“Aku ingin memiliki banyak laki-laki tampan di sekelilingku, bukan hanya raja dan kaisar yang memilik harem. Aku juga akan menciptakan nya, rugi sekali jika punya kekuasaan dan wajah yang cantik jika tidak di gunakan dengan baik.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nunpiee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jenderal Chen
“Aku penasaran dengan sosok laki-laki yang akan menjadi tunanganmu, Xiufei. Apa dia tampan?” Tanya Wang Xiufei yang palsu.
Namun, tidak ada balasan dalam pikirannya.
“Xiufei? Apa kau tidur?” Tanyanya lagi, namun tetap tak ada balasan apapun. Hal tersebut membuat Wang Xiufei menghela nafas panjang, mungkin dia memang tidur pikirnya.
Dia pun mulai memejamkan matanya untuk menyambut hari esok, akan tetapi dia merasakan derap langkah kaki seseorang dari jarak yang sangat jauh. Indera pendengaran dan penciumannya semakin kuat setelah dia meminum air suci didalam ruangan ajaib yang dia miliki sekarang.
“Obat bius?” Gumamnya, Wang Xiufei segera bangkit memakai pakaian tebalnya dan bersiap dengan memegang belati tajam di balik jubahnya.
Wang Xiufei melihat botol kaca di sampingnya yang berisi sedikit air, dengan cepat dia segera meminumnya. Dia akan kebal terhadap racun, hal tersebut sangat memudahkannya. Seperti sekarang ini, saat mereka meniupkan obat bius melalui celah jendela yang mereka buat, sosok Wang Xiufei tidak goyah sedikitpun.
“Dia sudah tidur, ayo cepat lakukan dengan cepat hahaha.”
Wang Xiufei mengernyit dalam tidur palsunya, dia menyeringai saat mereka tertawa-tawa sambil melepaskan pakaiannya.
“Dia sangat cantik! Entah kenapa, Raja tidak segera menikahinya. Jika bukan karena selir kesayangannya itu yang menyuruh kita untuk meniduri nya, sayang sekali wajah cantik ini harus menanggung malu hahaha.”
Mendengar hal tersebut, Wang Xiufei paham. Dia segera bangkit dan melumpuhkan mereka dengan jarum peraknya, jumlah mereka ada 5 orang dan semuanya laki-laki jelek dengan bentuk wajah yang menurut Wang Xiufei menjijikkan.
Kenapa seperti itu? Itu karena, wajah mereka penuh dengan luka bakar. Bahkan, di saat wajahnya yang rusak, mereka masih saja berekspresi tak mengenakan dan menjijikkan.
“Sudah jelek, buruk rupa, menjijikan, dan lemah seperti kalian apakah tidak pernah berfikir untuk mengakhiri hidup? Bagaimana bisa kalian hidup seperti sampah?!” Cibir Wang Xiufei pedas, dia duduk manis dan menatap mereka satu persatu.
Kelima orang itu terkejut mendengar ucapannya yang tajam, ini kali pertama mereka mendengar Wang Xiufei menghina orang. Biasanya, dia selalu patuh, sopan, lembut dan yang pasti dia juga selalu berkata manis.
Tapi sekarang?
“Aku ingin bertanya beberapa hal, siapa yang setuju maka putar bola mata kalian ke kiri dan ke kanan. Maka, jarum tersebut akan menjadi obat untuk kalian. Sedangkan jika kalian menolak, kalian cukup pejamkan mata untuk beberapa saat dan saat itu terjadi, jarum di tubuh kalian akan berubah menjadi racun mematikan!” Tegas Wang Xiufei
“Satu….”
“Dua……..”
Belum sempat sampai kehitungan tiga, mereka serentak memutar bola matanya secara berulang-ulang.
“Apa jadinya jika kalian ingkar?” Tanya Wang Xiufei menyeringai, mereka nampak ketakutan.
Namun, detik berikutnya mata mereka terbelalak sebelum akhirnya jatuh terbaring dengan tubuh yang kejang-kejang. Wang Xiufei mendengus kesal, dia memanggil beberapa pengawal untuk membawa mereka pergi.
“Yang mulia, mereka…..” Kaget semua pengawal yang datang.
“Buang mayatnya ke kandang anjing, biarkan tubuhnya di makan dan di cabik cabik.” Balas Wang Xiufei yang kembali berbaring di atas ranjangnya dan bersiap untuk tidur.
Para pengawal membawa kelima orang yang sudah mati dengan mata melotot, hal itu benar-benar membuat bulu kuduk mereka meremang. Setegas tegasnya Wang Xiufei, jika dalam membunuh maka dia akan menyuruh pengawalnya untuk melenyapkan musuh.
•••
Pagi hari, Wang Xiufei membuka matanya dan menggeliatkan tubuh kecilnya, dia melihat sekeliling yang sudah berbaris para pelayan.
“Salam yang mulia.”
Wang Xiufei terlonjak kaget, dia menatap sosok laki-laki bertubuh kekar yang berdiri dengan baju zirah nya. Wajahnya nampak tampan meskipun ada bekas luka tapi itu tidak begitu parah, sorot matanya begitu tajam dan dingin.
“Dia jenderal Chen, kebanggaan kerajaan Wang. Dia sangat setia, dia yang selalu berjuang bersamaku selama ini.”
Wang Xiufei mengangguk paham setelah penjelasan dari pemilik tubuh yang asli.
”Jenderal Chen.” Panggil Wang Xiufei yang bergegas dengan cepat dan menghampirinya, dia tersenyum lebar melihat wajah tampannya yang kini terlihat lebih jelas.
Jenderal Chen terkejut melihat tingkah laku Ratu nya yang nampak aneh dan berbeda, biasanya Wang Xiufei selalu tenang dan santai. Tapi sekarang? Sorot matanya bahkan mengerikan, bukan karena penuh aura kemarahan tapi karena bikin merinding.
“Yang mulia….” Ucapnya yang menyuruh pelayan untuk mengambil jubahnya, Wang Xiufei menatap tubuhnya dan kembali mendongak menatap Jenderal Chen, dia lupa bahwa di zaman ini sangatlah sopan! Padahal dia masih memakai pakaian lengkap meskipun tipis dan nampak terbuka di bagian pundak karena hanya memakai kemben.
“Ah maaf, ayo duduk.” Ajak Wang Xiufei dengan menarik tangan Jenderal Chen yang terlihat seperti kerbau karena hanya menurut.
“Bagaimana?” Tanya Wang Xiufei penuh rasa penasaran, tapi tatapan matanya tak bisa bohong. Dia terlihat gatal, hal itu membuat Jenderal Chen sedikit gugup dan tak nyaman.
“Xiufei, kau membuatnya takut…..”
Ucapan pemilik asli membuat Wang Xiufei berdeham, dia memang menyukai laki-laki tampan!
“Yang mulia Ratu, kau tenang saja. Di kehidupan ini, hidupmu tidak akan lagi membosankan. Aku akan membalaskan dendam mu sampai tuntas, tapi jangan halangi aku untuk hidup bebas. Aku menyukai laki-laki tampan, aku tidak mau terikat dengan hanya satu laki-laki kaya. Terlebih di dunia ini, para raja selalu memiliki banyak selir. Mungkin, hanya ayahmu yang begitu setia. Aku harap kau mengerti dan tonton saja bagaimana aku bertindak…..” Balas Wang Xiufei pada sang pemilik tubuh.
“Yang mulia?” Tanya Jenderal Chen karena melihat Wang Xiufei nampak terdiam dengan senyum aneh di bibirnya.
“Ah ya, Jenderal Chen. Kau tahu? Saat kau pergi, aku beberapa kali hampir mati, terakhir aku sempat tak sadarkan diri karena ulah seseorang. Dan sekarang, kepalaku masih terasa sakit. Karena itulah, beberapa hari ini aku selalu mengurung diri. Aku takut……” Ucap Wang Xiufei dengan suara yang manja, para pelayan yang mendengar itu sontak melotot dengan kompak.
Ini kali pertama mereka melihat Wang Xiufei manja dan bertingkah manis bahkan sampai mengadu seperti ini, Jenderal Chen menelan ludah pelan. Ada yang tidak beres dengan Ratunya, apakah karena efek kejadian kemarin sehingga sifatnya berubah drastis seperti ini?
“Tolong bawa aku kedalam kamar mandi.” Ucap Wang Xiufei lagi akhirnya, dengan sigap Jenderal Chen membantunya dan mulai memegang tangan Wang Xiufei.
“Tidak, tidak. Tidak seperti itu, maksudku tolong gendong aku.” Jelas Wang Xiufei dengan senyum cantiknya, Jenderal Chen mengangguk dan mulai menggendong tubuh kecil Wang Xiufei.
Dengan sigap, Wang Xiufei melingkarkan kedua tangannya di leher Jenderal Chen, dia menyandarkan kepalanya di pundak lebar Jenderal Chen. Tercium aroma manis dalam tubuhnya, bahkan terasa nyaman gendongan nya.
Untuk Jenderal Chen, langkahnya terasa berat seperti robot. Dia nampak gugup, meskipun dia sudah terbiasa berada di dekat Wang Xiufei, tapi baru ini tubuh mereka menempel erat. Bahkan, yang biasanya dia mencium aroma tubuhnya melalu angin, kini dapat dia cium dengan jelas.
“Kau tampan sekali.” Puji Wang Xiufei dengan mengecup rahang Jenderal Chen, tepat saat itu juga matanya melotot dan tubuhnya menegang.
“Xiufei, kau membuatnya takut.”