NovelToon NovelToon
NONA NONA MUDA DAN 12 JENIUS TERSEMBUNYI.

NONA NONA MUDA DAN 12 JENIUS TERSEMBUNYI.

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: RISMA AYINI SAFITRI

bercerita tentang dua gadis yang hamil di luar nikah dan menyembunyikan putra putri kembar mereka dari keberadaan sang ayah.

1. HAZIA AZURA' ASIXA QEY RAYSA.
2. HAZIA AZURA' ASIHA QEY RAYSA.
3. HAZIA AZURA' ASILA QEY RAYSA.
4. HAZIA AZURA' ASIRA QEY RAYSA.
5. HAZIA AZURA' ASIVA QEY RAYSA.
6. HAZIA AZURA' ASIKA QEY RAYSA.
7. HAZIA AZURA' ASIZA QEY RAYSA.

PUTRI KEMBAR DARI QUE’EN DAN ALVARO YANG LAHIR PADA 14 JUNI 2*** MEMILIKI KEUNIKAN MASING MASING SEPERTI SIXA YANG JENIUS KOMPUTER , SIHA JENIUS ILMU KEDOKTERAN TERMUDA TERUTAMA YANG IYA SUKAI ADALAH OPERASI BERAT, SILA JENIUS OBAT OBATAN DAN RACUN, SIRA JENIUS BERBAGAI BAHASA DAN JENIUS MATEMATIKA, SIVA JENIUS ILMU BELA DIRI TERMUDA, SIKA JENIUS BISNIS LUAR DAN DALAM NEGERI, DAN SIZA ANAK YANG JENIUS DALAM MERAKIT RAKIT BAHAN BERBAHAYA.

JUGA

1. DELIAN AL QINAN MEDICARE'S
2. DELIAN AL QIVAN MEDICARE'S
3. DELIAN AL QIHAN MEDICARE'S
4. DELIAN AL QIRAN MEDICARE'S
5. DELIAN AL QIZAN MEDICARE'S

PUTRA KEMBAR DARI QAIRA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RISMA AYINI SAFITRI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 34. NGUBAH PENAMPILAN

Samanta dengan profesional memotong rambut kedua gadis itu dengan tenang karena iya juga kerja di salon jadi iya mudah paham tentang potong memotong rambut.

Selesai memotong rambut ayini dan qaira langsung berlalu ke arah cermin dan langsung kagum dengan penampilan nya yang sekarang terlihat sangat cantik.

"Cantik bangat, kok gue ngak kepikiran ya sama hair style ini dulu". Ucap qaira dengan berbagai gaya di depan cermin.

"Iya juga ya, emang hebat sih lo tha, wajah gue sampai beda bangat dari yang tadi, beda jauh kalau pakai poni". Ucap ayini yang di angguki qaira.

Setelah lama akhirnya mereka lanjut ke hal lain nya dan setelah nya mereka melakukan hal seperti biasa namun ayini dan qaira kini tak keluar rumah karena masih takut hadi mereka untuk sementara diam di dalam rumah besar itu.

Sedangakab di sisi lain orang tua sampai kakek nenek mereka masih sibuk mencari keberadaan mereka begitu pun dengan keluarga wijaya, hingga tiga bulan berlalu.

Kini usia kandunga ayini dan qaira sudah berusia empat bulan satu minggu yang kini besar perut mereka sudah seperti perut delapan bulan.

Mereka sampai saat ini tak pernah menghubungi keluarga mereka ataupun mengerjai keluarga wijaya tapi mereka tetap memantau keluarga mereka juga keluarga wijaya dari laptop khusus qaira.

"Aduh capek bangat hamil gini, baru aja empat bualn satu minggu besarnya udah kek delapan bulan lebih mana berat lagi". Keluar ayini yang baru duduk di sopa.

"Iya gue juga capek bangat, mana bosan lagi tinggal di rumah terus, udah tiga bulan lebih kita ngak keluar rumah, keluar aja yu". Ajak qaira dengan wajah cemberut.

Tak lama kemudian pun samanta datang dan langsung duduk di samping mereka kini mereka bertiga menjadi sahabat yang bar bar nya sama juga kelakuan nya yang sering tak masuk ak.

"Bosannnnn". Ucap kedua gadis itu bersamaan dengan sedikit berteriak.

"Oh bosan toh, gimana kalau kita sore ini jalan jalan ke pasar malam sama kak atta juga". Ucap samanta menawarkan ide bagus.

"Ide bagus tuh, kita uuga udah lama ke pasar malam, tapi kita takut ketahuan". Ucap ayini lagi.

"Ngak bakalan ketahuan kan penampilan dan wajah kalian yang lama udah jauh beda bangat sekarang, jadi ngak mungkin ketahuan". Ucap samanta meyakinkan.

"Benar juga sih, yaudah nekat aja deh kita malam ini ay". Ucap qaira dan ayini langsung mengangguk saja.

Kini jam menunjukan pukul 20:30 malam dan atta juga samanta sudah siap di lantai bawah dengan baju santai mereka.

Beberapa menit kemudian ayini dan qaira turun bersamaan dari kamar mereka dengan mengunakan baju hodie hitan dan bawahan sepaha warna putih.

Walaupun perut mereka sangat besar tapi mereka tetap terlihat percaya diri dan turun dengan santai.

"Ayo kita go". Ucap kedua gadis itu dengan senang sedangkan atta hanya bisa menepuk jidat nya melihat kelakuan bocah kedua gadis itu di tambah dengan adik nya yang ikut ikutan.

"Hadeh, pelan pelan aja jalan nya ngak usah buru buru, kalau jatuh gimana nanti kan aku yang repot". Ucap atta dengan mengusap dada nya takut melihat kelakuan kedua gadis bar bar itu.

"Ngak bakalan jatuh kok, aman". Ucap ayini dan begitu saat iya ingin melangkah kembali tiba tiba saja iya hampir jatuh karena terinjak tali sepatu nya.

Namun untung saja atta dengan sigap langsung menangkap lengan ayini dan menahan tubuh nya sedangkan kedua gadis lain nya berteriak kaget.

1
WinnyLiam
👍🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!