NovelToon NovelToon
PENGUASA LANGIT

PENGUASA LANGIT

Status: sedang berlangsung
Genre:Ilmu Kanuragan / Kultivasi Modern / Perperangan / Action / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:51k
Nilai: 5
Nama Author: DANA SUPRIYA

Anugrah adalah anak laki-laki yang miskin dengan kehidupan yang pas pasan dari ayah yang kenah PHK dan akhirnya menjadi pengemudi becak Mesin sedangkan ibunya sudah lama meninggalkannya sejak dia Sekolah Dasar. Kehidupan serba susah membuat dirinya terus di ejek dan di bully oleh kawan-kawan sekolahnya apalagi ketika dapat beasiswa bersekolah di sekolah elit di kotanya hingga caci maki bahkan bully terus dia terima dan dia terima dengan kuat dengan pembuktian dia tidak gampang menyerah hingga suatu hari semuanya berubah ketika dia tanpa sadar di bawa ke alam astral yang mempertemukan dengan arwah ibunya yang membuka takbir siapa dirinya sesungguhnya yang memiliki kemampuan luar biasa sebagai penguasa langit yang di takuti semua orang namun kehidupan belum berhenti ketika dia harus membuktikan jatih dirinya dan mengangkat martabat keluarganya dengan segala pembuktian kemampuannya, sanggupkah Anugrah membuktikan dirinya? Sanggup kah Anugrah mengangkat Martabat keluarganya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DANA SUPRIYA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Hilang Jejak

Azka memutuskan untuk mengikuti Anugrah yang sudah berjalan pulang dan keluar dari gerbang sekolah hingga dia segera berlari menuju lapangan parkir sekolah menuju mobil pribadi yang di khususkan untuk dirinya hingga dia masuk ke dalam mobil dan buru-buru bicara kepada supir pribadinya ini

"Om ayo ikuti kawan Azka yang baru keluar itu om"

Sang Supir mencoba mencari arah dari tempat yang di tunjuk oleh tuan mudanya hingga dia melihat anak laki-laki berumur sebayah dengan tuan mudanya ini

"Oh iya tuan muda, itu anak laki-laki yang tuan muda kasih sepatu dan baju baru ya"

"Iya Om, cepat ikuti jangan sampai kita kehilangan jejak karena Azka mau tahu di mana rumahnya Om"

Supir ini langsung menambah kecepatannya agar tidak tertinggal atau pun kehilangan jejak dari orang yang akan mereka ikuti

"Baik tuan muda"

Mobil yang di naiki Azka segera keluar dari parkiran dengan cepat untuk bisa mengikuti kemana Anugrah berjalan pulang

"Itu dia Om"

Supir melihat lagi kearah tunjuk tangan Azka sebagai tuan mudanya

"Iya ya Om tahu, kita akan ikuti dia"

Mobil yang di naiki Azka terus berjalan lamban namun tiba-tiba gerbang terhalang oleh mobil sekolah yang keluar membawa siswa-siswi antar jemput hingga terpaksa mobil pribadi Azka harus sabar terlebih dahulu hingga akhirnya mobil mereka bisa keluar dari area parkir dan keluar dari gerbang sekolah namun mereka kehilangan jejak Anugrah walaupun mereka sudah cari ke kanan dan ke kiri tapi tidak tahu di mana Anugrah berjalan hingga posisi Anugrah sudah tidak terlihat lagi

"Kemana Anugrah jalannya ya?, apakah dia dari gerbang sekolah jalan ke kanan atau ke kiri ya?"

"Kita coba peruntungan saja bagaimana tuan muda"

"Maksudnya Om?"

"Kita tentukan ke kiri saja tuan muda dan hitung-hitungan kita sekalian pulang karena rumah tuan muda berada di sebelah kiri kalau kita belok kiri "

"Ya Om, lakukan saja Om"

Azka jadi kehilangan jejak kemana Anugrah pulang sedangkan dia ingin tahu rumah sahabatnya ini hingga Azka merasa kesal namun dia tidak bisa menyalahkan siapa pun namun usulan supirnya ada baiknya juga hingga dia menyetujui usulan.supirnya namun dia tidak menemui sedikit pun kemana Anugrah pulang walaupun dia sudah menyusuri jalan hingga akhirnya Azka memutuskan untuk pulang

"Ya sudahlah, kita pulang saja Om"

"Baik tuan muda jadi besok saja kita ikuti lagi teman tuan muda lagi"

"Ya mungkin itulah yang bisa kita lakukan Om, jadi kita sekarang kita pulang ya Om"

"Suap tuan muda"

Azka memutuskan untuk pulang ke rumahnya yang berada di jalan Kebangsaan tepatnya di komplek kebangsaan yang terkenal di kota Metro sebagai komplek Perumahan Elit dan tempat orang-orang super kaya baik artis terkaya, tokoh politik bahkan pengusaha-pengusaha terkaya di kota Metro ini namun bagi Azka semuanya biasa saja karena dia merasa tetap orang biasa

"Aku harus berbuat baik kepada orang-orang yang membutuhkan pertolongan dari ku dan yang penting pantas untuk aku tolong sebagaimana nasehat papa ku"

Azka bicara pelan namun saat ini dia sedikit kesal karena niat kebaikannya tidak dapat terlaksana dengan baik

Sementara itu Anugrah yang berjalan tenang menikmati perjalanan dia pulang setelah pulang sekolah dengan dua kejadian yang bertentangan dari kebaikan dan keburukan yang dia alami

"Ya sudahlah"

Anugrah bicara pelan dengan kejadian yang terjadi antara yang satu membuat dirinya penuh semangat hingga kejadiannya yang membuat dirinya hampir tidak kuat dengan cobaan yang datang padanya yang melulu lantakan hatinya hingga dia tidak ada niat sekolah lagi di tempat ini namun dia tidak mau juga gampang menyerah apalagi dia punya sahabat sebaik Azka yang terus menyemangati dirinya

"Senang sekali dapat sahabat terbaik tapi hati ini mau lulu juga ketika dapat teman yang suka membully diri ku hingga aku hampir tidak kuat tapi kebaikan sahabat ku ini membuat aku tetap kuat"

Anugrah tersenyum sendiri ketika ingat candaan sahabatnya ini hingga dia bisa melupakan apa yang sudah terjadi namun dia teringat ketika dia menolak kebaikan kawannya untuk mengantarkan dirinya pulang ke rumahnya

"Apa Azka marah ya kalau Aku tidak siap kalau dia mau mengantarkan ke rumah ku yang miskin ini dan tidak enak dipandang matanya jadi apa aku salah ya tapi mudah-mudahan dia paham dengan keputusan ku ini, semoga dia tidak marah pada ku tapi kalau pun dia marah maka aku akan minta maaf padanya"

Anugrah terdiam sejenak memikirkan semua yang sudah terjadi ketika dia awal diantar ayahnya sampai datang Mirza yang mengganjal kakinya hingga dia mau terjatuh namun Azka menolongnya ketika dia mau di pukul oleh Mirza bahkan memberinya sepatu baru ketika di ejek dan di rendahkan ketika sepatuhnya yang sudah rusak dan jebol tetap di pakainya namun lagi-lagi Azka membantunya dengan memberinya sepatu baru dan akhirnya memberi baju ganti yang dia pikir kalau itu juga baju baru karena masih ada merek tokohnya namun Azka katakan hanya baju ganti dirinya

"Terimakasih Tuhan, di sela-sela kesulitan kau tetap beri aku kemudahan"

Anugrah melihat keatas seolah-olah dia melihat Tuhan yang selalu memberikan pertolongan kepada dirinya melaui orang yang bernama Azka hingga dia akhirnya berhenti berjalan ketika mengingat semua yang sudah terjadi dengan semua kata baik dan buruk yang baru dia alami tapi tiba-tiba ada lemparan yang mengenai badannya dan dia memegangnya

"Crak"

"Apa ini?, ini bauk telur ayam yang pecah karena di lemparkan ke dirinya"

Anugrah mencoba melihat orang yang melemparinya dengan telur ayam namun sebelum dia melihatnya lagi tiba-tiba ada lemparan telur ayam lagi yang mengenai tubuhnya

"Crak, crak, crak"

"Woi"

Anugrah teriak karena bukan satu telur yang kenah ketubuhnya tapi sudah lebih dari tiga atau empat telur yang mengenai dirinya hingga dia mendengar suara orang-orang yang tertawa dan dia sangat familier mendengar suara tertawa dari orang-orang yang melemparinya dengan telur ayam ini bahkan mengulangi kata-katanya

"Woi"

"Ha ha ha ha ha"

Anugrah melihat orang yang melempari dirinya dengan telur bahkan mengulangi kata-katanya hingga dia menyebut ketiga nama yang melemparinya ini

"Mirza, Fikri dan dan Asrian"

Anugrah melihat ketiga orang ini setelah melempari dirinya dengan telur ayam lalu masuk kembali ke dalam mobil sambil tertawa cekikikan sedangkan Anugrah hanya bisa menarik napas dalam namun tidak tahu harus berbuat apa pun kecuali menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya sebagai wujud kekesalan dirinya

"Ah!, ya sudahlah mereka lagi, tidak di sekolah tapi juga di luar sekolah mereka bersikap sama pada ku"

1
Yayang Suami Risa
Pasti Anugrah yang membuat siluman buaya terjatuh dan menahan rasa sakit luar biasa
Yayang Suami Risa
Ayahnya Anugrah setuju kalau jalan jalan tanpa kawalan atau peraturan kerajaan yang ketat
Yayang Suami Risa
Anugrah kamu tenang saja pasti jendral Dewangga bisa mengalahkan siluman
Aku kamu tak terpisahkan
Anugrah kamu bicara sendiri di depan cermin keluarga tentang omongan ibumu ya
Aku kamu tak terpisahkan
Anugrah ayahmu baru sampai langit jadi ayahmu masih ingin jalan jalan di kerajaan langit
Aku kamu tak terpisahkan
Ternyata jendral yang kemampuannya di tingkat kuasa tidak ada lagi
Risa dan Yayang
Ayahnya Anugrah dan ibunya Anugrah kalian seperti sedang pacaran padahal kalian sudah menikah
Risa dan Yayang
Anugrah bingung kepada ayahnya Anugrah dan ibunya Anugrah yang akan latihan di kamar
Risa dan Yayang
Anugrah akan menggandakan diri sebanyak menteri, pejabat, dan raja yang ada
fizz 3152
seruu bangett😍😍
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Anugrah ingin melihat keadaan di sekitar kadipaten Samarinda
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Ayahnya Anugrah pasti senang karena keinginan dia dapat di ketahui oleh istrinya
Bahagia Bersama Dirimu😍😍😍🥰
Anugrah ayahmu kagum dengan kehebatan yang kamu miliki
@Me and You Married
Kasihan gadis itu bakal jadi pemuas nafsu birahi siluman buaya
@Me and You Married
Anugrah kamu ngga bakal paham dengan perkataan ibumu karena kamu belum dewasa
@Me and You Married
Ayahnya Anugrah lucu deh pengen jalan jalan padahal sudah tua
@Me and You Married
Perdana menteri Alif membiarkan jendral Dewangga yang menumpas siluman karena permintaan jendral Dewangga sendiri
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Anugrah wajah kamu masih imut karena usia kamu masih remaja
Hadiatul Husna
seru sekalii di tunggu bab selanjut nya
@Yayang Risa Saling 💖❣️💗💕💞
Ayahnya Anugrah ngga tahu kalau para jendral di pantau oleh kembaran Anugrah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!