NovelToon NovelToon
Young WIDOWER

Young WIDOWER

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Fantasi / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: intanpermata

Menyandang status duda diusianya yang masih sangat muda adalah hal yang sama sekali tidak pernah terbayangkan oleh Abrisam Xander Rahadian.


Hatinya telah membeku dan tidak berniat ingin mencari pendamping ataupun sosok ibu untuk putranya semenjak ia merasa dikecewakan dan sakit hati oleh mantan istrinya yang begitu tega meninggalkannya terutama putranya yang usianya belum genap satu tahun yang masih sangat membutuhkannya.

Ingin tau lebih lanjut cerita tentang Abrisam Xander??? Ikuti ceritanya yuk!!🙏😊😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon intanpermata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 6

Ia mengernyitkan keningnya saat melihat Alan sedang bersama guru baru yang mengajar disekolahnya. Ia masih berdiri dan memperhatikan Alan yang tampak riang dan begitu bahagia dari sebelumnya.

"Kakak Ze, apa kamu sudah merasa lelah?" Tanya Alan saat melihat Ze yang terdiam duduk disudut taman.

"Ah..tidak sayang! Ayo kita main lagi!" Jawab Zefanya dengan tersenyum manis kepada Alan.

"Tapi aku sudah lelah..hehehe!" Ucap Alan kepada Zefanya kemudian tertawa renyah.

"Baiklah kalau begitu kita duduk-duduk saja disana, aku akan memberimu sebuah dongeng, apa kamu mau mendengarnya?" Tanya Zefanya sambil berjalan menggandeng tangan Alan dengan tersenyum.

"MAAUUUU!!" Ucap Alan dengan berteriak sangat senang sekali.

"Oke kita duduk disini ya! Dan kamu harus mendengarkan dongeng dariku!" Ucap Zefanya sambil mengangkat tubuh Alan dan mendudukkan disebuah bangku ditepi taman belakang rumah Abrisam.

"Baiklah aku akan mendengarkanmu kak Ze!" Jawab Alan setelah duduk sambil menganggukan kepalanya dan tersenyum merasa sangat senang.

Abrisam pun dengan pelan melangkahkan kakinya menuju taman dan ia duduk disudut taman tanpa mereka sadari.

"Ini sebuah doneng tentang 'Kupu-Kupu Yang Berhati Mulia',

"Di suatu pagi yang cerah, ada seekor semut sedang berjalan-jalan di taman. Dengan perasaan yang gembira, semut itu berkeliling taman yang indah dan menyapa hewan-hewan lain yang juga berada disana, hingga matanya tertuju pada sebuah kepompong yang sedang menggantung di ranting.

Semut itu mendekati kepompong yang sedang menggantung di ranting dan berkata,

“Hai kepompong, buruk sekali nasibmu, sudah jelek dan hanya bisa menggantung di sana, tak bisa melakukan apa-apa. Ayo turun sini dan nikmati taman yang indah ini.” Mendengar ejekan dari semut itu, kepompong memilih diam dan tidak menanggapinya.

Kemudian pada suatu hari terjadilah kejadian yang tidak disangka-sangka. Saat si semut sedang berjalan mengelilingi taman, semut itu terjatuh di dalam kubangan lumpur yang terbentuk akibat hujan semalam.

Dengan mngerahkan seluruh tenaganya, semut itu berteriak sekencang mungkin berharap ada yang menolongnya.

Tak lama kemudian, seekor kupu-kupu terbang melintas dan mendengar teriakannya.

Kupu-kupu tersebut mengambil ranting dan menjulurkannya ke arah semut dan berkata,

“Hai semut, cepat pegang ranting ini erat-erat, aku akan mengangkatnya dan menyelamatkanmu!" Kata kupu-kupu kepada si semut.

Dengan sekuat tenaga akhirnya kupu-kupu berhasil mengangkat ranting itu dan berhasil menyelamatkan si semut dari kubangan lumpur.

Kemudian semut mengucapkan terima kasih karena sudah ditolong.

Tapi, alangkah terkejutnya si semut setelah mendengar pengakuan bahwa kupu-kupu yang menolongnya adalah kepompong yang pernah ia ejek.

Semut itu merasa sangat malu dan berjanji tidak akan menghina sesama makhluk Tuhan lagi".

"Selesai!" Zefanya menceritakan sambil berdiri dan dirinya memperagakan dengan gayanya agar Alan tertarik dengan dongengnya.

"Waaah kak Ze, dongennya bagus sekali! Aku sangat menyukainya!" Ucap Alan dengan riang sambil memberikan tepuk tangan kepada Zefanya.

"Terimakasih sayang! Nah, jadi dari dongeng tadi ada nilai hidup yang dapat diambil! Alan tau tidak tentang nilai hidup dari dongeng tadi?" Tanya Zefanya sambil duduk disamping Alan dan mengusap kepalanya dengan lembut.

"Aku tidak tau kak Ze!" Jawab Alan dengan menggelengkan kepalanya pelan.

"Sini kakak beritahu Alan!" Zefanya menarik tubuh Alan dengan lembut untuk bersandar kepadanya dan Alan menganggukan kepalanya sambil tersenyum.

"Jadi nilai hidup yang dapat kita ambil dari dongeng tadi adalah kita tidak boleh membalas kejahatan dengan kejahatan, dan tidak boleh menaruh dendam kepada orang lain! Tetapi alangakah baiknya mencontoh seekor kupu-kupu yang meski ia telah disakiti karena diejek, tapi kupu-kupu itu tetap mau menolong si semut, karena jika kejahatan dibalas dengan kejahatan maka tidak akan ada habisnya sayang!" Ucap Zefanya menjelaskan dengan lembut sambil membelai kepala Alan penuh dengan kasih sayang.

"Oh aku mengerti kak Ze!" Ucap Alan sambil menganggukan kepalanya dan tersenyum menatap Zefanya.

"Anak pintar! Itu tadi dongen sewaktu kakak masih seumuran Alan! Dulu kakak sering sekali didongengi oleh nenek kakak sebelum kakak tidur, nenek kakak sering sekali mendongeng untuk kakak, jadi kakak banyak hafal dongeng-dongeng itu sayang!" Ucap Zefanya dengan tersenyum sangat manis.

Mereka masih tidak menyadari kehadiran Abrisam yang sedari tadi sudah duduk disudut taman memperhatikan dan mendengarkan perbincangan mereka dan mendengar dengan jelas dongeng dari Zefanya.

Tanpa sadar pula Abrisam tampak tersenyum saat mendengarkan Zefanya mendongeng kepada Alan dan menjelaskan nilai hidup dari dongeng tersebut. Namun senyumnya hanya sekilas saja.

Abrisam mengurungkan niatnya untuk menghampiri putranya karena tidak mau menganggu perbincangan mereka.

Abrisam bangkit dari duduknya dan hendak masuk kedalam, namun saat berjalan beberapa langkah, langkahnya terhenti.

"Ayah!!" Seru Alan memanggil Abrisam dan menghentikan langkahnya yang sudah sampai dipintu.

Alan kemudian berlari mendekati Ayahnya.

"Apa ayah baru pulang?" Tanya Alan setelah Abrisam menangkapnya dan menggendongnya.

"Sudah satu jam yang lalu!" Jawab Abrisam sambil tersenyum kepada Alan.

"Ayah ayo kesana!" Ucap Alan mengajaknya mendekati Zefanya.

"Baiklah!" Jawab Abrisam kemudian melangkah dan mendekati Zefanya.

Zefanya tersenyum dangan sedikit membungkukkan badannya menyapa Abrisam dengan hormat.

Abrisam membalasnya dengan tersenyum dan sdikit mengangguk membuat Zefanya tertegun dan jantungnya kembali berdegup dengan cepat saat melihat senyum di wajah Abrisam.

YaTuhan, dia tersenyum kepadaku? Manis sekali dan semakin tampan saja!

Gumam Zefanya dalam hati dengan jantung yang berdegup kencang.

"Kak Ze nanti kita makan malam bersama ya!" Ucap Alan dengan tersenyum senang kepada Zefanya setelah turun dari gendongan Abrisam.

Kebetulan hari sudah semakin sore dan matahari mulai terbenam.

"Ehm..maaf Alan sayang! Kakak harus segera pulang!" Jawab Zefanya sambil membungkukkan badannya dan mengusap pipi Alan dengan lembut dan tersenyum manis.

Raut wajah Alan seketika menjadi murung dan terlihat sedih membuat Zefanya merasa ikut bersedih. Ia harus menolak Alan karena ia merasa sangat tidak enak dengan Abrisam yang sepertinya tidak menginginkan keberadaan dirinya.

"Makanlah bersama kami!" Ucap Abrisam kepada Zefanya.

Zefanya pun tertegun dan merasakan kembali jantungnya berdegup dengan kencang.

Ya Tuhan, kenapa jantungku jadi tidak normal begini sih? Rasanya seperti ingin melompat keluar! Gumam Zefanya dalam hati sambil menghela nafasnya panjang untuk menormalkan detak jantungnya.

Abrisam melakukan itu sekedar hanya tidak ingin melihat Alan merasa kecewa dan bersedih. Ia tau kalau Zefanya menolak kerena merasa sungkan dengannya.

"Kak Ze!" Alan memanggil Zefanya dengan wajah sendu sambil meraih tangan Zefanya.

"Ah..emm baiklah Alan sayang! Tapi kamu senyum dulu sekarang, jangan bersedih seperti ini!" Ucap Zefanya dengan tersenyum manis kepada Alan sambil mengusap pipi chubby Alan.

"Yeeeee!!" Ucap Alan dengan berteriak dan melompat-lompat merasa sangat gembira..

...***************...

...Jangan lupa Like, Comment dan Vote ya, juga ikuti terus kisahnya.....

...Trimakasih banyak 🙏🙏🙏😍😍😍...

1
YAM
Luar biasa
Dahlia Anwar
tolol semua si huft kenapa selalu emosi yang di kedepankan katanya cinta tapi bego
Dahlia Anwar
iya bego semua marahin aja bal
Neni marheningsih
goblog ze mau2 nya luluh sama Sam...haruse kasih pelajaran..orang udah punya istri masih mikirin mantan aja..Dasar plin plan
Neni marheningsih
dasar ogeb ya ogeb si sam
Neni marheningsih
Sam nya aja bego...kenapa ga punya asisten..udah tau si Clara suka di biarin ikut😬😬
korban perasan Csr
y7
Bzaa
wow semoga benih2 cinta segera menghampiri
tania_: makasih banyak, kak. sudah mampir di karya saya.🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Bzaa
semoga abrisam Mao membuka pintu hati nya buat Ze
Bzaa
akhirnya bertemu dan berteman 👍
Bzaa
menarik 😘
Bzaa
ceritanya asyik 💕
asfar arahman
bagus Fanya...sebagai wanita bermaruah kamu harus bisa menjaga dan melindungi diri kamu....jgn biarkan diri kamu diperkotak katikkan oleh wanita ular itu
asfar arahman
jgn bagitau dulu paman dan bibimu...biar Sam yg katakan semuanya..biar bibi dan sepupumu terkejuttttt
Deandra🕊🌻
gw jadi bininya si Sam, udah gw suruh pecat tu si Clara..
waktuitu
aku mampir thorrr kayanya seruuu
asfar arahman
itu normal sebagai anak gadis ...apa nak dimalukan pembalut itu memang wajib ada bg setiap perempuan
asfar arahman
Sam cari kebenaran kamu dijebak Sabrina...
tania_: makasih banyak kakak udah mampir..🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Oh Dewi
mampir ah, mana tau seru.
Demi apa, sesusah itu nyari novel yang seru. Btw, mau sekalian rekomendasiin novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, wajib search pakek tanda kurung.
Bagus banget novelnya, tapi ya gitu minim pembaca😈
tania_: trimakasih kakak, msh ada lagi karya aku yg seru Terjerat Pernikahan Kontrak Dengan Sang IDOLA, Perjalanan Hidup NAURA sp tau suka..😊🥰
total 1 replies
osinry 翔
Wah visualnya keren sis😍
tania_: makasih kakak..🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!