NovelToon NovelToon
Ditinggal Membuat Tuan Muda Frustasi

Ditinggal Membuat Tuan Muda Frustasi

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Crazy Rich/Konglomerat / Dikelilingi wanita cantik / Nikahmuda / Pengganti / Cintapertama / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: acih Ningsih

(Ikuti Author di. FB, Acih N. IG, Kunang-kunangacih) terima kasih.
“Tuan, Nyonya mengajukan gugatan cerai pada, Anda!”
“Hah! Apa dia seberani itu?! Biarkan dia melakukan apa yang ingin dia lakukan, kita lihat, pada akhirnya dia akan kembali meminta maaf dan memohon.”

Pada akhir yang sesungguhnya! si Tuan Muda, benar-benar ditinggal pergi tanpa jejak apapun hingga membuatnya menggila dan frustasi. Dan, empat tahun kemudian, di sebuah klub malam Kota Froz, ia di pertemuan dengan seorang wartawan yang sedang menjalankan misi penyamaran, untuk menguak kasus penculikan bayi empat tahun yang lalu, dan wartawan itu adalah wanita yang membuatnya frustasi.
“Dengan kamu pergi begitu saja apa kamu pikir bisa lepas begitu saja! Urusan kita di masa lalu belum selesai, istriku.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acih Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Abraham, Mari Kita Akhiri Pernikahan Ini

“Apa!”

“Abraham, mari kita akhiri pernikahan ini,” Alea kembali mengulangi ucapannya.

Abraham hanya tersenyum kecil, lelaki ini sama sekali tidak menanggapi ucapan Alea sedang serius, mana mungkin wanita yang selalu bergantung dan menguntit dirinya selama bertahun-tahun, menginginkan perpisahan.

“Alea, aku lelah,” timpal Abraham seraya menapakkan kakinya di setiap anak tangga.

“Abraham, aku serius,” ucap Alea kembali, dia tau jika lelaki itu menganggap ucapan adalah lelucon.

Abraham mengendurkan dasi Maroon yang melilit di lehernya, ia kembali turun dan mendekati Alea, tatapannya sangat dingin namun menusuk, “Apa kamu marah?” Tanyanya.

Marah!

Alea langsung menggeleng, “Tidak!”

“Atau kamu sedang sakit?” Tanya Abraham kembali dan Alea kembali menggeleng, “Tidak!”

“Atau, uang yang aku berikan pada Ibumu kurang?”

Uang! Ibu!

Untuk pertanyaan kali ini Alea tidak meresponnya, karena dia benar-benar tidak mengerti, uang apa?

Abraham terkekeh dengan senyum mengejek, “Alea, katakan saja jika uang yang aku berikan pada Ibumu kurang, bukankah aku selalu menuruti permintaanmu, apapun itu….” Abraham menghentikan ucapannya, ia membungkukkan badannya untuk mengimbangi Alea, Alea yang tidak siap dengan posisi yang berjarak kurang dari satu meter langsung mundur namun lelaki itu menahannya, dengan nada jahat, Abraham berbisik tepat ditelinga Alea, “Alea Kim, bukankah kamu yang menginginkan ini? Jadi, patuhlah padaku dan nikmatilah menjadi Nyonya Muda Abraham.”

Alea menelan ludahnya dengan kasar, rasanya amat pahit sampai ia tidak mampu untuk membuka mulut.

Abraham kembali menegakkan badannya, menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu pergi meninggalkan Alea yang masih mematung tidak berdaya. Lelaki itu baru saja memperingati Alea, agar tidak bertindak diluar persetujuannya.

Abraham tidak akan mungkin melepaskannya begitu saja, bukan karena ingin mempertahankan Alea sebagai istri, tapi ingin membuat wanita itu menderita seumur hidupnya.

Tapi keputusan Alea sudah bulat, dia sudah memikirkan ini selama berhari-hari. Dia harus pergi.

“Nyonya!” Suara Sekertaris Lee, mengejutkan Alea.

“Sekertaris Lee, apa sejak tadi kamu berdiri di sana?”

“Ya.”

“Apa kamu juga mendengar? Dan apa kamu juga berpikir jika aku sedang menggertak atau membuat lelucon?”

“Entahlah, hanya Anda dan Tuhan yang tau,” sahutnya acuh dan kembali berkata, “Nyonya, Tuan Muda butuh istirahat, Tuan Muda baru kembali dari perjalanan jauh, mohon mengerti.”

“Apa dia pergi bersama, Jessika?”

Sekertaris Lee sedikit terkejut! Jessika! Kenapa harus pergi dengan gadis itu?

Tapi Sekretaris Lee tidak mau menjawab pertanyaan yang tidak penting.

“Nyonya, sebaiknya Anda jangan berpikir terlalu jauh. Saya permisi, selamat beristirahat.”

**

Kini Alea berdiri di balkon kamarnya, menatap gelapnya malam yang selalu menemani kesendiriannya. Ada puluhan pertanyaan hadir dibenaknya.

Ada apa dengan Abraham, seharusnya dia senang kan. Dengan mengakhiri pernikahan ini dia bisa menikah dengan Jessika, memberi keturunan yang selalu dipertanyakan Mama Sandra?

Apa dia ingin memberi aku kesempatan untuk melihat kebersamaannya dengan Jessika?

Yang jelas dia ingin menindas dan menghukum ku atas kejadian tiga tahun yang lalu.

Lalu uang! Uang apa yang dimaksud?

Alea yang bingung, pusing dan stres. Tertidur di kursi panjang yang ada di balkon kamarnya, tanpa selimut dan penerang.

****

Keesokan harinya, Abraham melakukan aktivitas seperti biasanya. Keinginan Alea yang meminta untuk mengakhiri pernikahan sama sekali tidak mengganggu pikiran dan hatinya.

Apa benar?

Alea tidak mungkin berani dan mau, meninggalkannya. Pikir Abraham.

“Apa dia punya keberanian untuk pergi dariku!” Ucapnya tiba-tiba, dan ini membuat Sekertaris Lee yang sedang menjelaskan selembar dokumen, kaget bercampur bingung.

“Tuan?”

Abraham tidak menyahut, tatapan matanya tertuju pada jendela kaca besar.

Lelaki itu sama sekali tidak mendengar penjelasan yang sedang dijabarkan, Sekertaris Lee.

“Apa Anda sedang memikirkan Nyonya Muda?” Tanya Sekertaris Lee kembali, seraya meletakkan dokumen di atas meja tepat di depan Abraham membuat lelaki itu tersadar dari lamunan.

“Memikirkannya!? Kamu jangan gila. Cepat, lanjutkan.”

“Sajak dua puluh detik yang lalu, saya sudah menyelesaikan penjelasan isi dokumen itu. Tuan.”

Abraham melirik Sekretaris Lee, “Kalau begitu, kamu pergilah.”

“Baiklah.”

Sepertinya saya harus meminum secangkir kopi agar bisa mencerna ucapan Anda tadi, Tuan.

Villa Mars.

Alea memohon dan membujuk kepala pelayan agar mengizinkan dia keluar.

“Tidak Nyonya, tetaplah di Villa.”

“Aku mohon pak, aku ingin pulang sebentar saja,” pinta Alea dengan mengatupkan kedua tangannya.

“Tidak Nyonya, seperti apapun Anda meminta dan dengan alasan apapun, saya tidak akan mengizinkan Anda keluar Villa, tanpa izin dari Tuan Muda atau Sekertaris Lee.”

Keras kepala! Dia benar-benar sangat patuh dan taat pada peraturan Abraham.

“Baiklah, aku yang akan meminta izin pada Sekertaris Lee,” ujar Alea dan kembali masuk kedalam kamarnya.

“Pak Tan, aku sudah mendapat izin dari Sekertaris Lee,” kata Alea, setelah dua puluh menit dia mengurung diri dikamar dan keluar, menunjukkan bukti izin dari Sekertaris Lee.

Kepala pelayan meneliti.

“Ini, bacalah pesan dari Sekertaris Lee,” Alea mendekatkan ponsel pada, kepala pelayan. Masih dengan mimik curiga, kepala pelayan memeriksa keaslian pesan itu.

Benar-benar dari Sekretaris Lee.

Alea tersenyum, “Jadi aku bisa keluar sekarang, kan?”

“Iya, tapi Anda harus kembali sebelum Tuan Muda pulang.”

Belum tentu dia pulang hari ini.

“Baiklah.”

Alea bergegas keluar Villa Mars, namun dalam pengawasan sopir Villa, yang diminta kepala pelayan untuk menemani Alea. Tidak masalah, yang penting dia bisa keluar.

Apa bukti izin yang Alea tunjukkan asli?

Tentu saja tidak!

Alea memalsukan pasan itu dan beruntungnya kepala pelayan tidak sadar, mungkin karena dia sudah hampir tua jadi tidak terlalu teliti.

Alea nekat dan terpaksa melakukan ini dengan segala resiko yang sudah dicatat dalam buku hariannya, Abraham jarang pulang, jika lelaki itu pulang ke Villa tiga hari kemudian tentu kepala pelayan tidak akan melaporkan jika aku pergi kan! karena dia sudah lupa.

Ada sesuatu yang harus dia lakukan di luar sana. Terutama pulang ke rumahnya.

****

“25 miliar! Untuk apa, Bu!?” Alea benar-benar terkejut saat mengetahui jika Ibunya benar-benar meminta uang sebanyak itu pada, Abraham.

“Memperbaiki gedung peninggalan Ayahmu, dan Axel akan mengelolanya.”

“Tidak, aku tidak setuju tolong kembalikan uang itu pada, Abraham.”

“Apa kamu sudah gila? Bukankah kamu sudah berjanji akan menebus semua jasa-jasaku! Inilah waktunya," tolak Vika.

Sekujur tubuh Alea bergetar, saat ia memutuskan ingin mengakhiri pernikahan dengan Abraham, saat itu juga Alea memutuskan untuk tidak akan lagi bergantung pada lelaki itu, termasuk menghentikan keluarganya yang selalu mengandalkan Abraham.

“Apa dengan uang 25 miliar itu, aku sudah bisa menebus jasamu, Ibu?” Tanya Alea, meskipun dia tahu jika jasa seorang Ibu tidak akan pernah bisa ditebus dengan apapun.

Tapi Nyonya Kim, menjawab, “Ya. Aku akan menganggap itu adalah bayaran untukku, yang telah mempertaruhkan nyawa untuk melahirkan dirimu.”

1
Ayachi
Karyanya luar biasa thorr, semangat terus buat karya dengan alur yang sangat bagus seperti ini❤‍🔥
Ayachi
aku g bisa berkata kata lgi, ceritanya bagus bangettt😭 sepanjang cerita keknya aku hanya 2 kali komen karena konfliknya bikin penasaran tiap chapter, dri eps 1-130an penuh drama, gada 1 chpterpun di buat tenang, jdi ga bisa ngalihin fokus ke hal lain sangkin tegangnya. Dan finally aku nemu cerita sebagus ini lagi setelah namatin ratusan novel lain dgn alur yg menarik di app ini, rasanya udah gada lagi novel yg alurnya menarik dan jalan ceritanya masuk akal di app ini karena udah hampir ku baca semua sejak instal app ini😭 awalnya sdikit kecewa pas tau novel ini akan tamat tpi masa² bahagianya mereka hanya 10an chpterr jdi ga puas rasanya karena sepanjang cerita hingga chpter 130an itu full drama yg bikin tegang kek pembaca ga dikasi nafas utk tenang (jangankan pembaca, Abraham si mcnya pun smpe jatuh sakit krena masalah baru tiap eps muncul) 🤣 tapi stelah tau ada jilid 2nya seneng bangetttt, mau liat kebucinan pasangan yg 7 tahun telah melalui pahitnya keadaan 😌
Dari novel ini juga dapat pelajaran besar yg sangat menonjol, bahwa penyesalan selalu diakhir dari kejadian alea pura² mati yg awalnya alea ngira banyak yg berbahagia atas kematiannya tapi nyatanya banyak yang frustasi berat akan kehilangan dirinya (Abraham maupun ibunya alea) jadi membuat sadar betapa berharganya apa yg dimiliki sekarang dan jangan sampai di sia-siakan lalu baru menyadari betapa pentingnya hal yg berharga itu setelah kehilangannya😔
Ayachi
akhirnya keluar juga dri mulutnya setelah 130an episode menunggu 😌
Ayachi
sedihhh bangetttt
Ayachi
siapa ya, klo emng penculik g mungkin dia prhatian ke alea, gw jdi inget cowo di bar yg tersenyum melihat alea datang ke cafe untuk beli minuman yg disukainya dan nemuin nomor monica
Ayachi
siapa yg dandani cobaa, sngaja banget🤣
Inonk_ordinary
dihh alea goblok?🙏
Rainn Grizella
Mau aja ih di pegang pegang
Rainn Grizella
Hahaaa parah 😭
Rainn Grizella
Perfect wkwk
Rainn Grizella
Nyesek
Rainn Grizella
Astaga
Suyudana Arta
duh, kasihan dr vero
Suyudana Arta
bocah gemblung, diompoli🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Suyudana Arta
loh eehhh.....🤦🤦🤦🤦
Suyudana Arta
nah lo🤣🤣
Suyudana Arta
bapakbuah sama anakbuah sama sama koplak🤦
ina
🤣🤣🤣🤣🤣
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
DC
/Good//Good//Good//Good//Good/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!