"Dis,tukang nagih hutang ku datang tu bayarin tu.
*Bang uang dari mana lagi aku bang,gaji aku sudah kamu berikan sama ibu mu semua,sedangkan aku gak pegang uang lagi bang!,,
"Pokoknya aku tak mau tau kamu harus bayarin hutang aku,kalau tidak tanggung akibatnya sendiri.
Mau tau kelanjutannya ayo ikuti ceritanya,pasti seru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eva Sukma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BERTUNANGAN
Mama Alhafis menggebu-gebu saat menceritakan semua yang di lakukan putranya,Renza bingung harus menerima atau tidak,Renza minta waktu tuk berfikir selama sejam,dengan antusias wartawan menantikan jawaban Renza,Mama Alhafis juga sabar menunggu.
Renza mengambil leptopnya lalu menelpon orang tua ke empat Sabahat atau sepupunya,Renza juga menghubungkan ke empat sahabatnya itu.
\*Halo assalamualaikum Om Tante semuanya!!bagaimana kabar nya semua sehat?
Mereka semua menjawab
"Alhamdulillah sehat sayang,Renza sehat kan nak?
\*Sehat Tante,oh iya Tante om,ada orang dan mamanya ingin melamar Ren,tapi Ren bingung harus bagaimana,menurut Tante dan om semua bagaimana ya,?
"Emangnya hubungan kalian bagaimana,menurut Renza dia bagaimana orangnya,kalau menurut Renza dia layak terima aja,tapi kalau dia hanya memanfaatkan Renza aja seperti mantan Renza dulu bagusan ditolak.
"Iya sayang jangan sampai kejadian dulu terulang lagi,selidiki bagaimana karakter mereka dulu sebelum menerima dia,minta waktu sama mereka tiga hari,biar ke empat sepupu Renza yang menyelidiki mereka.
Mikel berkata
\*Dapat kerjaan lagi deeehh!
Jordan pun berkata
"Oke baiklah,kami berempat akan menyelidiki dan menguji dia,tapi kamu jangan gegabah tuk menerima dia dulu sebelum ada kabar dari kami.
\*Oke,baik lah aku ketempat mereka dulu ya,Om Tante terima kasih solusi nya,Ren sayang kalian?
David dan Raina berkata
"Lah sama kami kamu gak sayang?.
\*Aku sangat menyayanginya kalian berempat,dah jangan sensi lagi aku temui mereka dulu baiii, assalamualaikum semuanya!!
Setelah sambungan telepon mati Renza kembali ke tempat Alhafis dan mamanya yang lagi ngobrol sama wartawan.
"Bagaimana sayang,apa udah ada jawaban nya?
\*Begini Tante,kata saudara Renza minta waktu 3 hari lagi,Renza akan mempertimbangkan nya dulu,Fis kamu gak masalah kan?.
"Ya gak masalah kok,setelah tiga hari kalau belum ada jawabannya aku akan datang dengan membawa iringan pengantin kerumah kamu,mau tak mau kamu harus menerimaku jadi suami kamu?".
Renza tersenyum lalu mengangguk.
Hari pertama penyelidikan David dapat bukti kalau keluarga Alhafis sangatlah dermawan dan Soleh,mereka sangat baik sopan sangat perduli sama orang di sekitar,Jordan mendapatkan bukti kalau mama Alhafis orangnya penyayang dan tulus hatinya,Mikel mendapatkan bukti kalau papanya Alhafis orangnya suka bergaul tidak sombong suka berkumpul di masjid bersama masyarakat kaya dan miskin.
Di hari ke dua Raina menguji Alhafis dengan menyuruh orang tuk berpura-pura menyenggolnya
Brug
"Ahk,sakit bangat kaki ku!.
Alhafis bingung harus bagaimana,dia tidak mau menyentuh wanita itu,lalu dia jongkok dan minta maaf dengan suara lembut
"Maaf ya mbak,saya tidak melihat jalan tadi?.
"Mas kaki saya sakit bangat bantu saya kerumah sakit,kaki saya terkilir mas!.
Lalu Alfian memanggil security
"Pak security tolong antarkan mbak ini kerumah sakit ya,ini uang lima juta ambil tuk pengobatan mbak ini,sekali lagi maaf ya mbak saya tidak bisa mengantar anda saya lagi sibuk mau miting.
Alhafis sangat sopan meminta maaf sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya,Alhafis pun pergi meninggalkan wanita dan security tersebut,Raina tersenyum sambil memvidiokan adegan tadi.
Di hari ketiga orang tua ke empat sepupu Renza pun datang ke rumah Renza,mereka menyetujui malamaran Alhafis, tiba-tiba di luar terdengar suara rebana dan musik menuju rumah Renza,Renza yang masih berpakaian baju tidur sutra panjang melihat kedepan alangkah terkejutnya dia melihat Alhafis beserta rombongan datang di liput oleh wartawan.
Renza berlari kedalam rumahnya lalu bertanya kepada om dan tantenya
\*Om Tante,mereka datang bagaimana ini,apa yang harus Ren lakukan?.
"Udah Renza tenang aja,semuanya akan kami siapkan.
Alhafis mengetuk pintu
Tok tok tok
Ceklek
"Om Tante Renzanya ada!?.
Lalu Renza keluar dari belakang Om kesayangannya yaitu adik dari papi ya sendiri
\*Ya aku disini.
"Renza,sesuai janji aku,karna sekarang sudah menunjukkan jam 2 siang,gak ada jawaban dari kamu, sesuai janji aku bawa mereka semua kesini tuk melamar kamu,Om Tante Alhafis minta izin tuk menikahi Renza boleh?
Lalu adik papi Renza berkata tegas
"Saya adalah adik dari papi nya Renza mas Diningrat,saya sangat menyayangi ponakan saya,saya tidak mau dia tersiksa lagi oleh pernikahannya,dulu saya tidak tau dia menikah sama lelaki yang menurut dia penyelamat nya,tapi dia di siksa,saya sangat marah dan mengutus putra saya Jordan tuk memberi pelajaran sama orang itu,saya gak mau kejadian itu terulang lagi,jadi apa tujuan kalian ke sini saya juga sudah tau,saya juga sudah menyelidiki kamu dan keluarga kamu,jadi saya dan sepupu saya setuju menerima kamu jadi menantu kami.
Ucapan omnya Renza belum selesai Alhafis sangking girangnya hampir memeluk Renza yang berada di hadapannya
"Eeet jangan dulu,kalian belum muhrim,emangnya apa saja yang kamu bawa kesini?.
"Saya sudah membawa penghulu dan saksi, surat-surat juga sudah siap di tanda tangani,saya juga sudah membawa wartawan tuk meliput pernikahan kami,bagaimana Renza,kamu maukan menikah sama aku?".
\****Ta tapi aku be.***
***"Kenapa kamu belum siap menikah sama aku, terus bagaimana janji kamu kepadaku dan orang tua ku Renza,aku tau kamu masih trauma dengan namanya pernikahan tapi aku tidak seperti mereka Renza,tapi kalau kamu tidak bisa menikah dengan ku baik lah aku akan pergi.***
***Alhafis sangat kecewa dan putus asa,dia berbalik tuk pulang tapi***
***\*Hafis,kamu jangan marah dulu,aku mau menikah sama kamu tapi aku belum siap-siap,apa kamu mau menikahi aku pakai baju tidur ini,apa kata.***
***Setiap ucapan Renza selalu di putus oleh Alhafis,sangking bahagianya Alhafis memeluk Renza lalu mencium Keningnya,ke empat sekawan pun datang memisahkan mereka agar tidak berpelukan karna belum muhrim.***
***\*Kalian bagaimana sih,belum muhrim main peluk-pelukan dan ciuman,kalian gak malu apa tu penghulu sudah ada ijab dulu baru halal.***
***"Sedikit aja masak gak boleh!.***
***\*Hafis,gue pisahin benaran kalian baru tau rasa,gak menghargai orang tua lu itu ya,Raina bawa Renza kekamar ganti pakaiannya dengan yang pantas di hari bahagianya ini.***
***Next***