kisah cinta yang rumit
Alio Ibrahim adalah kakak dari Antoni Ibrahim mereka adalah kembar namun tidak identik.
Alio yang tak pernah di harapkan kehadiranya oleh sang ayah harus menelan kepahitan, di saat ia mencoba menyerah, sosok seorang wanita mampu membuatnya semangat kembali dalam menjalani hidup.
namun ia harus merelakan cintanya saat ia mengetahui sang Adik juga menaruh hati pada gadis itu. walaupun sesungguhnya adiknya tau sang wanita telah mencintai Alio.
konflikpun memanas saat sang wanita dengan lantang menginginkan Alio di hadapan Antoni.
mampukah mereka mempertahankan hubungan persaudaraan, atau hubungan itu akan hancur hanya karena seorang wanita??
jangan lupa tinggalkan jejak,like komen dan masukkan ke daftar vavorit!
bantu Author dengan vote ya..
ELEPIYU 😘 😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadira indeer ꧁️βӀօօժʂ꧂, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#07.PERMINTAAN MAAF MARISSA.
Di tempat lain..
Seorang lelaki paruh baya, sedang merencanakan sesuatu, seraya menyesap kopi hitamnya Ia memikirkan bagaimana caranya membuat sang anak menjauh selamanya dari kakak dan ibunya.
Lelaki paruh baya itu adalah ayah dari Antoni sendiri yang berarti ayah dari Alio juga.
Entah kenapa,dirinya sangat tidak menginginkan anaknya berdekatan atau bahkan menjalin hubungan baik dengan mantan istri, dan kakaknya itu.
Bukankah tiada kata mantan ibu dan mantan kakak.
Namun entah mengapa Adalouts tidak menginginkan anaknya Antoni mengakrabkan diri kepada mereka berdua.
Seraya memikirkan sesuatu lelaki itu mengambil ponselnya dan menelepon seseorang.
"Hallo sudah ku kirim fotonya,usahakan jangan sampai gagal jika gagal ku pastikan Anak dan istrimu sengsara,"kata Adaults.
Merasa urusannya telah selesai,segera Ia mematikan teleponnya.
" Aku hanya menginginkan kesempurnaan,tiada yang bisa menghalangi ataupun menggagalkan rencana ku untuk menuju lebih sukses,"gumam Adaults.
***
Waktu menunjukkan pukul 12.00.
Sudah saatnya makan siang, Alio yang masih sibuk di ruang kerjanya,tidak memperhatikan bahwa ini sudah jam makan siang .
Tiba-tiba terdengar suara pintu di ketuk,Alio yang mendengar itu segera mempersilahkan masuk.
"Masuklah !" kata Alio.
Salah satu karyawannya masuk, beserta membawa kotak nasi.
Alio yang melihat itu terheran, mengapa karyawannya ini membawakan bekal untuknya.belum sempat Alio bertanya, karyawan itu berkata..
" Maaf pak,tadi ada titipan ini dari seorang wanita,namun wanita itu tak mau di sebutkan namanya pak, cuma Ia berpesan kalau bapak harus makan siang dan menghabiskan bekal ini," kata karyawan itu.
" Saya permisi pak," kata karyawan itu lagi.
Alio hanya menganggukkan kepalanya,segera Karyawan itu pergi keluar ruangan.
Alio masih terheran,tapi Ia juga penasaran siapa yang mengirim bekal ini.
Akhirnya Alio membuka kotak makan itu,dan melihat apa isinya.
Bukannya makanan , namun sebuah surat yang Ia dapati di dalam kotak makanan itu.
Alio membuka surat itu ,namun Ia terhenyak akan isi surat itu.
"Jangan dekati ANTONI !!!,"
"Haiyah, begini lagi, sampai kapan Daddy bersikap seperti ini," gumam Alio.
Alio tidak ambil pusing dengan surat kaleng itu,Ia membuang surat itu kesembarang arah.
Ia kembali melanjutkan pekerjaannya lagi.
***
Nindy Aulia,gadis manis berkulit putih sedang asyik mengupas kentang.
"Aku akan membuat sambal goreng kentang," gumam Nindy.
Sebenarnya Nindy tidak enak hati kepada Antoni, Ia selalu bersikap dingin kepada Antoni.
" Apa aku terlalu berlebihan,sikapku kepada Toni apakah menyakitinya?" Tanya Nindy pada dirinya sendiri.
"Lama- lama aku akan masuk angin karena sikap dinginku," gumam Nindy sambil terkekeh.
Lama Nindy berkutat di dapur, akhirnya masakannya pun selesai.
Ia berniat mengirim makan siang untuk Antoni, sebagai permintaan maaf karna sikap dinginnya.
"Apa aku mencoba saja membuka hati untuk Toni ya?" Tanya Nindy pada dirinya sendiri.
Waktu berlalu kini Nindy sudah sampai di kantor Antoni.
Ya A TWINS GROUP, nama kantor Antoni.
Seraya terus melangkah Nindy berdiri di depan resepsionis seraya bertanya,
"Aku Nindy, ingin bertemu dengan Pak Antoni !".
"Oh baiklah silahkan tunggu Nona saya akan menanyakan kepada sekretaris pak Antoni dulu," jawab repsesionis itu.
Setelah memastikan akhirnya Nindy sudah di perbolehkan masuk, dengan di antar Repsesionis tadi, Kini Nindy sudah sampai di depan ruangan Antoni.
Belum sempat Repsesionis itu mengetuk, Antoni sudah membukakan pintu.
Seraya tersenyum Antoni menyambut kedatangan Nindy.
"Mari masuk Nin !" ajak Antoni.
Nindy tersenyum,seraya melangkah masuk Nindy berkata kepada Antoni.
" Aku kesini hanya untuk mengantarkan makan siang, Aku tidak lama ," ujar Nindy.
Toni berheti,seraya membalikkan badan Ia menyipitkan matanya.
" Jangan terburu-buru, kita bisa mengobrol dulu Nin, bersikaplah biasa saja Nin,walau kau menolakku bukan berarti persahabatan kita berakhir bukan ?" Kata Antoni sambil menatap wajah Nindy.
Nindy tersenyum, ada benarnya perkataan Antoni.
Akhirnya Nindy duduk di kursi yang sudah di siapkan Antoni.
***
Di lain tempat,
Alio sedang mengecek laporannya, tiba-tiba perutnya demo minta makan.
"Astaga aku sampai lupa untuk makan , sudah jam berapa ini," gumam Alio.
Akhirnya Alio memutuskan untuk keluar, Ia berniat pergi ke rumah makan.
Setelah menemukan tempat tujuan,Alio segera memarkirkan mobilnya,lalu Ia bergegas turun dari mobilnya.
Tanpa sepengetahuan Alio, ada dua pasang mata yang sedang mengawasi geraknya.
Orang itu segera mengirim pesan kepada Tuannya.
"Tuan Alio sedang makan di kafe xx"
Setelah di rasa semuanya selesai,Alio segera memanggil pelayan dan membayar tagihannya.
Setelah beberapa saat Alio tiba di minimarketnya, namun Ia terkejut mendapati Marissa sedang berada di depan minimarket nya.
Dengan berjalan ke depan Alio mengacuhkan Marissa, sesaat setelah berada di samping Marissa dan mau masuk ke dalam, tangannya di tahan oleh Marissa.
" Tunggu Lee ada yang mau aku bahas sama kamu !" kata Marrissa.
Alio berhenti sejenak,sambil berkata tanpa memandang Marissa..
"Katakanlah ada apa, Mar aku tak ingin membuang waktuku ," ucap Alio ketus.
" Bisakah kita bicara di depan sana," ucap Marissa sambil menunjuk ke arah taman yang dekat dengan Minimarket Alio.
"Hem ok " kata Alio.
Akhirnya mereka berdua Sampai di taman, Marissa memulai apa yang ingin di katakan.
" Lee aku minta maaf mungkin selama ini ,Aku banyak salah sama kamu, mungkin aku terlalu membuatmu merasa marah, kedatanganku menemui sekarang ini tak jauh dari pembahasan Nindy dan Antoni," kata Marissa seraya menghela nafas .
"Sujujurnya aku sudah melupakan hal itu Mar namun , beginilah aku , Aku tak bisa terlalu intens dengan orang, bahkan aku merasa , sendiri itu lebih baik , karena aku berbeda dengan kalian semua ," ucap Alio.
FLASHBACK ON..
Kelas sedang gaduh, karena seorang wanita yang sedang berteriak memanggil nama Alio seraya berkata kata..
" Dengerin kalian semua, di sini ada kembaran Antoni tapi tak segagah Antoni, aku malah tak percaya mereka itu kembar , lihatlah secara fisik Antoni lebih gagah hahaha masa kembaran Antoni cupu, dan kerempeng begini " ucap Marissa dengan tertawa terbahak-bahak,"
Alio yang merasa di permalukan dan menjadi tontonan pun hanya mampu terdiam, bukannya tidak mau membalas perkataan Marissa yang telah mempermalukannya, namun Ia sadar betul bahwa yang di katakan Marissa benar adanya.
Untuk apa ia marah toh nyatanya cerita Marissa itu benar, dengan hanya terdiam ia sebisa mungkin menahan amarahnya.
Alio memang tipikal orang pendiam, namun jika Ia sekali berbicara akan loss kontrol, sekali ia membuka suara akan susah mengontrol Ucapannya.
Tiba- tiba seorang wanita cantik datang, dan menarik Tangan Alio, agar menjauh dari kerumunan itu.
Wanita cantik itu adalah Nindy Aulia, gadis manis yang banyak mendapatkan gelar prestasi bertububi- tubi.
Setelah di rasa cukup jauh Nindy melepaskan tangan Alio seraya bertanya..
" Kamu tidak kenapa- kenapa kan?"
Alio hanya mengangguk dan tersenyum.
Sejak saat itulah Nindy menyadari bahwa ia jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Alio.
Tiba- tiba seorang pria tampan mendatangi mereka berdua.
"Ada apa kak?" tanya pria itu.
Pria tampan itu adalah Antoni saudara kembarnya.
Sejak saat itu juga ia sadar bahwa dirinya jatuh cinta pada pandangan pertama juga dengan Nindy.
FLASHBACK OFF..
Mereka berdua hanya terdiam,tiada pembicaraan lagi..
Tiba- tiba ada pesan masuk di handphone Marissa yang mengharuskan Marissa bergegas pergi, sejenak Marissa berpamitan kepada Alio.
"Ah Lee makasih kamu sudah maafin aku, aku harap setelah ini kita bisa menjadi teman ," ucap Marissa
Setelah mengiyakan pamitan Marissa, Alio kembali ke arah minimarket nya tiba- tiba…..
Bersambung…….
Aku tak akan bertanya kapan engkau kembali
Aku tak akan meminta untuk kau tetap di sini
Sudah cukup aku mengesampingkan hatiku sendiri
Sudah cukup hanya aku yang mengerti
Aku sadar rasa ini masih di hati
Aku sadar rasa ini masih ingin memiliki
Namun aku juga sangat sadar sudah terlalu sering aku memaksakan hati
Cukup sudah aku tak mau lagi
Ku pasrahkan pada ilahhi
Perihal hati masih tetap dirimu yg ada di hati
Perihal rasa kau yg selalu aku ingini
Tapi cukup aku tak akan memaksa hatiku lagi
@Nadira Indeer _927.
BENCI SKALI DGN TOKOH ANTONI & NINDY...
TPI YG PLING KU BENCI DI SINI TOKOH NINDY NYA...
JDI GK JELAS KISAH CINTA SELANJUTNYA...
ASLI AKU IKUT SESAK LIAT SI ALIO...
GARA2 ANTONI & NINDY...😡😡😡😡😡
CINTA SEGI TIGA YG MEMBAGONGKAN... DGN ENDING GK JELAS SKALIGUS MNECEWAKN, OTHOR GK ADIL DGN TOLOH ALIO...
bagus
semangat
trus knpa yg ditampilkan keegoisan seorang adik n kemunafikan seorang kakak ny
Seharusny antoni tdk menghancurkan cinta kk nya sehingga membuat alio hrus mengalah demi kluarga nya
Ga masuk akal cerita mu thor
aku shunting saja.