NovelToon NovelToon
Cewek Tomboy Jadi Ratu

Cewek Tomboy Jadi Ratu

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Reinkarnasi / Isekai / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Balas dendam. / Perubahan Hidup / Chicklit / Tamat
Popularitas:781.5k
Nilai: 4.6
Nama Author: icha_violet

Cerita ini hanya karangan penulis, terdiri dari 2 season ya, meski bab nya banyak.hehe

Anggita adalah gadis tomboy anak seorang pengusaha kaya, ia sedikit keras kepala tapi ia sangat jago beladiri.

Suatu hari ia yang secara tidak sengaja masuk ke dunia komik, masuk ke tubuh sang Ratu yang karakternya berbanding terbalik dengan Gita.

Di dunia nyata ia tidak pernah dekat dengan laki-laki dan ketika berperan jadi Ratu, ia harus menjadi istri sang Raja dan melayaninya, membuat Gita mengalami hal yang tak terduga.

Mampukah ia menjalani hidupnya di dunia komik sendirian tanpa dukungan keluarganya?
Bisakah Anggita kembali ke dunia nyata?

Dan ada hal seru apa saja selama ia berada didunia komik?
yuu, ikuti ceritanya..!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon icha_violet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 BENGKAK

Ketika hari sudah pagi, Ratu masih merasa sedih ia bahkan berencana untuk tetap di kamarnya seharian penuh, ia begadang dan menangis sepanjang malam bahkan matanya pun bengkak. (hari ini Gita galau berat ingin kembali ke dunia nyata)

"Ternyata sudah pagi,hmm.. tapi aku benar-benar tidak ingin melakukan apapun.

Ratu menarik selimutnya kembali dan berniat kembali tidur.

Pelayan datang ia berbisik memberi tahu bahwa Ibuu Suri sedang menuju kemari, Ratu beranjak bangun ia mengambil cermin ia menyadari bahwa penampilannya saat ini sangat kacau.

"Ya ampun mata gue, kenapa bisa jadi segede gajah gini?" Gita (Ratu) kaget dengan wajahnya sendiri

"Astaga ratu, mata ratu bengkak, bagaimana kalau saya kompres?, saya ambilkan air dulu." saat Sani beranjak pergi

"Tunggu dulu, disini apakah ada kacamata?" tanya Ratu

"kacamata itu apa Ratu?" Sani merasa kebingungan

Ratu membuat lingkaran dengan jari-jari tangan kanannya dan jari-jari tangan kirinya, lalu menempelkannya di depan 2 matanya.

"Yang seperti ini, bulat lalu ada gagangnya sampai telinga."

Sani semakin merasa bingung ia menggelengkan sedikit kepalanya, isyarat kalau ia sungguh tidak tahu.

"Ah sudahlah lupakan saja, cepat ambilkan airnya..!" perintah Ratu

"Disini benar-benar tidak ada kacamata ya, terus gue pake apa buat sembunyiin mata gue." gumam Gita (ratu) kebingungan

Langkah Ibu Suri semakin terdengar dan semakin mendekat membuat Ratu semakin panik hingga akhirnya ibu suri masuk dan tepat ia melihat wajah Ratu.

"Astaga......" Ibu Suri bahkan hampir jatuh karena terkejut

Ratu Pun memberi hormat dan kini mereka duduk berhadapan,

"Ada apa dengan wajahmu?, membuatku kaget saja." tanya Ibu Suri

"Saya merasa malu Ibu dengan penampilan saat ini, saya tidak papa, hanya semalam saya merasa sangat merindukan orang tua saya dan ternyata saya menangis sepanjang malam." jawab Ratu lemas

Niat hati Ibu Suri ingin mengomelinya karena langit sudah cerah tapi ia baru bangun, menantunya ini kenapa jadi pemalas, tetapi saat Ibu suri mendengar alasannya ia ikut merasa sedih.

"Hmm... besok kunjungilah orang tuamu, Ibu akan menyuruh Deon mengantarmu, menginap lah disana selama beberapa hari untuk melepaskan rindumu." ucap Ibu Suri

Ratu hanya mengangguk pelan.

"Kenapa makin ribet ya, Gue emang bener-bener kangen sama nyokap & bokap gue, tapi mereka kan didunia nyata... dan besok gue harus menghadapi nyokap & bokapnya Ratu anggrek.... Sabar git, hidup memang berat." gumam Gita (Ratu) dalam hati

Sani datang membawa air hangat,

"Ini Ratu airnya."

"Apa itu untuk matamu?" tanya ibu suri

Ratu hanya mengangguk

"Baiklah, obati mata mu yang bengkak itu setelah itu bersiap-siaplah dan temui Ibu siang ini di Danau..!" perintah ibu suri.

"Baik bu..." jawab Ratu

"Kemarin ibu datang berkunjung, tapi kamu tidak ada, hanya ada pelayanmu disini, karena ibu tak sabar ingin bertemu denganmu makanya ibu menemuimu hari ini, kalau menunggumu berkunjung ke paviliun ibu, pasti harus menunggu beberapa hari, iya kan?" Ibu Suri menatap Anggrek

"Maafkan aku ibu, lain kali aku yang akan berkunjung menemuimu." Jawab Ratu pelan.

"Iya tidak apa-apa, ibu tau kamu sibuk, ya sudah ibu pergi dulu, jangan lupa untuk datang menyusul..!" Ibu Suri pun pergi.

"Sani , tolong handuk kompresannya" pinta Ratu

"Biar saya saja yang mengobatinya, Ratu kembalilah berbaring..!" jawab Sani

"Hmm... baiklah" Ratu Pun berbaring dan memejamkan matanya, sementara Sani dengan telaten duduk di samping Ratu sambil mengobatinya.

Satu jam berlalu, karena ia begadang semalaman dan nikmatnya kompresan air hangat itu membuatnya lebih rileks dan tertidur.

Saat Ratu bangun

"Astaga, Gue ketiduran,mampus gue" Ratu sedikit kaget

"Ya Ratu, apa yang anda katakan barusan?" Sani kebingungan

"Lupakanlah, aku memang terkadang seperti itu.hehe... sudah berapa lama aku tertidur?" Tanya Ratu

"Mmmm... sekitar satu jam, sebaiknya Ratu bergegas karena hari mulai siang , bukankah anda akan bertemu Ibu Suri....!" Sani mengingatkan

"Iya aku tau." jawab Ratu singkat

"Ratu masih saja bertingkah aneh, sejak bangun dari pingsan sampai saat ini ratu benar-benar berbeda, aku merindukan Ratu yang dulu dimana hari-hariku menenangkan, tetapi Ratu yang sekarang lebih ceria itu bagus untuk Ratu, hhuuhh..." Gumam sani dalam hati sambil menatap cermin

"Astaga… kerutan." Ucap sani sedikit kencang

"Ada apa?" Ratu merasa heran

"Ahh… tidak apa-apa ratu, sebaiknya anda segera bersiap-siap!" Jawab sani mengalihkan pembicaraan

"Baru beberapa hari ratu berubah, sudah bisa membuat satu kerutan,, membuat tugasku semakin berat, menambah beban pikiran dan membuat wajah ku cepat menua, bahkan kerutan kecil mulai muncul."

Sani merasa sedih

Ratu melangkahkan kaki dengan malasnya, ia mandi lalu berdandan secantik mungkin tapi tetap saja matanya itu terlihat jelas sedang bengkak, meski tidak sebesar sebelumnya.

Ratu pergi menuju danau bersama beberapa pelayannya, saat ia tiba di danau, ia mulai melamun lagi saat melihat Raja Deon sedang memancing ikan di sana.

"Dulu papah sering ngajakin gue mancing, saat ikan besar menyambar umpan, kami akan menariknya bersama-sama, tertawa bersama, dan masak bersama. membakar ikan itu dengan bumbu rahasianya nyokap, emm gue kangen masa-masa itu." gumam Gita (Ratu) dalam hati dan matanya pun mulai berkaca-kaca.

FLASHBACK

Tok tok tok

"Git… gita, ayuk ikut papah…!" Pak Baskoro mengetuk pintu kamar Gita

"Iya pah, memangnya papah mau kemana?" Tanya Gita dengan rambut sedikit acak-acakkan

"Mancing dong papah juga kan hari ini libur,, ayok.. papah kangen ikan bakar buatan mamah nih.. daripada kamu males-malesan gitu." ajak Pak Baskoro

"Boleh tuh pah, , ishh malas-malasan di hari libur itu sudah tradisi pah." Jawab Gita

"Ah kamu itu ada ada saja, papah tunggu di kolam ikan aja ya!" Jawab Baskoro sambil pergi berlalu untuk mengambil alat pancingnya.

"Ok pah." Jawab Gita lalu berjalan menuju kamar untuk bersiap-siap

Akhirnya mereka bertemu & langsung siap untuk bertempur , benar saja tak berselang lama ikan besar menyambar umpan mereka, mereka menariknya secara bersama-sama.

"Tarik pah, terus pah… yang kuat dong pah..!"

Gita berteriak bersemangat

"Kamu dong yang masih muda, ayo Git lebih kuat jangan sampai putus..!" Jawab Pak Baskoro

"Dikit lagi pah, harus dapat ini besar loh pah.. tarik terus, ayo semangat pah, tarik lagi…!" teriak Gita

Dan buuuggg…

Mereka terjatuh ke belakang dengan posisi terlentang untung saja ikannya berhasil ditangkap, ikan besar itu berada di pinggir kolam, dengan cepat Gita menangkap ikan itu dengan kedua tangannya agar ikan itu tidak tercebur lagi ke dalam kolam dan mereka pun tertawa bersama. :)

ON

"Anggrek... kemarilah..!"

Ketika ibu suri memanggil ia tersadar dari lamunannya, 

"Duduklah disini..!"Ibu Suri menyuruh Ratu menemani Deon memancing,

Ratu Pun tersenyum dan duduk dengan patuh di sebelah Deon.

Sementara Ibu Suri pergi menuju rumah kayu yang berada di dekat mereka, Ibu Suri sengaja membiarkan mereka berdua agar bisa menikmati momen romantis.

Bersambung...

1
@¥u &@n!
curiga bunting nih c ratu
@¥u &@n!
cie cie awalnya pegangan tangan selanjutnya terserah author aja lah wkwkwkwk
@¥u &@n!
iiih sumpah gue ilfil banget sama tuh babunya c ratu
@¥u &@n!
ini pelayan ratu nya kok songong gtu ngeluh Mulu kerjaan nya ngeselin ganti kek sana yang lebih setia ga ngedumel Mulu
@¥u &@n!
akoh mampir Thor
Dewi Ansyari
Rasain kamu Deon emang enak
Dewi Ansyari
Dasar para mentri gila mengorbankan nyawa orang demi harta astaga 😱
Dewi Ansyari
🤣🤣🤣🤣Gita ada2 aja deh
Teh icha
ah iya, typo kak 🙏
uci umami
tunangan bukan tangan
Cha Sumuk
ga suka klo ada cerita yg gue gue loe loe. mls BC
Teh icha: makasih masukannya kak. 🙏 saya mengerti kenyamanan pembaca berbeda-beda.
total 1 replies
Purwanto Purwanto
sangat bagus
Teh icha: makasih kak sudah mampir , makasih bintangnya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Queen Gabut
Luar biasa
Queen Gabut: semangat kak 🥰🥰🥰
total 2 replies
Theresia Irma Elviana Sihaloho
menarik
Teh icha: makasih kak bintang nya 🙏
total 1 replies
Darmi
ceritanya sngat menarik dan lucu!!! 😁😁😁
Teh icha: makasih kak 🙏💜💜💜💜💜
total 1 replies
• リムル・テンペスト • Bisa panggil Am
moga aja ank nya kembar 🤔....tapi Selir Mey juga harus mencari pasangan bahagia...
• リムル・テンペスト • Bisa panggil Am
ngakak ibu surinya pas tahu anggrek hamil🤣... sanggup menari dan menyanyi
• リムル・テンペスト • Bisa panggil Am
kurasakan bahawa jarum tabib itu adalah andalan keluarga tabib hingga menjadi pusaka bermakna😂...lebih lebih lagi Ratu nya sangat takut akan jarum
• リムル・テンペスト • Bisa panggil Am
Hahaha... menahan asam karna mengetahui Ratu ngidam rojak....Pasti sangat bangga+ kesel ama Pangeran Ceng🤣
• リムル・テンペスト • Bisa panggil Am
hehehehe.... Ratunya ngidam, bagaimana reaksi Rajanya... Mungkin mengatakan bahawa dia sudah menjadi Ayah😜.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!