Kisah Dua orang manusia.yang dulu nya saling membenci,sekarang saling mencintai dalam sehidup semati.mereka sangat bahagia dengan kehadiran buah hati yang sangat di nantikan.namun takdir berkata lain,mereka di pisah kan karna banyak nya rintangan dan konplik.
Hingga pada ahir nya,takdir mempertemukan mereka kembali setelah beberapa tahun. dengan keadaan yang berubah seratus persen.
Ada apakah gerangan,siapa yang berubah/ keadaan yang berubah ? penasaran lanjut kan cerita nya
Yang baca NATAN & ZHELIA kasih vote dan like nya banyak-banyak ya kk .jangan hanya baca trus ngak kasih like sama vote Author harap kk semua nya baik . dan kasihan sama autor
Trimakasih....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mfi pebrian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
liburan,kabur
Pagi tepat jam 7,30 wib Jhino memarkir kan mobil nya di depan rumah Zhelia .sebelum berangkat dari rumah nya Jhino mendapat pesan dari zhelia yang mengirim alamat tempat tingal nya.Jhino turun dari mobil dan mengetok pintu dengan pelan-pelan. pintu pun di buka.
"Hay zhelia"dengan senyum yang cerah Jhino melihat Zhelia memakai pakain rapi sudah siap untuk pergi.
"Ayo kita pergi"
"Sudah semua nya"
"Hmm"
"Nggak ada yang ketingalan kan"sambil membawa koper Zhelia
"ngak ada"
Sampai di dekat mobil Jhino melihat Nathan yang keluar dari rumah nya.
"Zhel bentar yah ?kamu tunggu disini dulu"kata Jhino yang berlari Zhelia mengikuti arah Jhino ke arah rumah Nathan
Nathan keluar Rumah nya dengan membuang kantong kresek yang isi nya sampah tiba-tiba Jhino menghampiri nya.
"Nathan ternyata kamu tingal disini"
"Itu bukan urusan kamu"dengan nada malas menjawab
"Nat kamu ngak ikut acara liburan kita"
"Gue lagi sibuk lagian untuk apa liburan hanya membuang waktu saja"ucap nya dengan dingin dan kembali ke Dalam.
"Jhino,,,,,"terdengar suara zhelia Jhino pun menghampiri nya
"Maaf Zhel aku membuat mu menunggu,ayo berangkat"
Mereka mengemudi dengan cepat agar tak terlambat masuk kapal
"Zhelia kamu udah berapa lama tingal di komplek jalan mawar"
"Baru aja itu Rumah paman ku mereka ngak tingal di sana lagi jadi ya,,,aku yang menepati rumah itu"
"Jadi kamu udah tau dong bertentanga sama Nathan "
"Hmm,,,ia,,"
Jhino kembali fokus lagi menyetir
Nathan yang sedang asik nonton tv di ruang tengah terdengar bunyi bel dengan malas Nathan berjalan dan membuka pintu .tampak juga wajah nya yang semakin memalas
"Ngapain kamu kesini"
Dia adalah Sandy teman yang slalu dekat dengan Nathan tepat nya Sandy yang selalu mengukuti Nathan ,Sandy yang baru pulang dari lA.
"Gue mau jemput lo lah "mengikuti Nathan masuk kedalam
"Gue ngak mau ikut"sambil duduk di kursi
"Ayo lah bro ikut yuk ? gue aja yang baru pulang dari lA masih sempat gue pergi"
"Itu kan lo bukan gue"
Sandy mulai ngeluh dengan sipat teman nya itu yang tak mudah di bujuk oleh siapa pun.
"Ayo lah Nat ngak seru dong kalu lo ngak ikut ?siapa nanti yang neraktir gue"dengan memanyunkan bibir nya.Nathan yang lihat jadi jijik.
"Oohh jadi lo nyuruh gue ikut cuman untuk muasin perut lo itu ia"
"Heeehee,,,,Nggak kok gue becanda,ikut yah kita pergi bersenang senang"
"Nggak gue lebih suka di rumah,lo aja yang pergi"
"Tapi,,,,"perkataan sandy di potong karna Nathan menarik tangan nya dan membawanya ke arah pintu.
"Gue bilang ngak mau ya ngak mau lo ngerti ngak sih ,udah pergi sana"Nathan menutup pintu rumah nya.
"Huuhhh dasar punya teman ngak bisa di ajak kompromi,walau pun dia seperti itu tapi dia tetap teman gue yang paling gue seneng "kata sandy mengaruk kepala nya yang gatal dan pergi.
Nathan sangat bosan dirumah dan mencoba keluar untuk jalan-jalan .Nathan keluar dari mini market membeli sesuatu.pas membuka pintu mobil terdengar nama nya di pangil Nathan terkejut melihat kairos di seberang jalan.Nathan buru-buru masuk ke dalam mobil dan tancap gas.
Nathan melajukan mobil nya dengan kencang agar terhindar dari kejaran mobil kairos yang mengikuti nya dari belakang.
"Tuan muda berhenti "teriak kairos dalm mobil
Demi menghindar dari mobil kairos di depan nya Nathan mengarah kan mobil nya ke pantai
dan berhenti Nathan keluar dari mobil tampak kairos dan beberapa pengawal berlari mengejar nya.napas Nathan tersengal sengal.tak tau harus berlari kemana Nathan melihat sebuah kapal pelabuhan yang hendak pergi.
"Tuan muda Nathan tolong berhenti lah dan ikut kami"
Nathan tak ada pilihan lain lagi dan kairos beserta kelompok nya semakin dekat Nathan berlari ke arah kapal dan melompat ahir nya Nahan bebas dari kejaran anak buah mama nya.Nathan memegang siku nya yang sempat terbentur dengan sudut kapal terlihat dari jauh kairos dan anak buah nya kesal.
Tak apa-apa dia masuk kedalam kapal yang tak tau tujuan nya ,setidak nya dia terlepas dari kejaran anak buah mama nya,itu yang si pikir kan Nathan.
Nathan membalik kan badan nya dan terkejut Melihat ekpresi sandy yang diam mematung seperti orang yang telah di sihir oleh penyihir ponsel yang ada di tangan nya sudah jatuh kebawah.
Saat Sandy sampai di kapal dia kesusahan Mencari sinyal sampai-sampai Sandy berjalan ke arah ujung kapal seketika itu sandy
~Durrr,,,,~
Sandy terkejut mendengar suara itu dan Menoleh saat itu pula Nathan juga menoleh.
Nathan menghampiri nya dan menepuk wajah Sandy seketika itu Sandy sadar dan langsung memeluk Nathan dengan senang.
"Ahh,,,apaan sih lepasin ngak"dengan melepas pelukan sandy2 tampak senang.
"Kata nya Nagak mau ikut ,kok tiba-tiba ada di kapal,lo ngak bisa hidup tampa gue yah"
"Kepedean bangat sih lo jadi orang"Nathan yang mulai kesal.
"Becanda gue,,,"Sandy meletakan tanyan nya di dahi dan melihat ke arah daratan yang masih terlihat.
"Hmm pantasan aja lo mau ikut.ngak mau pulang ko "
Nathan hanya diam dan berlalu pergi di ikuti oleh Sandy dari belakang.
"Kapal nya udah jauh aku harus bilang apa sama nyonya"kata kairos dengan wajah yang bingung.
.
.
.
.
.
.
.
.
.