NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Obsesi Sang Wali : Jatuh Dalam Jerat Gairah

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta Terlarang / Anak Yatim Piatu / Beda Usia / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh
Popularitas:31.1k
Nilai: 5
Nama Author: Mul_yaa

Dia amanah yang harus dijaga, sekaligus godaan neraka!.

12 tahun yang lalu sebuah insiden kecelakaan yang merenggut nyawa sepasang suami istri , namun sebelum kepergian nya presiden direktur menitipkan putrinya sekaligus semua harta warisan untuk nya pada Hans yang berstatus sebagai asisten pribadi .

Sebagai balas budi Hans menerima tanggungjawab itu mengingat jasa Pak Bobby yang sudah membesarkan dan menyekolahkan nya hingga bisa seperti sekarang.

" Iya Pak, Saya akan menjaga dan Melindungi Ayra seperti bapak menjaga nya " ucap Hans ketika Pak Bobby menggenggam tangan nya dengan nafas tersengal.

" Sa, sayangi , dia , " pesan terakhirnya presiden direktur mengelus kepala putri kecilnya yang sudah menangis sesenggukan memeluk nya sementara sang ibu sudah pergi lebih dulu .

" Papa" teriak Ayra ketika Papa nya juga pergi meninggalkan nya .

" Tenang kamu masih punya Om " ucap Hans memeluk gadis kecil itu.

Tapi bagaimana jika gairah Hans muncul disaat gadis itu menginjak dewasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mul_yaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7 Memaksakan diri

" Kamu ingin apa?" tanya Hans setelah beberapa saat duduk disebelah Ayra karena dia memang menjanjikan hal itu .

" Bolehin pacaran ya Om " kata Ayra yang membuat Hans dan Dave sama terkejut namun untuk hal yang berbeda.

" Enggak, fokus sama pendidikan kamu dulu " tegas Hans yang membuat Dave lebih kaget lagi .

" Om bakal berikan semua barang yang kamu mau tapi jangan minta Om buat ubah keputusan baik yang sudah Om buat demi masa depan kamu " ucap Hans.

" Hans jika Ayra tidak pacaran bagaimana dia akan menikah ? Lagian dia juga sudah dewasa " ucap Dave yang sungguh tidak tau kalau Hans menetapkan aturan itu untuk Ayra .

" Menikah tidak harus pacaran, aku yang akan mencarikan pasangan untuk nya " ucap Hans .

" Mmmm, baiklah aku percaya sama Om " kata Ayra dengan begitu yakin merasa aturan Hans ada baik nya juga sejak dulu dan itu membuat Dave semakin terkejut lagi .

" Aku yakin laki-laki pilihan Om pasti yang terbaik " kata Ayra yakin kalau Hans pasti akan mencarikan laki-laki terbaik sama seperti nya untuk menjadi suami Ayra nanti.

" Yaudah ganti permintaan, aku mau ,"

" Minta apapun yang kamu inginkan pada Bodyguard, tapi selama libur semester 2 bulan ini kamu ikut Om setiap hari untuk belajar cara memimpin perusahaan" keputusan Hans .

" Baik Om, aku belanja dulu " kata Ayra bersalam lalu segera pergi .

....

Setelah Ayra pergi Dave langsung menatap Hans dengan tatapan penuh intimidasi.

" Aku melarangnya pacaran karena itu demi kebaikan nya agar tidak terjerumus" jawab Hans tanpa ditanyai oleh Dave karena tatapan nya sudah mengisyaratkan pertanyaan itu .

Tidak ada yang bisa Hans sembunyikan dari sahabatnya itu!.

" Kau tidak ingin dia terjerumus atau tidak ingin dia dimiliki orang lain?" pertanyaan Dave yang membuat Hans terdiam seribu bahasa.

" Dave semua yang aku lakukan untuk kebaikan Ayra , aku menyayangi jadi dan aku tidak ingin dia disakiti oleh satupun pria jika terjadi maka," ucapan Hans langsung dipotong Dave .

" Maka apa? Kau akan membunuh orang itu?" ucap Dave yang tau itu .

" Hans aku tau kau menyayangi Ayra melebihi dirimu sendiri tapi jangan sampai rasa sayang kamu itu berubah menjadi rasa posesif yang akan mengekang Ayra , berikan dia kebebasan " sambung Dave .

" Perihal orang yang akan menjadi suaminya biarkan Ayra memilih sendiri karena dia yang akan menjalani , biarkan dia memilih pasangan nya sendiri agar tidak ada penyesalan dikemudian hari dan itu hak nya " Dave menasehati Hans sebagai sahabat nya karena perlahan merasa ada kejanggalan.

" Kalaupun mungkin nantinya dia tidak bahagia itu adalah orang pilihan nya , setidaknya kau tidak menyesal dan menyalahkan diri sendiri karena Ayra menderita karena orang yang kau pilih " ucap Dave membuka pikiran Hans .

" Ucapan kau ada benarnya juga " ucap Hans ingin keluar dari perasaan yang tidak biasanya pada Ayra .

Hans sadar ini memang janggal dan salah selama ini!.

............

Sepulang kerja Hans menuju sebuah restoran untuk makan malam bersama Vallen yang kini berstatus sebagai kekasihnya.

" Hans, mengapa banyak melamun ? ceritalah padaku " ucap Vallen memegang tangan Hans yang duduk berhadapan dengan nya.

" Aku baik-baik saja , hanya lelah karena pekerjaan" ucap Hans memijit pelipisnya menatap Vallen dengan seulas senyum .

" Tuhan mengapa aku seperti ini" batin Hans menatap Vallen yang bisa dikatakan sangat sempurna sebagai wanita dalam segi apapun , namun Hans tidak bisa berbohong pada dirinya sendiri yang sama sekali tidak tertarik dengan wanita dihadapan nya .

" Tidak, tidak , mungkin ini karena belum dekat saja " batin Hans yang benar-benar sulit akrab dengan wanita manapun selain dengan Ayra .

" Vallen boleh aku mencium mu?" tanya Hans menggenggam tangan Vallen mencoba melakukan hal yang lebih intens untuk menaikkan gairah nya .

............

Ayra berjalan ceria menuruni tangga selesai mandi dan berdandan .

" Om Hans belum pulang?" tanya Ayra yang belum melihat Hans begitupun mobilnya.

" Belum Non " jawab bodyguard.

" Kemana ya Om Hans, nanti ada apa-apa dijalan lagi " ucap Ayra khawatir langsung menelfon Hans karena dia pergi sendiri tidak ada bodyguard yang ikut bersamanya .

...........

" Boleh Hans , bukankah sepasang kekasih biasa melakukan nya " ucap Vallen berpindah duduk disebelah Hans .

Hans memegang tengkuk Vallen dan mendekatkan wajah mereka.

Drettt

Drettt.

Hans mengambil ponselnya diatas meja " Om dimana?" tanya Ayra begitu Hans menjawab telfon nya .

" Di restoran" jawab Hans menarik mengambil nafas panjang.

" Oooo, aku kira kenapa-kenapa karena belum pulang " ucap Ayra yang khawatir.

" Hans ini ponakan kamu ya " ucap Vallen tersenyum begitu Hans mengarahkan ponsel padanya .

" Hai " sapa Vallen melambaikan tangannya pada Ayra lewat panggilan vidio.

" OMG, cantiknya, wahhh, calon Tante aku cantik banget Om " kata Ayra yang jadi heboh sendiri begitu disapa Vallen .

" Haii, Tante , mainlah kerumah Ayra" ucap Ayra yang menyukai gebetan Hans kali ini karena cantik dan punya aura yang positif.

" Iya, nanti Tante main kesana ya " ucap Vallen yang juga menyukai Ayra yang sangat ceria dan hangat .

Sebelumnya Hans juga sudah bercerita pada Vallen bahwa dia punya seorang ponakan yang sangat dekat dengan nya bahkan Hans berstatus sebagai walinya .

" Om nanti kalau pulang beliin cheese cake ya" pinta Ayra yang diangguki Hans .

" Yaudah , daaa, Om, Tante " Ayra melambaikan tangannya lalu mengakhiri telfon .

1 jam kemudian.

"Dimana Ayra?" tanya Hans begitu sampai dirumah memberikan jas dan tas nya pada pelayan .

" Dibawah tangga tuan " ucap pelayan menunjuk Ayra yang tengah menyisir bulu kucing kesayangan nya .

" Ayra " panggil Hans melepas sepatunya dan duduk lesehan didekat Ayra .

" Cepet banget pulang nya Om ?" senyum menggoda Ayra bersalam pada Hans .

" Ihhhh, ekspresi nya suram banget kayak Molly nggak dapat tuna " tawa Ayra meledek Hans yang duduk meluruskan kakinya.

Ayra berbaring meletakkan kepalanya di paha Hans lalu mengangkat molly keatas perutnya.

" Katanya pengen cheese cake, ini udah Om beliin makan lah " ucap Hans mengelus kepala Ayra yang berbaring memainkan tangan kucing nya .

" Iya nanti " kata Ayra mengecupi kucing nya yang sangat lucu dan gembul .

" Tuan ini kopi nya " kata pelayan meletakkan segelas kopi yang dibawanya dengan seulas senyum, orang rumah telah terbiasa melihat pemandangan itu sejak dari Ayra kecil sehingga sekarang.

Ayra memang dekat dan sangat dimanja oleh Robert sejak dari kecil .

" Bibi kenapa masih membuatkan Om Hans kopi " rengek Ayra duduk menatap pelayan itu .

" Ma, maaf Non tapi," belum jadi pelayan itu menjawab Hans sudah meminum beberapa teguk kopi itu dengan penuh kenikmatan.

" Om benar-benar ya , udah tau bikin sakit masih aja dinikmati" omel Ayra .

" Terkadang ketika kita terlalu menyukai sesuatu kita akan tetap memaksakan diri untuk bersamanya walaupun itu bikin sakit " ucap Hans dengan nada datar meminum lagi beberapa teguk kopi .

" Om udah napa, bandel ya " Ayra mengambil gelas kopi itu dari tangan Hans

1
Widia Aldiev
berlagak ketus,judes endingnya nanti bucin akut sama Hans kamu Ayra...jika sesuatu yg buruk terjadi pada Hans kamu akan menyesalinya Ayra 🤣🤣🤣
Yel
ayra udh yuk gengsi nya 🤣 pgn liat ayra bucin
Choirul Anam
sudah menunggu 3hari kok GK up tor kenapa
Widia Aldiev
lanjut Pepet terus Hans sampe Ayra hamil lagi 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
udahan dong gengsinya Ayra kasihan Zoe baru ketemu papanya...kembali bersatu aja sama Hans membina rumahtangga yg sakinah mawaddah wa Rohmah ❤️❤️❤️
Widia Aldiev
ayo Hans taklukkan Ayra yg manjanya amit" jabang bayi
Widia Aldiev
Alhamdulillah akhirnya Hans ketemu Zoe juga 😭😭😭
D_wiwied
tahaaan om, ya emang gitu cewek tu om.. dia yg usir kamu dia pula yg merasa tersakiti saat ditinggalkan, kamu harus paham om kalo cewe ditanya apa dan jawabnya apa artinya itu bisa sebaliknya, wes gitu aja pokoknya intinya ribet banget😁😆🤣🤣
Yel
author jgn cepet2 end ya 😭 manja2 sebagai pasangan nya msih kurang huhu. maaf request 🙏
D_wiwied
akhirnya Zoe bertemu dg baba nya 😆
Widia Aldiev
Ayra itu cinta mati sama Hans hanya saja dia gengsi setinggi gunung Semeru buat ngaku di depan Hans 😌 sampai kapan Hans tidak tahu jika ada Zoe di antara mereka
Yel
ga sabar nunggu part ayra manja sm hans pas udh balikan 😭
Widia Aldiev
waaaaaaah Hans bikin Ayra cemburu nih...kenapa jadi drama kamu Hans tidak tahukah Ayra sudah melahirkan anak kamu hasil dari menyemai benih satu malamnya denganmu 🤧🤧
Marini Suhendar
wah..seru nih
Miss Typo
ngamuk gak Hans nanti 😁
Widia Aldiev
emang gacor banget benihmu Hans lihatlah tumbuh menjadi Zoe 🤣🤣🤣
Widia Aldiev
usia 20th kok masih kekanakan 😌😌
Widia Aldiev
awok awoooook bener bener hot hot rock ini mah mana bacanya pas pagi hari di bulan puasa lagi 🤣🤣🤣 tersenut senut q yg baca makasih kak author ❤️❤️❤️
Widia Aldiev: eh iya ya 🤦😅😅
total 2 replies
Marini Suhendar
wah...sebelum pergi udah nitip saham dulu ya hans ..jd dech hans junior#Tebak" aj ya thor🤭
D_wiwied
keduanya sama-sama slg merindu..
wah ada baby Zoe, jangan bilang kecebong Hans itu 🤭🤭😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!