NovelToon NovelToon
Istri Kesayangan Nino

Istri Kesayangan Nino

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Badboy / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 5
Nama Author: Zinnia Azalea

Nino Walls seorang pria yang terkenal sebagai cassanova dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan wanita yang Nino ketahui adalah wanita bebas dan liar. Selain itu, wanita yang dijodohkan dengannya adalah kekasih dari sahabatnya sendiri.

Untuk menggagalkan rencana pernikahan kedua orang tuanya, Nino memanfaatkan teman kuliahnya bernama Tifanny yang sedang mengalami masalah keuangan. Tifanny membutuhkan uang untuk biaya kuliah adiknya yang ingin masuk jurusan kedokteran.

Nino memaksa dan mengintimidasi gadis polos nan lugu itu untuk menjadi istrinya. Akhirnya, Tifanny pun setuju menikah dengan Nino asalkan pria itu mau membiayai segala kebutuhan adiknya.

Akan tetapi, tanpa sepengetahuan dari Tifanny, Nino sudah jatuh cinta padanya jauh saat mereka kuliah di Amerika. Bagaimanakah kehidupan rumah tangga Nino dan Tifanny?

Setting tempat : Amerika Serikat dan Inggris

Cover : By Pinterest, Edit by me.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zinnia Azalea, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Darurat Nino

Keesokan harinya di kantin kampus..

"Sayang, mengapa kau tidak ikut ke pantai kemarin?" Arabella merajuk kepada kekasihnya.

"Aku tidak berminat," Kai memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang di kantin.

"Kai, kau sih tidak ikut. Kemarin banyak wanita-wanita seksi," Alden bercerita dengan antusias.

"Semua memakai bikini!" Jelas Alden kembali.

"Kau pun memakai bikini?" Tanya Kai kepada Arabella.

"Tentu saja, sayang. Masa iya, aku harus memakai dress?" Jawab Arabella.

Kai menaikan sudut bibirnya ke atas dan menggelengkan kepalanya pelan.

"Jangan terlalu kaku, Kai!" Alden menepuk bahu sahabatnya.

Sementara Nino hanya menyimak percakapan mereka.

"Oh iya, tidak semua yang ada di sana memakai bikini. Ada yang berpenampilan aneh menggunakan jaket universitas dan juga celana olahraga panjang," ejek Arabella.

"Benarkah?" Kai terlihat penasaran.

Nino dan Alden pun langsung tahu siapa yang dimaksud oleh Arabella.

"Iya, dia saudara tiri Clara atau si wanita aneh itu!" Arabella tertawa.

"Mengapa kau menyebutnya aneh?" Nino bertanya kepada Arabella.

"Yang ku dengar dia masih suci, itu lucu sekali bukan? Di negara ini ternyata masih ada yang berfikir kolot seperti dia," Arabella tertawa.

"Tapi ku dengar dia baru saja melakukan suatu hal dengan seorang pria saat kita sedang berpesta di rumah Clara," Arabella melirik kepada Nino.

"Bukankah Kai juga masih perjaka, Bel?" Sindir Alden.

Arabella pun langsung mengarahkan tatapannya kepada Kai.

"Sayang, maaf! Aku tidak bermaksud menyinggungmu," wajah Arabella langsung pucat pasi seketika.

"It's oke!" Jawab Kai pendek.

"Kau tahu, Bell? Aku sengaja menyuruh mama untuk menyuruh Tifanny membawakan sunblock untukku," Clara mulai menanggapi perkataan teman-temannya.

"Untuk apa kau sengaja menyuruhnya datang ke pantai?" Nino menyipitkan matanya.

"Aku sengaja menyuruhnya datang agar dia dilecehkan oleh para pria yang ada di pantai! Aku ingin harga dirinya di hancurkan pria pria yang ada di sana," seru Clara kemudian dia tertawa.

"Oh itu tujuanmu?" Tanya seseorang dari belakang.

Clara menoleh ke belakang dan dia melihat Tifanny bersama dengan Elora.

"Kau benar-benar jahat ya, Cla! Persis seperti ibumu!"

"Apa maksudmu?" Clara berdiri dari duduknya.

"Kau pikir aku tidak berani padamu?" Tifanny mengambil segelas jus yang ada di atas meja dan menumpahkannya di wajah Clara.

"Dasar kurang ajar!" Clara segera menarik rambut Tifanny. Tifanny balas menjambak rambut Clara dengan begitu beringas. Kemarahannya membuat tenaga Tifanny berkali kali lipat lebih besar dari Clara.

Alden dan Kai hanya melihat pertengkaran itu.

"Ayo aku bantu!" Arabella ikut menjambak rambut Tifanny. Elora yang datang bersama Tifanny pun segera menjambak rambut Arabella untuk membela Tifanny.

Seketika mereka menjadi perhatian semua mahasiswa yang ada di sana.

"Sudah, kalian ini tidak malu?" Nino memisahkan ke 4 gadis yang tengah ribut itu.

Mereka pun segera menghentikan pertengkarannya.

"Dasar perebut kekasih orang!" Clara berteriak kepada Tifanny.

"Haha, tidak salah kau berkata itu padaku? Bukankah ibumu yang seorang perebut suami orang? Ibumu merebut ayahku dari ibuku! Ibumu yang membuat ayahku meninggalkan ibuku," balas Tifanny dengan senyum mengejek.

Nino tampak kaget mendengar ucapan Tifanny begitu pun dengan yang lain. Sementara itu Clara tampak malu, ia segera mengambil tasnya dan berlalu dari sana.

"Ayo El!" Ajak Tifanny kepada Elora.

"Ayo fan, kita pergi!" Elora menggandeng tangan Tifanny. Mereka pun segera pergi dari kantin.

"Sayang, kau tidak menbantuku?" Teriak Arabella kepada Kai sembari merapikan rambutnya.

"Aku malas terlibat pertengkaran wanita!" Kai berdiri dari duduknya dan pergi dari sana. Alden pun mengikuti Kai.

Sementara Nino masih meresapi kata-kata Tifanny.

"Benarkah ibu Clara merebut ayah Tifanny?" Nino bergumam.

****

"Aku harus melaksanakan rencana darurat ini!" Nino sedang berdiri di depan sekolah Meghan. Hari tampak sudah petang menuju malam, Meghan menjadi siswa yang pulang terakhir karena dia baru saja mengikuti ekstrakurikuler di sekolah. Harusnya Meghan pulang bersama yang lain, tetapi ia tadi singgah dulu di toilet untuk waktu yang lumayan lama.

Tak lama Meghan ke luar dari gerbang sekolah. Nino memperhatikan Meghan dari belakang.

"Ayo kita mulai rencana kita!" Seru Nino kepada kedua orang suruhannya.

Tak lama dua pria itu berjalan dan mencegat Meghan.

"Kalian mau apa?" Tanya Meghan dengan panik.

"Ayo anak kecil, ikut kami!" Orang suruhan Nino segera menarik tangan Meghan.

Meghan tampak ketakutan. Meghan meronta dan berteriak meminta tolong.

Nino yang memperhatikan mereka segera mendatangi Meghan.

"Lepaskan dia!" Teriak Nino kepada orang orang yang tak lain adalah suruhannya itu. Nino sedang berakting sekarang. Orang-orang itu pun melepaskan tangan Meghan.

"Kak, tolong!" Meghan segera bersembunyi di belakang tubuh Nino.

"Jangan ikut campur!" Pria yang mengganggu Meghan berpura pura menghajar Nino. Nino pun balas memukul kedua orang suruhannya sampai mereka tumbang.

"Ayo!" Kedua pria itu lari meninggalkan Nino dan Meghan.

"Kau baik baik saja de?" Tanya Nino kepada Meghan.

"Aku baik-baik saja. Terima kasih kak, sudah menolong," ucap Meghan tulus.

"Di mana rumahmu? Kakak akan mengantarkanmu pulang," Nino berpura pura bertanya.

"Rumahku dekat dari sini kak."

"Baiklah, ayo kakak antarkan pulang!" Nino berjalan ke arah mobilnya di ikuti dengan Meghan.

Nino dan Meghan berbincang bincang di dalam mobil. Meghan langsung menyukai dan menilai Nino sebagai orang baik karena telah menolongnya.

"Lho, ini kan rumah teman kakak!" Ucap Nino saat ia sampai di pelataran rumah Tifanny.

"Teman kakak siapa?"

"Teman kakak namanya Tifanny dan Clara," jawab Nino.

"Oh, kakak teman kak Fanny dan kak Clara? Pantas saja aku seperti pernah melihat kaka," Meghan menjentikan jarinya. Meghan memang tidak pernah melihat Nino secara jelas, karena jika Nino dan teman teman Clara lain berpesta di rumah, Tifanny selalu melarang Meghan untuk ke luar dari dalam kamar.

Nino pun turun dan membukakan pintu mobilnya untuk Meghan. Nino melihat Tifanny berlari menghampiri mobilnya dengan cemas.

"Meghan, ke mana saja kau sayang?" Tifanny langsung memeluk Meghan dengan posesif.

"Mengapa adikku bisa denganmu?" Tifanny menoleh ke arah Nino dengan tajam.

"Kak, tadi Meghan seperti biasa mengikuti ekstrakurikuler. Lalu di jalan Meghan di ganggu oleh dua orang jahat. Kakak ini yang membantu Meghan!" Meghan menunjuk ke arah Nino.

"Benarkah?" Tifanny tampak kaget.

"Iya, kak. Jika kakak ini tidak ada, Meghan tidak tahu bagaimana nasib Meghan. Di sana sangat sepi."

"Baiklah, sayang. Sekarang kau masuk ke rumah ya?" Pinta Tifanny. Meghan pun segera masuk ke dalam rumah meninggalkan Tifanny dan juga Nino.

"No?" Panggil Tifanny.

Nino tampak kaget ketika Tifanny memanggil namanya.

"Iya?"

"Terima kasih ya sudah menolong adikku?" Tifanny berkata dengan tulus.

"Iya sama sama. Tapi aku ingin ucapan terima kasih yang lain. Bisakah besok kau pergi menonton bersamaku?" Pinta Nino.

"Aku tidak bisa, kau kekasih Clara."

"Aku akan memutuskan Clara malam ini. Aku mohon, hanya nonton seperti biasa. Tidak akan aneh aneh, ya?" Bujuk Nino.

Tifanny tampak berfikir.

"Meghan bilang kan jika aku tidak datang, entah bagaimana nasibnya. Aku ingin ucapan terima kasih darimu berupa menemaniku menonton film ke bioskop. Ya?" Nino membujuk kembali.

Tifanny tampak berfikir dan terlihat kebingungan.

"Ya sudah, jika kau tidak mau," Nino berbalik untuk masuk ke dalam mobilnya.

"Nino, aku mau."

"Akhirnya kau masuk ke perangkapku!" Nino tersenyum licik.

Dear para readers : Harap tinggalkan jejak kehadiran kalian berupa like, coment atau vote untuk mendukung author. Terima kasih 🤗

1
Susynurul Nurul
saya suka novel dan jln ceritanya, penulisan nya bgus dan rapi tidak di temukan kta² yg tidak di mengerti sprti typo.pokonya sukses terus buat author nya semnggttt
Sastri Dalila
👍👍👍
Sastri Dalila
👍👍👍
Arel Adzan
Buruk
Zinnia Azalea: *udah baca gratis
total 2 replies
Anonim
o
Muna Junaidi
Hadir thorrr
Assyamsiah Balqis
Luar biasa
Susynurul Nurul
sean adalah mantan pacar Chelsea yg temperamen itu, untung TDK nikah sama Chelsea
Risa Risa
temen2nya nino gak ada akhlak
💗vanilla💗🎶
jahat bgt sih
💗vanilla💗🎶
ijin nyimak ya thor, menarik /Smile/
Pak Yan
CERITAMU MANTUL BUANGET KAK.... AKU SUKA....AKU SUKA...... MANTAP !!!!!!!! 🤔🤔😲😲😲💖💖💖💖💖💖💖👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Ni Ketut Patmiari
ngakak deh ama Bianca🤣🤣🤣
Ni Ketut Patmiari
Is is is... kirain Alden marah beneran🤣🤣🤣
Ni Ketut Patmiari
Ya ampun ternyata mrk jahaaat bangeeet...😡
Ni Ketut Patmiari
Ya ampun Bianca... ini namanya buaya dikalahin kadal wkekek
Ni Ketut Patmiari
Bianca tebal muka wkwkkw good job👍
Ni Ketut Patmiari
Caranya Nino salah... coba bilang cinta, pasti luluh...
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Ni Ketut Patmiari
Otak nino mereng sekali wkwkkwkw
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!