Attar seorang OB, ia mampu menikahi atasannya sendiri. Atasanya bernama Syiera. Syiera sangat membenci Attar, tapi bagaimana bisa ia menikah dengan orang yang di bencinya.
Ingin tahu kisahnya ayo simak di novel yang berjudul Suami pilihan Daddy.
Tapi disarankan membaca novel yang berjudul Terpaksa Menikahi Pelacur, karena novel ini bersangkutan dengan novel sebelumnya. Terimakasih
Season 2
Lanjut kisah Aleta dan Dam
Seorang gadis yang mencintai adik dari kakak iparnya. Akankah Aleta masuk ke dalam hidupnya Dam? Yang ternyata Dam sudah memiliki kekasih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon febyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8
Seorang pria tengah berdiri tak jauh dari rumah yang di tempai oleh Syiera, tujuannya hanya satu. Yaitu, merebut kembali apa yang seharusnya menjadi miliknya, ia tak rela kehilangan kekasih yang sangat dicintainya. Apa lagi mereka saling mencintai.
Alex, Alex datang dengan sejuta harapan. Ia akan menemui Syiera kekasihnya. Tapi, siapa yang barusan keluar bersamanya? Tangannya mengepal menahan amarah. "Apa orang itu suaminya? Sial. Itu pasti suaminya," umpat Alex.
Keluarga Narayan tidak mungkin membatalkan pernikahan itu. Akan dikemanakan derajat pemilik perusahaan yang terbesar sejagat raya itu? Alex berpikir, apa batalnya pernikahannya ada hubungannya dengan orang yang menjadi suami Syiera. "Apa dia yang telah memberikan uang dan perusahaan kepada Papa?" tanya Alex pada dirinya sendiri.
Alex mengeluarkan ponsel dari dalam sakunya, ia mencoba menghubungi seseorang, ia masih berdiri tak jauh dari rumah itu.
Sementara Syiera, setelah masuk ia langsung ikut sarapan bersama keluarganya. Ponsel milik Syiera berbunyi. Ia melihat sekilas ponselnya, Syiera mengacuhkan panggilan itu karena nomor tidak dikenal. Mungkin orang iseng, pikirnya.
"Kak, angkat itu. Berisik!" kata Dam disela-sela makannya.
Namun Syiera tak bergeming, ia membiarkan ponselnya terus bergetar.
"Syiera, jadilah istri yang baik dan bertanggung jawab. Jangan bikin Daddy malu pada suamimu nanti," kata Darren tiba-tiba.
Syiera menghentikan suapannya ketika mendengar ucapan dari daddy-nya. "Kenapa sih? Kayaknya semua orang di sini menyukai dia. Apa istimewanya?" gumam Syiera.
Lalu Syiera hanya menjawab. "Iya, akan aku usahakan. Tapi aku gak janji ya, Dad?"
"Sayang, itu sudah kewajiban seorang istri. Momy tahu persaanmu pada Attar. Tidak mudah memang mencintai seseorang yang tak dikenal oleh kita," timpal Dania.
Dan Dam pun ikut-ikutan menimbali perbincangan itu. "Iya Kak, Kak Attar baik loh. Sayang jika dibiarkan, jangan sampai Kakak nyesel dikemudian hari."
Syiera hanya mendengarkan apa yang dikatakan oleh mereka. Ia hanya manggut-manggut, ia tak ingin berdebat lagi dengan sang daddy. Toh sebentar lagi mereka akan pindah dari rumah ini, jadi. Syiera hanya mengiyakan sesaat omongannya.
Sarapan sudah selesai, Syiera mengemas barang-barang miliknya sesuai keinginan Attar. Dan kini ponsel Syiera kembali bergetar.
"Siapa sih gak ada kerjaan?" ucapnya sambil meraih ponsel itu. Dan itu nomor yang sama yang menghubunginya. Sudah beberapa kali nomor itu meneleponnya, disaat Syiera akan mengangkat panggilan itu. Ponselnya kembali senyap tanpa suara. Si penelepon mungkin kapok karena panggilannya sama sekali tak dianggap, diacuhkan.
Syiera mendesis. "Benerkan pasti orang iseng," ujarnya sambil menatap ponselnya.
Disaat sedang mengemas baju-baju ke dalam koper. Dania menememui Syiera di kamarnya. Sebelum Syiera pergi dari rumah ini, ia akan menasehati putrinya. Bagaimana pun Syiera kini sudah menjadi seorang istri ia harus patuh pada suaminya.
"Sudah selesai?" tanya Dania pada Syiera.
Syiera melihat kearah sang momy. Lalu mengangguk. Dania tahu betul sikap putrinya, walau ia tak mengandungnya, tapi Dania sudah menganggap Syiera seperti anaknya sendiri.
"Sini, Momy mau bicara," ajaknya sambil menepuk sisi ranjang. Syiera pun akhirnya menghampirinya dan ikut duduk di sebelahnya.
"Kamu percaya kalau Daddy dulunya tak mencintai Momy?" ucapnya kemudian.
Syiera menengok ke arah momy-nya sambil menggelengkan kepalanya. Ia tak percaya, apa iya daddy-nya yang terlihat sangat mencintai momy-nya dulu seperti itu.
"Pernikahan Momy juga sama sepertimu. Tidak ada cinta, Momy mencintai Daddy sendirian. Cinta Momy bertepuk sebelah tangan, tapi sekarang, Daddy sangat memcintai Momy. Momy tidak ingin kamu menyesal dikemduian hari Syiera, lambat laun, kamu pasti akan bisa membuka hatimu padanya. Saran Momy hanya satu, hargai suamimu," kata Dania panjang lebar.
Syiera hanya menjadi pendengar setia. Entah omongan itu masuk atau tidak ke dalam pendengarannya.
"Mom, tapi aku tak mencintainya. Aku malah benci padanya, kenapa dia datang disaat hari pernikahanku. Dan anehnya, Alex malah menghilang. Apa Momy tahu apa sebabnya?"
Memang ada yang mengganjal di hati Syiera, sebenarnya ia ingin menanyakan itu pada Attar. Tapi melihat Attar hanya seorang OB, jadi Syiera berpikir kembali, mana mungkin Attar melakukan itu. Ah, ini benar-benar membuat Syiera bingung.
"Jangan berprasangka buruk pada suamimu. Mungkin, Tuhan sudah menjadikan Attar sebagi jodohmu. Momy harap kamu bisa menjadi istri yang baik, jangan permalukan keluarga ini," jelas Dania. Lalu, Dania pun beranjak meninggalkan Syiera.
Syiera malah melamun, selama ini ia memang anak yang patuh. Apa sekarang ia bisa melakukan apa yang diinginkan keluarganya? Terutama sang ayah.
Waktu begitu cepat berputar.
Attar sudah bersiap untuk pulang, dengan hati yakin bahwa setelah mengajak istrinya ke rumah baru, Syiera akan berubah. Ia telah membuktikan satu dari ucapannya, membuktikan pada istrinya bahwa ia lelaki yang penuh bertanggung jawab.
Dalam perjalanan pulang, ia terus teringat akan kejadian tadi pagi. "Ah ... Sial, kenapa aku terus membayangkan tubuhnya." Attar lelaki normal, pria mana pun akan tergoda jika melihat seorang gadis seperti itu.
Apa iya dia akan mendapatkan Syiera? Pikiran Attar harus optimis, suatu saat istrinya pasti mencintainya. "Aku harus terus berusaha untuk bersabar, aku yakin Syiera pasti menjadi milikku," ucapnya meyakini diri sendiri.
Mobil Attar sudah terparkir di halaman rumah mertuanya, dan Attar keluar dari mobilnya. Ia segera masuk ke dalam, tapi langkahnya terhenti. Ia kembali menengok ke belakang, ia melihat sebuah mobil terparkir di tepi jalan.
"Mobil siapa itu? Dari pagi tadi tak bergeser sedikit pun." Tak mau berpikir yang tidak-tidak, ia pun kembali melanjutkan langkahnya untuk masuk.
Ia langsung bergegas masuk ke dalam kamar, setibanya di sana, ia sudah melihat beberapa koper yang sudah siap diangkut. Tapi, kemana istrinya? Ia tak melihat tanda-tanda kehidupan di kamar ini.
Mendengar gemircik air, Attar pun berpikir, bahwa istrinya ada di dalam sana. Attar merebahkan tubuhnya di atas kasur, ia merasa lelah sehabis menjalani operasi yang dikerjakannya.
Belum matanya terpejam, Syiera sudah datang menghampirinya. Attar pun dengan cepat kembali terduduk.
"Enak sekali kerjaanmu. Apa kamu sudah menjadi bos?" tanya syiera kepada Attar. Bagaimana tak berpikir, kalau ia jadi bos. Belum lebih dari 4 jam dia sudah kembali. "Kerja atau hanya ngeceng?" sambungnya lagi.
Attar tak membalas ucapan dari istrinya. Percuma juga meladeni orang yang hanya nantinya membuat kesal dirinya sendiri.
"Kalau rumahnya memang sudah siap dihuni, sebaiknya kita berangkat sekarang juga," kata Syiera lagi.
Attar menghela napasnya sejenak, lalu beranjak dari tempatnya. Tadinya ia ingin istirahat sebentar, menghilangkan penat yang dirasakannya.
Attar meraih koper, bukan hanya satu koper yang dibawanya. 3 sampai 4 koper harus diseret ke bawah. Dan akhirnya, ini koper terakhir yang ia masukkan ke dalam bagasi mobil.
Mertuanya menghampiri Attar yang sedang merapihkan koper itu.
"Syiera mana?" tanya Darren. Belum Attar menjawab, Syiera sudah muncul dari dalam.
"Dad?" panggil Syiera.
"Attar, Daddy titip Syiera, jaga dia baik-baik," kata Darren.
"Momy akan sering-sering menjengukmu," timpal Dania. "Ingat pesan Momy, ya?"
Kini, Attar dan Syiera pergi meninggalkan rumah itu.
bersambung
kasian nya... kenapa sih Thor cerita nyebelin 😞
sampai episode ini author tidak membuat syiera sadar kalau hubungannya dengan alex adalah sebuah perselingkuhan dan penghianatan
otor perlu belajar lagi tentang mana salah mana yang benar sebelum membuat novel biar tidak kelihatan egoisnya
syiera bilang suaminya berhianat dia kecewa lagi hubungan terlarang nya dengan alex itu apa namanya
sadar thor sadar sadar
ini masalah dalam otak wanita
jika suami meladeni berbicara pada wanita lain saja udah dibilang selingkuh, tapi kayak kasus syiera yang berhubungan rahasia lagi dengan alex dibelakang suaminya tidak dibilang selingkuh
author butuh di waras kan sedikit pola pikirnya
dan fakta lagi pacaran yang lama yang sudah terbiasa kissing tapi tidak melakukan lebih itu mustahil
*author bilang sama2 ego
*author hanya karena kesalah pahaman
thor pakai akal sehat sedikit jadi wanita
attar ini korban tidak ego pada tidak ada namanya kesalah pahaman
syiera yang selalu egois dan syiera jelas selingkuh dan berhubungan dengan lelaki lain jadi ini bukan salah paham tapi ini permasalahan yang menjijikan yang dibuat oleh syiera
jadi wanita tegas salah ya salah jangan melimpahkan kesalahan pada orang lain
jelas2 yang salah itu syiera seorang dan attar disini korbannya
jadi stop jadi wanita egois yang membuat seolah attar juga salah
pakai sedikit saja akal sehat sebagai wanita biar bisa berlaku adil sebagai novelis