NovelToon NovelToon
MENGULANG LUKA

MENGULANG LUKA

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir
Popularitas:37.9k
Nilai: 5
Nama Author: Park ha

Valencia Florence mengira penderitaannya telah usai setelah palu hakim meresmikan perceraiannya dengan Julian Edgar. Namun, sebuah fenomena misterius justru melempar jiwanya melakukan time travel kembali ke tiga tahun lalu—tepat di tahun kedua pernikahan mereka yang dingin.

Kembali menjadi Nyonya Edgar berarti Valencia harus mengulang fajar pernikahan tanpa cinta. Dia kembali menghadapi Julian, suami sedingin es yang menguburnya dalam kemewahan finansial dan fasilitas jet pribadi, namun memperlakukannya tak lebih dari sekadar pajangan rumah. Valencia sadar diri, dia hanyalah pengantin pengganti untuk mendiang saudara kembarnya, Gracia Florence, yang tewas menjelang pernikahan. Di kesempatan kedua ini, Valencia bersumpah tidak akan lagi mengemis cinta yang tidak pernah ada. Dia akan menjalani sisa waktu pernikahan ini dengan caranya sendiri, bersiap untuk pergi sebelum hatinya hancur untuk kedua kalinya.

#by_Parkha

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Park ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENGULANG LUKA Bab 7: Pertemuan yang Dipercepat

...MENGULANG LUKA...

Bab 7: Pertemuan yang Dipercepat

Gedung galeri seni kontemporer di pusat kota tampak ramai oleh para kolektor dan penikmat seni. Di tengah hiruk-pikuk itu, Valencia berdiri anggun dalam balutan gaun kasual sutra berwarna krem. Matanya berbinar menatap barisan lukisan abstrak yang terpajang di dinding putih. Baru tiga hari sejak kepergian Julian ke Paris, Valencia langsung memutuskan keluar mansion untuk mencari inspirasi baru daripada membusuk dalam kesepian.

Saat Valencia sedang mengagumi sebuah lukisan cat minyak bertema siluet senja, sebuah suara bariton yang hangat dan familier terdengar dari arah belakangnya.

"Penggunaan palet warna yang berani, tapi entah kenapa guratannya terasa menyimpan kesedihan yang mendalam. Bukankah begitu, Nyonya Edgar?"

Valencia tersentak. Dia membalikkan tubuhnya dengan cepat. Jantungnya berdesir hebat saat matanya menangkap sosok pria berambut cokelat gelap dengan senyuman ramah yang khas. Pria itu mengenakan setelan jas kasual tanpa dasi, memancarkan aura karismatik yang santai namun berkelas.

Lucas Frederick.

Valencia terpaku, napasnya tertahan di tenggorokan. Pria di hadapannya ini adalah seorang pengusaha muda sukses yang sangat dia kenal dari masa depan. Di kehidupan pertamanya dulu, Lucas adalah kolektor yang mengagumi karya lukisnya, menjadi sahabat terbaiknya, dan sosok utama yang membantu Valencia lepas dari jerat hukum pernikahan Julian Edgar saat proses perceraian.

Namun, kesadaran Valencia segera menamparnya. “Seharusnya kami belum saling mengenal di tahun ini. Kami baru bertemu satu tahun dari sekarang di sebuah pelelangan amal,” batin Valencia berkecamuk. Garis waktu masa lalu kembali bergeser lebih cepat dari yang dia duga akibat perubahan sikapnya.

Valencia dengan cepat menguasai ekspresi wajahnya, menekan semua memori masa depan, lalu mengangguk sopan. "Anda tahu siapa saya, Tuan?"

Lucas terkekeh pelan, melangkah satu langkah lebih dekat dengan kedua tangan yang dimasukkan ke dalam saku celana. "Siapa yang tidak mengenal istri dari Julian Edgar? Ditambah lagi, Anda adalah adik kembar dari mendiang Gracia Florence. Saya cukup terkejut melihat Anda sendirian di tempat seperti ini tanpa pengawalan ketat keluarga Edgar."

Sepasang mata elang Lucas menatap Valencia dengan binar ketertarikan yang sangat jelas. Bagi Lucas, Valencia yang berdiri di hadapannya saat ini tampak sangat berbeda dari rumor yang beredar di kalangan kelas atas—yang menyebutnya sebagai istri pajangan yang pemalu dan menyedihkan. Wanita di depannya ini justru memancarkan aura kemandirian yang anggun dan misterius.

Sebagai salah satu pengusaha muda paling berpengaruh, Lucas juga merupakan rival bisnis utama Julian Edgar di dunia korporasi. Mengetahui Valencia berada di sini sendirian dengan pesona yang tak terduga, ego dan rasa penasaran Lucas seketika terusik.

"Seni adalah ruang pribadi saya, Tuan...?" Valencia sengaja menggantung kalimatnya, berakting seolah dia benar-benar belum tahu nama pria itu.

"Lucas. Lucas Frederick," pria itu mengulurkan tangannya dengan senyuman hangat yang tulus. "Sebuah kehormatan bisa berkenalan langsung dengan Anda, Valencia."

Valencia menatap uluran tangan itu sesaat, merasakan dejavu yang aneh. Di masa depan, tangan inilah yang menariknya keluar dari keterpurukan. Kini, di masa lalu yang baru ini, takdir justru mempertemukan mereka jauh lebih awal. Valencia menyambut uluran tangan itu dengan genggaman yang mantap.

"Valencia Florence," jawabnya tenang, sengaja menggunakan nama belakang keluarganya sendiri, bukan nama Edgar. Tindakan kecil itu tidak luput dari perhatian Lucas, yang membuat senyuman di bibir sang pengusaha muda semakin melebar penuh arti.

Tanpa mereka sadari, di sudut koridor galeri yang agak gelap, salah satu orang kepercayaan Julian yang bertugas memantau dari kejauhan langsung panik melihat kedekatan tersebut. Dia segera mengambil beberapa foto kebersamaan Valencia dan Lucas secara diam-diam melalui ponselnya, lalu mengirimkannya langsung kepada sang atasan.

Sementara itu, di sebuah ruang rapat mewah di Paris, Prancis, Julian Edgar sedang memimpin pertemuan penting bersama jajaran direksi anak perusahaan Edgar Group. Pertemuan baru berjalan setengah jalan ketika ponsel pribadinya di atas meja bergetar pendek. Julian melirik layar sekilas, mengira itu hanya laporan berkala yang membosankan dari tanah air.

Namun, begitu jemarinya membuka pesan dan matanya menangkap deretan foto yang terlampir, sepasang manik mata elang Julian seketika menggelap sempurna. Seluruh otot tubuhnya menegang hebat.

Di layar ponsel itu, tampak Valencia tengah tersenyum tipis—sebuah senyuman yang dia pikir selama ini eksklusif hanya untuknya tapi sekarang wanita itu berikan pada pria asing—sembari membalas jabat tangan Lucas Frederick. Rival abadi yang paling dia benci, pria yang selalu berusaha menjatuhkan posisinya di dunia bisnis internasional.

"Sialan," umpat Julian dengan suara rendah yang sarat akan ancaman berbahaya.

satu kata itu cukup untuk membuat seluruh jajaran direksi di dalam ruang rapat mendadak bungkam ketakutan. Atmosfer ruangan langsung terasa mencekik. Baru tiga hari dia tinggalkan, wanita yang malam sebelum keberangkatannya berani menyindir 'kesuciannya' itu, sekarang sudah asyik berduaan dengan musuh bebuyutannya. Ego dan harga diri Julian sebagai seorang suami sekaligus penguasa korporasi merasa diinjak-injak dengan kejam. Rasa posesif yang sangat asing dan membakar dada tiba-tiba membumbung tinggi.

Julian menutup tabletnya dengan sentakan kasar, lalu berdiri tegak setinggi 190 sentimeter hingga kursinya berderit nyaring.

"Batalkan seluruh agenda kerja minggu ini. Siapkan jet pribadi," perintah Julian dingin kepada sekretaris pribadinya yang gemetar. "Kita pulang ke Indonesia sekarang juga."

1
Susi Yanti
saya pengen jambak yulian yg bodoh,nggak mau berterus terang sm istrinya,siapa tau istri lebih pinter cari solusi....
Susi Yanti
rasain....siapa suruh yulian berani bohongi istri,maka pelakor yg akan menang....
Susi Yanti
ayo yulian ,berterus teranglah,meski ada penolakan,setidaknya bebanmu berkurang dan berdamailah dgn istrimu.
Shuttttttttttt
up up upup up
Susi Yanti
bangun thor....
ingat, lucas lg mantengin layar hp,nunggu balasan pesan dr vale
Park ha: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Susi Yanti
yulian jg knp nggak terus terang tentang niat busuk lucas dlm skandal london sih
Susi Yanti
Vale kok ceroboh sih,udh ngerti lucas punya tujuan tersembunyi spt yg sdhbdiingatkannyulian
Shuttttttttttt
makin seruh deh
Shuttttttttttt
up up up iup u0 up ip up
Shuttttttttttt
up up up up up
Shuttttttttttt
memang kmu bodoh huh😗😝 mau2 aja di bodohin sama muka polos, tpi di maafin sih wkwkw... untung kmu gercep yaaa meskipun 2 minggu gk tenang wkwkw 🤣🤣
Susi Yanti
ngambek aja Vale biar yulian kalang kabut,pumpung lg nyesek
Park ha: suruh valen kabur aja ya
🤭🤭🤭
total 1 replies
falea sezi
🤣 q kirim bunga thor tp cpet kebongkar ahhh jangan lama 🤭
falea sezi
cpet donk kebongkar🤣 g sabar liat reaksi istrinya biar istri nya pergi jauhhh🤭 sebel liat laki goblok yg mulai kayaknya tertarik ma jalang sella 🤭 jangan munafik lu julian
falea sezi: 🤣🤣 iya sebel bgt liat Julian thor yg oon kebangetan
total 2 replies
falea sezi
🤣🤣 cpet kebongkar sampah kayak Julian cocok ama sella yg jg sampah lacur
falea sezi
klo kebongkar lu bakal di tinggal istri🤣 cwok bego abis ne nyesel lu g jujur ma istri sebaik baiknya nyimpen bangkai pasti bau jg pada akirnya😒
falea sezi
cpet kebongkar biar valen pergi jauh🤣 seru liat Julian bego nyesel dengan kegoblogan dia🤣
Park ha: ya ampun kak..gk kasian sama julian :") aku ampe libur gk update2 gara2 setres kepikiran takut julian ketauan wkwkkw
total 1 replies
Park ha
/Shy//Shy//Shy/ aku juga setres kak mikirin mereka
Shuttttttttttt
anjjirrr laaah, aku ikutan stressz cok😭🥺 juliaaan kmu hrus cepat bertindak dan hrus jujur ke vale smuanya
Shuttttttttttt
semangat yaaa kak, aku jga skit hati baca dua chapter ini, soalnya julian sma vale di ganggu mulu sma mntan temen si vale🥲 smoga kaka cpt balik dan bisa up chapter bnyak²🫂😍❤️👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!