NovelToon NovelToon
Kultivator Tinta Surgawi

Kultivator Tinta Surgawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Action / Epik Petualangan / Balas Dendam / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:393
Nilai: 5
Nama Author: Dana Brekker

"Langit adalah kertas, darah adalah tinta, dan kehendakku adalah kuasnya."
Yuen Guiren hanyalah seorang pemuda buta dari desa kecil, tak berarti bagaikan semut di mata para kultivator abadi. Namun, ketika tragedi merenggut segalanya dan memaksanya untuk melindungi satu-satunya keluarga yang tersisa yaitu adiknya, semut itu berubah menjadi monster pembasmi kemungkaran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dana Brekker, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30: Mencapai Puncak Pengumpulan Qi

Keheningan di dalam gua itu terasa seperti beban yang menindih paru-paru. Di tengah bangkai laba-laba bayangan yang kini hanya berupa tumpukan cangkang kering berhias debu kelabu, Guiren berlutut. Tangannya yang gemetar meraba di sela-sela reruntuhan daging predator yang baru saja ia musnahkan. Jemarinya menyentuh sesuatu yang keras, licin, dan memancarkan denyut energi yang liar.

Sebuah inti binatang roh. Ukurannya tak lebih besar dari kelereng, namun di dalam Visi Qi Guiren, benda itu tampak seperti matahari kecil yang terperangkap dalam cangkang kristal, memancarkan aura ungu yang korosif.

Guiren tahu ini adalah tindakan gila. Mengonsumsi inti binatang roh secara mentah tanpa pemurnian adalah cara tercepat untuk menghancurkan meridian. Namun, waktu adalah tinta yang tidak lagi ia miliki. Lu Zhen dan yang lainnya sedang menuju sekte dengan narasi kematiannya. Jika ia kembali sebagai murid lemah yang gagal, ia tidak akan pernah bisa melindungi Xiaolian dari taring sekte yang kian menajam.

Tanpa ragu, ia memasukkan kristal itu ke dalam mulutnya.

Seketika, dunia di sekitar Guiren meledak dalam rasa sakit yang tidak memiliki nama.

Kristal itu tidak tertelan seperti makanan, ia mencair di pangkal tenggorokan, berubah menjadi aliran lava dingin yang merayap masuk ke dalam saluran energinya. Tubuh Kertas Surgawi milik Guiren, yang selama ini lentur dan stabil, mendadak terasa seperti selembar kertas yang diletakkan di atas bara api.

Ia jatuh tersungkur. Kepalanya menghantam lantai batu yang dingin, namun rasa sakit fisik itu tak berarti apa-apa dibandingkan kekacauan di dalam dirinya. Energi binatang roh itu liar, membawa sisa-sisa insting predator yang haus darah. Ia merobek jalur meridian Guiren, memaksakan volumenya yang besar ke dalam saluran yang belum siap.

“Tahan… .” geramnya di sela gigi yang terkatup rapat. Darah mulai merembes dari sudut matanya, membasahi kain penutup mata yang kini terasa berat.

Organ internalnya terasa seperti diremas oleh tangan raksasa. Ia mendengar detak jantungnya sendiri begitu cepat, tidak beraturan, dan memuakkan. Kesadarannya mulai goyah. Kegelapan gua seolah mulai melahap jiwanya, membujuknya untuk menyerah dan membiarkan energi itu meledakkan tubuhnya menjadi serpihan daging.

Xiaolian.

Nama itu muncul bukan sebagai kata, melainkan sebagai garis-garis ingatan. Senyum adiknya saat menyeduh teh, jemarinya yang menggiling tinta, dan ketakutan di matanya saat mereka melarikan diri dari desa. Xiaolian adalah jangkar. Jika ia mati di sini, Xiaolian akan menjadi mangsa tak berdaya di tangan orang-orang seperti Bai Feng atau Lu Zhen.

Guiren memaksakan Niat Tinta keluar dari pusat jiwanya. Ia tidak mencoba melawan energi binatang roh itu, sebaliknya, ia menggunakannya sebagai tinta untuk melukis ulang struktur meridiannya yang hancur. Dengan kontrol yang nyaris mustahil di tengah penderitaan ekstrem, ia memandu aliran liar itu, menekannya ke dalam wadah tintanya yang sudah berada di ambang pecah.

Dinding wadah energinya retak, lalu menyatu kembali. Retak lagi, dan menyatu lagi dengan lapisan yang lebih tebal.

Proses ini berlangsung berjam-jam. Tubuh Guiren gemetar hebat, otot-ototnya mengejang hingga tulang-tulangnya berderak. Keringat dan darah membasahi jubahnya yang sudah koyak, membuatnya tampak seperti hantu yang merangkak keluar dari neraka.

Hingga akhirnya, gejolak itu berhenti.

Bukan karena energi itu habis, melainkan karena tubuh Guiren telah sepenuhnya meluap. Sebuah getaran sunyi merambat dari tulang ekor hingga ke ubun-ubunnya. Wadah tintanya kini tidak lagi berbentuk cairan, ia telah menjadi massa pekat yang begitu padat hingga permukaannya berkilau seperti cermin hitam.

Puncak Pengumpulan Qi. Tingkat kesembilan.

Guiren terengah-engah, wajahnya menempel di batu gua yang basah. Setiap inci tubuhnya terasa remuk. Meridiannya penuh dengan bekas luka internal yang akan membutuhkan waktu lama untuk sembuh sepenuhnya. Ia merasa sangat lemah, namun di saat yang sama, ia merasakan sebuah gerbang besar yang tidak kasat mata berdiri di hadapannya.

Pembentukan Fondasi. Ia berada tepat di ambang pintu itu. Satu langkah lagi, dan ia akan meninggalkan kemanusiaan fana untuk menjadi sesuatu yang lebih dari sekadar pelukis.

Ia mencoba bangkit. Lututnya goyah, dan ia harus bersandar pada dinding gua untuk tetap tegak. Tongkat bambunya telah patah, namun ia tidak lagi membutuhkannya. Dunia di sekitarnya kini tampak begitu jelas dalam Visi Qi-nya, ia bisa merasakan getaran sekecil apa pun, bahkan napas serangga di balik reruntuhan batu. Peningkatan yang langsung terasa setiap dirinya menerobos.

Guiren menyeka darah yang mengering di wajahnya. Langkah kakinya berat dan terseret, namun arahnya pasti. Ia menuju ke arah bongkahan batu yang menutup jalan keluarnya.

Ia tidak lagi perlu menggali. Dengan satu sentuhan jari yang dialiri niat pekat dari tingkat kesembilan, struktur batu itu hancur menjadi pasir halus.

Cahaya matahari yang redup mulai masuk ke dalam gua, menyinari sosoknya yang hancur namun mengerikan. Guiren melangkah keluar, menatap ke arah puncak gunung di kejauhan tempat Sekte Mo-Yun berdiri dengan angkuh.

Laporan kematiannya mungkin sudah sampai. Dan sekarang, hantu itu sedang berjalan pulang.

1
anggita
mampir ng👍like+iklan☝saja.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!