NovelToon NovelToon
Cantika Si Gadis Tangguh

Cantika Si Gadis Tangguh

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Dunia Masa Depan / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nina1708

Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..

Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sampai Di Kota J

Happy Reading

❤❤❤❤❤❤

Mobil yang di tumpangi Cantika melewati jembatan itu, Cantika hanya menatap jembatan itu tanpa berkedip.

" BERHENTI!!! " Teriak Cantika membuat sangat sopir terkejut bukan main dan mengerem mendadak.

CKITTTT...

DUGH

" Awwsss.. " Rintis Bu Sukma yang kening nya kejedot kursi di depan nya.

" Ibu... " Ucap Cantika terkejut. " Ibu gak apa-apa? " Tanya Cantika khawatir.

" Gak Tika. " Jawab Bu Sukma. " Kamu kenapa?? Kok malah suruh berhenti? Apa kamu kebelet ke kamar mandi? Atau ada yang lain? " Tanya Bu Sukma.

" Itu Bu, Tika lihat jembatan itu.. " Jawab Cantika menunjuk ke arah jembatan. " Itu tempat kayak di mimpi Tika Bu! " Lanjut Cantika.

Deg//

Bu Sukma terdiam saat melihat jembatan yang di tunjuk Cantika.

' Itu kan tempat dimana aku dan Mas Yandi menemukan Cantika. ' Batin Bu Sukma.

" Bu.. Kok malah bengong? " Tanya Cantika.

" Ahhh gak apa-apa Tika.. " Jawab Bu Sukma. " Kan udah ibu bilang kalau itu hanya mimpi saja.. Udah lah ini udah siang, kasihan tuh penumpang yang lain nungguin Mobil nya jalan lagi. " Ucap Bu Sukma.

Cantika melihat ke Arab sekeliling Mobil, benar saja para penumpang diam menatap diri nya.

' Maaf ya semua nya, anak saya seperti nya mimpi... Jadi dia berteriak. " Ucap Bu Sukma meminta maaf.

" Apa bisa kita lanjut perjalanan nya Bu? " Tanya sang sopir.

" Iya Pak, lanjut saja. " Jawab Bu Sukma.

Sopir travel pun melanjutkan perjalanan nya, Cantika hanya diam menatap jembatan yang dia lewati.

' Kenapa gue bisa mimpi jembatan ini?? Padahal ini kan gak pernah gue datangi... Jembatan ini jalan penghubung dari desa Mekar Sari ke arah Kota. Dan gue gak pernah melewati tempat ini, karena selama ini gue gak pernah ke mana-mana... dan ini pertama kali nya gue pergi ke luar kota. ' Batin Cantika penasaran dan merasa bingung.

" Kamu mikirin apa Tika?? " Tanya Bu Sukma.

" Gak Bu, Tika hanya lagi lihat jalanan aja. " Jawab Cantika yang masih menatap ke arah jendela.

' Maaf sayang, Ibu akan cerita nanti pas kita sampai di kota.. Biar kamu bisa dengan mudah menemukan keluarga mu. ' Batin Bu Sukma. ' Dan asal kamu tahu, jembatan itu asal muasal ibu dan bapak menemukan mu. ' Batin nya lagi.

Lama kelamaan Cantika pun tertidur, karena perjalanan menuju kota J sangat lah lama. Sementara itu, Bu Sukma masih sibuk dengan pikiran nya tentang identitas Cantika yang masih jadi rahasia.

***

Di sekolah Mekar sari, saat ini trio kwek-kwek baru saja sampai.. Mereka berjalan di Koridor sekolah menuju kelas nya.

" Pagi Guys. " Sapa Boyke saat berpapasan dengan mereka bertiga.

" Pagi juga Boy. " Jawab trio kwek-kwek bersamaan.

" Oh Iya Tika udah berangkat tadi pagi-pagi sekali... Mungkin sekarang udah keluar dari perbatasan desa. " Ucap Boyke.

" Oh yang jembatan Merah panjang itu?! " Ucap Hanna.

" Iya.. Itu kan perbatasan antara desa kita menuju ke kota besar. " Sahut Boyke.

" Yuk kelas,, bentar lagi masuk... Mana sekarang giliran pak Martin lagi. " Ucap Gea.

" Mampus gue, belum ngerjain PR kemarin dari pak Martin. " Ujar Maira.

" Lo ngapain aja sih kemarin? Pulang sekolah tuh kerjain tugas. " Ucap Hanna.

" Gue nonton dracin, keasyikan ehhh malah lupa waktu. " Sahut Maira garuk-garuk kepala tak gatal.

" Dasar lo... Udah ayo kelas, nanti gue kasih lihat tugas gue. " Ucap Gea.

" Aaahhh thank ya Ge. " Ucap Maira senang.

Mereka pun pergi ke kelas, karena waktu masuk pun sudah hampir tiba.

Paramita menatap heran trio kwek-kwek yang datang hanya bertiga, dia tak melihat Cantika bersama mereka.

' Kemana Tika?? Kenapa dia belum datang?? ' Batin Paramita. ' Apa dia gak masuk sekolah karena tahu Romi sakit?? Lalu dia ke rumah Romi dan merawat Romi, terus mereka berduaan seharian di sana. ' Batin Nya lagi overthinking.

' Gak... Gak boleh... Romi hanya milik gue, gak boleh mereka berduaan apalagi mesra-mesraan.. ' Batin Paramita lagi kesal sendiri.

" Pagi anak-anak. " Ucap Pak Martin yang baru saja masuk.

" Pagi Pak. " Jawab para siswa siswi no have akhlak.

" Baiklah sebelum bapak mulai pelajaran... Bapak mau tanya sama kalian semua... " Ucap Pak Martin. " Siapa yang blum hadir? " Tanya Pak Martin.

" Romi Pak.. Dia sakit. " Jawab Diki.

" Cantika juga Pak. " Ucap Paramita." Dia belum kelihatan. " Lanjut Paramita.

" Oke... Untuk Romi bapak udah dapat kabar dari orang tua nya.. Dan untuk Cantika, dia sudah tak sekolah di sini lagi.. Dia pindah sekolah... Kemarin adalah hari terakhir dia sekolah.. " Ucap Pak Martin.

" Hah!?? Pindah Pak? " Tanya Paramita terkejut, begitu juga dengan siswa lain.

" Iya, dia pindah ke kota J bersama Ibu nya. " Jawab Pak Martin.

' Apa si bos tahu, kalau gebetan nya udah pindah ke kota J... Nanti gue kasih tahu dia pas pulang sekolah. ' Batin Seno.

' Bisa ngamuk si bos kalau tau cewek yang dia suka udah gak sekolah di sini lagi. ' Batin Diki.

' Bagus lah cewek sia*lan itu pindah, dengan gitu gue bisa pacaran sama Romi dengan tenang. ' Batin Paramita senang.

" Baiklah kalau gak ada lagi yang ijin, bapak akan mulai pelajaran nya. " Ucap Pak Martin. " Tapi sebelum itu, kumpulkan tugas kalian kemarin. " Lanjut Pak Martin.

Seluruh siswa pun mengumpulkan tugas nya, begitu juga dengan Maira yang sudah selesai mengerjakan tadi.

' Untung saja gue cepet ngerjain tugas nya.. Jadi gue selamat, gak bakalan di hukum. Urusan benar semua atau gak, gue gak peduli.. karena bagi Pak Martin bukan hasil nya melainkan tanggung jawab tugas nya. ' Batin Maira merasa lega.

Setelah semua mengumpulkan tugas di atas meja Pak Martin. Maka pelajaran pun di mulai, semua siswa mengikuti pelajaran dengan khidmat dan tak ada yang berisik.

*****

Sore hari, Cantika baru saja sampai di ibu kota. Dia saat ini baru memasuki kota besar itu, perjalanan nya masih memakan waktu sekitar satu jam lagi.

" Ini masih jauh bu? " Tanya Cantika.

" Masih sayang, paling satu jam lagi kita sampai dj rumah paman kamu. " Jawab Bu Sukma.

Cantika pun mengangguk pelan, sejujurnya saat ini badan nya merasa lelah dan pegal. hampir seharian pul dia berada di travel. Istirahat saat mau shalat dzuhur, dan makan saja.

Tak lama, mobil travel yang membawa Cantika dan Bu Sukma sampai di tempat tujuan mereka.

Cantika dan Bu Sukma pun turun dari mobil iti, semua barang mereka di turunkan dari mobil.

Di sana sudah ada paman dan bibi Cantika, yang tak lain adalah adik dan adik ipar Bu Sukma.

" Selamat datang di rumah kami, Kak, Tika. " Ucap Bu Lastri, adik ipar Bu Sukma.

" Terima kasih Lastri. " Jawab Bu Sukma.

" Terima kasih bibi. " Sahut Cantika.

" Ayo masuk, pasti kalian capek ya.. Perjalanan nya kan sangat jauh sekali. " Ucap Bu Lastri mempersilahkan masuk.

Cantika dan Bu Sukma pun masuk ke dalam rumah Bu Lastri.

########

Happy Reading Guys. 🥰

1
Icha Arlita
cerita nya ringan sat set ga bertele tele aku suka 👍
Icha Arlita
aku mampir siapa tau menarik 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!