NovelToon NovelToon
Rotinya Manis, Rin!

Rotinya Manis, Rin!

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Renjana

Rin-pertemuannya dengan Al adalah kebetulan. Tapi Al bisa memberikan rasa manis dan asem di hari-harinya.

Al-kaku dan dingin. Tapi dinginnya bisa meleleh. Pertemuannya dengan Rin seperti roti. hangat di luar empuk di dalam.

Kisah semanis roti buatan Rin, penuh proses, harus dibentuk dengan bahan takaran yang pas. Baru bisa dinikmati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renjana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Vivian melihat Rin yang duduk di sofa. Rasanya Vivian mau meledak karena marah. Dia terlambat datang karena dia masih foto-foto dengan banyak fans AlVian dulu. Yang ternyata mereka semua masih mendukung hubungannya dengan Al. Andai dia datang lebih cepat.

Vivian ingat betapa manjanya Al dulu. Dia nggak berani ke dokter. Dia takut disuntik, dia takut lihat darah. Pasti Al tadi panik.

"Uhmm... kalo udah baikan, gue pamit pulang duluan ya. Ara udah nunggu di bawah!" Rin pamit pada semuanya sambil membereskan kotak P3K dan memberikannya ke mas Reza.

"Makasih ya Rin!" ucap mas Reza tulus. Rin mengangguk dan pergi.

"Tunggu!"

"Lagi buru-buru, gue mau nyiapin beberapa pesanan lagi," ucap Rin. Dia segera turun-bersama Jonas yang sengaja mengikutinya.

"Kak... Gue minta maaf ya soal yang tadi, bang Al itu paling anti dengan yang namanya klinik atau yang berbau rumah sakit. Dan nggak ada yang bisa ngobatin dia selain..."

"Vivian kan? Harusnya Vivian yang ngobatin?" tanya Rin. "gue tau diri kok Nas, makanya gue pamit," ucap Rin.

"Elu kak! Elu yang dibutuhkan bang Al. Bang Al itu paling anti rumah sakit. Makanya semua kepikiran hal yang sama. Elu. Cuma elu yang bang Al mau buat ngobatin dia," ucap Jonas.

"Iya, sekarang udah ada Vivian. Biar dilanjutin sama Vivian. Sampai ketemu besok di kampus yah!" ucap Rin dan dia segera berlari ke Ara yang sudah melambai ke arahnya.

"Lu nggak ngerti kak!" bisik Jonas.

Dia segera kembali ke atas dan melihat bagaimana Vivian tetap mau di sana bersama Al. Jadi member lain beserta mas Reza membubarkan diri. Jonas juga malas ketemu Vivian. Vivian-lah penyebab Al jadi hancur. Sekarang dia datang dengan seenaknya. Jonas nggak pernah lupa bagaimana dulu hancurnya Al.

Sementara itu di dalam kantor, Vivian kembali merayu Al.

"Siapa itu Al?" tanya Vivian saat Rin dan yang lainnya membubarkan diri.

"Lo ngapain ke sini?" Al tidak menjawab pertanyaan Vivian.

"Mau liat kamu! Gimana? Masih sakit kakinya?" tanya Vivian penuh perhatian.

"Pulang! Gue mau istirahat!" Al bangkit dari duduknya perlahan, Vivian segera membantunya. Al menepis tangan Vivian. Menolak bantuannya.

"Al... Kenapa gini sih? Aku bantuin ya? Kamu nggak kangen? Di kuar sana fans kita berharap banyak soal hubungan kita!"

"Hubungan? Cih!" Al mendecih kesal.

"Kamu nggak kangen? Aku bela-belain ngosongin waktu buat bisa tampil sama kamu! banyak yang kangen dengan kita berdua Al! Mereka pengen lihat kita tampil!"

"Nggak perlu! Kita nggak seimbang! Lo nggak perlu tampil di kampus! Itu terlalu kecil buat lo!"

"Al! Kok ngomong gitu sih? Nggak apa-apa aku mau tampil dimana aja asal itu sama kamu!"

"Lo mau bikin sensasi apa lagi? Lo mau jual berita apa lagi soal gue? Bagi gue, semua yang lo lakuin di masa lalu udah nunjukin siapa elo sebenarnya! Jangan pernah datang lagi kesini!" Al beranjak dari hadapan Vivian dan memberi tahu yang lain dia mau pulang untuk istirahat.

Vivian nggak cuma diam. Dia cari akal bagaimana caranya supaya Al mau tampil dengan menghadirkan dirinya. Vivian teringat perempuan yang mengobati luka Al. Dia bukan perawat, dia anak kampus. Dan Vivian merasa ada sesuatu diantara mereka. Al itu nggak akan membiarkan siapapun nyentuh dia kalau itu bukan orang yang spesial. Dan perempuan tadi mengobati luka Al. Apa mereka ada hubungan? Vivian berjalan keluar sambil berpikir.

"Vi... Lo mau pulang?" tanya Bima.

"Iya, gue rasa Al benci banget sama gue! padahal gue datang mau liat dia, mau mastiin lukanya,"

"Nggak apa-apa Vi, Al udah diobatin. Makasih masih peduli dengan Al," ucap Bima.

"Gue masih sayang sama dia Bim," ucap Vivian.

"Kalau itu lo sampein aja langsung ke orangnya. Tapi lo telat datang Vi! Al udah move on. Gue rasa Al udah nemuin kebahagiaannya. Gue minta sama lo untuk jangan berlebihan. Biarin Al bahagia sekarang," ucap Bima. Lalu dia meninggalkan Vivian begitu saja.

Vivian kesal ditinggal begitu aja. Padahal dulu semua anggota T&T perhatian padanya. Apa yang dia inginkan dikabulkan. Semua memperhatikan dirinya. Tapi sekarang semua terasa dingin. Vivian harus cari cara supaya mereka semua nerima dirinya lagi. Harus.

Vivian cari tahu soal cewek yang ada di kantor T&T. Semua orang menggeleng tak tahu.

"Setahu saya, dia pernah kesini sama temannya untuk antar undangan buat T&T tampil mbak. Selebihnya saya nggak tahu, coba tanya di sekitar kampus tempat Al tampil." jawab salah satu karyawan di sana.

Vivian mengangguk berarti misinya sekarang adalah balik ke kampus lagi. Dan memastikan lagi kalau dirinya bisa tampil dengan T&T dan mencari tahu soal cewek itu.

Vivian sampai di kampus yang masih ramai. Vivian keluar dari mobil dan berjalan ke dalam kampus. Menuju ke salah satu ruang dosen. Dia menikmati perjalanan ke sana sambil tanya jawab dengan banyak orang. Kedatangannya ke kampus membuat fans-nya heboh bertanya maksud kedatangannya! Berarti pihak kampus belum mengumumkan soal dirinya yang bakal ikut tampil.

"Sebenarnya, gue disini untuk panggilan sesuatu. Mau briefing sebentar! Maaf ya..." ucap Vivian ramah. Sengaja menyebut kata briefing supaya orang menyadari bahwa dia juga ikut andil dalam pagelaran kampus.

Vivian menghilang di ruangan dosen. Mahasiswa yang penasaran tadi membubarkan diri, sebagian menunggu di koridor, kalau Vivian keluar mereka bisa tanya-tanya lagi.

 "Kami nggak bisa masukin kamu gitu aja di daftar peserta. Ini kegiatan mahasiswa. Kamu sebaiknya langsung ke panitia. Bukannya panitia sudah milih kamu untuk ikut tampil?" tanya satu dosen yang ternyata itu adalah om Vivian.

"Tapi om... Please bantuin aku! Aku mau bareng Al lagi!" rengek Vivian.

"Kamu cari ke panitia aja, nanti om bantu selanjutnya. Om sibuk banget ini!"

"Tapi om janji bakal bantu aku buat deketin Al lagi ya?" pintanya.

"Om bantu ngomong ke panitia aja nanti ya," ucap om nya. Vivian merajuk tapi dia tak bisa memaksa. Jadi dia harus cari panitia lagi.

Bagi Vivian tak sulit mencari panitia. Mereka memakai name tag khusus. Vivian mendekati salah satu panitia.

"Eh ya permisi! Aku mau nanya untuk rundown acara. Belum dikirimin soalnya," Vivian menepuk punggung salah satu panitia.

"Oh iya kak, kak Vivian tampil sebelum T&T,"

"lebih jelasnya lagi?" pinta Vivian.

"Ayo ke belakang panggung kak, di sana lagi briefing,"

Vivian mengangguk mengikuti panitia itu.

"Eh kamu kenal satu panitia yang sering bantu anak-anak T&T?" tanya Vivian. Kening panitia itu berkerut.

"Setahu saya nggak ada mbak," ucapnya. Karena memang tak pernah melihat T&T bersama dengan panitia cewek. Kecuali dirinya dan Rin yang pernah sekali ke kantornya T&T.

"Nah kalau panitia itu siapa namanya? Yang kunciran?" tanya Vivian saat dirinya menangkap sosok Rin di kejauhan.

"Oh itu Rin. Panitia yang menggolkan T&T tampil," jawab Tyo yang berjalan bersama dengan Vivian menuju ke belakang panggung.

"Wah kebetulan sekali, aku ada perlu dengan dia!" ucap Vivian.

"Dia lagi sibuk kak, gimana kalau dengan panitia yang memang nyusun acaranya langsung?" tawar Tyo. Vivian mengangguk semangat.

1
renjana biru
wooo hadirr dg boom like kakk, smangat💪
renjana biru
ga cm km kok rin, aku pun gregetan ama si al😊
Renjana: hai kak @renjana biru Renjana Biru, aku notice banget soalnya nama kita mirip.🥰
makasih banyak udah mampir + boom like. sumpah komen kakak yang gregetan sama Al itu bikin aku ngakak.
aku uda gregetan duluan pas nulis itu😄
makasih ya udah nemenin AlRin dari episode awal.
jangan pernah bosen baca ceritaku

salam manis semanis Roti Rin🥰
total 1 replies
falea sezi
nyimak moga bagus klo bagus q kirim hadiah🤭
Renjana: semoga suka ya kak,
😊
total 1 replies
Erin Dwi Andini
karya yang keren
Renjana: sekeren kk,
makasih ya udah mampir😊
total 1 replies
justice
wahh bagusss, semangat ya kak
Renjana: terimakasih, semangat nulis juga yah😊
total 1 replies
renjana biru
btw lucuuu bgt mereka ihhh🤭🤭
Renjana: bikin gemes kan...🤭
total 1 replies
renjana biru
done mmpir ya kakaa💪
Renjana: makasih🥰
total 1 replies
oding's
halo kaa aku mampir jugaa nihh xixi
Renjana: makasih banyak🥰
total 1 replies
R
😍
Renjana: 🥰🥰
makasih yaaaaa
total 1 replies
Seraphina
saling support kak
Akao Rion
aku mampir kak, meskipun setiap baca Rin selalu ingat nama bapakku 🫣
Renjana: makasih, aku tunggu tulisan kamu juga😊
total 3 replies
Renjana
cinta manis diawali dari salah tingkah, berakhir manis. Tapi namanya hidup tak selalu manis.
kisah Al dan Rin tak melulu soal cinta, ada sedih, bahagia, lucu dan kadang sedikit kaku🤭
kisahnya nggak berat kok
aefpe fp
💪🤣
Mustika Nusantara
semangat ka bikin karyanya
Renjana: makasih😊
total 1 replies
Lisye Aisyah Hematang
Hadir juga kak 😍🙏
Renjana: terimakasih😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!