NovelToon NovelToon
Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Kayla ( Antara Cinta Dan Luka )

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Teen School/College / Selingkuh / Romansa / Cintapertama
Popularitas:508
Nilai: 5
Nama Author: Jaena19

Bagaimana rasanya mengetahui jika kekasihmu selingkuh dengan adikmu sendiri? Kayla terkejut mendengar pembicaraan Arga dan Kanaya adiknya di UKS,ia tak menyangka jika selama ini keduanya menjalin hubungan di belakangnya.Walaupun merasa sakit,ia memilih untuk diam dan berpura-pura tidak tahu.Selain belum siap melepaskan Arga,ia juga ingin melihat sejauh mana keduanya dapat menyembunyikan hubungan itu.Tapi lama-lama Kayla tak tahan, terlebih ketika ayahnya meninggal Arga lebih mementingkan Kanaya di banding dirinya. "Kalau dari awal lo suka Kanaya,kenapa lo harus deketin gue dan jadiin gue kekasih lo Arga?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jaena19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

4

Kayla memicingkan matanya ketika melihat laki-laki yang tampak panik sambil menggendong seorang perempuan, matanya mengikuti arah jalan laki-laki itu.

Itu kan Arga?dia gendong siapa?

"Sha, Lo duluan aja ke perpustakaan ya nanti gue nyusul," ucap Kayla pada Sasha

"Eh Lo mau kemana? Ini kita harus ngambil buku paketnya bentar lagi istirahat, perpustakaan pasti tutup."

"Gue mau ke toilet sebentar, lo duluan aja gue juga gak akan lama."

Tanpa menunggu jawaban Sasha ia segera berlari mengikuti laki-laki yang sempat ia lihat tadi, ia ingin memastikan apakah yang dilihat nya benar-benar Arga. Jika memang benar itu Arga, siapa perempuan yang laki-laki itu gendong?

Kayla berjalan perlahan ketika melihat laki-laki itu memasuki ruangan UKS, ia mengendap ke arah pintu untuk mengintip ke dalam sana.

Beneran Arga, terus perempuan itu siapa?

Bisa ia lihat dari luar bagaimana wajah panik Arga ketika melihat perempuan yang ia gendong tadi sedang di periksa oleh dokter di sekolahnya.

"Gimana keadaan Kanaya dok?"tanya Arga dari dalam sana.

Kanaya?

Awalnya ia curiga namun ketika Arga menyebut nama Kanaya, ia menjadi ikut panik kenapa dengan adiknya. Ia segera keluar dari persembunyiannya berniat menghampiri Arga di dalam dan menanyakan keadaan adiknya. Namun belum sempat ia membuka kenop pintu, pergerakannya terhenti ketika mendengar perkataan Arga.

"Sayang udah sadar?"

Hatinya mencelos ketika mendengar kata sayang keluar dari mulut Arga yang di tunjukkan untuk Kanaya adiknya.

Sayang?Arga manggil sayang ke Kanaya?

Kayla kembali bersembunyi, ia urungkan niatnya untuk menghampiri mereka di dalam sana.

"Loh? Kak Arga Lo ngapain di sini?"tanya Kanaya yang telah sadar dari pingsannya.

"Gue yang bawa lo ke sini, gue khawatir waktu liat lo jatuh pingsan di lapangan tadi."

"Makasih ya kak udah bawa gue ke sini"

"Sama-sama, gak usah berterima kasih ini udah kewajiban gue sebagai pacar lo, "ujar Arga sembari mengusap lembut pucuk kepala Kanaya.

Kayla mengepalkan tangannya ketika melihat bagaimana perlakuan manis Arga pada Kanaya dan lagi apa tadi pacar? Jadi selama ini mereka berdua memiliki hubungan di belakangnya.

"Nay, seperti biasa nanti malam Lo ke rumah ya, gue kangen sama lo."

Kanaya mengangguk dan tersenyum manis "Siap kak."

Sudah cukup!

Dadanya merasa begitu sesak,air matanya perlahan mengalir. Ia tak menyangka orang yang begitu berharga dalam hidupnya dengan tega mengkhianati dirinya.

Sudah hampir satu tahun ia menjalin hubungan dengan Arga, hubungan mereka pun bisa di bilang baik-baik saja tapi kenapa Arga mengkhianatinya? Dan lebih parahnya lagi Arga berselingkuh dengan Kanaya adiknya sendiri. Ia tak tahu sejak kapan keduanya menjalin hubungan, jika dilihat dari interaksi mereka berdua selama ini sepertinya tak ada yang mencurigakan atau mungkin dia yang terlalu bodoh dan tidak menyadarinya?

Kayla juga tak habis pikir dengan adiknya, bisa-bisanya dia menjalin hubungan dengan pacar kakaknya sendiri. Ia juga tak menyangka jika selama ini Kanaya keluar setiap malam bukan untuk bermain bersama temannya, tetapi untuk mengunjungi rumah Arga yang bahkan Kayla sendiri sebagai pacarnya tak pernah sekalipun mengunjungi rumah laki-laki itu.

Setelah bergulat dengan pikirannya sendiri, ia mengusap air matanya dan memilih untuk pergi dari sana. Biarlah untuk sementara ia pura-pura tidak mengetahui hubungan mereka, baginya terlalu menguras tenaga untuk melabrak seorang pengkhianat seperti mereka berdua.

____

"Katanya sebentar, udah jam istirahat untung aja tadi Bu Risa masih mau nunggu Lo buat cari buku."cecar Sasha.

"Hehe iya maaf, tadi gue  mules banget jadi agak lama buang hajatnya."

Sasha mengangguk lalu gadis itu memperhatikan wajah Kayla.

"Lo habis nangis ya?"tanya Sasha ketika  menyadari mata Kayla yang terlihat sedikit sembab.

Kayla menggeleng "Engga kok,,tapi pas abis dari kamar mandi sempet kelilipan jadi begini."

Sasha mengangguk lagi, walaupun sebenarnya ia sedikit tidak percaya dengan alasan Kayla dan ia pun tak mau bertanya lebih jauh karena jika memang gadis itu ingin bercerita pasti akan langsung berbicara dengannya.

"Lo gak ke kantin?"

"Engga deh, lagi gak laper nanti aja pulang sekolah gue beli makanan."

"Yaudah,gue ke kantin ya."

"Iya."

Keduanya berjalan ke arah yang berbeda, Sasha ke kantin sedangkan ia berjalan ke arah koridor lain.

Kayla kini berada diatas rooftop matanya menatap objek yang berada di depannya, dirinya termenung banyak pertanyaan muncul di kepalanya.

Kenapa Arga tega mengkhianati nya?

Kenapa Kanaya tega berhubungan dengan kekasihnya?

Apakah ia punya salah sehingga keduanya melakukan ini padanya?

Apakah selama ini Arga tidak mencintainya?

Sejak kapan mereka berhubungan?

Sejauh apa hubungannya mereka?

Kenapa Arga dengan mudah mencintai orang lain?

Masih banyak lagi pertanyaan muncul di kepalanya, ia masih tak menyangka kedua orang yang begitu berharga di hidupnya tega  mengkhianatinya secara bersamaan.

Sesak di dadanya masih begitu terasa,

sesepele itukah cintanya?

Kayla mengacak rambutnya frustasi, lalu ia memukul dadanya yang sesak.

"Eh daki biawak!"

Kayla menoleh ke arah Bastian yang memanggilnya,entah kenapa laki-laki itu bisa tau keberadaan nya.

"Gue gak mau berantem dulu Bas."ucap Kayla

Langkah Bastian terhenti ketika melihat punggung Kayla yang sedikit bergetar,sudah dipastikan gadis itu tengah menangis saat ini.

Bukan tanpa alasan laki-laki itu menghampiri Kayla, sebelum istirahat tadi ia tak sengaja melihat Arga tengah menggendong Kanaya berjalan ke arah UKS dengan tergesa, melihat wajah panik Arga ia merasa ada hal yang janggal dengan ekspresi yang ditunjukan laki-laki itu. Tak lama kemudian ia melihat Kayla mengikuti Arga menuju UKS, awalnya ia tak ambil pusing dan memilih untuk ke kantin karena sudah memasuki jam istirahat. Namun ketika sampai di kantin ia sedikit heran melihat Sasha seorang diri tanpa Kayla, lalu ia memutuskan untuk mencari Kayla setelah membeli makanan dan dia menemukan gadis itu tengah termenung di rooftop.

"Nih." Bastian menyodorkan sebuah kantong keresek ke arah Kayla.

Gadis itu hanya menatap kantong yang di berikan Bastian tanpa mau menyentuhnya sedikit pun.

"Ambil, tenang aja gua gak naruh racun kok. Jangan biarin perut lo kosong, nangis juga perlu tenaga tau.Jangan sampe tenaga Lo habis, nanti otak lo konslet terus gak bisa ngerjain soal kimia setelah ini."

Kayla masih saja tetap diam, karena gemas melihat gadis itu tak kunjung mengambil kantong yang ada di depannya, Bastian memilih untuk duduk di samping gadis itu lalu mengeluarkan sebungkus roti dan sekotak susu dari dalam kantong yang  sempat ia berikan tadi. Laki-laki itu membuka bungkus roti itu dan memberikannya pada Kayla.

"Makan, gue gak mau ya jadi temen durhaka yang tega ngeliat temen sendiri kelaparan."

Gadis itu masih bergeming, tanpa berniat sedikit pun menyentuh roti itu.

"Makan atau mau gue suapin?"

Kayla melebarkan matanya, dengan segera ia mengambil roti dari tangan laki-laki itu dan memakannya. Bastian yang melihat itu tersenyum kecil lalu ia membuka bungkusan roti lain di kantong dan ikut memakannya.

"Nah gitu dong makan, gue rela gak makan bakso kesukaan gue di kantin demi liat temen Dajjal gue ini makan."ujar Bastian

Kayla menoleh ke arah Bastian yang sedang memakan roti dengan lahap, gadis itu kemudian tersenyum "Makasih ya Bas, walaupun gue gak tau otak lo ini terbentur dimana tapi gue tetep berterima kasih"

"Iya ya,,tapi ini gak gratis ya"ujar Bastian lalu mengedipkan sebelah matanya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!