Mendadak jadi istri dari seorang billionaire? mungkin ini sebuah keberuntungan bagi kalian, tapi tidak dengan Serafina. Semenjak menjadi istri dari pria billionaire, Serafina tidak bisa menjadi dirinya sendiri dan harus menjadi standar perilaku para wanita kalangan atas didunia. Apalagi suaminya tidak mencintainya dan hanya menganggap nya sebatas istri pelunas hutang.
demi melunasi hutang hutang paman dan bibinya, Serafina dipaksa masuk kedalam kehidupan para kalangan elit. dia harus bisa menjadi seorang istri yang anggun dan menjadi contoh para wanita di dunia.
apakah pernikahan Serafina bertahan?
______________
hai semua, aku author Flower senang bisa bertemu dengan kalian🦩❤️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon flower, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Love Me Hubby¹⁹
Para pelayan berbaris rapi didekat pintu, Serafina berdiri didepan mension sambil menunggu mobil Alexander terparkir disana. Terlihat mobil hitam mewah itu kini terparkir didepan mension dan dengan segera para pengawal membukakan pintu mobil untuknya, pria itu pun melangkah keluar dengan gaya cool dan penuh wibawa.
Langkah Alexander menaiki setiap tangga menuju pintu utama, disana ia bisa melihat Serafina yang tersenyum menyambutnya pulang. Tapi, gadis itu justru tidak mau menatap matanya. Alexander berhenti tepat didepan istrinya, ia menunggu gadis itu mengucapkan sesuatu. "selamat datang dirumah" ucap Serafina pelan dan menundukkan kepala. Karena mereka sedang memainkan drama, Alexander menahan perasaan kesalnya dan terus memasang wajah senyuman tipis.
"bagaimana dengan hari mu, istriku?" Alexander menarik pinggang ramping Serafina, mengejutkan gadis itu. "a-aku baik baik saja hari ini"
para pelayan tetap diam dan menundukkan kepalanya, tak ada yang berani mengangkat kepalanya. Alexander membungkuk dan mendekati telinga Serafina "akting mu sangat jelek, kau tidak pandai mempelajari hal baru hmm?" bisiknya sembari menatap wajah cantik gadis itu. "maaf tuan, aku gugup" balas Serafina juga berbisik.
Alexander melepaskan pelukannya "hari ini aku lelah, aku ingin beristirahat dan makan malam dikamar saja" Serafina mengangguk, Alexander berjalan mendahului istrinya dan melangkah menuju kamar. Sementara Serafina dengan cepat mengejar langkah suaminya.
Para pelayan bubar dan kembali ketempat masing-masing, namun beberapa dari mereka masih berada ditempat nya. "bagaimana bisa gadis miskin itu beruntung dan menikah dengan tuan Alexander! aku sudah lelah berpura pura menjadi pelayan disini!" geram salah satu pelayan tersebut.
"sudahlah, kita tidak akan bisa menggulingkan wanita itu dari sini"
"tidak! aku tidak akan menyerah! aku harus bisa merebut Alexander itu dari wanita jal*ng itu! lihat saja, aku akan membuatnya berada dalam masalah" ucap wanita itu penuh tekad.
di kamar.
Alexander melangkah memojokkan istrinya pada daun pintu, Ia sedikit menundukkan kepalanya untuk berbicara dengan gadis itu, tatapannya seperti ingin menelan Serafina hidup hidup. "Sera.... aktingmu sangatlah buruk...kau tidak pantas menjadi istri para penguasa, bahasa tubuhmu sangatlah kaku..." ucap Alexander dengan pelan dan merendahkan istrinya.
"tuan, sebenarnya kau menginginkan aku untuk bersikap seperti apa?" jawab Serafina frustasi dengan semua keadaan. "aku ingin kau bertingkah seperti nyonya dirumah ini, bukan gadis lemah, penakut, dan pengecut!" bentak Alexander tertahan. Mendengar amarah pria itu, sebisa mungkin Serafina menahan air mata dan rasa takutnya.
"Aku tidak pernah tahu cara bersikap seperti para wanita kalangan atas...aku hanya tahu menjadi diriku sendiri..." lirih Serafina menatap mata biru gelap suaminya. Senyum Alexander sedikit terangkat, benar benar menghina perkataan Serafina lewat mimik ekspresi.
"Dirimu yang begitu lemah, kaku, dan bodoh, bukan?" bisik Alexander kini semakin mendekatkan wajahnya pada istrinya. Kalimat itu benar-benar menyakiti hati Serafina, akhirnya air matanya tak terbendung lagi dan kemudian air mata itu meluncur begitu saja membasahi pipinya.
"Sera....jangan sampai aku yang memaksamu untuk bersikap sesukaku!" Alexander melepaskan cengkraman nya dan menjauh dari istrinya. Ia kini tidak bisa mentolerir kesalahan Serafina, ia ingin gadis itu berperilaku sesuai yang dinginkan. Karena Alexander tidak suka seseorang selalu membangkang padanya, terutama hanya seorang wanita seperti Serafina
Bersambung.....
*
*
*
Hai para readers kesayangan Author, tetap semangat dalam menjalani hari hari biasa ya, jangan pernah menyerah dalam menghadapi keadaan🍃
Seraphina lagi bahaya
tapi kita lihat apa akan sama Kya yg lain suka oleng kalau masa lalu datang