi waktu luang.

"Ada PR, mau minta tolong Kakak," jawab Khansa. Namun, segera dihalang oleh sang kembaran–Keisha.

"Jangan bertanya terus sama Kakak! Kamu harus belajar sendiri! Bagaimana bisa jika selalu meminta bantuan kakak. Ayo, aku bantu ajarkan! Aku sudah selesai megerjakan PR-nya." Keisha selalu berusaha mencegah Khansa setiap kali Khansa akan mengganggu istirahat Ara.

Khansa tersenyum, "Ya sudah, aku lihat hasil PR kamu saja, Kei," jawabnya enteng.

Keisha langsung menggeleng. "Tidak boleh, Khansa! Ayo! Kamu harus mengerjakan sendiri! Kalau tidak ada yang dimengerti, aku akan bantu jelaskan," tutur Keisha bijak. Yang dibalas dengusan kesal serta bibir yang monyong oleh Khansa.

Diana geleng-geleng kepala melihat anak kembarnya yang berbeda 180 derajat sikapnya. Yang satu rajin, yang satu malas. Yang satu pendiam, yang satu cerewet. Yang satu introver, dan yang satunya lagi ekstrover.

Hingga senja semakin menyebar di ujung Barat, Khansa belum selesai mengerjakan PR-nya. Keisha lama-lama merasa bosan karena sang kembaran sangat malas, padahal jika tidak malas Khansa juga berpeluang masuk tiga besar, seperti Keisha—juara 1 di kelas.

Keisha bangkit dari duduknya di teras rumah, kemudian masuk ke dalam untuk mengambil air karena kerongkongannya terasa kering. Melihat Keisha pergi, Khansa langsung kabur ke kamar Ara, untuk meminta bantuan sang kakak supaya PR-nya segera beres tanpa perlu berpikir banyak-banyak.

Tanpa mengetuk pintu, Khansa langsung membuka kamar Ara. Tampaklah sang Kakak yang sedang berhias dengan pakaian cantik dan terlihat seperti bidadari tanpa sayap. Sosok kakak yang selalu dikagumi oleh si kembar.

"Ya ampun! Cantik sekali! Itu Kakakku atau bidadari?" goda Khansa kemudian masuk ke dalam kamar dan gelendotan di punggung Ara yang duduk di depan meja rias. Khansa memang manja, sama seperti Ara ketika seusianya.

"Kakak mau ke mana?" tanya Khansa sembari fokus melihat Ara di cermin, dia sedang mewarnai bibirnya dengan lip-tint teknik ombre.

"Kakak, aku—"

Ara tahu betul apa tujuan adiknya datang ke sini. "PR lagi?" tebaknya.

Khansa terkikik geli kemudian mengangguk.

Sebelum Ara merespons, tiba-tiba ponselnya berbunyi. Khansa segera mengambil ponsel Ara untuk dia berikan kepada kakaknya itu, tapi tanpa sengaja dia membaca sebuah nama yang mengirim chat kepada Ara barusan.

"Al?" ucapnya.

1
Muhamad Nur
WTO
Linda Liddia
Ada resikonya ara & kamu harus siap menghadapi resikonya siapin mental utk menghadapi keluarganya si Al
Linda Liddia
iiiggghhh kenapa si lo kepo bgt sm kehidupan ara parah amad lo sherly secara ara aja gak kepo sm kehidupan lo
1n4
up part 2
JR Rhna
sedikit sekali dialog/perbualan
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝘼𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya. trmksh🙏
total 1 replies
💗 AR Althafunisa 💗
Bagus ceritanya 👍
💗 AR Althafunisa 💗
Awalan yang bagus dan menyesakkan 😬
Tendri Aastendri
lanjut
Ids Manurung
terlalu berbelit-belit ceritany thor dan diulang2
Airen Tan
sepertinya mafia seh secara dia ngg mau di lihat orang lain kebersamaannya dengan ara takur du ketahui musuh dan bisa mencelakai ara
Tira Aneri
suukaa
Muna Junaidi
Hadirr thor
Evy
Astaga Ara... cinta boleh saja...tapi jangan bodoh gitu.seharusnya diakhiri saja hubungan itu..yang ada hanya rasa sakit yang kau rasakan..jika benar2 Al cinta kamu.suatu saat jika kau menghilang dia pasti akan mencari mu..
Evy
Apa tidak jenuh menjalani kehidupan yang penuh dengan gelimang dosa... walaupun cinta tapi setidaknya gunakan akal sehat mu Ara...harta didapat tapi tak punya harga diri...
Evy
Ini sudah tindakan kriminal...bisa dilaporkan ke polisi.. semoga polisinya juga tidak disogok...
Evy
Begitu takut dan khawatir jika sampai ada yang melihat dirinya...apakah Al anak seorang presiden di negaranya atau pimpinan Mafiakah...
Evy
jika punya sifat iri dengki... tanpa disadari itu menyakiti diri sendiri...
Evy
walaupun tidak mencintai ibunya tapi setidaknya anak anak kandungnya tidak ditelantarkan...
Yani Kustiti
Luar biasa
Sulis Tiana
kata gw sih kayanya mafia kalj iya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!