NovelToon NovelToon
Sistem Master Sekte

Sistem Master Sekte

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Ketika Jiang Chen terbangun di dunia kultivasi, ia mendapati dirinya mewarisi takhta Ketua Sekte Pedang Bintang—sebuah sekte yang dulunya agung namun kini berada di ambang kehancuran absolut. Pilar utama sekte, sang guru, telah tewas terbunuh. Para tetua berkhianat dan membawa lari seluruh harta benda, sementara musuh bebuyutan telah mendobrak gerbang depan untuk merampas wilayah mereka.
​Dengan tingkat kultivasi dasar yang sangat lemah dan hanya ditemani oleh satu adik seperguruan yang masih setia bertahan, ajal seolah sudah menanti Jiang Chen di depan mata.
​Namun, di saat maut dan keputusasaan memuncak, sebuah suara mekanis yang dingin bergema di benaknya: [Sistem Pembangunan Sekte Abadi berhasil diikat!]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7: Eksekusi Tanpa Ampun dan Paviliun Bulan Perak

​Darah segar mengalir membasahi lantai batu giok putih Paviliun Bulan Perak. Suasana di dalam lobi yang tadinya bising kini sunyi senyap bak kuburan. Para kultivator dan pedagang menahan napas, tidak berani membuat gerakan sekecil apa pun agar tidak menarik perhatian pemuda berjubah putih yang sedang memancarkan aura mengerikan itu.

​Sun You terbatuk hebat, menyemburkan lebih banyak darah. Organ dalamnya telah hancur oleh satu serangan energi spiritual Jiang Chen.

​"J-Jiang Chen... kau..." Mata Sun You dipenuhi dengan teror yang mendalam. Dia merangkak mundur dengan susah payah, meninggalkan jejak darah yang panjang. "Kau tidak bisa membunuhku! Aku... aku sekarang adalah Penatua Tamu dari Keluarga Wang! Tuan Muda Wang ada di sini, kau tidak bisa bertindak sembarangan di depannya!"

​Mendengar namanya disebut, Tuan Muda Wang yang sedari tadi jatuh terduduk di tangga, gemetar hebat. Namun, mengandalkan reputasi keluarganya di Kota Awan Mengambang, dia memaksakan diri untuk berdiri meski kakinya masih lemas.

​"B-Benar!" teriak Tuan Muda Wang dengan suara melengking. "Ayahku adalah Kepala Keluarga Wang, seorang ahli Ranah Pembentukan Fondasi Tingkat 2! Sun You adalah anjing peliharaan keluargaku sekarang. Jika kau berani membunuhnya di depanku, Keluarga Wang pasti akan meratakan Sekte Pedang Bintang milikmu!"

​Mendengar ancaman itu, Su Yue menggigit bibirnya dengan cemas. Keluarga Wang memang salah satu penguasa lokal terkuat di kota ini.

​Namun, Jiang Chen bahkan tidak menoleh untuk menatap Tuan Muda Wang. Baginya, pemuda arogan itu tidak lebih dari sekadar nyamuk yang berdengung.

​"Keluarga Wang?" Jiang Chen menatap dingin ke arah Sun You. "Bahkan jika Leluhur Keluarga Wang merangkak keluar dari kuburnya hari ini, nyawa anjing tua sepertimu akan tetap kucabut."

​Jiang Chen mengangkat kaki kanannya perlahan, lalu menginjak perut Sun You dengan keras.

​BAM!! KRAAAKK!

​"TIDAAAAAKK!!"

​Jeritan melengking Sun You bergema menyayat hati. Gaya mematikan dari kaki Jiang Chen menembus kulitnya dan langsung menghancurkan Dantian—pusat energi spiritual tempat kultivasinya berada—hingga berkeping-keping. Udara di sekitarnya beriak saat energi Pemadatan Qi Tingkat 9 milik Sun You bocor dan menghilang kembali ke alam.

​Kultivasinya hancur total. Rasa sakit yang tak tertahankan akibat hancurnya Dantian membuat mata Sun You memutih, dan kepalanya terkulai lemas ke samping. Mantan Penatua Luar Sekte Pedang Bintang itu tewas dengan mata terbuka lebar, membawa penyesalannya ke neraka.

​Di belakang Jiang Chen, Lin Mo menatap punggung gurunya dengan mata berbinar penuh fanatisme. Inilah seorang Master sejati! Mendominasi, tanpa kompromi, dan membunuh musuh tanpa ragu sedetik pun!

​[DING!]

[Misi Sampingan Selesai: Bersihkan Pengkhianat Sekte!]

[Mengekstrak Hadiah: 300 Poin Sekte, Tungku Alkimia Tingkat Bumi (Tungku Naga Berkobar) telah dimasukkan ke dalam Inventaris Sistem.]

​Mendengar notifikasi sistem, Jiang Chen menarik kakinya dengan santai, seolah baru saja menginjak kecoa mati.

​"K-Kau... Kau benar-benar membunuhnya..." Tuan Muda Wang melangkah mundur dengan wajah sepucat kertas. Mengabaikan kesombongannya tadi, dia berbalik dan lari terbirit-birit keluar dari Paviliun Bulan Perak, bahkan meninggalkan dua pengawalnya yang masih membeku ketakutan. "Tunggu pembalasanku! Ayahku tidak akan melepaskanmu!"

​Jiang Chen sama sekali tidak memedulikan anjing yang melarikan diri itu. Dia menepuk-nepuk jubahnya yang tidak berdebu, lalu beralih menatap ke arah konter Paviliun Bulan Perak.

​Namun, sebelum dia sempat berbicara, sebuah suara tepukan tangan yang pelan namun berirama terdengar dari lantai tiga.

​Prok. Prok. Prok.

​"Sungguh tindakan yang sangat tegas dan berdarah dingin. Pantas saja Sekte Pedang Bintang yang digosipkan akan segera hancur, ternyata menyembunyikan seekor naga muda di dalamnya."

​Semua mata tertuju pada seorang wanita cantik mempesona yang perlahan menuruni tangga. Dia mengenakan gaun sutra ungu yang menonjolkan lekuk tubuhnya yang sempurna. Bibirnya semerah ceri, dan matanya memancarkan kecerdasan seorang pedagang ulung, dipadukan dengan pesona rubah berekor sembilan.

​"Manajer Su Ya!" beberapa kultivator di lobi berbisik dengan nada hormat.

​Su Ya adalah Manajer Utama Paviliun Bulan Perak di Kota Awan Mengambang. Meski usianya terlihat baru menginjak pertengahan dua puluhan, tidak ada satu pun tokoh kuat di kota ini yang berani meremehkannya. Rumor mengatakan bahwa kultivasinya sendiri telah lama mencapai Ranah Pembentukan Fondasi.

​Su Ya berjalan anggun melompati genangan darah dan berhenti beberapa langkah di depan Jiang Chen. Dia sedikit membungkuk, memberikan senyum profesional yang menawan.

​"Saya Su Ya, Manajer tempat ini. Tuan pasti adalah Ketua Sekte Jiang Chen yang baru dari Sekte Pedang Bintang. Usia yang begitu muda namun telah mencapai Ranah Pembentukan Fondasi, bakat Anda benar-benar membuat dunia kultivasi di sekitar sini harus malu."

​"Manajer Su terlalu memuji," jawab Jiang Chen dengan nada datar, wajahnya tak terpengaruh sedikit pun oleh pesona wanita itu. "Maafkan saya karena telah mengotori lantai paviliun Anda."

​Mata Su Ya berbinar melihat ketenangan Jiang Chen. Kebanyakan pria muda akan tersipu atau salah tingkah jika ditatap olehnya, tetapi pemuda di depannya ini memiliki mata setenang sumur kuno tanpa riak.

​"Tidak masalah. Pelayan, bersihkan sampah ini dan kirimkan tagihan biaya pembersihan ke kediaman Keluarga Wang," perintah Su Ya dengan santai. Dua pelayan paviliun langsung bergegas membawa mayat Sun You keluar, seolah kejadian seperti ini sudah menjadi makanan sehari-hari mereka.

​Su Ya kembali menatap Jiang Chen. "Ketua Sekte Jiang, karena Anda sudah menyelesaikan urusan pribadi Anda, mari kita bicara tentang bisnis. Saya dengar Anda membawa beberapa barang untuk diuangkan?"

​Jiang Chen mengangguk. Dia memberi isyarat kepada Lin Mo.

​Lin Mo segera melangkah maju, menurunkan bungkusan kain besar dari punggungnya dan membukanya di atas meja konter. Di dalamnya terdapat belasan pedang baja tingkat fana bawah, senjata yang mereka sita dari mayat para murid Sekte Harimau Hitam dan pembunuh Klan Lin. Ada juga Golok Besar milik Kapten pembunuh yang hancur, namun material logamnya masih berharga, serta cincin penyimpanan spasial berkapasitas rendah milik Sun You yang baru saja direbut Jiang Chen sebelum menginjaknya.

​Seorang penilai dari paviliun segera memeriksa barang-barang tersebut di bawah tatapan Su Ya.

​"Senjata-senjata ini... ah, sepertinya Ketua Sekte Jiang baru saja mengalami beberapa pertempuran 'kecil' baru-hari ini," ucap Su Ya dengan senyum penuh arti saat mengenali lambang Sekte Harimau Hitam dan Klan Lin di beberapa senjata tersebut.

​"Hanya membersihkan debu di depan pintu rumah," jawab Jiang Chen santai. "Berapa totalnya?"

​"Senjata-senjata fana ini berkualitas standar. Namun material golok dan cincin penyimpanan ini cukup lumayan. Total keseluruhan... saya bisa menawarkannya seharga 800 Batu Spiritual tingkat rendah. Bagaimana?"

​Mata Su Yue melebar di belakang. 800 Batu Spiritual! Itu adalah jumlah yang luar biasa bagi sekte mereka yang hampir bangkrut. Biaya makan dan operasional tiga orang dalam sebulan saja tidak sampai 50 Batu Spiritual!

​"Sepakat," kata Jiang Chen.

​Su Ya memerintahkan pelayan untuk membawa sekantung penuh Batu Spiritual. Namun, sebelum mengambilnya, Jiang Chen kembali membuka suara.

​"Manajer Su, tolong potong sebagian dari Batu Spiritual itu. Aku ingin membeli beberapa herbal tingkat rendah dan menengah."

​"Oh? Herbal apa saja yang Tuan butuhkan?"

​"Daun Bintang Jatuh, Akar Roh Api, dan Bunga Es Seribu Tahun," sebut Jiang Chen dengan lancar.

​Mata Su Ya sedikit melebar. Sebagai manajer paviliun tingkat tinggi, ia tentu memiliki pengetahuan dasar tentang alkimia.

​"Ketiga herbal itu... jika disatukan, itu adalah bahan utama untuk menyuling Pil Kondensasi Qi Tingkat Bumi," gumam Su Ya pelan, menatap Jiang Chen dengan pandangan yang benar-benar berbeda dari sebelumnya. "Ketua Sekte Jiang... jangan bilang Anda juga seorang Master Alkimia?"

​Di dunia kultivasi, seorang ahli bela diri Ranah Pembentukan Fondasi memang langka, tetapi seorang Master Alkimia jauh lebih langka dan dihormati layaknya raja!

​Jiang Chen tidak mengonfirmasi maupun menyangkal. Dia hanya menyunggingkan senyum misterius. Dengan Tungku Naga Berkobar tingkat Bumi yang baru saja ia dapatkan dari sistem, serta pemahamannya yang instan berkat paket sistem di masa depan, meracik pil hanyalah masalah membalik telapak tangan.

​"Hanya ingin bereksperimen kecil-kecilan di waktu luang," jawab Jiang Chen santai.

​Namun di telinga Su Ya, jawaban merendah itu justru terdengar seperti sebuah konfirmasi mutlak. Sikap wanita itu seketika menjadi jauh lebih hormat. Jika pemuda ini benar-benar seorang alkemis yang mampu memproduksi pil tingkat Bumi, maka potensinya sama sekali tak terukur!

​"Baiklah! Saya akan memberikan diskon khusus 20% untuk semua herbal yang Anda beli hari ini sebagai tanda pertemanan dari Paviliun Bulan Perak," kata Su Ya, langsung mengeluarkan sebuah token perak berukir bulan sabit dan menyodorkannya ke tangan Jiang Chen. "Ini adalah Token VIP Paviliun kami. Ke depannya, Ketua Sekte Jiang dipersilakan datang langsung ke ruangan saya di lantai tiga."

​Jiang Chen menerima token itu dengan tenang. Dia tahu, membangun koneksi dengan raksasa bisnis seperti Paviliun Bulan Perak akan sangat mempermudah jalan bagi Sekte Pedang Bintang ke depannya.

​Setelah menyelesaikan transaksinya, membawa sisa Batu Spiritual dan setumpuk herbal berharga di dalam cincin spasial barunya, Jiang Chen berbalik memimpin kedua muridnya keluar dari paviliun.

​"Ayo kembali ke sekte. Guru kalian harus mulai menyalakan tungku api."

1
R.A.N
💪👍
R.A.N
perasaan blum -1.000 lebih udh VVIP?? harusnya pas beli bsar
R.A.N
hoow💪👍
R.A.N
semangat🔛🔥💪
R.A.N
episode 4,pertama💪🙏👍
R.A.N
semangat ⚡🔨Thor, lanjutkan
R.A.N
novel bagus ini baru ketemu💪👍
Arinto Ario Triharyanto
yoooiiiii
Hadi Hadi
semangat💪💪
Hadi Hadi
by💪💪
Hadi Hadi
up up up😄
Hadi Hadi
mantap🤭🤭
Hadi Hadi
is good💪💪💪
Hadi Hadi
sikat💪💪💪
Hadi Hadi
bantai💪💪
Hadi Hadi
semangat💪💪💪
Arinto Ario Triharyanto
mantaapppp
Arinto Ario Triharyanto
yoyoi😎
Arinto Ario Triharyanto
mantap betul dah😎
dewa pedang
wkwkwk mampus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!