" Sah..."
Kanaya tertegun mendengar kata sakral yang keluar dari mulut seseorang pria yang dia rindu kan selama ini.
matanya menatap nanar sepasang pengantin yang tersenyum bahagia.
Apa ini???....bukankah dia yang seharusnya duduk di sana,bukankah seharusnya namanya yang di sebut dalam janji suci itu,bukankah gaun pengantin itu seharusnya dirinya yang memakainya, itu adalah gaun pilihannya.
Apa ini?... Sandiwara apa ini?....lelucon apa ini?...
Di tempat lain seorang pria duduk di sebuah restoran yang berkelas, ia tersenyum bahagia menatap kotak kecil yang ada ditangannya.
" Aisar...naura sudah berangkat ke luar negeri pagi tadi " mendengar itu pria yang dipanggil Aisar itu sontak melempar kotak kecil yang di pegangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon S. Mia. t, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AISAR NARENDRA
Seorang pria tampan tersenyum di depan kaca yang ada di hadapannya, ia melihat penampilannya.
" perfect, hari ini aku akan mengikatmu baby, tak akan ada alasan lagi untuk mengundur waktu lagi " kata pria itu dan mengambil kotak kecil yang ada di mejanya, ia membuka kotak itu dan tersenyum, di kotak itu terdapat sebuah cincin yang yang bertahtakan berlian yang cukup indah.
Pria itu memasukkan kotak itu ke dalam papper bag kecil dan kemudian membawanya turun ke bawah.
" Aisar mau kemana kamu..." kata perempuan setengah baya yang masih terlihat cantik itu.
Pria yang di panggil Aisar itu mendekati wanita yang duduk di kursi.
" Aisar akan pergi untuk membawa calon menantu mama ke mari " kata Aisar dengan senyum bahagia.
wanita yang di panggil mama itu menghela nafasnya dan menatap serius pada putranya.
" Apa dia sudah siap, jangan sampai kamu kecewa Ai " Aisar tersenyum.
" Kali ini aku pastikan dia akan menerima lamaran ku ma" .
" jika dia menolak lagi gimana? "
Aisar menghela nafasnya " mama doakan yang terbaik saja ya, aku yakin ma Dila pasti menerimaku kali ini " kata Aisar percaya diri, karena kemarin Aisar sempat bertemu dan membicarakan tentang hubungan mereka ke depannya, Dila nampak bahagia saat membicarakan pernikahan, jadi hari ini dia ingin melamar kekasih yang sudah bersamanya selama tiga tahun ini.
" Mama selalu mendoakan mu Nak, tapi..."
" Ma, aku yakin akan bisa membawa Dila ke hadapan mama " kata aisar.
" Baiklah, tapi mama ada syarat untuk kali ini "
" syarat apa ma " Aisar tahu kalau mamanya selama ini kurang menyukai Dila kekasihnya.
" mama akan merestui kalian jika hari ini kamu bisa melamar dila, dan jika kamu gagal , kamu harus menerima siapapun calon istri yang di berikan oleh mama" kata sarah mamanya aisar.
Aisar nampak berfikir keras dan menatap sang mama.
" Baiklah, terserah mama saja" jawab Aisar dengan menghela nafas.
" Janji..." kata sarah.
" janji ma..."
" kita salaman dulu " kata sarah sambil mengulurkan tangannya. Aisar langsung meraih tangan mamanya.
" Pergilah, jangan terlalu malam pulangnya, twins pasti mencarimu nanti "
" Emang sekarang twins kemana ma?"
" pergi, sama susternya ke minimarket beli ken****Joy".
" Ya sudah, Aisar berangkat dulu ma " .
mamanya mengangguk dan menghela nafas melihat punggung putranya yang menjauh darinya.
" Semoga kamu bisa menemukan pasangan yang benar-benar mencintaimu nak " gumam sarah.
Aisar mendatangi restoran sahabatnya yang sudah ia pesan untuk malam ini.
" Hai bro...Apa semaunya sudah siap " tanya Aisar saat sudah berapa di dalam restoran milik temannya itu .
" Beres Bro , you look ..." kata gilang pemilik restoran itu.
Aisar melihat sekeliling ruangan dan terlihat hiasan hiasan yang indah di sudut sudut ruangan itu.
" Thanks bro..." ucap aisar dengan senyum dibibirnya.
" Oh iya luke kemana? " tanya aisar.
" Dia sudah berangkat menjemput Dila, Sesuai skenario bro " kata gilang.
Iya mereka bertiga merencanakan ini semua, gilang akan menghias restorannya dan lucky atau luke akan menjemput dila, ia akan bilang kalau Aisar mengalami kecelakaan dan berada di rumah sakit, dan kemudian luke akan membawa dila ke sini.
" Duduklah, mungkin sebentar lagi mereka tiba, aku akan siapkan makanan spesial buat kalian" kata gilang.
" Emang makanan apa yang kau siapkan lang? "
" Ceker setan sama seblak iblis " kata gilang dengan tawanya.
" Serem banget nama makananmu lang, ini mau melamar bidadari lho lang, bukan melamar mbak kunti " kedua tertawa.
" Sar, apa kamu sudah mantap dengan keputusanmu " Aisar menatap gilang dan mengangguk.
" Sepertinya ibumu dan twins kurang suka dengan dila, dan aku lihat dila juga kurang dekat dengan mereka " kata gilang.
" Nanti kalau aku sudah menikah dengan Dila ,mereka akan bisa dekat lang, nanti pasti akan terbiasa, twins juga dari dulu sudah minta mommy, mereka pasti senang saat tahu dila akan menjadi mommy mereka " kata aisar dengan senyum bahagianya.
" Aku rasa yang bakal senang Bapaknya bukan anaknya, Karena bapaknya bakal bisa mengasah pedangnya setelah sekian lama tak terpakai " kata gilang dengan tawanya.
" Jelas dong, dari pada situ jomblo sejati ,apa nggak ingin tuh pedang di carikan sarungnya biar lebih mantap "
" Laa..kalau pedangku mah sarungnya banyak, tinggal pilih masuk sarung yang mana, tinggal tunjuk langsung masuk " sahut gilang .
" Ih..dasar casanova cap lang "
" La ...situ duda karatan " keduanya saling mengejek dan tertawa bersama.
" Ya sudah aku kebelakang dulu siapin dinner buat kalian, goodluck dude " kata gilang dan kru dia pergi kebelakang.
Aisar mengeluarkan kotak yang berisi cincin dari papper bag nya, ia tersenyum tipis.
Aisar Narendra duda berusia 31 tahun, memiliki anak kembar laki-laki dan perempuan yang bernama Abiyasa narendra dan Anindita narendra yang berusia 5 tahun, istri Aisar meninggalkan mereka ketika twins berumur satu tahun setengah, ia memilih pria dari masa lalunya dan meninggalkan mereka bertiga.
Dan setelah dua tahun hidup tanpa seorang istri, Aisar bertemu dengan dita seorang aktris dan penyanyi di ibu kota, di saat perusahaan aisar menggunakan jasa dita untuk mempromosikan produk dari perusahaannya, dari situlah kedekatan mereka terjalin sampai sekarang.
Sebenarnya satu tahun yang lalu Aisar sudah pernah melamar dan mengajak dita untuk menikah, tapi dita menolaknya karena belum siap karena ia baru merintis dunia tarik suara, dan Aisar menyadari itu dan tak ingin memaksa dita, Aisar terus mensupport karir dita.
Seorang pria masuk dengan terburu buru, ia berjalan cepat ke arah Aisar yang duduk di kursi di tengah ruangan itu.
" Sar..." Dia berhenti di depan Aisar dengan wajah yang nampak gusar.
" Luke...kamu sudah sampai " kata aisar dan ia melihat ke belakang lucky untuk mencari orang yang di tunggunya.
" Mana dila? " tanya aisar dengan mata yang menatap ke arah pintu masuk.
Lucky menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan berat, ia menatap sahabatnya itu dengan pandangan penuh prihatin.
" Dia sudah berangkat ke luar negeri tadi pagi dan ia menitipkan ini pada managernya untuk di berikan padamu, tadi aku ketemu managernya di apartemen saat aku menjemput dila, dia sedang membersihkan barang barang dila" kata lucky dan menyerahkan secarik kertas pada Aisar.
Aisar langsung membuka kertas itu dan membacanya, nampak wajahnya terlihat memerah menahan amarah, ia memegang kertas itu dengan erat dan kemudain ia terduduk di kursinya, matanya nanar menatap ke depan .
" Dude, are you ok " tanya Lucky terlihat khawatir dengan temannya itu.
Aisar masih terdiam dan kemudian ia melihat kotak yang berisi cincin itu, ia meraih nya dan menatap kotak kecil itu.
" Damn it..." teriak Aisar dan melempar kotak itu ke sembarang tempat dan berdiri kemudian melangkahkan kakinya.
" Sar, mau kemana " seru lucky dan mengikuti Aisar dari belakang.
Gilang yang mendengar keributan itu langsung keluar dari dapur dan melihat kedua sahabatnya itu melangkah keluar dari dapur ia berjalan hendak mengejar mereka, tapi ia berhenti saat melihat sebuah kotak tergeletak di lantai, dia mendekatinya dan mengambilnya.
Gilang menghela nafas saat menatap kotak kecil itu " gagal mening...gagal maning...nasib percintaan mu sungguh tragis bro, itulah kenapa aku tak pernah mau berkomitmen tentang suatu perasaan , cinta bagiku suatu kesakitan, bullshit dengan kata cinta "
####
Dukung novel author yang ke 3 ya ...jejaknya jangan lupa
HAPPY READING
salam sehat selalu.