NovelToon NovelToon
Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:10.3k
Nilai: 5
Nama Author: Vhiy08

Plakkk
"Kau berhutang budi seumur hidupmu! Karena kau mencuri nutrisi milik Aurora sewaktu didalam rahim Mommy mu! Hingga menyebabkan Aurora mempunyai fisik yang lemah dan selalu sakit-sakitan sedari kecil, jangan pernikahan ini bahkan nyawamu pun tak cukup untuk membayarnya!" Teriak Arga sang Ayah dari 5 bersaudara.
"Alasan itu lagi, apakah Bintang bisa mencuri! Kalian pikirkan sewaktu itu aku masih berupa segumpal darah, lalu janin yang bahkan tidak mampu untuk melindungi dirinya sendiri!" Sahut Bintang dengan tersenyum getir.
"Akan aku ambil semua yang telah aku berikan pada kalian dengan tanganku sendiri!!! Bahkan jikapun aku harus mati! Aku tidak akan rela membiarkan kalian menikmati hasil keringat dan kerja kerasku!" Ucap Bintang sambil
menggerakkan samurai ditangannya dengan lincah membantai seluruh keluarga Miller walaupun dirinya tahu jika dirinya telah diracun oleh Aurora.
"Jika ada kehidupan selanjutnya, aku tidak ingin berhubungan lagi dengan keluarga ini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhiy08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Axel

"Berlutut" Ucap Xavier datar sambil menatap malas pada Axel.

"Hai... Kenalkan aku Kakak keempat mu, Axel," Ucap Axel setelah berlutut tanpa menghiraukan Xavier yang duduk disamping tu sambil mengulurkan tangannya, dan terlihat sebelah matanya dengan lebam.

"Hai... Tuan muda keempat, aku Bintang..." Sahut bintang sambil menyambut uluran tangan Axel sambil tersenyum manis, membuat Xavier menjadi kesal seketika.

"Apa kau tahu, Nenek sudah mendaftarkan mu sekolah, dan kita akan satu sekolahan, akh... Senangnya aku mempunyai adik perempuan..." Ucap Axel sambil tertawa ringan dan bertepuk tangan senang lalu mencubit pipi Bintang yang cabi dengan gemasnya.

"Hai... Kau jangan menghiarukan Dia, Dia memang begitu, selalu berwajah hitam, datar dan dingin, itu karena beban sebagai pewaris keluarga Alexander membuat hidupnya yang tidak mudah, banyak orang munafik disekitarnya, jadi Dia akan selalu mencurigai siapa saja yang mendekatinya." Bisik Axel sambil mendekatkan mulutnya ditelinga Bintang sambil melirik Xavier yang telah berganti baju dengan piyama tidur.

"Tapi, tenanglah sebenarnya hatinya itu lembut dan penuh kasih sayang... Apalagi pada saudaranya, jadi Kau termasuk orang yang beruntung jika mendapatkan perlindungannya." Ucapnya lagi sambil tertawa terbahak lalu.

Tiba-tiba terdengar satu pukulan keras, yang membuat Bintang refleks memejamkan matanya, dan saat membuka matanya Dia tidak merasakan sakit dimana pun, saat Bintang mengarahkan pandangan kedepan, terlihat pipi Axel yang lebam, membuat Bintang tersenyum takut.

'Aku sungguh ragu jika kalian adalah saudara kandung.' Ucap Bintang dalam hatinya sambil meringis pelan melihat wajah Axel yang mendapat luka lebam baru.

"Aku bisa mendengar apa yang sedang kalian bicarakan walau kalian hanya berbisik, atau sekalipun kalian menggunakan suara yang sangat pelan," Ucap Xavier sambil meminum minuman yang ada dihadapan dengan santai.

"Adik... Kau tahu, Kau hanya adik tiri kami, dan namamu juga belum masuk kedalam silsilah keluarga kami, lagi pula kau dan Kakakku ini tidak ada hubungan darah, jadi jika kalian menikah itu bisa saja... Jadi lebih baik nikahi saja Dia," Ucap Axel dengan berteriak dan sambil berlari menjauh lalu terawa terbahak.

"Jangan lupa besok berangkat kesekolah bersamaKu..." Lanjutnya lagi dengan berteriak.

"Emmm... Maaf Tuan muda, saya ... Mau beristirahat. Selamat malam," Ucap Bintang sambil membungkukkan tubuhnya lalu dengan tergesa-gesa Bintang berjalan menjauhi tempat itu.

"Kaki pendek begitu tapi cepat sekali larinya," Ucap Xavier pelan dengan mata yang masih terus menatap tempat menghilangnya Bintang.

*

*

*

"Hahaha... Setiap hari selalu memegang buku, setiap saat selalu belajar aku kira kau akan menjadi siswa terbaik, tapi nilaimu bahkan tidak lebih baik dariku, hahaha... Bintang mendapatkan peringkat terakhir... Siap-siap saja kau akan dihukum Ayah disuruh menghadap tembok dan merenungkan diri." Ucap Axel dengan tertawa senang sambil terus membaca kertas test milik Bintang dan sesekali mengibas-ngibaskan nya ke udara.

Sedangkan Bintang duduk disamping Natasha dengan wajah yang tampak kusut dan muram.

Natasaha hanya bisa meringis kecil melihat kelakuan Axel yang terus mengolok Bintang dan mengibas-ngibaskan kertas hasil test itu.

Tuk Tuk Tuk

"Xavier untung Kau datang tepat waktu, marahi Axel untukku, lihat dia sepanjang hari ini selalu mengolok-olok Bintang, karena mendapatkan nilai terendah, lebih rendah darinya, aku benar-benar pusing melihat sikapnya itu." Ucap Natasha sambil memijit pelipisnya yang terasa berdenyut.

'Akh... Apakah aku memang bukan orang yang cerdas, seperti yang diucapkan oleh Aurora didalam kehidupan ku yang dulu." Ucap Bintang yang tertekan dan galau.

'Apakah aku ditakdirkan selalu dibawah Aurora, jadi apapun usahaku dalam dikedua kehidupan ku aku selalu kalah dari Aurora.' Ucap bintang dengan wajah yang lesu.

"Lihat sikapnya itu, apakah itu pantas dilakukan oleh seorang Kakak pada adik perempuannya, sudah aku katakan jika Bintang menjadi peringkat terakhir itu wajar saja, karena memang Bintang baru belajar beberapa hari,"

"Hanya karena Bintang mendapat peringkat terakhir Dia sudah mengoloknya sepanjang hari, lihatlah kelakuannya itu sangat kekanak-kanakan."

"Vier... Bukankah Dia itu juga bodoh, padahal sudah banyak mendatangkan guru privat untuknya, masih saja menjadi peringkat terakhir, dasar memalukan saja." Ucap Natasha sambil mendengus kesal.

"Kak... Memang benar apa yang aku lakukan, Bintang memang mendapatkan peringkat terakhir, lihatlah, akhirnya aku tidak dihukum oleh ayah lagi, Akhh senangnya..." Ucap Axel disela tawanya, tidak perduli dengan ucapan Natasha sambil mengibaskan kertas nilai itu depan wajah Xavier sambil memeluk bahu Xavier dengan santai.

"Oh ya, apa aku sudah mengatakan jika peringkat kedua dari bawah itu juga mendapatkan hukuman?" Ucap Xavier dengan santai setelah menekan Axel diatas bangku kayu berbaring tengkurap lalu memukul pantat Axel dengan menggunakan penggaris kayu.

"Ka... Kalian memang sudah bersekongkol untuk menipuku... Aku memang tidak mempunyai tempat dirumah ini... Sudahlah aku pergi saja, dada adik Bintang," Ucap Axel dengan konyol sambil melarikan diri sambil memegang pantatnya yang baru saja dipukul oleh Xavier.

'Dalam kehidupanku dulu, ini waktunya Gavin mengalami kecelakaan dan membuatnya harus kehilangan kakinya, bagaiman cara aku untuk menolongnya, bukankah jika aku bisa me pulangnya Dia pasti akan mau tinggal di mansion ini jadi aku akan mempunyai sandaran untuk tinggal.' Ucap Bintang dalam hatinya.

"Oh ya Nek... Bintang akan keluar sebentar..." Ucap Bintang sambil membungkukkan tubuhnya dan melangkah cepat menyusul Gavin.

#####

"Hai... Aku beri tahu kalian ya, ibu tiriku, membawakan aku seorang adik perempuan, jadi sekarang punya adik perempuan, Dia sangat cantik, imut dan lucu, dan suaranya merdu saat memanggilku, apa kalian tahu... Dia sangat manja dan menempel padaku," Ucap Axel pada kedua temannya itu dengan rasa bangga.

"Kalian... Tahu bagaiman rasanya punya adik perempuan...? Kemanapun aku pergi Dia selalu mengikuti ku... Akhh aku lupa jika kalian kan anak tunggal jadi kalian tidak bisa merasakan bagaimana menyenangkannya mempunyai seorang adik perempuan..." Ucap Axel sambil menepuk bahu kedua temannya itu dengan congkaknya.

"Ehhh... Benarkah...? Kita kan teman akrab, jadi bisakah kau pinjamkan kami adikmu itu, agar aku bisa merasakan bagaiman rasanya mempunyai adik perempuan,"

"Bagaimana rasanya ada yang merengek padaku untuk dibelikan perhiasan, meminta tambahan uang jajan... Akh... Pasti sangat menyenangkan sekali.... Kita bertiga, jadi untukmu tiga hari, aku dua hari dan Han dua hari, bagaiman adil kan... Jadi kita bisa merasakan bagaimana mempunyai adik perempuan juga..." Ucap Narendra Moses dengan bersemangat.

"Emmm... Sepertinya...," Axel sengaja memotong ucapannya sementara kedua temannya itu menunggu dengan wajah yang penuh harap membuat Gavin tersenyum licik.

"Tidak boleh... Apa kalian ingin dihajar kak Xavier karena sudah meminjam adik perempuan kami, atau dipotong-potong?" Ucap Xavier sambil tertawa bahagia melihat wajah Han dan Narendra yang langsung lesu dengan bahu yang layu.

"Tidak usah cerita tentang adik perempuan mu lagi, kami tidak tertarik." Ucap Han dengan ketus dan membuang mukanya kesamping sambil meminum minumannya dengan kasar.

"Hai... Kak... Sedang apa kalian berkumpul disini?" Tanya Bintang sambil melangkah mendekati Axel dengan tersenyum, membuat Han dan Narendra tertegun melihatnya.

"Haii... Apa yang kalian lihat!" Ucap Axel sambil melambaikan tangannya didepan wajah Han dan Narendra.

"Akh... Tidak, adikmu sungguh sangat cantik dan imut, bagaimana jika aku mendaftar jadi adik iparmu saja?" Tanya Narendra tanpa mengalihkan pandangan matanya dari Bintang yang tidak mengerti melihat Narendra yang berbisik dengan Axel.

"Tidak bisa! Kalian tidak layak untuknya!" Ucap Axel dengan kencang.

"Kak... Apa kalian tidak mendengar sesuatu?" Tanya Bintang sambil memperhatikan sekelilingnya, yang tampak mulai tertutup awan hitam.

*

*

*

maaf ya update nya telat, daerah kami lagi kerendam banjir, kadi semua aktivitas terganggu, termasuk menulis novel 🙏🙏🙏😞

1
Rossy Annabelle
next thor 💪
Vhiy08: siap... lagi proses pengetikan, sabar ya kak..👍❤️
total 1 replies
Vhiy08
siap👍
Vhiy08
❤️
Vhiy08
👍
Vhiy08
maaf ya kalo author telat balas... 🙏
Sulati Cus
diawal kukira mereka sepupu g taunya adik tiri 😅
Sulati Cus: kisah nyata ini thor😅
total 4 replies
Alissia
/Sob//Sob/
Sulati Cus
jgn galak2 awas tar suka sm sepupumu🤣
Sulati Cus
sesuai namanya udah pasti lah dia py cahaya dan sinar yg berbeda dg aurora😅
Sulati Cus
kunci sukses mereka kan bintang🤔 krn bintang out apa mereka msh akan sukses🤣
Vhiy08: Bener sayangnya mereka enggak pada sadar... selamat bergabung kak... dan terima kasih atas like dan support nya🙏❤️
total 1 replies
Viana
lanjut....
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Sahira
Next...💪
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Rossy Annabelle
lanjut iih🤯
Rossy Annabelle
next🤯
Vhiy08: siap... selamat bergabung kak, terima kasih ata like dan dukungannya, kuti terus ya kisah bintang dan Xavier. 👍❤️
total 1 replies
Viana
lanjut... 💪
Vhiy08
Siap...
Vhiy08
Terima kasih Doa nya kak... 🙏
Viana
lanjut
Sahira
yang sabar ya Thor... Dan tetap semangat💪/Heart/
Vhiy08
Belum kak... karena ada sebab lainnya jadi ini author nya baru bisa up lagi... 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!