NovelToon NovelToon
Gadis Miskin Milik CEO

Gadis Miskin Milik CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Cintamanis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:139.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yuk_Ita🌹

Sebuah pertemuan yang tak terduga, membuat hubungan mereka semakin dekat. Dan menimbulkan sebuah perasaan dihati mereka masing masing. Namun, apakah jalan takdir mereka sama seperti yang mereka harapkan?

Nayra Agustia Mulyadi sosok perempuan yang tidak pernah mendapatkan kebahagiaan semasa kecilnya yang setiap harinya selalu mendapatkan siksaan. Dia sempat berpikir, apa itu kasih sayang? Kapan Dia bahagia? Kenapa kehidupan nya tidak sama seperti orang lain?

Tapi ketika pertemuan yang tak terduga antara Dia dan Erlan Dallin Harrison seorang anak pengusaha kaya raya yang tertarik dengan dagangannya. Dan sebuah tragedi kecil yang membuat hubungan mereka semakin dekat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuk_Ita🌹, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DITAWAR PEKERJAAN

"Eh bentar bentar bukannya ini kue yang dijual oleh Gadis cantik kemarin, keknya bos tampan ini udah bucin deh" Kata Diki sambil tertawa, sebenarnya ia hanya bercanda

Erlan yang terlanjur kesal merampas kue yang diberikannya kepada Diki "Kue nya aku kasih sama karyawan yang lain aja,!!"

"Eh tuan aku cuman bercanda., jangan kek gitu dong nanti buruk siku loh"

"Terserah"

Tak apalah Diki tak masalah kuenya dikasih siapa, lagian dia juga bisa minta sama orang yang diberi kue itu

...***************...

Sore hari pukul 05.00

Nayra sedang membereskan dagangan karna sudah sore hari, kalau malam dia tak berani karna banyak begal walaupun disini lumayan terang, ketika hendak berbalik ia melihat selaki berbadan besar, tegap, dan wajahnya sangar, membuat Nayra terkejut

"Hey kalian siapa., mau apa kalian hah" Ucap Nayra menetralkan keterkejutannnya

"Tenang Nona saya hanya ingin membawa anda ke kediaman Harrison" Kata pengawal ramah

"Mau ngapain? aku tidak mau"

"Maaf nyonya ini suruhan Nyonya besar jadi anda harus ikut" kata pengawal masih tetap ramah

"What..!!! Nyonya mau ngapain nyuruh aku kesana., kalau aku dijual bagaimana? kalau aku di apa apain, bagaimana? Kata Nayra didalam hati, dia sering membaca artikel tentang pengambilan Anak lalu dijual atau di perk*sa, dia mendadak merinding membayangkan itu apalagi terjadi kepada dirinya

"Untuk apa Nyonya menyuruh saya kesana? saya tidak mau pokoknya TITIK" sungut Nayra

"Saya tidak tahu Nona, Tapi kalau Nona tidak mau. saya akan membawa anda dengan paksa" Balas pengawal itu

Nayra bergidik ngeri mendengar orang berbadan besar itu ingin membawanya dengan paksa, di pikirannya mulai keluar hal yang Aneh. membuat dirinya takut

Pengawal itu melihat gelagat Nayra aneh lalu dia menarik tangan Nayra paksa untuk kebawa ke Mobil

"Lepaskan aku dasar pengawal tuli kalian dengar tidak aku bilang lepas ya lepas" teriak Nayra namun pengawal tetap menariknya

Nayra meronta ronta karna ia ditarik paksa untuk naik ke Mobil lalu di otaknya keluar ide dan tersenyum smrik

"Hai pengawal tuli lepaskan, saya akan naik ke mobil mu sendiri tanpa bantuan darimu" Kata Nayra, Pengawal yang dihina terus oleh Nayra hanya bisa mengepalkan tangannya saja, rasanya ingin dia tembak.., pengawal pun segera melepaskan Nayra..inilah waktu yang ditunggu tunggu Nayra untuk melarikan diri

Nayra berlari dengan secepat mungkin lalu berkata "Hai tuli, kejar aku kalo bisa" teriak Nayra sambil berlari

"Kejar Gadis itu sekarang" teriak Pengawal tuli, Mereka pun mengejar Nayra sekencang mungkin

"Gila tuh orang masih saja ngejar aku, Mana langkahnya besar lag" Kata Nayra dengan nafas tersengal sengal

Semua orang yang berlalu lalang hanya menjadi penonton, mereka tak ada niatan untuk membantu Nayra yang dikejar badan tegap berbaju hitam

Nayra tidak bisa berlari lagi kaki nya sudah sangat lelah dan nafas nya tersengal sengal ia pun berhasil ditangkap oleh pengawal tuli

"Maaf kan kami Nona tapi kami harus membawa anda" kata pengawal itu sambil memegang lengan Nayra

"Ba-iklah" ujar Nayra sambil mengatur nafasnya

...•••••••••••••••••...

Mereka sedang berada di dalam Mobil hanya ada keheningan disana Nayra pun tidak berani memberikan pertanyaan karna dia lihat ada pengawal yang memegang pistol untuk menjaga keamanan

Setelah sampai Nayra hanya bisa gemetaran ia takut terjadi apa apa kepada dirinya, Nayra memasuki Mansion sambil di iringi pembantu

"Silahkan duduk dulu Nona" kata pembantu ramah lalu pergi meninggalkannya, Nayra agak risih karna dipanggil Nona padahal dirinya bukan siapa siapa mereka

Takut, keringat dingin, gemetaran, semua itu yang dirasakan oleh Nayra

Setelah beberapa menit

Nayra berdiri melihat Nyonya Arleya berjalan mendekati nya

"Apa kabar nak., maaf Tante menyuruh mu datang kesini dengan paksa" ucap Nyonya Arleya

"Kabar saya baik Nyonya.., saya tidak apa apa kok" Kata Nayra tersenyum tipis padahal didalam hati ia mengumpat Mamanya Erlan

"Oh iya Nyonya kenapa menyuruh saya kesini,..?"

"Tante mau pergi ke Spanyol bersama suami tante untuk mengurus Perusahaan dan tante ingin meminta kamu jadi pembantu disini" kata Mama Erlan lembut, sedangkan dia bingung sejak kapan Mama Erlan menjadi tantenya?

"Terus, bukannya pembantu disini banyak.?"

"Erlan tidak suka keramaian dia ingin ada dua orang pembantu yang tinggal tetap disini untuk mengurusnya., ada Bik Ila yang akan membantumu" ujar mama Erlan padahal dia sendiri yang menyarankan harus ada 2 pembantu

Nayra mendengar itu langsung menolak dengan berbagai alasan "Saya tidak bisa Nyonya, Ada ibu saya yang harus saya jaga, Oh iya, saya lebih suka menghasilkan uang sendiri dari pada digaji"

"Ibu kamu bekerja dirumah teman saya, dan dia akan tinggal tetap"

Tinggal tetap? kenapa Ibu tidak bilang? kenapa Nyonya seperti memaksa? Apa saya harus meninggalkan Profesi saya sebagai jualan Kue? dan Ayah apa dia membolehkan ibu tinggal tetap disana?. semua pertanyasn muncul dikepala Nayra bagaimana tidak, ini terlalu mendadak baginya

"Saya akan bertanya terlebih dulu kepada orang tua saya, jika dibolehkan saya akan kerumah Nyonya tapi kalau tidak dibolehkan jangan memaksa saya untuk kesini" ucap Nayra singkat padat dan jelas, tidak perlu basa basi lagi baginya

"Baiklah saya turuti permintaan kamu"

"Oke, saya pulang dulu Nyonya permisi" Nayra pergi

Saat dia keluar dari pintu Nayra berpapasan dengan pengawal yang membawanya secara paksa

"Heh Pengawal tuli, kenapa tidak bilang dari tadi kalau Nyonya mau bicara, pakai acara paksa paksa segala" ketus Nayra

"Kau" geram Pengawal, Nayra pun berlari hingga keluar dari gerbang

"Huf..untung saja"

"Kalau leher aku dipotong kira kira aku mati atau beda alam ya" gumamnya sendiri

"Dua duanya mungkin"

...*************...

Nayra telah sampai kerumah nya ia berpikir apakah benar yang dikatakan mama Erlan kalau ibunya bekerja ditempat temannya

Kebetulan Ayah Nayra sedang pergi dari rumah ia bisa leluasa mengobrol kepada Ibunya

"Ibu…" teriak Nayra mencari keberadaan Ibunya

"Ada apa nak"

Nayra segera menghampiri Ibunya untuk berbicara empat mata "Bu Nayra mau tanya, Ibu bekerja ditempat Nyonya astrid?(Teman mama er)" tanya Nayra

"Iya nak Ibu bekerja disana dan akan tinggal tetap, Oh ya kamu tau dari mana" selidik Ibunya

"Ohh, Ibu Nayra besok bekerja ditempat kediaman Harrison jadi pembantu apa boleh..?? dan nayra akan tinggal tetap" mohon Nayra

"Itu terserah kamu mau bekerja dimana asalkan halal" ucap Ibu lalu memeluk Nayra sambil berkata "Maafkan ibumu ini nak karna ibu kamu harus bekerja dan menjadi pembantu" isak tangis ibunya

"Gak papa buk namanya juga bekerja. Ibu jangan nangis nanti Nayra ikut sedih juga loh" ujar Nayra sambari menghapus air mata di pipi ibunya

"Biarlah bumi basah tapi jangan pipi Ibuku yang basah, karna satu tetes air mata Ibu sangat berharga bagiku" kata bijak Nayra, entah kapan dia mempelajari kata kata itu

"Ya sudah mandi sana bau tu" canda Ibunya

"Badan Nayra wangi tau" ucap Nayra cemberut lalu masuk kekamar mandi

"Maafkan ibumu nak karna ibu kau harus menderita, maafkan Ibu karna tidak memberitahu ayah kandung mu,hiks. kalau waktu bisa diputar ibu tidak sudi menikah dengan ayah tirimu.." tangisnya sambil tersedu sedu

Selesai makan malam Nayra tidak lupa menggosok Gigi setelah menggosok Gigi Nayra bergegas kekamar untuk tidur

Nayra tidak lupa membuat story instagram sebenarnya itu akun fake dia menggunakannya hanya karna ingin bersenang senang

Story : Lebih baik bumi basah dari pada pipi ibuku yang basah

Setelah selesai membuat story dia tidur dengan nyenyak

Buat yang suka cerita author jangan lupa like,komen,vote, dan bunganya 🥀 agar author gak malas untuk bikin bab selanjutnya :->

1
Arie Chrisdiana
ndak pernah sombong apanya, yg kpn hr melempar uang di mukanya Nayra apa itu bkn sombong namanya
Ya, aj sih
Erlan fisiknya terlalu lemah, karna selalu dimanja orang tuanya
Ya, aj sih
sifat erlan kadang" berubah ya
Ya, aj sih
gpp nay kalo er baik, ada untung juga buat kamu
Ya, aj sih
weh, gak boleh ngomong gitu
Ya, aj sih
mengingat kan apa tuh?
Ya, aj sih
iya bener, mending gak usah peduli daripada nyusahin diri sendiri dan ujung ujungnya dia bakal ngamok, kita yg jadi korban. biasanya tukang pemabuk kayak gitu
Ya, aj sih
tukang gosip ternyta wkwkwk
Ya, aj sih
kalo gratis gas aja gk sih Nay
Ya, aj sih
waduh, nayra 😳🙄
Ya, aj sih
sebenernya pelajaran buat Erlan nya belum cukup sih, karna itu udh keterlaluan meskipun beda pangkat ya tetap aja gk boleh sombong!
Ya, aj sih
yaelah mentang mentang kaya
Ya, aj sih
minim akhlak nya ya
Alluna Kendrick
kehidupan Nayra pasti dipenuhi oleh lingkungan toxic, tapi siapa sangka wkwwkk ketemu sama ceo muda yang beli dagangannya
Axelton
Mungkin karna novel pertama, jadi ada kata" yang tidak terlalu paham atau typo. Tapi semangat terus thor, semuanya butuh perjuangan
Axelton
syukuri aja Sih
Axelton
bapak apa itu 😐
Axelton
ini Naura bener bener hebat bisa nahan nafsunya
eliona
ending nya ngeselin,nyesel ahhh 😟😟😟😟
Sejenis manusia🗿
kasian banget anjay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!